
Bab 45
Di depan tembok megah yang menghalangi Kerajaan Cornelius ada sebuah kereta kuda yang terlihat biasa saja.
Orang yang ada di dalam kereta kuda itu melihat tembok yang megah dan menjulang tinggi berkata dengan heran."Sejak kapan kota ini memiliki tembok yang seperti ini?".
Orang itu adalah Alice, Ratu dan kelompoknya akhirnya tiba di Kota nameless(Sekarang sudah jadi Kerajaan Cornelius) setelah melakukan perjalanan 4 bulan.
Mereka tiba lebih lambat dari waktu yang biasanya dibutuhkan untuk sampai ke Kota Nameless.
Mereka terlambat karena Ratu sedang hamil, jadi mereka sering melakukan istirahat.
"Apakah ini Kota Nameless?". Ratu bertanya dengan bingung.
"Seingatku di sini, tapi ini terlihat sangat berbeda dari yang terakhir kali kulihat". Alice menjawab.
"Kota ini sepertinya lebih maju dari Kerajaan Fred". Selena berkata.
"Ya". Vanessa mengangguk.
Mereka tidak sengaja bertemu dengan Selena di perjalanan menuju ke kota Nameless.
Saat mereka sedang istirahat di jalan, mereka bertemu dengan Selena yang berkelana karena dia tidak punya tempat untuk pulang.
Karena Ratu mengenalnya, jadi dia mengajaknya untuk menuju ke tempat Mateo.
Setelah mengamati tembok itu untuk waktu yang lama, mereka akhirnya memasuki kota.
Di depan gerbang mereka dihadang oleh penjaga yang sedang berjaga.
"Berhenti". Penjaga itu mengangkat tangannya.
"Apa tujuan kalian datang kesini?". Penjaga itu bertanya dengan sopan.
Alice kemudian keluar dari kereta kuda dan menyapa penjaga itu."Hei, ini aku Alice".
__ADS_1
Penjaga itu sepertinya kenal dengan Alice."Oh Alice, sudah lama aku tidak melihatmu".
"Ya, aku baru saja kembali ke sini". Alice mengangguk.
"Ngomong ngomong mengapa di sini ada tembok yang besar?". Alice bertanya.
Penjaga itu menjelaskan."Karena kamu sudah lama tidak disini, maka aku akan menjelaskannya padamu. 4 bulan lalu kota ini di ubah menjadi Kerajaan dengan menggabungkan desa desa yang ada di sekitar".
"Kerajaan?". Alice bertanya dengan bingung.
Penjaga itu mengangguk."Ya, Kerajaan Cornelius, Raja Mateo mendirikan Kerjaan Cornelius untuk meningkatkan pendapatan warga".
"Mateo? jadi maksudmu Mateo yang mendirikan Kerajaan ini?". Alice bertanya lagi.
"Ya". penjaga itu menjawab dengan singkat.
"Tidak kusangka dalam waktu sesingkat ini dia bisa menjadi seorang Raja". Alice bergumam.
"Baiklah, izinkan kami untuk memasuki Kerajaan ini". Alice berkata.
"Baik". penjaga itu berkata dengan singkat.
Suara gerbang terbuka dengan pelan, kemudian kusir menjalankan kereta kudanya dan memasuki Kerajaan.
Begitu mereka masuk ke dalam tembok Kerajaan, mereka melihat bangunan bangunan yang mewah dan besar.
Warga di sana juga terlihat sangat bahagia, mereka membicarakan sesuatu sambil tertawa.
"Kerajaan ini terlihat sangat makmur". Ratu bergumam.
"Ya, tidak kusangka dia menciptakan Kerajaan yang seperti ini hanya dalam waktu 4 bulan saja". Selena juga berkata dengan takjub.
Mereka berhenti sebentar dan bertanya pada warga."Di mana letak Istana Kerajaan?". Alice bertanya".
"Istana Kerajaan berada di Pusat Kota". Warga itu menjawab.
__ADS_1
"Terima kasih". Alice mengangguk.
Alice kemudian mengarahkan kusir untuk menuju ke Pusat Kota.
Beberapa saat kemudian mereka akhirnya tiba di Pusat Kota, begitu mereka tiba, mereka melihat sebuah Istana yang sangat besar dan megah.
"Wow, Istana ini terlihat sangat indah". Mata Anggie berbinar setelah melihatnya.
Mereka kemudian menghampiri penjaga Istana dan bertanya."Apakah Raja Mateo ada?".
Penjaga itu mengangguk."Ya, beliau ada di dalam".
"Tolong katakan padanya Ratu Silia datang untuk berkunjung". Ratu berkata dengan sopan.
"Baiklah, tunggu sebentar". Penjaga itu berlari ke dalam Istana untuk memberitahu Mateo.
Beberapa saat kemudian akhirnya Mateo keluar dari Istana.
Ketika Mateo melihat Ratu dia tersenyum."Syukurlah kamu selamat".
"Ya". Ratu mengangguk.
"Silahkan masuk dulu". Mateo mempersilahkan Ratu masuk.
Ratu dan yang lainnya kemudian mengikuti Mateo masuk ke dalam Istana.
"Silahkan duduk, aku yakin kalian lelah setelah melakukan perjalanan ke sini". Mateo berkata.
"Terima kasih". Ratu mengangguk dan duduk, Vanessa dan yang lainnya juga duduk.
"Aku sudah mendengar apa yang terjadi dengan semua Kerajaan di seberang lautan". Mateo berkata dengan prihatin.
"Tidak usah membahas itu, aku sangat terkejut setelah mendengarmu menjadi Raja". Ratu berkata sambil tersenyum.
Mereka kemudian terus berbicara sampai hari sudah menjadi gelap.
__ADS_1
"Sebaiknya kalian istirahat dulu, aku akan menyiapkan kamar untuk kalian". Mateo berkata.
Kemudian Mateo memanggil pelayan dan menyuruhnya untuk mengantar Ratu dan yang lainnya ke kamar mereka masing masing.