Return Great Magician(Dropped)

Return Great Magician(Dropped)
Pangeran Hansen menghilang


__ADS_3

Bab 23


Setelah Raja mendengar laporan dari pelayan Hansen dia menggeram dengan marah."Bajingan, siapa yang berani menculik pangeran dari kerajaanku".


Dia juga menambahkan."Beberapa tahun lalu pangeran pertama menghilang, dan sekarang pangeran kedua".


Raja kemudian memerintahkan semua Ksatria untuk mencari keberadaan pangeran.


Raja kemudian bertanya kepada pelayan itu."Siapa orang yang terakhir kali dia temui?".


Pelayan kemudian menjawab dengan hormat."Jawab Yang Mulia, Pangeran kedua terakhir kali bertemu dengan Dragon Slayer Mateo".


"Kirim seseorang untuk menjemput Mateo ke sini sekarang juga". Raja mengeluarkan perintah.


"Baik Yang Mulia". Pelayan itu membungkuk dan berjalan pergi mencari seseorang untuk menjemput Mateo.


Ratu yang berada di sisi Raja mencoba menenangkan Raja."Sayang, tenanglah, aku yakin Mateo tidak akan berani melakukan sesuatu pada pangeran kedua".


Raja kemudian mencoba menenangkan dirinya dan berkata."Aku hanya ingin bertanya padanya, mungkin dia tahu kemana Hansen pergi".


.....


Di sisi lain, Mateo saat ini baru saja tiba di rumahnya, dia disambut oleh Mia yang sedang bersantai di halaman.


"Sayang, akhirnya kamu kembali". Mia menghampirinya dengan wajah gembira.


Mateo kemudian memeluknya."Ya, aku sudah sangat merindukan Mia ku yang cantik".


"Hmm, tidak kusangka kamu akan memanggilku dengan kata sayang". Tambahnya sambil menggoda.


Mia kemudian berkata dengan malu malu."A-aku hanya ingin agar terdengar lebih seperti pasangan".


Mateo kemudian berkata sambil mencubit pipi Mia."Hahaha, wajahmu saat malu malu benar benar imut".


Mia kemudian memukul dada Mateo dengan manja, lalu dia mengajak Mateo untuk masuk ke dalam rumah.


Namun sebelum mereka masuk, tiba tiba seseorang memanggilnya dari luar gerbang."Tuan Mateo, Yang Mulia Raja memanggil anda untuk menghadap beliau di Istana sekarang".Suara itu terdengar dengan jelas.

__ADS_1


Mateo yang mendengar itu langsung menghampirinya dan bertanya."Apakah ada sesuatu?".


Pelayan yang datang memanggil Mateo itu menjawab."Saya juga kurang tahu, tapi anda di panggil untuk menghadap sekarang juga".


Mateo kemudian berkata."Baiklah".


Mia mendengar itu jadi khawatir, dia bertanya dengan cemas."A-apakah Raja sudah mengetahui tentang hubunganmu?".


Mateo mencoba menenangkannya dengan berkata."Tenang saja, ini bukan tentang itu".


Setelah menenangkan Mia, Mateo kemudian pergi bersama dengan Pelayan dari Istana itu.


Beberapa saat kemudian Mateo tiba di dalam Istana, dan saat ini dia menghadap Raja dengan hormat.


Mateo berkata sambil menunduk."Yang Mulia, Saya Mateo, hadir memenuhi panggilanmu".


Raja kemudian berkata."Mateo, aku ingin menanyakan sesuatu padamu".


Mateo menjawab dengan hormat."Silahkan Yang Mulia".


Raja kemudian berkata."Apakah kamu baru saja bertemu dengan Pangeran Hansen?".


Raja kemudian bertanya."Apakah kamu tahu bahwa Pangeran Hansen menghilang?".


Mateo yang mendengar itu berkata dengan terkejut."Apa? Pangeran Hansen menghilang?".


"Ya". Raja berkata dengan singkat.


Mateo kemudian menjawab."Saya sama sekali tidak tahu Yang Mulia".


Mendengar itu Raja terdiam sebentar dan lanjut bertanya."Apakah kamu mungkin mengetahui sesuatu?".


"Hmmm".Mateo berpikir sejenak, lalu dia ingat sesuatu dan berkata."Yang Mulia, tadi siang Pangeran Hansen berkata kepada saya bahwa dia sedang terlibat dengan Organisasi Seven Deadly Sins, mungkin mereka yang sedang membawanya".


Mendengar nama Sevend Deadly Sins Raja menjadi sangat terkejut dan berkata dengan tidak percaya."Apa? Tidak mungkin, bagaimana bisa putraku terlibat dengan mereka?".


Mateo kemudian menjawab dengan hormat."Yang Mulia, saya mengatakan yang sebenarnya".

__ADS_1


Raja kemudian kembali tenang dan berkata."Baiklah, kamu bisa kembali sekarang".


Mateo kemudian pergi dengan di antar oleh pelayan yang membawanya tadi.


Setelah Mateo pergi Raja mengadakan rapat dengan para petinggi Istana.


Di ruang rapat, Raja berkata kepada semua anggota yang hadir."Kata Mateo, Putraku Pangeran Hansen terlibat dengan anggota Seven Deadly Sins".


Para petinggi yang mendengar ini langsung terkejut, kemudian salah satu petinggi berkata."Jika itu memang benar, maka ini akan menjadi urusan yang sangat merepotkan".


Lalu salah seorang petinggi berkata kembali."Tapi kita tidak ada bukti bahwa Pangeran Hansen terlibat dengan Seven Deadly Sins".


Semua orang di ruangan itu merenung, memikirkan masalah yang sedang mereka hadapi.


Raja kemudian berkata."Apakah kalian ingat beberapa tahun lalu putraku tiba tiba mempunyai kekuatan yang sangat kuat?".


Salah seorang petinggi kemudian berkata."Ya, Mungkinkah maksud Yang Mulia?".


Raja kemudian mengangguk."Ya, saat dia mendapat kekuatan yang sangat kuat waktu itu, Pedang milik pendiri kerajaan ini menghilang, mungkin dia menukarkan pedang itu dengan imbalan kekuatannya".


"Kalau seperti itu kita harus bagaimana? Beberapa hari lagi kita akan berperang dengan Kerajaan Valos". Salah seorang petinggi bertanya.


Petinggi yang lain menjawabnya."Kita akan melakukan gencatan senjata untuk sementara waktu".


Dia kemudian menambahkan."Dan kita akan mengadakan pertemuan para Pemimpin dari semua kerajaan di Benua ini".


Setelah itu mereka semua sepakat dengan pendapat itu.


Raja juga memerintahkan untuk mengrimkan surat gencatan senjata dan undangan pertemuan dengan semua pemimpin Kerajaan di seluruh Benua untuk membahas masalah Seven Deadly Sins.


.....


Sementara itu Mateo telah sampai di kediamannya, dia melihat Mia yang masih menunggunya dengan cemas.


Ketika Mia melihat Mateo tiba, dia langsung berlari dan memeluknya.


Mateo memeluknya juga dan berkata."Aku telah kembali dengan selamat, jadi jangan khawatir lagi".

__ADS_1


"Ehm". Mia mengangguk.


Mereka kemudian masuk ke dalam rumah, untuk makan bersama dengan yang lainnya.


__ADS_2