REVENGE

REVENGE
Tangisan Kebahagiaan Harley


__ADS_3

Di lokasi yang berbeda dan di waktu yang sama dimana terlihat empat perusahaan milik keluarga Adler yang kedatangan masing-masing dua orang dengan pakaian rapi. Mereka melangkahkan kakinya memasuki perusahaan tersebut.


Sesampainya di dalam mereka disambut oleh dua orang kepercayaan dari sang pemilik perusahaan. Kemudian kedua orang tersebut membawa calon rekan kerjanya menuju ruang kerja si pemilik perusahaan.


***


Di lokasi yang lainnya di waktu yang sama juga terlihat seorang pemuda tampan memasuki perusahaan yang terkenal setelah perusahaan keluarga Smith, keluarga Austin, keluarga Abraham, keluarga Radmilo, keluarga Emilio, keluarga Sheehan, keluarga Mourella, keluarga Oscar, keluarga Jarvas dan keluarga Teodorico.


Perusahaan tersebut bernama perusahaan VL'DN CORP dengan pemimpin perusahaan bernama Vildan Villian.


Tujuan kedatangan pemuda itu ke perusahaan VL'DN CORP adalah untuk bertemu dengan pemilik perusahaan tersebut. Dia ingin menawarkan kerjasama yang mana akan memberikan keuntungan besar untuk kedua belah pihak. Pemuda itu adalah suruhan seseorang yang sedang menyamar sebagai asisten sekaligus kepercayaan seorang CEO perusahaan Fa Advertising.


Sesampainya di perusahaan itu, pemuda itu langsung dibawa menuju ruang sang pemilik perusahaan.


***


Harley bersama dengan ketiga putranya yaitu Kathel, Kevan dan Faclan sudah berada di sebuah gedung yang mana gedung tersebut adalah perusahaan baru miliknya. Harley seketika menangis ketika memasuki gedung tersebut.


Bagaimana tidak menangis. Ketika dia dan ketiga putranya melangkah masuk ke dalam. Dia dan ketiga putranya langsung disambut oleh semua karyawan yang masih setia padanya.


Bukan hanya itu, di dalam gedung itu juga ada putra bungsunya bersama tiga sahabatnya yaitu Kevin, Briyan dan Chico. Sedangkan Darren, Chello, Zidan dan Barra sibuk dengan pekerjaannya di perusahaan masing-masing.


Darren, Chello, Zidan dan Barra akan menyelesaikan pekerjaannya sampai jam 12 siang karena jam 1 siang mereka akan melakukan pembalasan terhadap orang yang sudah mengusik keluarga Oscar bersama Faza, Kevin, Briyan dan Chico.


"Selamat datang di perusahaan baru Papi!" seru Faza sembari tersenyum hangat.


"Jadi Darren benar-benar melakukan semua ini untuk Papi, Nak?" tanya Harley masih tak percaya atas apa yang dilakukan oleh Darren.

__ADS_1


"Seperti yang Papi lihat sekarang ini. Ini adalah perusahaan baru Papi sekaligus perusahaan kedua."


"Maksud kamu?" tanya Harley bingung.


"Nanti jika perusahaan lama Papi sudah selesai dibangun dan telah berdiri kembali. Perusahaan baru ini tetap menjadi perusahaan Papi. Dengan kata lain, Perusahaan keduanya Papi."


"Bagaimana dengan Darren?"


"Justru ini semua idenya Darren. Dia ingin Papi selama menggunakan tempat ini, walau nantinya Papi akan memimpin di perusahaan lama. Darren melakukan semua ini karena sayang sama Papi."


Tes..


Harley kembali menangis. Menangisnya Harley adalah menangis karena bahagia dan bersyukur dikelilingi orang-orang yang begitu menyayangi dirinya dan keluarganya.


Bukan hanya Harley saja yang menangis karena bahagia dan terharu. Kathel, Kevan dan Faclan juga menangis. Mereka tidak menyangka jika Darren akan melakukan semua ini demi ayahnya.


"Semoga kamu diberikan umur panjang dan juga kesehatan. Yang paling penting adalah kakak ingin kamu selalu bahagia, kapan pun dan dimana pun."


"Semoga kamu mendapatkan hasil dari kebaikan kamu selama ini."


Itulah kata-kata sekaligus doa yang diucapkan oleh Kathel, Kevan dan Faclan di dalam hati mereka masing-masing.


"Terus Darren nya mana? Papi juga tidak melihat Chello, Zidan dan Barra," ucap dan tanya Harley ketika dia tidak melihat empat sahabat putranya yang lain.


"Darren, Chello, Zidan dan Barra sedang di perusahaan mereka masing-masing. Ada sedikit pekerjaan yang ingin mereka selesaikan sampai pukul 12 siang nanti."


"Memangnya kenapa? Ada apa?" tanya Kathel.

__ADS_1


"Seperti yang sudah kami rencanakan. Pukul 1 siang nanti aku, Kevin, Briyan, Chico, Darren, Chello, Zidan dan Barra akan mulai melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang sudah mengusik keluarga kita. Rencana pertama sudah dijalankan. Tunggu menunggu hasilnya. Setelah itu, barulah kita bergerak." Faza menjawab pertanyaan dari kakak tertuanya sembari menjelaskan rencananya dan rencana sahabat-sahabatnya.


"Kita akan langsung menuntaskan pembalasan tersebut. Tidak akan ada rencana selanjutnya," sahut Briyan.


"Selesai kita membalaskan dendam terhadap dua orang yang sudah mengkhianati Om Harley. Baru kita akan fokus sama orang yang membakar perusahaan Om," ucap Kevin.


"Maka dari itulah kenapa Darren memberikan gedung ini kepada Om Harley karena Darren sudah menargetkan dalang tersebut untuk keluar. Bahkan Darren memposting perusahaan baru milik Om Harley ini ke media sosial miliknya," pungkas Chico.


"Benarkah begitu?" tanya Kevan.


"Iya, kak! Kalau kakak masih tidak percaya. Coba buka Instagram dan juga internet. Disana akan keluar postingan dari Darren. Kakak tahu kan apa akun Instagram milik Darren?" ucap dan tanya Faza.


"Iya, tahu!" Kathel, Kevan dan Faclan menjawab bersamaan bersamaan tangannya saat ini sedang berkutat untuk membuka Instagram.


Detik kemudian...


Seketika terukir senyuman manis di Kathel, Kevan dan Faclan ketika melihat postingan Instagram milik Darren, apalagi ketika membaca Captionnya.


"Kakak tidak menyangka jika Darren sudah menyiapkan semuanya," ucap Faclan.


"Begitulah Darren. Dia tidak akan setengah-setengah melakukan sesuatu. Baik itu melakukan pekerjaan kantornya maupun ketika melakukan pembalasan terhadap musuh-musuhnya. Darren melakukan dengan sangat sempurna," sahut Faza dan diangguki oleh Kevin, Briyan dan Chico.


Mendengar ucapan dari Faza membuat Harley, Kathel, Kevan dan Faclan menganggukkan kepalanya tanda setuju. Mereka sudah kenal cukup lama dengan Darren dan keluarga Smith. Jadi mereka tahu betul sifat, karater, watak dan kepribadian dari Darren.


Jika Darren bilang tidak, maka sampai kapan pun hasilnya tetap tidak. Jika Darren disakiti, maka akan sulit untuk mendapatkan maaf darinya walau pada akhirnya Darren akan tetap memberikan kata maaf tersebut. Jika orang-orang yang ada didekatnya tulus menyayanginya dan berteman dengannya, maka dia tidak akan pernah membuat orang-orang tersebut terluka dan bersedih. Jika ada yang menyakiti mereka, maka Darren akan membalasnya.


Hal yang tidak bisa dimaafkan oleh Darren bahkan tidak ada yang namanya kesempatan kedua dalam hidupnya adalah Pengkhianat. Jika ada yang mengkhianati dirinya, maka dia akan membalasnya. Jenis pembalasannya pun berbeda-beda sesuai dengan kejahatan yang dilakukan.

__ADS_1


Pembalasannya tersebut ada tiga kriteria. Pertama, pemecatan dan masuk daftar hitam. Kedua, masuk penjara dan mendapatkan hukuman seumur hidup. Dan yang ketiga, kematian.


__ADS_2