Return Great Magician(Dropped)

Return Great Magician(Dropped)
Mengalahkan Behemoth dan Manticore


__ADS_3

Bab 34


Behemoth mencoba menyerang terlebih dahulu dengan menggunakan tanduknya.


*Grrr*


Tanah bergetar akibat dari hentakan kaki dari Behemoth, dia kemudian mengarahkan tanduknya kepada Manticore.


*Swoosh*


Namun Manticore berhasil menghindarinya dengan terbang, setelah itu Manticore menyerang Behemoth dari atas.


*Swish*


Manticore langsung meluncur dan mengarahkan cakarnya kepada Behemoth.


*Bam*


Serangannya berhasil mengenai tubuh Behemoth, Behemoth yang terkena serangannya langsung mundur beberapa langkah.


Namun dia tidak mengalami luka sedikitpun karena tubuhnya yang sangat keras.


Behemoth balas menyerangnya dengan tanduknya. Behemoth berlari menuju Manticore dan menabrakkan tanduknya kepada Manticore.


*Sret*


Manticore berhasil menghindarinya, namun dia sedikit terlambat dan akhirnya tanduk Behemoth menggores kulit Manticore.


Melihat tubuhnya yang terluka, Manticore itu langsung marah dan Menyerang Behemoth dengan kecepatan penuhnya.


*Swoosh*


Manticore menyerang Behemoth di bagian kepalanya.


*Sret*


Cakarnya berhasil mengenai kepala Behemoth dan berhasil melukainya.


Mereka terus bertarung untuk saling membunuh satu sama lain.


"Sungguh pertarungan yang mengerikan". Rose berkata dengan pelan.


"Iya, ini adalah pertarungan yang sangat luar biasa". Lisa juga berkata.


"Ini pertama kalinya aku melihat pertarungan yang Mengerikan seperti ini". Lia membalas juga.


"Bahkan tanah bergetar akibat pertarungan mereka". Scarlet menambahkan.


Mateo hanya tersenyum melihat pertarungan itu, bagaimanapun dia akan membunuh keduanya saat mereka lelah.

__ADS_1


Mereka terus bertarung hingga hari mulai gelap, mereka berdua sama sama kelelahan.


Melihat itu Mateo langsung keluar dari persembunyiannya.


"Guru, kemana anda ingin pergi?". Rose bertanya.


"Tentu saja aku ingin membunuh mereka berdua". Mateo menunjuk ke arah dua monster yang sedang bertarung.


"Bukankah itu terlalu berbahaya?". Scarlet bertanya.


Mateo berkata dengan percaya diri."Tenang saja, guru kalian ini jauh lebih kuat daripada yang dapat kalian bayangkan".


Setelah mengatakan itu Mateo langsung berjalan menuju Behemoth dan Manticore itu.


"Wah wah, pertarungan kalian sungguh sangat hebat". Mateo berkata sambil tersenyum.


"Ups, aku lupa, sepertinya kalian tidak paham dengan apa yang aku katakan,Hahaha". Mateo tertawa.


"Tenang saja, kalau kalian tidak paham dengan yang aku katakan, maka kalian akan paham dengan apa yang pedangku katakan". Mateo mengeluarkan pedangnya dan mengarahkannya ke arah mereka berdua.


Manticore dan Behemoth merasakan bahaya datang dari Mateo, mereka kemudian saling menjauh satu sama lain.


Mereka hanya berdiam, menunggu salah satu dari mereka saling menyerang.


Mateo kemudian menyerang Manticore itu terlebih dahulu.


*Swoosh*


*Slash*


Tebasannya berhasil mengenai sebelah sayap dari Manticore, dan sayapnya langsung terputus.


*Aggghhh*


Manticore menjerit kesakitan karena sayapnya terpotong.


Behemot yang melihat itu langsung menyerang ke arah Mateo dan Manticore.


Dia berlari dan mengarahkan tanduknya kepada Mateo yang berada lebih dekat dengannya.


Mateo yang melihat itu langsung menghindar dengan gerakkan cepatnya.


*Bam*


Tandukan dari Behemoth itu mengenai tubuh dari Mabticore dan membuatnya menjerit.


*Agghhh*


Mateo kemudian menebaskan pedangnya ke arah mereka berdua.

__ADS_1


[Slash Splits the Moon]


Pedang Mateo mengeluarkan cahaya putih terang, kemudian Mateo langsung menebaskannya.


*Slash*


Tebasannya berhasil membelah tubuh ke dua monster itu, dan akhirnya mereka mati.


"Jika aku menggunakan sihirku, kalian akan mati dengan sangat cepat". Mateo bergumam setelah membunuh mereka.


"Namun aku tidak akan mengeluarkan kekuatan asliku jika tidak terdesak". Tambahnya.


Mateo kemudian memasukkan kedua mayat monster itu ke dalam Space Ringnya.


Rose dan partynya yang melihat Mateo berhasil mengalahkan Behemoth dan Manticore langsung berteriak.


"Wow, guru sangat hebat". Rose berkata dengan takjub.


"Ya, luar biasa". Lia menyahut.


"Tidak kusangka guru sangat kuat". Lisa juga menyahut.


"Guru adalah yang terbaik". Scarlet menambahkan.


"Tentu saja aku yang terbaik". Mateo berkata dengan bangga.


"Dan aku juga yang terbaik di bidang lain". Tambahnya dengan senyum nakal.


"Bidang lain? bidang apa itu?". Mereka bertanya dengan bingung.


"Nanti kalian akan merasakannya". Mateo berkata dengan senyum menggoda.


"Baiklah, karena hari sudah malam kita akan bermalam di sekitar sini dulu, kita cari sungai untuk mandi". Mateo berkata.


Mateo kemudian membawa mereka mencari sungai untuk mandi.


Setelah beberapa saat mereka akhirnya tiba di tempat yang berada di dekat sungai.


Mateo kemudian berkata."Kalian mandilah lebih dulu, aku akan mempersiapkan tempat untuk kita tidur malam ini".


"Baik guru". Mereka berkata dengan serempak.


Rose dan partynya kemudian berjalan menuju sungai.


Setelah tiba di sungai mereka langsung melepaskan semua pakaian mereka dan langsung bercebur ke dalam air.


Sementara itu Mateo sedang membasmi monster kroco yang ada di dekat area mereka bermalam.


Setelah beberapa saat akhirnya dia selesai, dan dia langsung menuju ke sungai untuk mandi.

__ADS_1


__ADS_2