
Bab 61
Di salah satu ruangan Istana Kerajaan Cornelius, saat ini ada dua orang yang sedang bersenggama di ranjang.
Mereka bermain dengan sangat ganas, Pria itu menjambak rambut wanita itu dari belakang dan terus menusukkan adik kecilnya dengan cepat.
Dia juga menampar pantat wanita itu dengan keras hingga memerah.
*plak*
Pria itu terus menusukkan adik kecilnya, wanita itu menjerit kesenangan dengan keras, wajahnya juga memasang ekspresi ahegao.
Setelah beberapa pria itu mencabut adik kecilnya dan menembakkan cairan kental ke belakang wanita itu.
"Ahh, aku merasakan perasaan yang luar biasa~". Wanita itu berkata dengan manja.
"Kita akan melanjutkannya sebentar lagi". Pria itu berkata sambil tersenyum.
Tiba tiba pria itu merasakan sesuatu, Wanita itu melihatnya dan dia pun bertanya. "Sayang? ada apa denganmu?".
Pria itu memegang kepalanya sendiri dan kemudian dia berkata. "tidak apa apa, aku hanya merasakan sesuatu".
Kedua orang itu adalah Mateo dan Mia, saat ini mereka sedang bercinta dengan keras seperti yang di janjikan oleh Mia saat dia hamil besar.
Mateo kemudian bergumam. "Sepertinya Klonku mati".
"Klon?". Mia bertanya dengan bingung.
"Tidak apa apa, sebaiknya kita melanjutkan permainan kita". Mateo langsung menusukkan adik kecilnya sebelum Mia bisa bereaksi.
.....
__ADS_1
Beberapa hari lalu setelah Silia melahirkan, Mateo menciptakan Klonnya dan mengirimnya untuk membantu Antonio dan yang lainnya.
30% Kekuatan Mateo berada di Klon itu, Namun dia tidak menyangka ada orang yang bisa membunuh klonnya.
Mateo juga berencana membuat Klonnya menjadi Raja di Kerajaan Cornelius, dan dia akan pergi ke Wliayah Tengah untuk bersenang senang.
Karena kemungkinan besar Wilayah tengah memiliki banyak wanita dewasa yang cantik, apalagi Ratu dan Putri dari suatu Kerajaan. Mereka adalah kecantikan yang dapat menghancurkan negara.
.....
Sementara itu Mateo dan Mia terus bersenggama, Kali ini Mateo berada di bawah dan Mia di atas menggerakan tubuhnya.
Mia terus menggerakkan tubuhnya maju mundur dengan pelan, Mia kemudian mendekatkan wajahnya ke wajah Mateo sambil tetap menggerakan tubuhnya.
Mereka berdua kemudian berciuman dengan penuh gairah, Setelah selesai berciuman. Mateo menghisap ceri milik Mia.
Mia mengerang kesenangan setelah merasakan itu, Mateo kemudian membalik tubuhnya dan sekarang dia yang berada di atas.
Beberapa saat kemudian Mateo menembakkan susu kental rasa pandan ke dalam Mia, Mia berteriak dengan keras karena dia juga mengelurkan jus cinta.
Mereka kemudian beristirahat sebentar, Setelah beberapa saat Mia berkata sambil tersenyum. "Kali ini aku menyiapkan hadiah untukmu".
"Hadiah? hadiah apa?". Mateo bertanya dengan bingung.
Mia tersenyum dan berkata. "Fufu, aku yakin kamu akan menyukainya".
Mateo bingung setelah mendengar itu, Mia kemudian berkata. "Silahkan masuk".
Kemudian pintu kamar mereka terbuka, dan seorang wanita muda yang cantik masuk dengan tanpa pakaian.
Melihat itu Mateo terkejut. "Jangan bilang ini hadiahnya?".
__ADS_1
Mia tersenyum dan mengangguk. "Ya, kuharap kamu menyukainya".
Mateo tertawa. "Hahaha, tentu saja aku menyukainya".
Mateo mendekati wanita itu dan berkata. "Apakah kau yakin dengan ini Mira?".
Wanita itu adalah Mira, kali ini dia akan melakukan hubungan intim dengan Mateo dan juga ibunya.
Mira mengangguk. "Ya".
Mateo langsung mencium bibirnya dengan rakus, kemudian dia membawa Mira ke ranjangnya.
Lalu Mateo menjilati bagian bawah Mira, Sementar Mira berciuman dengan penuh gairah bersama Mia.
Beberapa saat kemudian Mateo membaringkan tubuh Mira, lalu dia memasukkan adik kecilnya dengan pelan.
Darah mengalir keluar dari bagian bawah Mira setelah adik kecil Mateo memasukkinya.
Mateo berhenti beberapa saat untuk menghilangkan rasa sakit Mira, Setelah beberapa saat rasa sakitnya sudah hilang, Mateo langsung menggerakan tubuhnya maju mundur.
Mia juga membantu memainkan melon Mira dengan tangannya sambil bagian bawahnya di jilati oleh Mateo.
Setelah beberapa saat mereka berganti posisi, Kali ini Mia dan Mira menunggingkan tubuh mereka ke arah Mateo.
Mateo memasukkan adik kecilnya kedalam Mira dari belakang, dia juga menusukkan jarinya ke dalam Mia.
Mateo bergerak dengan sangat cepat hingga Mia dan Mira mengeluarkan jus cinta mereka.
Beberapa saat kemudian Mateo juga menembakkan susu rasa pandan ke dalam Mira.
Mereka akhirnya selesai melakukakan hubungan yang sangat diinginkan oleh setiap pria di seluruh dunia.
__ADS_1
Akhirnya Mia dan Mira tertidur dalam keadaan kenikmatan yang luar biasa, Mateo kemudian keluar mencari wanita lainnya untuk diajak bercinta.