
Bab 32
Mateo membawa keempat wanita itu menuju ke tengah hutan, di tengah hutan mereka bertemu dengan beberapa binatang buas.
Namun keempat wanita itu dapat menanganinya dengan mudah.
Saat sedang berjalan jalan, Mateo bertanya."Bukankah kalian bilang kalau kalian adalah party?".
"Ya". Mereka menjawab dengan gembira.
"Apa nama party kalian?". Mateo bertanya.
"Party kami adalah [Strong Girl]". Mereka semua berkata dengan bangga.
"Oh, ngomong ngomong siapa nama kalian?". Mateo bertanya.
Salah satu wanita kemudian memperkenalkan mereka semua."Ini adalah Lia, dia seorang Penyihir". sambil menunjuk ke arah seorang wanita cantik berambut kuning.
Dia kemudian menunjuk ke arah gadis berambut biru."Ini adalah Lisa, dia seorang penyembuh".
Lalu dia menunjuk ke arah seorang wanita berambut merah."Ini adalah Scarlet, dia adalah seorang pemanah".
"Dan yang terakhir adalah aku Rose, seorang pengguna pedang". Rose memperkenalkan dirinya dengan bangga.
Rose memiliki wajah cantik dan rambut berwarna Merah muda, dan mata hitam yang tajam.
Mateo melihat semua wanita yang di bawanya, dan dia menggangguk, lalu memperkenalkan dirinya."Aku Mateo".
Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan mereka ke tengah hutan, di tengah hutan mereka bertemu dengan Gorilla.
Mateo kemudian menyuruh Party [Strong Girl] untuk melawannya."Kalian, cobalah untuk mengalahkannya".
Mendengar itu mereka semua terkejut."Apa".
Rose kemudian berkata."Bagaimana mungkin kami bisa mengalahkannya? kami hanya Party Rank-A, sedangkan Gorilla termasuk dalam monster Rank-S".
"Ya". Ketiga temannya mengangguk.
"Tenang saja aku akan mengarahkan kalian bagaimana cara untuk mengalahkannya". Mateo berkata.
Mereka kemudian ragu ragu untuk maju melawan Gorilla itu, namun mereka akhirnya memberanikan diri untuk melawannya.
"Pemanah naik ke atas pohon untuk menyerang titik butanya, Penyembuh berdiri di bagian paling belakang dan menyembuhkan pengguna pedang, Penyihir menyerang bersama dengan pengguna pedang". Mateo memerintahkan.
Rose kemudian mengeluarkan pedangnya dan menebaskannya ke arah Gorilla dengan sangat cepat.
*Woosh*
Rose berlari menuju ke arah Gorilla itu, Sementara Lia merapalkan mantranya dan mengarahkannya ke Gorilla itu.
Fire Magic : Fire Ball!
*Swoosh*
Sebuah bola api muncul dari udara kosong dan mengarah ke Gorilla.
__ADS_1
Gorilla itu melihat Rose menebaskan pedang ke arahnya, dia kemudian mencoba menangkisnya.
Namun dia tidak melihat Bola Api mengarah padanya, dan akhirnya mengenainya.
*Boom*
Gorilla itu sedikit terluka akibat serangan Bola api itu, belum selesai di situ, dia merasakan tebasan pedang mengenai kakinya.
*Slash*
Tebasan pedang Rose berhasil mengenai kaki Gorilla itu.
*Argghh*
Gorilla itu menjerit kesakitan, tidak hanya itu saja, Scarlet kemudian menembakan panahnya ke arah Gorilla itu.
*Swuish*
Anak panahnya berhasil mengenai punggung dari Gorilla itu.
*Arrghhh*
Gorilla itu menjerit semakin keras, dia kemudian memukul Rose yang ada di dekatnya.
*Bam*
Rose terpental jauh akibat dari pukulan itu.
*Bruk*
Rose menabrak pohon dan mengeluarkan darah dari mulutnya.
Lisa langsung menyembuhkannya, dan akhirnya luka di tubuhnya pulih kembali.
"Sekarang gilaranku untuk melawannya, kalian perhatikanlah". Mateo berkata.
"Terutama kamu Rose, aku akan mengalahkannya dengan menggunakan pedangku". Tambahnya.
Mateo kemudian maju dan mengeluarkan pedangnya, lalu dia bergerak dengan sangat cepat ke arah Gorilla itu.
*Woosh*
Mateo langsung tiba di dekat kaki Gorilla itu dan langsung menebaskan pedangnya.
*Slash*
Tebasannya berhasil mengenai kaki Gorilla itu dan kakinya langsung terluka parah.
*Bruk*
Gorilla itu langsung bertekuk, karena kedua kakinya terluka.
Mateo langsung melancarkan serangan keduanya.
*Swoosh*
__ADS_1
Mateo melompat dan menusukan pedangnya ke jantung Gorilla itu.
*Swuut*
Ujung pedang Mateo berhasil menembus dada Gorilla itu, dan langsung mengenai jantungnya.
*Grgh*
Seketika Gorilla itu langsung mati di tempat.
Rose dan teman temannya terpana melihat itu, dia kemudian berseru."Wow, itu sangat luar biasa".
"Aku berhasil mengalahkannya dengan mudah karena dia sudah terluka lebih dulu akibat serangan kalian". Mateo berkata dengan santai.
"Kalian boleh membawa mayatnya dan menjualnya ke pedagang". Tambahnya.
"Tidak perlu, karena kamu yang mengalahkannya, maka kamu yang harus mengambilnya". Rose berkata.
"Ya". yang lainnya juga mengangguk.
"Baiklah kalau begitu". Mateo kemudian memasukkan Gorilla itu ke dalam Space Ringnya.
"Wow, kamu juga memiliki Space Ring?". Rose bertanya.
"Ya". Mateo menjawab dengan singkat.
"Wow, itu harganya sangat mahal, hanya para bangsawan dan petualang yang hebat bisa membelinya". Rose berkata.
Dia kemudian bertanya."Mateo, apa Rank petualangmu sekarang?".
"Aku adalah petualang Rank-S". Mateo menjawab dengan santai.
"Wow, tidak heran kamu bisa memilikinya". Rose berkata sambil mengangguk.
Dia kemudian bertanya lagi."Bolehkah kami menjadi muridmu?".
"Menjadi muridku?". Mateo berkata dengan bingung.
"Ya". Rose mengangguk.
"Hmmm". Mateo berpikir sejenak, lalu berkata."Aku bisa saja menjadi guru kalian, tapi latihan dariku akan sangat berat".
"Tidak apa apa, kami akan melakukannya supaya kami bisa menjadi petualang yang kuat". Rose berkata dengan gembira.
Yang lainnya juga mengangguk, melihat itu Mateo berkata."Baiklah mulai besok kalian temui aku di penginapan bunga".
Mereka kemudian melanjutkan perjalanan, Mateo membantu untuk menyelesaikan misi mereka, yaitu membasmi goblin.
Mereka tiba di sebuah goa yang terdapat banyak goblin, namun mereka akhirnya mengalahkan mereka dengan sangat mudah.
Akhirnya hari sudah mulai gelap, dan mereka langsung pulang.
"Besok temui aku di penginapan Bunga pagi pagi". Mateo berkata.
"Baik Guru". Mereka berkata serempak.
__ADS_1
Akhirnya Mateo berpisah dengan mereka dan berjalan menuju ke penginapan Bunga.
"Sayang sekali aku tidak bisa menyelesaikan misiku hari ini" Mateo bergumam, lalu dia melanjutkan perjalanannya menuju ke penginapan Bunga.