
Bab 44
Setelah semua warga pulang kerumah mereka masing masing, Antonio kembali masuk ke dalam Istana.
Dia menemui Mateo dan berkata dengan Hormat."Yang Mulia, semua sudah dilakukan dengan baik".
"Kerja bagus". Mateo mengangguk.
"Besok kamu panggil Kevin, aku ingin dia untuk menjadi pelatih bagi para prajurit Kerajaanku". Mateo berkata.
"Baik Yang Mulia". Antonio mengangguk dengan hormat.
"Baiklah,sekarang kamu sudah boleh pergi". Mateo melambaikan tangannya.
Antonio membungkuk sedikit dan Kemudian pergi.
Mia yang berada di sebelah Mateo berkata."Sayang, bagaimana kalau kita kembali ke kamar dulu?".
"Baik". Mateo mengangguk.
Mateo dan Mia kemudian berjalan menuju ke kamar mereka.
Setelah tiba di kamar, Mateo berbaring di ranjangnya, Mia memeluknya dari samping dan berkata."Aku sangat bahagia hari ini".
"Aku tidak pernah membayangkan bahwa suatu hari nanti aku akan menjadi seorang Ratu". Tambahnya.
Mateo memeluknya dan berkata."Aku senang jika kamu juga senang".
"Apakah aku mendapatkan hadiah karena membuatmu senang?". Mateo bertanya dengan menggoda
Setelah mendengar itu, Mia langsung mencium bibir Mateo.
Mereka saling berciuman untuk waktu yang lama, hingga beberapa saat kemudian mereka akhirnya melepaskan ciuman mereka.
Selanjutnya Mateo melepaskan semua pakaian Mia, lalu dia membaringkan Mia di ranjangnya.
Kemudian Mateo memasukkan Mateo kecil kedalam Mia, dan dia menggerakan pinggulnya dengan pelan.
__ADS_1
Mateo bergerak pelan pelan agar tidak membahayakan kandungan Mia.
Setelah beberapa saat kemudian, Mateo akhirnya menembakkan bebannya di perut Mia.
"Maaf karena kamu harus bergerak sendiri, nanti setelah aku melahirkan aku akan menggantinya dengan permainan yang lebih keras". Mia berkata.
Mateo mengangguk."Tidak apa apa, aku juga menikmatinya".
"Sebaiknya kita tidur dulu". Tambahnya.
Akhirnya mereka berdua tertidur setelah setelah selesai bercinta.
.....
Di pagi hari, banyak warga sudah berkumpul di luar Istana, mereka semua adalah warga yang datang semalam dan ada juga yang baru.
Antonio berdiri di hadapan mereka semua dan berkata dengan keras."Bagi yang namanya di panggil silahkan ikuti orang yang aku tunjuk".
Antonio kemudian memanggil warga satu per satu dan bawahannya membawa warga yang di panggil ke tempat mereka bekerja masing masing.
Di tempat pekerjaan pembangunan, anak buah Antonio membawa warga yang bekerja dalam bidang pembangunan dan memperlihatkan mereka cetak biru dari bangunan yang akan di buat.
Mereka menggunakan bahan bahan yang di beli Mateo dari pedagang bangunan yang ada di kota.
Di sisi lain, bawahan Antonio juga memperkenalkan warga yang bekerja sebagai petani ke ladang yang akan mereka gunakan.
Dia juga memberikan bibit yang di beli dari Andrew.
Di Istana, ada beberapa yang bekerja sebagai Juru masak, tukang bersih bersih, dan pelayan.
Mateo juga merekrut warga yang ingin menjadi seorang prajurit.
Kevin juga setuju untuk menjadi pelatih dari prajurit Kerajaan Cornelius.
.....
Di dalam Istana, Mateo melihat semua warga bekerja dari dalam Istana lantai teratas.
__ADS_1
Dia tersenyum dan berkata."Ini adalah awal dari Kejayaan Kerajaan Cornelius".
Saat Mateo sedang melihat warga bekerja, tiba tiba Layla datang memberitahunya."Yang Mulia, Rose dan teman temannya sudah datang".
Mateo mengangguk."Suruh mereka menunggu dulu".
"Baik Tuan". Layla membungkuk sedikit dan pergi.
Mateo melihat warga bekerja sebentar, lalu kemudian dia turun untuk menemui Rose dan yang lainnya.
Beberapa saat kemudian, Mateo akhirnya tiba di tempat Rose dan yang lainnya.
Rose dan teman temannya berdiri dan menyambut."Guru, Ups Maksud Saya Yang Mulia".
Mateo mengangguk dan berkata."Silahkan duduk".
"Aku memanggil kalian di ke sini adalah untuk menjadikan kalian menjadi pasukan khusus Kerajaan". Tambahnya.
"Pasukan Khusus?". Scarlet bertanya.
"Ya". Mateo mengangguk.
Mateo kemudian menjelaskan."Aku ingin kalian untuk menjalankan misi di luar Kerajaan, seperti mata mata dan juga misi yang lainnya".
Rose dan yang lainnya mengangguk."Baik Yang Mulia, kami akan melakukannya".
"Baiklah, dengan ini kelompok kalian akan diberi nama [Four Eyes King]". Mateo berkata.
"Aku ingin kalian pergi ke Wilayah tengah, dengan kekuatan kalian saat ini, aku yakin kalian mampu melakukannya". Tambahnya.
"Baiklah, kalian boleh pergi sekarang, besok kalian akan pergi ke Wilayah Tengah" Tambahnya lagi.
Rose dan yang lainnya membungkuk sedikit kepada Mateo, lalu mereka pergi.
Setelah melihat Rose dan yang lainnya pergi, Mateo berjalan keluar dan bergumam."Sebaiknya aku membangun tembok untuk membentengi Kerajaan dari Luar".
Mateo kemudian menuju setiap batas wilayah Kerajaan dan membangun tembok yang kokoh menggunakan sihirnya.
__ADS_1