Selfie

Selfie
buku telah selesai di bacakan


__ADS_3

Malam yang indah di kamar hotel yang telah di hiasi secantik mungkin. sepasang kekasih yang baru saja resmi jadi suami istri itu tengah menikmati bulan di balkon.


menikmati hembusan angin dengan saling memeluk satu sama lain.


selfie juga telah mengganti bajunya dengan baju tidur lengan pendek, sehingga kulitnya terasa dingin karna angin malam.


sebenarnya violet menyarankan selfie memakai lingerie untuk memanjakan zayn. namun, selfie menolak dan berkata kalau itu akan sangat memalukan.


violet dan fira juga tadi berniat menyewa kamar di sebelah kamar selfie. kedua wanita itu ingin melancarkan rencana yang mereka rencanakan tadi pagi. tetapi, nancy menarik keduanya dan membawa mereka keluar dari hotel.


selfie sendiri masih merasa lucu melihat ekspresi violet dan fira saat di tarik nancy tadi.


" aku menepati janjiku kan? bahwa cintaku dan orang yang akan aku nikahi itu kamu." ujar zayn sambil membenamkan kepalanya di leher selfie.


selfie tersenyum dan mengelus tangan zayn yang melingkar di perutnya." aku terlahir tuli "


" aku tidak peduli! "


" aku seorang mantan gangguan jiwa."


" aku tidak peduli! "


" hmm, ada kemungkinan jika anakmu nanti terlahir tuli seperti ku dulu." lirihnya yang membuat zayn membuka matanya dan membalikkan tubuh selfie.


" sayang, walaupun kau seorang tuli, gangguan jiwa, ataupun putri iblis. aku tetap menerimamu."


hening sebentar


" pftt.. hahahaa... kamu lucu sekali." ia tertawa terbahak-bahak tanpa mempedulikan zayn. selfie juga tidak sadar jika zayn sedang menatapnya intens.


zayn terdiam melihat wajah selfie yang sedang tertawa. wajah gadis itu memerah karna dingin, matanya juga menyipit. selfie benar-benar terlihat cantik membuatnya terpesona.


" hahaha kamu lawak banget, hmmpp--" perkataannya terpotong saat zayn menciumnya tanpa aba-aba. lelaki itu menciumnya dengan rakus tidak seperti sebelumnya. selfie saja sampai tidak percaya jika zayn bisa seperti ini.


selfie membalas ciumannya dan mengalungkan tangannya di leher zayn. keduanya saling berciuman di bawah sinar rembulan.


beberapa menit kemudian zayn melepaskan ciumannya dan menggendong selfie ala bridal style. pria itu menatap mata gadis itu dan menidurkannya secara perlahan di atas kasur. setelah itu, ia menindih tubuh kecil itu.


zayn menatapnya sekilas dan kembali menciumnya. namun, kali ini bukan hanya bibir. zayn juga menjamah leher selfie sembari tangan satunya membuka kancing baju gadis itu.


selfie pasrah, ia menggigit bibir bawahnya menahan suara yang akan keluar. matanya melihat wajah zayn yang tampak sangat berbeda.


rambut zayn acak-acakan, dan wajahnya memerah. ia terlihat sangat tampan, wajahnya yang seksi itu hanya terfokus pada selfie.


well, selfie jadi malu sendiri melihatnya.


setelah membuka kancing baju selfie, pria itu juga mulai melepaskan pakainya yang masih terpasang di tubuhnya.


ia membukanya sehingga badannya yang atletis itu terpampang dengan sangat jelas. ia membuangnya sembarangan dan kembali mencium selfie.


" aku udah gak tahan" lirihnya dengan suara seksi di dekat telinga selfie.


selfie memegang wajah zayn dengan kedua tangannya. ia menelusuri wajah itu dengan jari jemarinya yang indah. kemudian ia tersenyum dan mengangguk pelan membuat zayn tersenyum penuh kemenangan.


beberapa menit kemudian


" arghhh sakit..! " ringis wanita itu


" loh kamu masih perawan? "


bughh!


" pertanyaan apa itu? tentu saja masih dong! " kesalnya setelah memukul dada lelaki itu.


mendengar itu zayn pun cekikikan sekaligus bahagia. ia kembali mencium selfie agar wanita yang di cintainya ini tidak ngambek.


bisa-bisa batal malam pertamanya karna perkara ini doang.


pagi harinya


sinr matahari masuk lewat sela-sela jendela mengenai wanita cantik yang sedang tertidur. perlahan mata wanita itu terbuka dan menelisik ke seluruh ruangan.


ia sedikit terkejut ketika tidak melihat zayn di sampingnya. memangnya kemana dia pergi?


selfie duduk dengan selimut yang menutupi tubuhnya. saat ini ia hanya mengenakan tanktop dan celana pendek.


wanita itu tersenyum mengingat kejadian semalam. kejadian yang membuatnya menjadi istri seutuhnya zayn.


cekrek!


suara pintu terbuka dan masuklah seseorang yang selfie cari dari tadi.


zayn masuk dengan nampan berisi makanan, ia tersenyum dan duduk di samping selfie.


" ayo makan! "


selfie mengangguk." aku mau mandi dulu."


" mau ku bantu? " tawarnya


" ohh gak usah "

__ADS_1


" tapi pasti sakit kan? " tanpa menunggu lama, zayn langsung menggendongnya dan membawa selfie ke kamar mandi.


dua jam kemudian


" jangan marah dong."


selfie menatapnya tajam." habisnya kamu bukannya bantu mandi malah ngelakuin hal yang lain."


awalnya zayn memang membantu selfie mandi. lelaki itu membantu menggosok punggung selfie dan membantu mengkramasi rambutnya. tapi lama-lama kelamaan pria itu malah ikut masuk ke bathup. katanya sih, biar lebih mudah membantunya mandi. namun, tangan yang seharusnya menggosok punggung selfie malah bergerak ke sana kemari.


zayn tertawa." tapi kamu mau-mau aja saat aku minta lagi."


sontak pipi selfie memerah, ia memalingkan wajahnya sambil mengunyah makanan yang berada di mulutnya.


" oh iya, temanin aku ambil barang di apartemen kak alan ya." pinta selfie


" barang apa? "


" aku pernah meninggalkan beberapa berkas penting di sana, dan juga beberapa perhiasan ku." jelasnya membuat zayn menganggukan kepalanya.


setelah sarapan, keduanya langsung menuju apartemen alan yang terletak tidak jauh dari hotel.


sesampainya di apartemen, mereka berjalan sambil gandengan tangan ke kamar alan. sepasang suami istri itu terus bercerita hingga mereka tidak sadar telah sampai di depan kamar alan.


dengan cepat selfie menekan tombol bell itu, namun tidak ada sahutan dari dalam. ia mencoba lagi, tapi hasilnya tetap sama.


selfie menghela nafas, ia yakin kalau alan masih tidur saat ini. jadi ia menekan kode masuk apartemen alan yang memang ia ketahui dari dulu.


saat masuk, suasana apartemen sangat hening. tidak ada alan di ruang tamu ataupun di dapur. jadi selfie memutuskan untuk membuka kamar pria itu.


" kak alan maaf aku masuk ya." setelah pintu itu terbuka, mata selfie langsung membelak ketika melihat kamar ini.


bukan selfie saja, tetapi zayn juga sama terkejutnya.


mata keduanya tertuju tepat ke arah tempat tidur.


" nan-nancy?! " selfie mendekati nancy yang tertidur pulas di samping alan.


selfie menutup mulutnya tidak percaya dengan apa yang dia lihat." nancy! nancy bangun! " ia menggoyangkan tubuhnya.


nancy perlahan mengerjapkan matanya dan terkejut melihat selfie. namun ia lebih terkejut lagi melihat dirinya tidak mengenakan sehelai benang pun dan satu ranjang bersama alan.


ingatannya langsung berkelana ke kajadian semalam di mana dirinya membantu membawa alan yang mabok ke apartemen, tetapi alan malah meniduri nya karna menganggapnya adalah selfie.


air mata nancy perlahan menetes, ia memeluk dirinya sendiri dan menangis dalam diam.


melihat itu, selfie pun membangunkan alan yang masih tertidur pulas." kak alan bangunn! " nada bicara selfie terdengar tinggi.


" seharusnya aku yang tanya, kenapa nancy ada di sini bersama kak alan?! "


spontan alan menoleh ke samping dan terkejut melihat nancy. dan lebih terkejut lagi melihat dirinya tidak mengenakan apa-apa." apa yang kau lakukan disini?! " tanyanya dengan tatapan intimidasi


nancy menggeleng." tanyakan pada dirimu! "


selfie dan zayn saling memandang, ini adalah suatu masalah yang rumit. semuanya sekarang sudah jelas, dan selfie tidak ingin masa depan nancy suram karna alan.


wahh, kenapa selalu ada masalah di antara dirinya dengan nancy. saat ini masalah selfie sudah selesai, tapi sekarang? masalah baru nancy baru saja di mulai? kenapa takdir begitu senang bermain dengan mereka.


" kak alan harus menikahi nancy!!" tegas selfie


~THE END ~~


cerita selfie telah selesai, selfie akhirnya menemukan kebahagiaannya yang ia cari dari kecil. pengakuan dari ayahnya, terbebas dari gangguan jiwa, dan mendapatkan cintanya.


semua masalah yang ia tanggung sekarang telah selesai dengan kebahagiaan.


melawati banyak hal untuk akhir yang membahagiakan.


buku telah selesai di bacakan, sang pemeran utama tersenyum sambil menutup buku itu. kisah yang di baca sekarang telah berakhir happy ending.


dan bagaimana dengan nancy? well, nancy harus menyelesaikan masalahnya. ia kuat dan pasti akan mendapatkan kebahagiaan seperti selfie.


BONUS CHAPTER!


seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun bernama zack berlari ke arah ibunya yang sedang menyirami tanaman.


dia adalah anak pertama dari pernikahan selfie dan zayn. seorang anak yang jenius, tampan dan imut.


ia suka olahraga seperti ayahnya, dan juga suka membaca seperti ibunya. ia sangat pintar, mungkin kepintaran selfie menurun padanya.


anak laki-laki selfie dan zayn itu, memiliki bola mata bewarna coklat, rambut yang sedikit bewarna coklat dan hidung yang mancung. kulitnya putih seperti ibunya, kulit khas orang barat.


ia menatap selfie dengan wajah lucunya. zack tersenyum dan langsung memeluk ibunya itu.


" mommy aku punya pertanyaan!" lontarnya


selfie tersenyum dan mensejajarkan tingginya dengan bocah itu." mau tanya apa? " ia mengelus dan mencium pipi zack.


" mommy selalu bilang padaku untuk jangan pernah berbelok ke kiri pada pertigaan itu. karna yang akan kutemukan hanyalah jalan buntu." zack menatapnya dengan raut serius tapi lucu.


"tapi buntu itu apa? "

__ADS_1


"kenapa suatu jalan bisa dianggap buntu? " lanjutnya


" karna jalannya habis." sahut selfie, itu terlalu absurd untuk di jadikan jawaban.


" tapi selalu ada jalan lain kan? jika di halangi palang, kita bisa melompatinya. jika di halangi tembok, kita bisa memanjatnya. jika di halangi lautan, kita bisa berenang untuk menyebrangi nya. lantas buntu itu apa? " ujar zack panjang lebar.


selfie terdiam, zack benar-benar mempunyai rasa keinginan tahuan yang tinggi. bukankah ini lucu saat larangan sering kali berubah menjadi rasa ingin tahu.


selfie selalu meminta zack untuk tidak selalu membaca buku yang tidak seharusnya. ia tidak ingin zack seperti dirinya yang selalu bersama buku dari kecil.


karna yang selfie tahu adalah, seseorang dengan rasa keinginan tahuan yang tinggi adalah orang yang berbahaya.


selfie tersenyum." itu artinya , seberat apapun rintangan yang ada, pasti ada jalan keluarnya."


zack juga ikut tersenyum menatap ibunya dengan mata coklatnya.


" sayang! " bocah itu menoleh ke sumber suara


" daddy... " ia belari dan masuk ke dalam pelukan zayn yang baru pulang dari luar negri selama seminggu lebih.


" aku merindukan daddy "


" daddy juga....oh iya, itu ada Alice dan Alesya yang menunggumu di halaman." jelas zayn membuat zack tersenyum lebar.


" aku main dulu ya, dahh! " ia pamit dan berlari ke arah dua bocah perempuan yang menunggunya.


alice adalah nama anak perempuan nancy dan alan. sedangkan alesya adalah nama anak perempuan violet dan ricko.


nama keduanya hampir sama karna violet ingin menamai anaknya seperti anak nancy.


selfie dan zayn tersenyum memandang anaknya yang bermain bersama alice dan alesya di halaman. bocah-bocah itu terlihat sangat gembira.


" bagaimana menurut mu? zack benar-benar mirip seperti mu. senyumnya, kepintarannya, dan keceriaannya mirip seperti mu. aku jadi takut jika alice dan alesya mempunyai rasa pada zack karna sikap friendly nya itu." ucap zayn


selfie mengangguk." iya kamu benar, zack sangat baik pada keduanya. aku takut jika cinta segitiga terjadi kembali."


zayn merangkul istrinya itu." tidak papa, dia anak kita, dia pasti bisa menyelesaikan semuanya. oh ya di mana sylvia? " sylvia, nama anak kedua selfie dan zayn. bocah perempuan berusai lima tahun.


" dia lagi di rumah mamaku " jawab selfie masih menatap anaknya.


" zack tadi ada anak kelas sebelah mengejekku." ujar alesya


" oh ya, kenapa baru bilang? akan aku beri dia pelajaran besok." sunggut zack


alesya tersenyum senang." makasih zack."


" tidak papa," sahutnya sambil bermain permainan.


alice yang melihat itu hanya memanyun kan bibirnya. ia melipat tangannya di dada." selalu saja alesya, kamu jarang banget lindungi aku."


" aku akan melindungi kalian berdua jika kalian dalam bahaya."


" benaran? " sanggah alice


" iya "


" sampai kapan? " kali ini alesya yang bertanya


" sampai kapanpun."


selfie yang mendengar hal itu hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya. anaknya itu benar-benar baik kepada alice dan alesya, sampai-sampai selfie tidak tau siapa yang akan zack suka di antara keduanya.


**


kenangan selfie and the gang saat remaja













bonus alan dan


__ADS_1



__ADS_2