Return Great Magician(Dropped)

Return Great Magician(Dropped)
Membantai Orc


__ADS_3

Bab 5


Pada siang hari ada keributan di sebuah desa kecil, desa itu sedang di serang oleh sekelompok makhluk yang menyerupai babi, makluk itu mempunyai tubuh besar.


Makhluk itu adalah Orc, para orc itu sedang menculik warga desa untuk mereka jadikan makanan.


"Tangkap semua manusia di sini". Teriak salah seorang Orc yang terlihat seperti pemimpin.


Orc lain yang mendengar itu pun langsung berlari menangkap semua warga desa.


"Tolong"


"Siapa pun tolong kami"


Semua warga berteriak dengan panik, para Orc itu terus menangkap warga.


"Tolong aku, aku tidak mau mati, aku harus bertahan hidup demi ibuku yang sedang sakit". Seorang gadis kecil berteriak sambil ketakutan.


Orc itu terus maju untuk menangkap gadis kecil itu, namun sebelum dia bisa menangkapnya tangannya sudah terputus.


*Slash*


Suara pedang terdengar sebelum tangan Orc itu putus.


"Sepertinya aku sedikit terlambat, jika aku memburu kalian lebih cepat, mungkin desa ini tidak akan hancur." Orang yang menebaskan pedang itu berbicara.


Orang itu tidak lain adalah Mateo, Setelah dia bangun dari tidurnya dia langsung pergi untuk menyelesaikan misi membunuh Orc.


Mateo kemudian menebaskan pedangnya ke leher Orc itu.


*Slash* *Byurr*


Suara pedang Mateo terdengar lagi, dan kepala Orc itu terjatuh, darah pun bercucuran dari lehernya.


Mateo kemudian menyayat telinga Orc itu dan memasukkannya ke dalam kantong, dia juga memasukkan tubuh Orc itu kedalam Space Ring nya.


Mateo kemudian menghampiri gadis kecil itu dan berkata."Gadis kecil, sekarang kau sudah aman"

__ADS_1


Gadis kecil itu kemudian berlari ke pelukan Mateo dan berkata sambil menangis."Kakak terima kasih karena menyelamatkan ku, jika tidak ada kakak aku akan mati dan tidak ada lagi orang yang akan merawat ibu".


Mateo kemudian memeluk gadis kecil itu juga dan berkata."Kamu tunggu di sini dulu, aku akan pergi membasmi semua Orc yang tersisa".


"Ehm". Gadis kecil itu mengangguk.


Mateo kemudian pergi untuk memburu semua Orc yang tersisa, setelah beberapa saat Mateo berhasil membunuh semua Orc Orc lemah.


Kemudian dia menghampiri Kapten Orc yang memberikan perintah untuk menculik warga.


"Akhirnya aku menemukanmu Orc Kapten". Mateo berkata dengan santai.


"Manusia sialan, beraninya kau membunuh semua bawahanku". Orc itu meraung dengan marah.


"Aku akan membalaskan dendam semua bawahanku dengan membunuhmu". Orc itu berkata sambil menghunuskan gadanya.


"MATILAH MANUSIA BAJINGAN"


Mateo kemudian menahannya dengan satu jarinya dan berkata."Dengan kekuatanmu yang sangat lemah ini ingin membunuhku? Mimpi".


Setelah mendengar perkataan Mateo Orc itu langsung menjadi sangat marah hingga urat di kepalanya terlihat menonjol.


Mateo berhasil menghindari serangan dari Orc itu dengan kecepatan badannya.


"Apakah hanya ini kemampuanmu? Sangat lemah, sekarang giliranku untuk menyerang". Mateo berkata dengan tatapan merendahkan.


Mateo kemudian menyerang Orc itu dengan pukulannya.


"TERIMALAH PUKULAN DARIKU INI"


*Boom*


Seketika pukulan Mateo berhasil mengenai perut Orc itu, dan perutnya pun langsung berlubang akibat pukulan dari Mateo.


Seketika Orc itu langsung mati di tempat, Mateo kemudian mencabut tangannya dari tubuh Orc itu dan berkata."Sepertinya Pukulanku masih lemah dari yang dulu".


Mateo kemudian memasukkan tubuh Orc Kapten itu ke dalam Space Ring nya.

__ADS_1


Dia kemudian menghampiri gadis kecil itu.


Setelah sampai di tempat gadis kecil itu Mateo kemudian menghampirinya dan berkata."Gadis kecil dimana ibumu? Biarkan aku melihatnya, mungkin aku bisa menyembuhkannya".


Gadis kecil itu kemudian membawa Mateo ke rumahnya, sesampainya mereka disana Mateo melihat seorang wanita yang terlihat berusia 30-an sedang terbaring di ranjang, wajahnya sangat pucat.


Ketika wanita itu melihat Mateo dan Gadis kecil itu masuk, dia berkata."Nana, siapa yang kamu bawa bersamamu?".


"Ibu, kakak ini adalah orang yang telah menyelamatkanku dari serangan para Orc tadi". Nana memberitahu ibunya tentang apa yang baru dia alami.


"Apakah Orc menyerang desa kita?". Ibu Nana bertanya dengan bingung.


"Ya, beruntung kakak ini berhasil membunuh mereka semua sebelum mereka menculik semua warga desa". Nana berkata dengan semangat.


Wanita itu kemudian berkata kepada Mateo. "Terima kasih tuan, karena telah menyelamatkan Nana, Saya Layla akan membayarnya suatu hari nanti".


"Tidak perlu berterima kasih, Aku hanya kebetulan sedang menjalankan misi". Mateo berkata dengan sopan.


"Aku dengar kamu sedang sakit, jadi aku kemari mencoba untuk menyembuhkan penyakitmu". Tambahnya.


"Ya, tapi aku tidak tau aku sedang sakit apa". Layla berkata dengan lemah.


"Bolehkah aku memeriksanya?". Mateo bertanya dengan sopan.


Layla kemudian menjawab."Ya silahkan".


"Tolong ulurkan tanganmu". Mateo berkata dengan sopan.


Layla kemudian mengulurkan tangannya, dan Mateo mencoba memeriksanya.


Setelah beberapa saat Mateo kemudian selesai memeriksa kondisi Layla."Sepertinya kamu sedang terkena racun".


"Aku bisa menyembuhkannya tapi harus secara berkala, karena racunnya sudah sangat menyebar".


Mateo kemudian menggunakan Healing Magic nya.


Seketika cahaya muncul dari tangan Mateo, dan wajah pucat Layla berangsur membaik, namun tidak menghilang semuanya.

__ADS_1


Mateo Kemudian berkata. "Kekuatanku masih kurang untuk bisa menyembuhkanmu secara langsung".


__ADS_2