
Bab 70
Dalam perjalanan pulang menuju Istana, Mateo melihat semua binatang buas di hutan menjadi sangat liar dan saling berlarian menuju ke arah Kerajaan.
Dia pun mencari tahu apa yang akan mereka lakukan. 'Apakah mereka ingin menyerang Kerajaanku?'.
Benar saja, setelah Mateo mengikuti mereka, Mateo melihat Binatang buas itu mencoba untuk menghancurkan benteng pelindung Kerajaan.
Mateo tidak tinggal diam saja dengan itu. Dia pun kemudian langsung menghabisi mereka semua.
Black Magic : Black Hole!
Seketika lubang hitam muncul dari kekosongan dan menghisap semua binatang buas yang menyerang benteng.
Lubang hitam itu menghilang setelah menghisap semua binatang itu.
"Sepertinya ada yang aneh dengan semua binatang buas tadi". Mateo bergumam.
Namun dia tidak terlalu memperdulikannya untuk saat ini, dia ingin langsung kembali ke Istana karena hari sudah mulai gelap.
.....
Sementara itu di tengah hutan, Ada sosok yang mengenakan jubah hitam dengan penutup kepala.
Sosok itu di kelilingi oleh sekumpulan tengkorak dan mayat mayat makhluk yang mengerikan.
Makhluk makhluk itu adalah Undead. Undead adalah suatu makhluk yang sudah mati, Namun dia dibangkitkan kembali dengan sihir seorang Shaman atau Necromancer.
"Sepertinya di sini tempat kematian peliharaanku dulu". Sosok itu bergumam.
"Carilah petunjuk tentang pembunuhnya". Sosok itu memerintahkan para Undeadnya mencaritahu tentang kematian peliharaannya.
Para Undead itu pun akhirnya pergi dan menelusuri seluruh hutan untuk mencari petunjuk.
Para Undead itulah yang membuat semua binatang buas lari ketakutan menuju Kerajaan.
.....
Sementara itu Mateo sudah tiba di Istananya, dia mengeluarkan semua harta yang didapatkannya dar Dungeon.
*Swosh*
Tiba tiba tumpukan harta keluar dari Space Ring nya, Mateo melihat banyak sekali senjata dan buku buku sihir.
Dia kemudian tertarik dengan pedang melengkung. 'Pedang ini sepertinya sangat bagus'.
Pedang itu adalah pedang Jepang, atau biasa di sebut Katana.
Mateo menarik pedang itu keluar dari sarungnya.
__ADS_1
Kemudian dia melihat sebuah pedang hitam pekat yang sangat luar biasa bagus.
"Hmm, Pedang ini sepertinya mempunyai nama". Mateo melihat nama yang tertera di hulu Katana itu.
[Katana Pembelah Segalanya]
"Nama ini terlihat sangat mendominasi". Matio bergumam setelah melihat nama itu.
"Sepertinya ini bagus untuk digunakan anak anak saat mereka dewasa nanti". Tambahnya.
Dia kemudian melihat buku buku sihir yang dia dapatkan. Kemudian dia sangat tertarik dengan buku Sihir Kegelapan.
"Sepertinya buku ini adalah kelanjutan dari Sihir hitam". Mateo bergumam.
Saat dia melihat semua hartanya, Tiba tiba seorang pelayan mengetuk pintu dan berkata. "Yang Mulia, kita mendapat laporan bahwa binatang buas di hutan sedang mencoba memasuki Kerajaan namun mereka tidak bisa menembus benteng".
"Semua warga juga telah berhasil di evakuasi ke tempat aman untuk berjaga dari keadaan yang buruk"
"Baiklah, kamu bisa pergi sekarang". Mateo memerintahkan pelayan untuk pergi.
"Baik, Yang Mulia". Pelayan itu akhirnya pergi.
Mateo kemudian menoleh ke luar dan bergumam. "Sebaiknya aku menyelesaikan masalah ini dengan cepat, karena aku ingin langsung mempelajar Sihir Kegelapan ini".
Mateo kemudian terbang menuju ke benteng dengan kecepatan penuhnya.
Mateo langsung membantai mereka semua dengan cepat.
Kemudian dia menggunakan kesadarannya menelusuri seluruh hutan untuk mencari penyebab amukan dari binatang buas.
Akhirnya langsung menuju ke arah penyebab dari amukan binatang buas itu.
Beberapa saat kemudian dia akhirnya tiba di tempat orang yang berjubah hitam dan Undead yang mengelilinya.
"Apakah kamu yang sudah menyebabkan semua binatang buas di sini mengamuk?". Mateo mencoba bertanya.
Sosok itu tidak sadar akan kedatangan Mateo. Dia baru tersadar setelah Mateo bertanya padanya.
Dia kemudian melihat ke atas, dia melihat seorang pemuda tampan terbang di langit dengan sayap hitamnya.
'Orang ini sepertinya sangat kuat'. Pikirnya
Kemudian salah satu Undeadnya mendekatinya dan berbisik.
Setelah mendengar apa yang dikatakan Undeadnya, dia menatap Mateo dengan tajam.
"Iya, akulah yang menyebabkan mereka mengamuk". Dia berkata dengan marah.
"Baguslah jika kau mengakuinya, Maka aku akan langsung membunuhmu". Mateo berkata dengan dingin.
__ADS_1
"Membunuhku? apakah kau bisa melakukannya?". Sosok itu berkata dengan jengkel.
"Kita akan melihatnya"
Mateo kemudian langsung mengeluarkan semua kekuatan penuhnya.
*Woash*
Seketika tempat disekitar mereka langsung berhembus angin kencang dan mementalkan pepohonan di sekitar.
Sosok itu langsung merasakan intimidasi yang sangat mengerikan, dia langsung merasakan sesak nafas.
Black Magic : Black Dust!
Tiba tiba debu hitam langsung berguguran dari langit dan langsung menghancurkan setiap objek yang mengenainya.
Semua Undead dari orang itu juga langsung melepuh dengan perlahan.
"Arrgghh"
Jeritan jeritan Undead itu terdengar dengan sangat keras.
Sosok itu hanya bisa berdiam tanpa bisa melakukan apa apa.
"Apakah ada kata kata terakhir?". Mateo berkata dengan dingin.
Namun sosok itu hanya berdiam saja, Mateo terus melanjutkan sihirnya.
Debu hitam itu akhirnya mengenai jubah hitam sosok itu.
Akhirnya jubahnya melepuh dan sosok itu terlihat bertelanjang bulat.
Ketika Mateo melihat sosok itu, dia langsung menghentikan sihirnya.
"Sepertinya aku bisa menjadikannya budakku". Gumamnya dengan senyum di wajahnya.
Sosok itu adalah seorang MILF yang sangat cantik, Rambut ungu dan payudara besar, pantat yang besar, goanya berbulu hitam lebat.
Dan di bagian bawah bibirnya terdapat tahi lalat yang sering terlihat pada setiap MILF yang ada dalam Manga.
Mateo mendekatinya dan berkata. "Aku berubah pikiran, aku akan menjadikanmu budakku".
Mateo kemudian menanamkan segel budak padanya, Setelah selesai dia langsung membawanya kembali Ke Istana.
Mateo tidak terlalu peduli dengan Identitasnya, asalkan dia adalah wanita cantik.
Dia akan menjadikannya wanitanya, apalagi seorang MILF yang menggoda sepertinya. Itu adalah impian para pembaca.
Sepertinya Season 1 cukup sampai di sini dulu, jadi maaf kalau ini agak terburu buru 🙏🙏🙏
__ADS_1