
selfie masih membeku sambil melihat ke arah bangku yang tengah di duduki oleh beberapa pria.
mata wanita itu berkaca-kaca, ia seolah tidak dapat mengalihkan pandangannya.
nancy yang melihat ada yang aneh dari selfie, langsung melihat ke arah yang di tuju wanita itu. dan nancy sedikit terkejut melihat zayn juga berada di sana.
" selfie," panggil nancy, namun selfie hanya diam.
selfie perlahan berdiri sehingga air matanya jatuh menyentuh tanah.
violet, fira dan trysta yang melihat itu menjadi keherananan. namun setelah melihat zayn, akhirnya mereka tau apa yang terjadi dengan selfie.
" zayn," kaki selfie perlahan melangkah kecil
" zaynnnnn!! " teriaknya dan berlari menuju pria itu
violet terkejut dan berdiri." selfie! " ia ingin menyusul selfie tetapi langkahnya terhenti oleh nancy.
" biarin aja dia," katanya yang membuat violet terdiam dan menatap ke arah selfie.
dengan rambut yang di biarin terurai, wanita yang memakai baju kaos dan rok selutut itu berlari ke seorang pria yang duduk membelakanginya.
nafasnya terengah-engah ketika sampai di depan cowok yang ia rindukan.
" zay....zayn," panggilnya dengan suara yang halus.
mendengar seseorang memanggil namanya, zayn spontan berbalik begitu juga dengan reyno dan raka.
mata ketiga pria itu membesar saat melihat wanita cantik di depan mereka. seorang wanita yang sudah lama tidak mereka lihat.
reyno dan raka tersenyum manis menyambut selfie. tetapi tidak dengan zayn yang hanya menatap datar wanita itu.
tanpa menunggu persetujuan, selfie langsung memeluk zayn." aku rindu...."
" kenapa? kenapa kamu tidak memberiku kabar? " lanjut dia lagi
zayn hanya diam, ia tidak membalas pelukan selfie melainkan melihat ke arah lain, ke arah nancy.
" zayn, hubungan kita gak berakhir kan? aku masih mencintaimu, selama beberapa tahun ini aku hidup menahan rindu untukmu," selfie semakin mengeratkan pelukannya dan bahkan menyandarkan kepalanya di dada bidang itu.
tapi lama kelamaan, selfie tidak juga merasakan pelukan dari zayn.
hingga sesuatu yang mengejutkan terjadi di dalam hidupnya. yaitu, ketika zayn melepaskan pelukannya dan mendorong wanita itu dengan kasar.
sesuatu perbuatan yang membuat semuanya terkejut.
tatapan pria itu tajam, matanya memerah dan berkaca-kaca." hubungan kita berakhir, aku tidak ingin bersama wanita penjahat! "
deg!
bagai di sambar petir di siang bolong. badan selfie membeku mendengar kalimat menyakitkan yang keluar dari mulut zayn.
" ta-tapi kamu mencintai ku-"
" aku tidak mencintaimu! " sela zayn, lalu melangkah lebih dekat pada selfie.
" aku mencintai wanita lain," lontarnya
selfie menggeleng dengan berderai air mata sehingga cairan bening itu tumpah." kamu selingkuh? tapi kenapa? bukankah dulu kamu bilang ingin menikah dan punya anak denganku,"
zayn malah tertawa." kau itu bodoh sekali selfie, aku tidak pernah mencintaimu. cintaku padamu dulu itu palsu. apa kamu tidak curiga kenapa aku tidak pernah memberitahu anak sekolah kalau kita pacaran."
" itu semua karna aku tidak mencintaimu!! " teriaknya di depan wajah selfie sehingga selfie bisa mencium helaan nafasnya.
zayn tertawa mengejek." lagi pula aku tidak akan mau mencintai gadis cacat yang tuli, penjahat, gangguan jiwa, dan pembohong besar seperti dirimu," ia menakan setiap kata katanya.
selfie menutup mulutnya, air matanya semakin deras mengalir. dia baru saja di tipu oleh cinta pertamanya, padahal selfie sengaja tidak menerima cinta alan di Swiss karna masih mencintai zayn.
" nancy, selfie menangis," tunjuk violet
" iya nancy, bagaimana ini? " tanya trysta
nancy mengehla nafas." kita kesana pun gak ada guna. itu urusan mereka berdua. biarlah mereka menyelesaikannya terlebih dahulu."
nancy ingin kesana, tapi apa yang akan ia lakukan jika sampai di sana?. itu urusan cinta dan nancy tidak tau harus berbuat apa.
bug!
reyno memukul zayn hingga pira itu tersungkur ke tanah." badebah! biadab! ....teganya lo menipu selfie, zayn!! "
__ADS_1
reyno menarik kerah baju zayn kuat." gue mati-matian menjaga perasaan selfie dan selalu membuatnya tertawa dulu, tapi lo malah menyakitinya? " reyno ingin memukul zayn kembali tapi tangannya di tahan oleh raka.
zayn perlahan berdiri tanpa merasa bersalah sama sekali. bahkan ia mengabaikan selfie yang tengah menangis sambil menutup mulutnya.
" tidakah kau malu? " ucap selfie yang membuat mereka semua terdiam dan menatapnya.
" tidakkah kau malu ketika aku tau kau telah menipuku tentang cinta mu? bukankah itu memalukan?." suara selfie bergetar
selfie mendongak menatap pria itu." cinta, bertahun-tahun hidup dan rindu ku jalani untukmu."
" apakah cinta itu benar-benar hilang? "
" ataukah itu hanya sebuah permainan untuk menjadi obat sementara di dalam hidupmu? "
" apakah cinta itu benar-benar hilang? "
" apa kelembutan pelukan hatiku dan harapanku padamu telah hilang? " ucap selfie panjang lebar mampu membuat zayn tidak dapat berkutik begitu juga dengan yang lain.
" jawab zayn!!! " teriak wanita itu melengking.
zayn menatapnya lama, entah apa yang ada di pikiran pria itu. tapi siapapun tau kalau zayn sedang berusaha menahan air matanya.
" A-aku tidak mencintaimu." lirih zayn sembari melirik ke arah nancy.
mendengar itu tangisan selfie semakin pecah, ia mengigit bibir bawahnya kuat-kuat tanpa mempedulikan hujan yang mulai turun." jika nasibku hidup dalam penderitaan, maka aku akan hidup dalam penderitaan."
wanita cantik itu di guyur oleh hujan, entah kenapa wajahnya yang sedih membuat aura kecantikannya semakin terlihat." kenapa begitu mudahnya kau membuat ku menangis "
zayn masih terdiam dan menatap wanita itu dengan tatapan yang tak dapat di artikan.
" selfie...!!" teriak seorang pria yang berlari mendekat dengan baju yang basah kuyup.
pria itu mencuri perhatian mereka semua terlebih zayn. karna pria yang baru saja datang itu adalah alan.
" selfie," ia berdiri di depan wanita itu dan menyentuh pipinya. " ada apa? "
selfie menatap alan dan semakin menangis." kak alan, zayn selama ini menipuku. dia tidak pernah mencintaiku, aku hanya mencintai sendiri." tanpa pikir panjang selfie langsung memeluk alan, memeluk pria itu dengan erat.
mendengar penjelasan selfie sontak saja alan murka. ia ingin sekali menghajar zayn tetapi tidak bisa karna selfie butuh tempat sandaran saat ini.
tangan pria itu mengenggam erat tangan selfie dan membawanya pergi, tapi sebelum itu alan sempat berbalik dan berkata." jika lo hanya menyakitinya, maka injinkan gue membahagiakannya."
zayn seketika tertunduk menatap rumput yang basah dan becek. membiarkan reyno dan raka yang melihatnya dengan tatapan tidak suka.
raka mengangguk." kenapa lo menipu seorang gadis yang polos, zayn? lo keterlaluan! "
zayn menggeleng." kalian tidak mengerti "
...🍂...
di apartemen yang tidak terlalu jauh dari rumah, alan malah membawa selfie ke sini. cowok itu mengabaikan tatapan aneh dari orang-orang yang melihat mereka. seorang pria dan wanita yang basah masuk ke dalam apartemen yang sama.
" kenapa kak alan membawa ku ke apartemen?" protes selfie masih memeluk dirinya yang basah.
" trus aku bawa kemana? ke rumahmu? kan gak mungkin aku membawamu dalam keadaan seperti ini," jelas alan sambil membuka kemejanya hingga badan putih yang berotot itu terlihat dengan sangat jelas.
alan berjalan pelan mendekati selfie dengan tatapan yang tak bisa di artikan.
sedangkan selfie, ia yang melihat itu reflek mundur hingga badannya membentur tembok.
badannya yang lebih kecil itu di himpit oleh alan. pria itu semakin mendekatkan wajahnya ke wajah selfie.
" aku udah siapin pakaian untukmu," bisiknya sambil menunjuk pakaian di atas tempat tidur.
" loh, itu kan cuman pakaian dalam. trus aku pakai apa dong nanti? " tanya selfie tidak mengerti
alan tertawa dan menjauh dari selfie. pria itu membuka lemari dan mengeluarkan kemeja putih dan celana pendek." pakai itu "
mata selfie membola." ini kan kemeja kak alan, dan celananya juga celana kak alan."
" pakai itu atau hanya pakai dalaman "
" pa.... what? " selfie ingin protes, tetapi daripada pakai dalaman saja mending pakai kemeja itu.
wanita itu mengambilnya dengan kesal dan masuk ke dalam kamar mandi, mengabaikan alan yang tertawa dari luar.
alan merasa gemas melihat wanita itu yang lagi patah hati. mungkinkah dia harus berbahagia? ini adalah kesempatan emas.
alan tak ingin ambil pusing dan segera mengganti pakaiannya. sesudah mengganti pakaian, pria itu duduk di sofa sambil menunggu selfie.
__ADS_1
setelah menunggu beberapa menit, pintu kamar mandi itu terbuka dan keluarlah seseorang yang di tunggu-tunggu.
alan terpaku, ia terpesona melihat selfie yang begitu cantik dengan kemeja kebesaran. kemeja yang putih itu begitu serasi dengan kulit putihnya, di tambah dengan celana pendek sehingga memperlihatkan paha dan kakinya yang putih mulus.
selfie memutar bola matanya malas. ia merasa sedikit takut melihat tatapan alan yang seperti ingin menerkamnya. tapi selfie masa bodoh, ini sudah biasa baginya waktu di Swiss dulu. jadi wanita itu berlari kecil dan duduk di samping alan.
selfie bahkan memeluk alan dari samping dan menyandarkan kepalanya di bahu pria itu." kak alan aku patah hati,"
alan mengangguk." jadi biarkanlah aku memperbaiki hati yang patah itu."
selfie tertawa kecil." aku bodoh ya, mencintai dan mengharapkan seseorang selama senam tahun."
alam cuman diam sambil melihat wajah selfie. melihat wajah yang lelah menanggung penderitaan. ingin sekali alan menjadi penyemangat dalam hidup selfie. udah cukup ia memendam rasa cintanya dan cemburu saat di SMA dulu.
alan tidak pernah ikut campur atau mencoba merebut selfie dulu, karna ia sadar kalau selfie dan zayn sama-sama saling mencintai. tapi sekarang, tidak lagi. udah cukup baginya untuk mengalah.
" oh ya, kak alan udah pulang kesini? " tanya selfie mendongak.
blush!
pipi alan merona melihat wajah yang lucu itu mendongak ke arahnya. di tambah dengan jari selfie yang bermain di dadanya. sungguh ini adalah siksaan bagi alan.
" i-iya udah beberapa hari ya--yang lalu," jawabnya terbata-bata.
selfie memicingkan matanya, ia merasa ada yang aneh dari alan. dan selfie tahu apa penyebabnya, yaitu dirinya sendiri.
alan memalingkan wajahnya dari selfie sehingga wanita itu bisa yakin kalau alan sedang menahan sesuatu. jadi selfie ingin sekali mengerjainya, karna entah kenapa dia suka sekali melihat wajah seksi alan.
tangan wanita itu menyentuh pipi alan dan membelainya dengan lembut. menelusuri wajah yang tampan itu. kemudian, ia mendekatkan wajahnya dan mencium bibir pria itu tanpa permisi.
alan terkejut, ini adalah serangan mendadak. tapi karna selfie sendiri yang melakukannya, alan tidak akan membiarkan wanita itu lolos.
alan membalas ciuman itu, menciumnya dengan rakus tanpa peduli dengan selfie. tangan pria itu membelai punggung selfie dan bahkan masuk ke dalam bajunya. ya, menyentuh langsung kulit punggung selfie, membelai kulit yang terasa mulus itu.
selfie sendiri diam saja dan bahkan menurut saat alan membawanya ke atas pangkuannya.
selfie melepaskan ciuman mereka untuk mengambil nafas sejenak. tapi belum lama ia mengambil nafas, alan malah langsung nyosor dan kembali menciumnya. bahkan pria itu sampai memberi tanda di leher selfie.
selfie terbawa suasana, ia menggigit bibir bawahnya menahan suara yang akan lolos. tangannya juga meramas kuat rambut alan melampiaskan hasratnya.
hingga pada suatu detik, selfie terkejut ketika alan membuka kancing atas kemejanya. namun, baru dua kancing yang terbuka tiba-tiba saja suara bel berbunyi dan menghentikan kegiatan mereka.
selfie bersyukur karna hampir saja buah dadanya terlihat jika alan lanjut membuka kancing kemejanya.
selfie turun dari pangkuan alan dan mengkancing kembali kemejanya. " aku ke depan dulu," ucapnya dan langsung pergi dari alan.
selfie membuka pintu dan melihat seorang cowok yang lagi memegang makanan. sepertinya alan memesan makanan untuk dirinya.
sementara cowok itu, ia sedikit terkejut melihat wanita di depannya ini. seorang wanita cantik dengan kemeja kebesaran dan tanda kemerahan di lehernya. ia jadi sedikit bersalah karna telah mengganggu kegiatan wanita ini.
" maaf mengganggu." ujarnya sambil menunduk
selfie menggeleng." justru aku berterimakasih padamu karna telah mengganggu,"
cowok itu kaget, apa iya dia telah membantu orang ini? . tapi wanita ini benar benar-benar cantik dan mempu membuatnya terpesona.
" apa lihat-lihat? pergi sana! " usir selfie yang merasa kesal di perhatikan seperti itu.
cowok itu mengangguk." ah iya maaf," setelah itu ia pergi dari hadapan selfie.
selfie menghela nafas." mending habis makan aku pergi aja dari sini." ia hanya takut, berduaan dengan seorang pria di dalam apartemen sangat berbahaya. karna sebenarnya saat di atas pangkuan alan, selfie bisa merasakan sesuatu yang keras di pangkal paha pria itu.
" siapa? " tanya alan sambil memeluk selfie dari belakang.
" orang antar makanan," jawab selfie seraya berbalik menatap pria itu.
alan tersenyum, di rapikanya anak rambut selfie yang menutupi wajahnya.
pipi selfie merona, di perlakukan seperti itu oleh pria tampan tentu saja membuat dia deg-degan.
selfie menarik tangan alan dan membawanya ke dapur.
wanita itu mengambil piring dan menyajikan makanannya di atas meja. ia juga membuat dua cangkir kopi untuk di nikmati di hari yang hujan ini.
" apa kak alan mau bekerja sama dengan perusahaan ku? sepertinya ini akan sangat menguntungkan." tawar selfie dengan mulut penuh.
tanpa pikir panjang alan langsung jawab." aku juga rencananya mau bekerja sama denganmu,"
selfie bernafas lega, ia bisa membuat perusahaannya semakin maju sehingga sang kakek segera memberi perusahaan itu padanya.
__ADS_1
dan untuk sekarang, selfie ingin fokus mencari dalang dari tuduhan ini. seseorang yang telah membuatnya di hukum dan mengacaukan kerjaanya untuk perusahaan. seseorang yang sangat licik yang berhasil merenggut segalanya darinya.
" siapa kau ?"