
Bab 2
Setelah masuk ke dalam penginapan, Mereka disambut oleh seorang wanita cantik yang terlihat seperti Mia.
Perempuan itu kemudian menyapa Mia."Ibu siapa ini?".Wanita itu bertanya.
"Ini adalah Mateo, dia telah menyelamatkan ibu tadi dari para preman pengganggu".Mia menjelaskan.
Kemudian Wanita itu berterima kasih kepada Mateo."Terima kasih karena telah menyelamatkan ibuku".
"Tidak apa apa, aku juga berterima kasih karena ibumu memperbolehkan aku istirahat di sini". Mateo menjawab dengan sopan.
Mia kemudian memperkenalkan Mateo kepada anaknya." Mateo, ini adalah anakku Mira, kalian sepertinya terlihat seumuran".
"Senang bertemu denganmu". Mateo menyapa Mira.
Mira kemudian balas menyapa."Senang bertemu denganmu juga".
Setelah itu Mia membawa Mateo ke kamarnya, dia kemudian kembali setelah mengantarkan Mateo.
"Ibu anak yang cantik, sepertinya nanti aku akan mencoba mereka naik ke ranjangku". Mateo berkata pada dirinya sendiri sambil tersenyum.
.....
Di pagi hari Mateo bangun dan dia kemudian keluar dari kamarnya, di luar dia melihat Mia menyiapkan makanan.
Mia kemudian memperhatikan Mateo datang, lalu dia berkata."Tunggu sebentar lagi, aku akan menyiapkan makanan untuk sarapan kita".
"Biarkan aku membantumu". Mateo kemudian berjalan ke arah Mia dan membantu mengangkat masakkan yang sudah siap ke meja.
"Maaf merepotkanmu". Mia berkata dengan sopan.
"Tidak apa apa". Kata Mateo.
Mateo kemudian memperhatikan bahwa tidak ada orang di penginapa, jadi dia bertanya kepada Mia."Mengapa tidak ada orang di penginapan ini?".
"Kami memang jarang memiliki pelanggan, karena kebanyakan petualang di kota ini adalah orang orang di kota ini juga". Mia menjawab sambil membawa makanan yang sudah matang ke meja.
Mia kemudian membangunkan Mira, dan setelah itu mereka bertiga makan bersama.
.....
__ADS_1
Di tempat tes petualang, sudah banyak orang yang berkumpul untuk melakukan tes termasuk Mateo.
Setelah beberapa saat masuk seorang pria dengan tubuh kekar, pria itu kemudian berkata."Perkenalkan Namaku adalah Kevin, aku yang akan menjadi orang yang mengetes kalian dalam teknik berpedang". Teriaknya.
Dia kemudian memanggil semua peserta tes satu per satu, setelah beberapa saat tibalah waktunya untuk Mateo di tes.
"Mateo". Panggil Kevin.
"Ya". Mateo menjawab dengan singkat.
Lalu dia mengambil pedang kayu dan bersiap untuk bertarung.
Mateo mengambil ancang ancang dan menyerang Kevin dengan menggunakan sedikit kekuatannya.
*tak*
Suara pedang kayu yang berbenturan terdengar, mereka kemudian sama sama mundur beberapa langkah ke belakang.
"Lumayan juga kamu anak muda". Kevin berkata dengan semangat.
Dia kemudian menyerang Mateo dengan kecepatan penuh.
*Wuss*
Mateo yang melihat itu pun langsung mebghindar, dan setelah itu dia melakukan serangan balasan.
Mateo kemudian menggunakan Sedikit kecepatannya, dan seketika dia muncul di sebelah Kevin, Mateo kemudian menebaskan pedang kayunya ke arah Kevin.
Pedang kayu itu mengenai tubuh Kevin, dan dia langsung mundur beberapa langkah.
Kevin kemudian berkata dengan semangat."Bagus anak muda, aku sangat yakin dengan kemampuanmu dalam teknik berpedang".
Lalu dia melanjutkan."Baiklah cukup sampai di sini saja tes dariku, kalian akan diberi waktu istirahat selama setengah jam, lalu setelah itu nanti ada seseorang yang akan mengetes kalian dalam sihir".
Ketika Mateo sedang beristirahat tiba tiba ada seorang Wanita mengahampirinya.
Wanita itu kemudian berkata."Hei bagaimana kau bisa sehebat itu padahal kita masih seumuran?".
"Tentu saja dengan terus berlatih". Mateo menjawab dengan santai.
"Namamu Mateo kan? Namaku Alice, maukah kau membuat party denganku setelah kita sudah resmi menjadi petualang?". Alice berkata dengan penuh semangat.
__ADS_1
Mateo kemudian menjawabnya dengan santai."Aku akan memikirkannya dulu".
"Baiklah sudah kuputuskan bahwa kita akan membuat party bersama". Alice berkata dengan sangat bersemangat.
"Hei aku belum menyetujuinya". Mateo berkata dengan tersenyum pahit.
.....
Setelah beberapa saat, datang seorang wanita elf yang cantik dengan menggunakan jubah hitam dan memegang tongkat di tangan kanannya, dia memiliki telinga panjang, mata biru seperti langit, dan rambut putih panjang.
Elf itu kemudian memperkenalkan diri dengan suara dingin."Namaku adalah Elena, aku yang akan mebgetes kalian dalam sihir".
Elena kemudian memanggil peserta tes satu per satu, kemudian dia memanggil Alice.
"Alice". Elena memanggil dengan suara dingin.
"Ya". Alice kemudian mencoba sihirnya dengan menyerang target yang ada di depan.
Water Magic:Water Arrow!
Sebuah anak panah yang terbuat dari air tiba tiba muncul dari udara tipis, Anak panah itu kemudian melesat menuju target.
*Syeeet*
Anak panah itu kemudian mengenai bagian tengah dari target.
Elena kemudian sedikit kagum dan berkata."Bagus".
"Selanjutnya adalah Mateo". Elena memanggil dengan suara dingin.
"Ya". Mateo menjawab dengan singkat.
Mateo kemudian berdiri di tempat Alice berdiri tadi dan membidik target.
Fire Magic:Fire Ball!
*Wusss*
Bola api tiba tiba muncul di udara tipis dan terbang ke arah target dan *Boom*,Bola api itu langsung menghancurkan target hingga berkeping keping.
Elena kemudian sedikit tersenyum dan berkata."Bagus, cukup sampai di sini saja tes dariku, nanti Anne akan memberitahu kalian Ranking kalian".
__ADS_1
Elena kemudian keluar dari ruangan itu.
Kenapa Mateo bisa menggunakan Fire Magic?, Sebenarnya Mateo bisa menggunakan semua jenis Magic, tapi Black Magic adalah yang paling di kuasainya.