Selfie

Selfie
56.mimpi


__ADS_3

" nancy masuk aja yok,"


" gak mau "


" aduh mau sampai kapan kita disini? "


" sampai selfie datang."


" tapi tuh anak belum nongol juga!.... oh atau tidak kita makan dulu aja kayak fira dan trysta," saran violet berbinar.


" gue bilang gak ya gak, budek lo ha? !! " bentak nancy sehingga violet yang duduk di sampingnya terkejut dan mewek.


sedangkan nancy, ia baru sadar apa yang ia ucapkan barusan sangatlah salah. bahkan tidak seharusnya ia mengatakan itu kepada violet.


" violet, maksud gue--"


" it's okay nanc, I know. lo lagi kesal, lagi pula gue gak baperan kok," masih dengan berlinang, violet tersenyum tipis.


gak baperan apa yang sampai nangis kek gitu.


" lo lapar? ini nih gue punya roti." tangan nancy segera membuka tasnya dan memberikan roti isi coklat kepada violet. tentu saja violet menerimanya dengan senang hati dan langsung memakannya saat itu juga.


nancy tersenyum tipis menatap violet, kemudian tangan gadis itu terangkat dan mengelus rambut violet dengan lembut. ya, violet adalah gadis yang mungil dan imut jadi siapa sih yang tidak merasa gemas melihatnya.


pandangan nancy kembali menatap ke arah pintu masuk apartemen. ini sudah hampir tiga puluh menit berlalu mereka menunggu di lobby, tetapi selfie belum datang juga. padahal bis selfie lah yang bergerak duluan dan seharusnya mereka yang sampai terlebih dahulu dan bukannya nancy.


semua siswa sudah sampai dari tadi dan sebagian dari mereka telah masuk ke kamar masing-masing. violet tadinya sudah membujuk nancy agar masuk saja dulu ke kamar karna pastinya mereka kelelahan. tetapi gadis itu tetap kukuh dan mengatakan akan menunggu selfie di sini.


nancy hanya khwatir, ia takut terjadi apa-apa sama selfie secara teman gila satunya itu sangatlah ceroboh. dan juga entah kenapa setelah menginjakkan kaki di negri ini perasaan nancy menjadi sangat tidak enak. bukan tentang dirinya, tetapi perasaan cemas itu tertuju pada satu nama yaitu selfie.


saat sedang termenung dengan pikirannya, nancy sayup-sayup mendengar suara rombongan dari luar pintu. dan saat gadis itu mengadahkan kepalanya, Ia melihat selfie yang berjalan masuk ke dalam lobby.


senyum di wajah nancy terbit setelah melihat gadis itu. tetapi ia mengkerutkan keningnya saat melihat ekspresi selfie, gadis itu nampak terlihat sangat kesal dan marah akan satu hal.


" cihh , bis aja mewah tapi cepat rusak!! "


" sok - sok an masuk jalan pintas! "


" tau gini gue ikut nancy tadi!." gadis itu menggerutu dan jalan dengan menghentak-hentakan kakinya. kemudian ia berbalik ke arah gadis yang satu bis dengannya tadi.


" nyesal gue ikut ajakan kalian! "


" sel ini kan bukan kesalahan kami," sesal mereka berusaha membujuk selfie.


" ahh masa bodoh! " ia menghempaskan para gadis itu dan berjalan melewati mereka . selfie menghampiri nancy dan violet yang planga plongo melihatnya.


" kenapa sel," tanya nancy


" itu tadi ban bis meledak "


" ha? meledak?," tanya nancy dan violet bersamaan.


selfie mengangguk." iya, itu tadi supirnya mau lewat jalan pintas, ehh malah keinjak paku "


" trus begitu waktu perbaikannya lama banget, mana tiba-tiba acnya rusak lagi! " jelas gadis itu seraya merebut paksa roti milik violet dan memakannya dengan satu suapan.


" sel itu punyaku,"


" gue lapar "


" ihhh gue juga lapar," geram violet bersedekap dada


" udah ahh, ayo kita ke kamar " ajak nancy sembari berdiri dari duduknya.


setelah memanggil trysta dan fira , kelima gadis itu mulai menaiki lift tepatnya ke lantai tujuh .


satu kamar akan di isi oleh lima orang dan tepat sekali mereka ada lima.


tetapi belum sempat lagi mereka masuk kedalam kamar, nancy lagi-lagi merasa kehilangan. dan dugaannya benar karna selfie sudah menghilang secara tiba-tiba.


" tu anak mana?," tanya nancy menatap sahabatnya bergilir.


violet, fira dan trysta serentak mengangkat bahu dan menggeleng.


sungguh nancy sangat geram di buat selfie.


" mungkin saja dia di lorong sebelah," tebak fira, karna ya dimana lagi selfie coba.


violet mengangguk." mungkin, kan dia tadi satu lift sama kita."


tidak ingin menunggu lagi nancy langsung berjalan dengan langkah yang cepat .


dan tibanya disana ia melihat selfie tengah berdiri di depan pintu kamar bersama para gadis. yup, gadis kelas tetangga lagi.


" ayo masuk sel,"


" hehe ayo!," saat gadis itu ingin melangkah masuk, ia terhenti mendadak ketika ada yang menarik kerah bajunya. perlahan ia menoleh dan terkejut melihat nancy tengah menatapnya tajam.


" gue ambil kembali dia!," ucap nancy datar terhadap para gadis itu, kemudian menarik paksa selfie.

__ADS_1


" ouii jangan lupa makanannya!! " teriak selfie di sela-sela tarikan nancy.


sampai juga di kamar, nancy tanpa berperasaan melempar selfie ke tempat tidur dengan kasar.


" jahat amat neng," protes selfie tanpa beranjak dari kasur dan malah menikmatinya.


" lo ngapain tadi sel? " tanya trysta


" sekamar sama mereka lah,"


" lo di rayu apa sih sama mereka?," kali ini violet yang bertanya seraya duduk di samping selfie.


" makanan "


" ck! rakus " ledek nancy namun selfie tidak menggubrisnya.


" eh sel lo akhir-akhir ini gak dengarin gue lagi ya... gue ini sahabatmu loh!," geram nancy sembari menunjuk wajah selfie kesal


violet mengangguk." hu'um emangnya nancy pedagang siput "


" emangnya gue pedagang siput "


" yang mangkalnya di pencelongan " lanjut violet


" yang mangkalnya di pencelongan "


" nancy kan mangkalnya di kampung rambutan "


" iya--, maksud lo apa vi! " geram nancy menatap gadis itu tajam.


" hehe, lo juga kenapa nyahut," jawabnya cecengesan


" hmm kamarnya besar juga ya " ucap fira dengan suara meninggi bermaksud mengganti topik


" iya nih, balkonnya juga bagus," timpal trysta


memang benar, ruangan itu sangatlah luas dan pas untuk lima orang.


ruangan itu di lengkapi dengan dua tempat tidur, ruang tamu, dapur , dan balkon yang luas.


" sel di sini anginnya sejuk," seru trysta dari arah balkon.


" sel ayo kesana,"


" sel," panggil violet lagi tetapi selfie tidak bergerak.


jadi violet berinisiatif untuk melepaskan sepatu dan topi selfie agar gadis itu bisa tidur dengan nyaman.


...🌿...


sore harinya selfie tengah duduk di balkon sendirian. mungkin tidak sendiri, karna ia di temenin oleh gitar yang dari tadi ia mainkan.


suasana saat itu menjadi sangat tenang, tidak ada kebisingan karna yang ada hanyalah hembusan angin kecil.


hampir sejam selfie duduk di sini sendiri. tadi saat ia terbangun gadis itu tidak melihat keberadaan sahabatnya kecuali violet yang juga tertidur di sebelahnya.


selfie tidak ambil pusing karna mungkin nancy dan yang lain lagi bertemu dengan bu yani. jadi dengan menikmati waktu luang ia memutuskan untuk bernyanyi.


" remember me..... "


" though I have travel far "


" remember me... "


🎶


🎶


" each time you hear a sad guitarrr.. "


" know that I'm with you.. "


" the only way that I can be "


" until you're in my arms againnn.. "


" remember...... me.... "


🎶


gadis itu menyanyikan lagu tersebut dengan sendu. jika waktu di bis selfie menyanyikannya dengan ceria, namun sekarang berbeda. suara gadis itu pelan nan lirih membuat lagu itu terasa menyedihkan.


" hiksss.. "


selfie sontak menoleh saat mendengar isakan. dan benar saja, ia melihat violet berdiri tidak jauh dari balkon sambil menangis. ada apa dengan gadis itu? pikir selfie.


" hikkkss.... sell "


" vi, lo kenapaa? "

__ADS_1


" hiksss, gu--gue mimpi "


" mimpi? "


gadis itu mengangguk." gue mimpi lo pergi dari kami semua "


" pergi? "


" iya, lo akan pergi dari kami dan mengucapkan salam perpisahan." jawabnya membuat selfie menelan saliva kasar. pergi? pikiran aneh mulai bermunculan di kepalanya.


" maksudnya lo mimpi gue mati!!?," tanya selfie shock


" bukan itu," elak violet sembari menggeleng


" lo akan pergi jauh dengan membawa banyak barang. gue gak tau kemana tapi di situ gue sangat sedih sel hikksss." gadis kembali menangis dengan kuat.


" apa lagi lo baru saja menyanyikan lagu perpisahan, buat gue tambah takut," lanjutnya sesegukan.


selfie terdiam cukup lama, sejujurnya ia juga kepikiran dengan mimpi violet. karna kebanyakan mimpi adalah sebuah pertanda. ada apa ini? apa yang akan terjadi di masa depan?.


apalagi melihat violet yang menangis menyedihkan seperti itu. jadi kemungkinan mimpinya sesuatu yang sangat sedih.


" lah lo kenapa?," tanya nancy yang baru saja muncul dan kaget melihat violet.


" ohh itu, dia mimpi gue akan pergi ke suatu tempat nanti. ada ada aja kan," ungkap selfie bergurau.


mendengar itu bukannya merasa lucu nancy malah terpaku. gadis itu mematung sesaat dan terdiam layaknya orang yang berpikir keras.


" emm mimpi aja itu, mending lo mandi dan bersiap karna sebentar lagi makan malam," ucap nancy menenangkan sembari membantu violet berdiri.


singkat cerita sudah waktunya makan malam. kelima gadis itu dengan semangat berjalan menuju resto. yup, mereka semua akan makan di resto apartemen ini. lagi pula siapa yang mau memasak di dapur kan.


tapi tunggu, mereka tidak tau di mana resto berada.


" nanc tanya dong diamana resto," kata selfie


" kok gue? "


" ya kan lo leadernya,"


" apa apaan tuh, "


" ayolah nancy," mohon selfie dengan wajah memelas


" udah turuti aja nancy kasian tuh," imbuh fira


gadis itu berdecak," iya deh." ia berjalan dan mulai bertanya pada resepsionis.


sementara nancy sedang bertanya, selfie dan yang lainnya tertawa karna cara bertanya nancy terlihat lucu. gadis itu terlihat sangat polos dan menggemaskan dari sini.



" hahah lucu sel," bisik violet tertawa


" iya kan, kucing sih dia... pengen cium,"


mereka berdua terkejut ketika trysta menepuk punggung mereka seraya menunjuk nancy.


" lihat tuh cewek cool tertawa loh,"


serentak semua mata tertuju pada nancy , dan benar saja gadis itu sedang tertawa.



" bisa juga dia tertawa sama orang lain," gumam selfie sambil geleng-geleng kepala.


mereka semua seketika menghentikan tawanya saat melihat nancy berjalan ke arah mereka.


" kenapa lo tertawa?," tanya selfie penasaran.


" ohh itu, dia bilang mataku kayak kucing," jawab nancy jujur


" kan emang," timpal trysta


nancy berdecak." Mmm ada dua resto disini, satu di lantai bawah dan satu di rooftop, "


" kata mbak itu kebanyakan dari siswa kita pada makan di rooftop." sambungnya


" yaudah di rooftop aja," saran violet dan di setujui oleh semua.


tibanya di rooftop, mereka terkesima melihat resto yang terbilang mewah dan elegan. suasananya juga cukup menenangkan dengan lantunan musik klasik.


setelah menemukan tempat yang pas akhirnya kelima gadis itu memesan makanan.


selfie yang lagi mengobrol sayup-sayup mendengar siulan dari arah tidak jauh dari tempatnya duduk. dan saat menoleh gadis itu melihat zayn sedang membuat hati dari tangannya dan meniupkannya pada selfie.


selfie tersenyum tipis dan membalas cinta zayn yang bertebangan.


__ADS_1


__ADS_2