
Bab 52
Beberapa saat kemudian Milia dan yang lainnya tiba di penginapan, Mereka menyewa kamar untuk semua orang.
Mereka akhirnya beristirahat untuk menghilangkan lelah akibat perjalanan panjang menggunakan kapal.
Ketika hari sudah gelap, Milia mengumpulkan semua orang untuk membahas masalah dengan Kapten Ksatria Kerajaan Fred yang baru.
"Karena semua orang sudah berkumpul, maka aku akan menjelaskannya pada Kalian semua". Milia berkata.
Milia kemudian menjelaskan."Tadi aku sudah mengumpulkan beberapa informasi, aku berhasil mendapatkan informasi bahwa Kapten Ksatria itu tidak terlalu kuat".
"Dia menjadi Kapten Ksatria hanya karena koneksinya dengan Raja baru, jadi kita bisa langsung saja menerobos ke kediamannya malam ini". Tambahnya.
Antonio sangat bersemangat setelah mendengar itu."Hahaha, Biarkan aku menyiksanya karena telah berani menghina Rajaku".
"Kita akan masuk secara diam diam saja, jangan sampai Kerajaan mengetahuinya, karena jika mereka mengetahuinya, mereka mungkin akan meminta bantuan dari Kerajaan lain". Tambahnya.
Semua tentara mengangguk dan mereka bersiap untuk pergi menundukkan Kapten Ksatria itu.
Setelah beberapa saat mereka akhirnya tiba di kediaman Kapten Ksatria, Antonio menghampiri penjaga dari kediaman Kapten Ksatria.
"Hei bung, apakah disini sedang mencari pekerja?". Antonio bertanya.
"Tidak". penjaga itu berkata dengan singkat.
Antonio mendekatinya dan merangkul bahunya dan berkata."Ayolah, bantu aku untuk bekerja disini".
Penjaga itu hendak menolak, namun sebelum dia bisa berkata, Antonio sudah memukul leher bagian belakangnya hingga di pingsan.
Antonio mengajak semua orang untuk memasukki kediaman Kapten Ksatria.
Semua tentara kemudian masuk dengan hati hati agar tidak ketahuan, akhirnya mereka berhasil menyelinap masuk ke kediaman Kapten Ksatria.
Para tentara dari Kerajaan Cornelius membuat semua penjaga yang ada di kediaman Kapten Ksatria pingsan.
Akhirnya Antonio masuk kedalam rumah Kapten Ksatria itu dan mencarinya.
__ADS_1
Antonio berteriak sambil terus mencari."HEY, SIAPA YANG BERANI MENGHINA TUANKU? KELUARLAH".
Antonio terus berteriak, hingga akhirnya muncul seorang pria yang terlihat seperti berumur 30-an.
Pria itu berkata dengan marah."SIAPA KAU?, TERIAK TERIAK DIRUMAHKU,APA KAU TIDAK TAU SIAPA AKU?".
Setelah melihat orang yang mengaku pemilik rumah, Antonio tertawa."Hahaha, siapa kau,kau bilang?, tentu saja aku tau".
Kapten Ksatria itu berkata dengan kesal."Jika kau tau siapa aku, sebaiknya kau pergi dari sini sebelum aku membunuhmu".
Antonio tertawa semakin keras."Hahaha, aku tau siapa kau, kau adalah Calon Mayat".
Mendengar itu Kapten Ksatria menjadi sangat marah, kepalanya memerah dan urat uratnya terlihat menonjol di kepalanya.
Kapten Ksatria itu berkata dengan marah."Bagus, sangat bagus, sepertinya kau tidak tau bagaimana rasanya mati".
"KALAU BEGITU AKU AKAN MEMBERITAHUMU BAJINGAN".
Kapten Ksatria itu menyerang Antonio, namun Antonio menghindarinya dengan mudah.
*Slash*
"Arrgghhh"
"Sakit sekali"
*Bam*
Antonio menendangnya dan dia terpental hingga membentur tembok.
Antonio menghampirinya dan berkata dengan sombong."Apakah hanya ini kekuatan dari Kapten Ksatria dari Kerajaan Fred yang baru?, Sungguh mengecewakan".
*Bam* *Bam*
Antonio terus memukulinya hingga wajahnya tidak bisa dikenali lagi.
"Am... pun, to..long amp.. uni a.. ku". Kapten Ksatria itu memohon sambil menangis.
__ADS_1
"Kau minta ampun? kemana kesombonganni tadi? bukankah kau akan membunuh Dragon Slayer dengan mudah?". Antonio berkata dengan kejam.
"I.. itu ha.. nya ber.. can.. da". dia berkata dengan tertatih tatih.
"Aku akan menyiksamu sampai puas, kemudian aku akan membunuhmu dan menjadikanmu makanan ikan di laut, Hahaha". Antonio berkata dengan wajah yang kejam.
Antonio terus menyiksanya hingga Kapten Ksatria itu tidak bisa mengeluarkan suara lagi.
Akhirnya mereka berhasil menguasai kediaman Kapten Ksatria tanpa sepengetahuan oleh Kerajaan.
.....
Sementara itu di Kerajaan Fred, di depan kamar Raja ada sosok yang mengenakan jubah hitam dan meutup kepalanya.
Sosok itu membawa sebuah Scythe di tangannya, wajahnya tidak terlihat karena menggunakan topeng tengkorak.
Sosok itu kemudian membuka kamar Raja Kerajaan Fred yang baru, setelah sosok itu masuk.
Dia melihat Raja baru Kerajaan Fred sedang bercinta dengan seorang pelayan Istana.
Ketika Raja itu melihat seseorang masuk, dia berteriak dengan marah."Siapa yang berani menggangguku saat aku sedang bersenang senang".
Dia terkejut ketika melihat orang yang masuk terlihat sangat mengerikan.
Sosok itu berkata dengan suara berat."Aku adalah Grim Reaper, orang yang akan mengambil nyawamu".
Raja itu berkata dengan marah."APA KAU TIDAK TAU SIAPA AKU? AKU ADALAH SALAH SATU ORANG KEPERCAYAAN TUAN ALBERT".
Grim Reaper tidak mempedulikannya dan berjalan maju untuk mencabut nyawa Raja itu.
Melihatnya maju, Raja berkata dengan sedikit takut."Apa yang mau kau lakukan? apa kau tidak takut dengan Raja Albert?"
Grim Reaper terus berjalan maju, setelah tiba di depan Raja itu, dia mengayunkan Scythenya, dan seketika kepala Raja itu terputus.
"Kyaaa"
Pelayan yang melihat itu berteriak ketakutan dan memohon."Tolong jangan bunuh aku, tolong jangan bunuh aku".
__ADS_1
Grim Reaper berkata dengan suara berat."Pergilah, sampaikan kepada semua orang bahwa Raja Kalian mati dibunuh oleh Grim Reaper".
Pelayan itu pergi dengan cepat, Setelah pelayan itu pergi. Grim Reaper menghilang dari tempatnya.