
Bab 9
Setelah setengah bulan mereka akhirnya tiba di ibu kota kerajaan Fred, mereka kemudian mengantarkan Andrew ke tempat tujuannya.
Setelah sampai Andrew kemudian menyerahkan secarik kertas dan berkata."Bawa ini ke Guild utama yang ada di kota ini sebagai bukti bahwa kalian telah menyelesaikan misi".
Mereka kemudian mengambilnya dan pergi menuju ke Guild untuk menyerahkan kertas itu ke pihak Guild.
Setelah beberapa saat, mereka sampai di sebuah bangunan yang besar dan megah yang bertuliskan [Guild Wolf Fangs].
Mereka kemudian memasukki bangunan itu, ketika mereka di dalam mereka melihat banyak sekali petualang yang kuat.
Setelah itu mereka pergi ke Resepsionis untuk menyerahkan bukti menyelesaikan misi.
"Ada yang bisa saya bantu tuan?". Resepsionis itu bertanya dengan sopan setelah melihat Mateo dan rombongannya datang.
Mateo kemudian menyerahkan kertas yang diberikan oleh Andrew tadi kepada Resepsionis itu dan berkata."Kami ingin mengambil imbalan dari misi mengawal pedagang".
Resepsionis itu kemudian mengambil kertas itu dari Mateo dan melihatnya, setelah beberapa saat dia berkata."Tunggu sebentar".
Kemudian Resepsionis itu memeberikan 4 kantong koin emas kepada mereka dan berkata."Ini adalah imbalan kalian, masing masing berisi 40 koin emas".
"Terima kasih". Mateo berkata dengan sopan.
Mateo kemudian bertanya."Ngomong ngomong dimana saya bisa menemukan Penginapan di kota ini?".
"Kamu bisa pergi ke penginapan Kasih yang ada di tengah kota". Resepsionis itu memberitahu Mateo.
Mateo kemudian bertanya kepada mereka bertiga."Apakah kalian akan pergi bersamaku ke penginapan?".
"Aku akan pergi ke tempat lain saja". John menjawab.
"Aku akan pergi melihat lihat ibu kota dulu". Alice berkata dengan penuh semangat.
__ADS_1
"Aku akan pergi bersama Alice". Tasya berkata dengan antusias.
"Baiklah". Mateo berkata dengan singkat sambil berjalan keluar.
.....
Setelah beberapa saat dia sampai di tengah kota dan melihat sebuah bangunan yang bertuliskan [Penginapan Kasih].
Mateo kemudian masuk ke dalamnya, di dalam dia melihat banyak sekali orang sedang makan makan.
Mateo kemudian menghampiri meja Resepsionis dan berkata."Berapa biaya untuk menginap di sini?".
Rsepsionis itu kemudian berkata dengan sopan." 1 koin emas untuk satu malam dan juga air mandi dan makanan".
Mateo kemudian mengeluarkan 30 koin emas dan berkata."Aku akan menginap selama sebulan di sini".
Resepsionis itu kemudian memberikan kunci kamar kepada Mateo."Ini tuan kunci kamar anda".
Setelah itu Mateo pergi untuk mencari kamarnya yang sesuai dengan nomor yang ada di kuncinya.
*Clack*
Suara pintu terbuka bwrbunyi, dia kemudian masuk ke dalam dan menguncinya kembali.
*Clack*
Setelah itu Mateo langsung berbaring di ranjangnya dan tertidur.
Ketika dia bangun, waktu sudah menjadi malam hari, dia pun pergi keluar untuk makan.
Di meja makan sudah ada banyak makanan yang di siapkan, dan orang orang mulai berdatangan untuk makan, di sini sangat ramai orang yang menginap, berbeda dengan penginapan milik Mia yang sepi.
Ketika selesai makan Mateo kemudian pergi untuk mandi.
__ADS_1
Setelah mandi dia berpakaian, lalu dia duduk di jendela kamarnya sambil melihat pemandangan kota yang indah.
Namun dia tiba tiba melihat seseorang sedang melompat lompat dari atap rumah satu ke atap rumah yang lain.
Mateo yang penasaran langsung pergi mengikutinya, Setelah sekian lama mengikuti, dia melihat orang itu berhenti di tempat sepi dan masuk ke sebuah bangunan kecil.
Mateo juga kemudian masuk ke bangunan kecil itu, di dalam dia melihat tempat yang luas.
Setelah menelusuri ruangan itu, Mateo yakin bahwa ini adalah penjara bawah tanah.
Mateo kemudian melihat sekelompok anak anak menangis yang sedang duduk di penjara.
Mateo kemudian melihat ke sebuah ruangan, di dalam ruangan itu dia melihat orang yang di ikutinya tadi dan seorang Pria yang tidak terlihat dengan jelas.
Setelah beberapa saat pria yang tidak terlihat dengan jelas itu pergi, dan orang yang di ikuti Mateo itu mengantar kepergiannya sambil tersenyum.
Setelah itu dia menghampiri anak anak yang di penjara itu dan berkata dengan keras."Jangan menangis, kalian seharusnya bangga bisa di jadikan tumbal oleh tuanku".
Mateo yang mendengar ini sedikit terkejut dan berkata pada dirinya sendiri."Sepertinya ada sesuatu yang menarik di ibu kota ini".
Mateo kemudian mendekati pria itu tanpa sepengetahuannya, lalu dia memukul bagian belakang kepalanya hingga pingsan.
Mateo kemudian membebaskan semua anak yang di penjara dan membawa mereka keluar.
Mateo kemudian menutupi wajahnya dengan kain dan dia memanggil penjaga yang sedang berpatroli.
"Hei tuan penjaga". Mateo berkata dari balik kain.
"Tolong antarlah anak anak ini ke rumah mereka, aku tadi menemukan mereka di sebuah penjara bawah tanah".
Setelah mengatakan itu Mateo langsung pergi dengan cepat dan kembali ke penjara bawah tanah tadi.
Di penjara bawah tanah Mateo mengahampiri pria yang pingsan tadi.
__ADS_1
Mateo kemudian menanamkan sihir pelacak ke tubuhnya dan dia langsung kembali ke penginapan untuk tidur.
Sesampainya di penginapan Mateo langsung tertidur dengan pulas.