Return Great Magician(Dropped)

Return Great Magician(Dropped)
Menyerang


__ADS_3

Bab 36


Di sebuah tanah lapang yang sangat luas, di sana terdapat banyak sekali Ksatria yang sedang berkumpul.


Hari ini adalah hari dimana Aliansi pemimpin akan menyerang kediaman anggota [Seven Deadly sins].


Sudah dua bulan berlalu sejak pertemuan pemimpin, hari ini mereka akan melakukan penyerangan terhadap [Seven Deadly Sins].


2 bulan lalu di aula pertemuan.


"Sebenarnya aku tau dimana tempat salah satu anggota [Seven Deadly Sins]". Albert berkata dengan serius.


"Tidak, bahkan aku mengetahui dua dari mereka, aku yakin kalian akan terkejut jika mengetahuinya". Tambahnya.


"Di mana? dan siapa orang itu?". James bertanya dengan tergesa gesa.


Albert kemudian berkata dengan serius."Mereka adalah Lemo, Raja Kerajaan Taran. Dan Juan, Raja Kerajaan Saka".


"APA". semua orang yang hadir terkejut, mereka merasa tidak percaya dengan apa yang mereka dengar.


"Coba kalian lihat, bukankah mereka tidak hadir di sini?". Albert berkata.


Selena kemudian bertanya."Apakah kamu yakin bahwa mereka adalah pelakunya?".


"Tentu saja aku yakin, karena mata mataku melihat mereka sedang bertemu secara diam diam". Albert menjawab.


"Tapi itu masih belum bisa dijadikan bukti". Logan berkata.


"Itu memang benar, namun mata mataku berhasil membawa sesuatu dari Laboratorium Lemo". Albert berkata dengan santai.


Dia kemudian memerintahkan anak buahnya untuk membawanya.


"Duran, bawa sesuatu yang kita dapatkan dari Laboratorium Lemo itu". Albert berteriak ke luar ruangan.


"BAIK TUAN". suara seorang Ksatria terdengar dari luar ruangan.


Beberapa saat kemudian Duran datang dengan membawa seekor monster yang mengerikan.


Dia memiliki tubuh manusia namun bagian tubuh yang lainnya adalah campuran dari berbagai macam hewan.


Albert kemudian memperkenalkan."Ini adalah Sesuatu yang kami dapatkan dari Laboratorium Lemo, seekor Chimera".


"Ya, ini memang bisa dijadikan bukti". Logan berkata.


David juga menambahkan."Ya, beberapa tahun lalu juga pernah muncul Chimera, dan setelah penyelidikan, itu dilakukan oleh [Seven Deadly Sins]".


"BAIKLAH KITA AKAN MENYERANG KERAJAAN MEREKA, DAN MENANYAKAN DIMANA ANAKKU BERADA". james berkata dengan marah.

__ADS_1


"Kita akan menyerang mereka dua bulan kemudian, dan berkumpul di dekat wilayah Kerajaan Taran dan Kerajaan Saka". Albert berkata.


"Raja James dan Gustav akan memimpin Ksatria ke Kerajaan Taran, Sedangkan Selena dan Logan akan memimpin ke Kerajaan Saka". Tambahnya.


Gustav yang dari tadi hanya diam akhirnya bertanya."Bagaimana denganmu? apa yang akan kau lakukan?".


Albert tersenyum dan menjawab."Aku akan mengawasi kalian dari markas dan memberikan kalian Instruksi dengan menggunakan Kristal komunikasi".


"David juga akan membantuku di sana". Tambahnya.


Mereka semua akhirnya sepakat untuk menyerang kerajaan Taran dan Saka dua bulan kemudian.


Dan akhirnya pertemuan pemimpin berakhir.


Sekarang, didekat perbatasan Kerajaan Taran, James dan Gustav memimpin semua Ksatria untuk menyerang Kerajaan Taran.


*Duk* *Duk*


Suara hentakan kaki Ksatria bergema dengan keras di tanah.


Setelah beberapa saat berjalan, mereka akhirnya tiba di depan benteng Kerajaan Taran.


"Stop". James memerintahkan semua pasukan untuk berhenti.


Dia kemudian maju kedepan dan berteriak dengan keras."PENJAGA BENTENG KERAJAAN TARAN, AKU JAMES RAJA DARI KERAJAAN FRED DATANG UNTUK BERTEMU DENGAN RAJAMU, LEMO".


Penjaga itu melihat ke bawah benteng dan terkejut melihat begitu banyak Ksatria di bawah.


Dia kemudian berteriak."SALAM RAJA JAMES, SAYA AKAN MELAPORKAN INI DENGAN YANG MULIA TERLEBIH DAHULU".


"TIDAK PERLU, LANGSUNG BUKA SAJA PINTUNYA". James langsung berkata.


"ITU TIDAK BISA DILAKUKAN, KARENA SAYA HARUS MELAPOR KEPADA YANG MULIA TERLEBIH DAHULU". Penjaga itu berteriak keras.


James kemudian berteriak kembali."JIKA KAU TIDAK MEMBUKANYA, MAKA AKAN LANGSUNG KAMI TEROBOS".


"APAKAH KALIAN INGIN BERPERANG DENGAN KAMI".Penjaga itu sudah tidak bisa menahan emosinya.


James tidak mendengarkan penjaga itu lagi dan langsung memerintahkan pasukannya menyerang."TEROBOS BENTENG INI".


"Horrryyaaa"


Para Ksatria berteriak dan berlari menuju benteng.


Para penjaga benteng yang melihat itu tidak tinggal diam, mereka kemudian menembakan panah kepada semua Ksatria yang menyerang.


*Swuish*

__ADS_1


Anak panah beterbangan di udara dan mengenai Ksatria yang mendekati benteng.


"Aghh"


Ksatria yang terkena itu langsung terluka parah dan beberapa mati.


Namun para Ksatria itu terus menyerang tanpa peduli dengan anak panah yang menghujani mereka.


Mereka akhirnya tiba didepan benteng setelah banyak korban berjatuhan, mereka kemudian menaikkan tangga yang mereka bawa untuk menaiki benteng.


Para Ksatria merayap satu per satu menaiki tangga tersebut.


Penjaga benteng yang melihat itu tidak tinggal diam, mereka kemudian melemparkan batu besar ke arah tangga tersebut.


*Bam*


"Ughha"


Batu itu mengenai Ksatria yang paling depan di tangga, dan akhirnya kepalanya pecah.


Tangga itu juga jatuh, dan mengakibatkan semua Ksatria yang menaikinya ikut terjatuh juga.


Namun Para Ksatria tidak menyerah, mereka terus menerus menaiki tangga walau mereka sering gagal.


Hingga akhirnya mereka berhasil masuk ke benteng Kerajaan Taran.


*Slash*


Ksatria yang berhasil naik langsung membunuh penjaga yang berada di dekatnya.


Ksatria yang lainnya juga akhirnya berhasil naik dan mereka membunuh semua penjaga benteng.


Setelah semua penjaga tewas, akhirnya Ksatria bawahan James membuka gerbang benteng dari dalam.


Sementara itu, penjaga yang berbicara dengan James tadi sudah tiba di Istana Kerajaan Taran, dan melaporkan apa yang terjadi kepada Lemo.


Penjaga itu membungkuk dan berkata dengan takut."Y-Yang Mulia, kita saat ini sedang diserang".


Lemo yang mendengar itu langsung berdiri dari Singgasananya dan bertanya dengan marah."SIAPA YANG BERANI MENYERANG KITA?".


Penjaga itu menjawab."Raja James dari Kerajaan Fred Yang Mulia".


"APA? BERANINYA JAMES MENYERANG KERAJAANKU". Lemo berkata dengan marah.


"SIAPKAN SEMUA PASUKAN DAN KITA AKAN MELAWANNYA" Lemo berteriak.


Semua petinggi Kerajaan akhirnya bubar dan menyiapkan pasukan untuk berperang.

__ADS_1


__ADS_2