
Bab 53
Di pagi hari, Milia dan yang lainnya mendengar berita bahwa Raja Kerajaan Fred mati terbunuh tadi malam.
Milia mengumpulkan semua orang berkumpul."Aku yakin kalian pasti sudah mendengar beritanya".
Semua orang yang hadir mengangguk, lalu dia berkata."Kita akan memanfaatkan momen ini untuk mengambil alih Kerajaan".
"Ya, aku sudah tidak sabar lagi untuk membunuh semua tentara musuh". Antonio berkata dengan penuh semangat.
"Ya, kita akan menyerang mereka sekarang juga". Milia mengangguk.
Akhirnya mereka semua berjalan menuju Istana Kerajaan Fred, mereka membawa senjata dan peralatan yang lengkap.
Beberapa saat kemudian mereka akhirnya tiba di depan Istana Kerajaan Fred.
Ketika para penjaga Istana melihat Antonio dan yang lainnya membawa persenjataan lengkap seperti ingin menyerang. Mereka menghampirinya dan menodongkan senjata kepada Antonio dan yang lainnya.
"Siapa Kalian? apa yang ingin kalian lakukan dengan persenjataan lengkap kalian?".
Antonio maju dan berkata."Tentu saja untuk mengambil alih Kerajaan ini".
"BERANINYA KAU BERKATA SEPERTI ITU". Penjaga itu berkata dengan marah.
"Tidak usah basa basi lagi, SERANG". Antonio berteriak.
"Horyyyaaa"
Semua tentara mulai menyerang penjaga Istana.
*Clang*
*Cling*
Suara pedang berbenturan terdengar ketika semua tentara saling serang dengan penjaga Istana.
Karena jumlah tentara yang dibawa Antonio lebih banyak dan lebih kuat, akhirnya mereka berhasil mengalahkan penjaga dengan mudah.
"Baiklah, sekarang kita masuk dan menyerang semua petinggi Kerajaan ini". Antonio memerintahkan.
Akhirnya mereka berhasil masuk kedalam Istana, mereka berhasil membunuh semua petinggi Istana yang tidak mau menyerah.
Mereka juga membebaskan para tahanan yang berasal dari Kerajaan lama. Akhirnya mereka berhasil menguasai Kerajaan Fred dengan mudah.
.....
Sementara itu di Kerajaan Sky High, Albert mendengarkan laporan dari bawahannya.
__ADS_1
"Yang Mulia, Kerajaan Fred diserang dan para penyerang berhasil menduduki Istana".
Mendengar itu Albert berkata dengan marah."APA? BAJINGAN MANA YANG BERANI MENYERANG WILAYAHKU?".
"Kami juga masih belum mengetahui identitas penyerang". pelayan itu berkata dengan takut.
Albert melambaikan tangannya dan berkata."Baiklah, kau boleh pergi sekarang".
Pelayan itu membungkuk dan pergi meninggalkan tempat itu.
Setelah pelayan itu pergi, sosok bertopeng muncul di hadapan Albert dan berkata."Apakah kau akan memintaku untuk menghabisi mereka?".
"Ya, habisi mereka yang berani menyerang wilayahku". Albert menggertakan giginya.
Sosok bertopeng itu berkata dengan main main."Tapi kau harus membayar lebih untuk ini".
"Tentu saja, aku akan membayarmu dengan lebih". Albert menggertakan giginya.
"Kalau begitu aku akan melakukannya sekarang". Sosok bertopeng itu kemudian menghilang dari ruangan itu.
"Sialan, jika saja mereka bukan pembunuh bayaran yang hebat, aku sudah pasti tidak akan mau membayar kalian dengan mahal". Albert berkata dengan kesal.
Sosok bertopeng itu kemudian muncul di suatu tempat dan dia pergi ke sebuah penjara.
Di dalam penjara ada Hansen yang sudah tidak punya kesadaran, yang dia pikirkan hanyalah membunuh.
Setelah dia mengeluarkan Hansen, mereka pergi menuju ke Kerajaan Fred.
Namun sebelum mereka pergi, ada seorang dengan jubah hitam dan menggunakan topeng tengkorak datang.
Orang itu adalah Grim Reaper, Grim Reaper menghampiri mereka dan berkata."Kalian tidak bisa pergi kemana mana, kalian akan menemaiku bermain".
Sosok bertopeng itu berkata dengan main main."Oho, sepertinya ada seseorang yang ingin menyetorkan nyawanya".
"Aku tidak tau siapa kau, tapi karena kau ingin memberikan nyawamu, maka dengan senang hati aku menerimanya". Tambahnya sambil tersenyum.
"Hansen bunuh dia dengan cepat". Orang bertopeng itu memerintahkan Hansen.
Dia kemudian berbalik dan ingin duduk untuk di kursi untuk menonton.
*Gletak*
Namun baru beberapa saat dia berbalik, dia melihat kepala Hansen berguling ke arahnya.
"APA?". Sosok bertopeng itu terkejut.
Dia kemudian berbalik dan melihat Grim Reaper hanya berdiri di tempatnya, dan tubuh Hansen masih berdiri di depan Grim Reaper.
__ADS_1
*Bruk*
Beberapa saat kemudian tubuh Hansen terjatuh.
"Wah, tidak kuduga kau kuat juga ternyata, tapi itu masih belum cukup untuk mengalahkanku". Orang bertopeng itu berkata dengan ekspresi sedikit khawatir.
"HANSEN, BUNUH DIA DENGAN BRUTAL". Orang bertopeng itu berteriak.
Tiba tiba kepala Hansen yang tadi putus tersambung kembali dengan tubuhnya.
Hansen berdiri dan menyerang Grim Reaper dengan kecepatan penuh.
*Swoosh*
Hansen menyerang dengan tangannya yang tajam. Namun Grim Reaper berhasil menghindarinya dengan mudah.
Akhirnya Grim Reaper melakukan serangannya.
*Slash³*
Grim Reaper memotong tubuh Hansen menjadi bagian terkecil.
Melihat ini, Orang bertopeng itu mencoba untuk lari.'Sial orang ini jauh lebih kuat daripada aku, sebaiknya aku lari dari sini'. pikirnya.
Namun Grim Reaper tidak membiarkannya lari dengan mudah, dia akhirnya bergerak dengan kecepatan penuhnya.
*Swoosh*
Tiba tiba Grim Repaer muncul di depan orang bertopeng itu dan berkata dengan suara berat."Kemana perginya kesombonganmu tadi?".
"Kau pikir kau bisa membunuhku? JANGAN MIMPI". Orang bertopeng itu menyerang Grim Reaper.
Namun Grim Reaper dapat menghindarinya dengan mudah.
*Swoosh*
*Swoosh*
Orang bertopeng itu terus menyerang Grim Reaper. Namun Grim Reaper dapat menghindarinya dengan mudah.
"Sepertinya waktu bermain mainnya sudah selesai". Grim Reaper berkata dengan suara berat.
Dia kemudian mengayunkan Scythenya, dan langsung mengenai leher orang bertopeng itu.
*Slash*
Kepala orang bertopeng itu langsung terlepas dari tubuhnya.
__ADS_1
Grim Reaper mengambil kepalanya dan bergumam."Sepertinya dukungan dari Albert sudah tidak ada lagi".Dia kemudian menghilang dari tempat itu.