
" *hanya karna kau terlahir sempurna*,
*Bukan berati kau bisa mencela seseorang*
*Yang terlahir kekurangan* ".
~ selfie ~ 🍃
Sudah seminggu berlalu dan selfie benar-benar menepati perkataannya untuk tidak menyapa dan berbicara pada violet.
Violet yang awalnya suka jahilin selfie mendadak berubah . ia tidak pernah lagi mengusik selfie ataupun sekedar menghinanya . tapi violet merasa berbeda ketika selfie tidak pernah lagi terseyum padanya.
Pagi ini violet datang terlalu pagi sehingga kelas masih kosong . ia duduk sambil bermain handphonenya kemudian dari pintu selfie masuk sendiri dan hanya menatapnya datar lalu duduk di bangkunya.
Violet memperhatikan selfie yang sibuk membaca buku . selfie begitu kalem ketika sedang membaca membuat violet menatapnya dengan teduh.
Setelah beberapa menit hanya keheningan yang ada.
Violet merasakan canggung yang teramat padahal dulu ia tidak pernah seperti ini.
Dari depan pintu muncul fira membuat selfie mengadahkan pandangannya sambil tersenyum.
" pagi fira " . sapa selfie ramah
" pagi juga sel " . balas fira sambil membuka tasnya dan mengambil buku.
" sel gue gak ngerti yang ini ajarin dong " . Pinta fira yang langsung duduk di samping selfie
" ohh gampang ..... banyak yang betul tapi yang ini harusnya lo kalikan trus bagi deh ". Ujar selfie setelah melihat hasil tugas fira.
" lah gue kira bagi dulu baru kali " . Sahut fira menggaruk kepalanya yang tidak gatal sementara Selfie tertawa dan kembali membantu fira.
Violet memperhatikan selfie yang tertawa lepas bersama fira. Tawa yang begitu menyenangkan. violet menunduk dan meremas roknya, di dalam hatinya terselip rasa ingin bermain bersama selfie.
Seperti ada yang kurang jika tidak bicara dengan selfie sehari. Dari dulu ia ingin sekali menjadi teman selfie tetapi ia terlalu malu dan hanya menunjukkannya lewat pertikaian dengan selfie.
Selfie dan fira mengarahkan kepalanya ke pintu kelas ketika mereka mendengar suara gadis cekikikan bersama cowok.
Awalnya hanya terdengar suara cekikikan tetapi berubah menjadi teriakan . Selfie bisa berpikir bahwa nancy lah yang membuat cowok itu kesakitan .
" sakit anjir! ".
" siapa suruh lo injak sepatu gue ". Perkataan nancy membuat leo memutar bola mata malas.
" heyy cucumber! ". Teriak selfie menyapa nancy yang baru saja masuk.
" heyy girl " .
Nancy melangkah menghampiri selfie dan perlahan mengusir fira yang lagi duduk di tempatnya
" cihh! Pelit amat lo ". Ketus fira
" bawa cookie gak? " . Tanya selfie berbinar setelah nancy duduk.
Nancy menepuk dahinya, " gue lupa sel ".
" yahhh... Padahal gue dah berharap ".
" hehe tidak semua harapan menjadi kenyataan ".
Violet yang mendengar itu langsung mengeluarkan cookie dan memakannya berharap selfie melihat ke arahnya. Bukanya selfie tapi nancy lah yang menengok
" itu ada di violet, minta aja yuk !!".
Wajah selfie langsung berubah datar ketika mendengar nama violet " gak jadi nanc gue gak ingin lagi ". Ujarnya dingin
Karna paham nancy mengiyakan saja, ia tau kalau selfie masih marah pada violet.
" kalau gitu gue aja " .nancy menghampiri violet dan mengarahkan tanganya bermaksud meminta.
Violet yang melihatnya langsung terseyum lembut dan memberikan sebungkus pada nancy.
Tentu saja nancy terhenyak karna violet tampak berbeda dari sebelumnya . Nancy melihat kalau violet yang di depanya sama seperti violet yang pernah menjadi sahabatnya dulu.
" gak papa nih? ".
" gak papa gue masih punya dua kok ". jawabnya dengan lembut namun nancy hanya diam.
" kok diam? ". Tanya violet karna nancy masih berdiri dan menatap dalam biskuit itu.
" gue rindu sama lo vi ". Perkataannya membuat violet terhenyak.
" gue rindu sama violet yang lembut, pecicilan, menyenangkan dan bodoh ". Mata nancy perlahan menatap violet
" bukan violet yang dingin, kejam, pendendam, dan menyakiti orang lain " . setelah mengatakan itu Nancy pergi dan kembali ke bangkunya.
sedangkan violet menatapnya nanar
" gue juga rindu sama lo nancy ". Gumamnya
Ketika pelajaran di mulai bu guru membagikan kelompok berjumlah dua orang . kelompoknya ia pilih melalui absen.
Dan ya , selfie satu kelompok bersama violet. Dan itu membuat violet terseyum senang .
" buk saya mau ganti anggota. sama Nancy aja gimana buk? " . ucap selfie dan itu sontak membuat violet sedikit kecewa.
__ADS_1
" selfie kamu dengan Nancy itu sangat pintar jika bersatu akan sangat sempurna nantinya. tidak ada ganti kelompok kamu tetap dengan violet ". jawab sang guru membuat selfie kembali duduk dengan pasrah.
" apa tidak papa tuh? ". Bisik fira yang menjadi patner nancy
" gak papa, lagi pula kan udah sering selfie satu kelompok sama violet ".
" lo benar tapi gue lihat aura yang tidak biasa dari selfie ke violet ".
" biarin aja ".
Saat mengerjakan tugas kelompok selfie dan violet sama-sama diam. Tidak ada interaksi sama sekali di antara mereka. karna merasa canggung violet berinisiatif membantu selfie.
" sel ini gue bantu apa? " .
" bantu diam " . Ketus selfie
" masa gue diam mulu? ".
" trus lo mau bantu apa? Bukankah lo itu tidak pandai dalam akademis ya " . Terdapat nada menyindir dalam ucapannya.
" gue bikin ini ya " . violet mengambil kertas yang sedang selfie tulis dan mencoba membantunya. sementara selfie hanya diam sambil memperhatikannya
Selfie awalnya hanya diam dan biasa aja melihat violet tetapi kemudian ia melebarkan matanya tak kala violet hampir merusak jawabannya.
" udah gue bilang lo diam aja udah tau bego ngapain bantu gue...lo itu beban tau!! ". Bentak selfie dengan suara yang pelan.
" maaf " . Cicit violet hatinya sakit ketika di bentak. jadi begini perasaan selfie ketika dulu ia menghinanya.
selfie tersenyum miring, " maaf aja gak cukup, minggir lo biar gue yang buat ".
Tugas kelompok mereka sudah selesai dan setelah di persentasi kelompok selfie lah yang mendapatkan nilai paling tinggi dan nancy kedua.
" sel bukanya lo terlalu keterlaluan bersikap dingin dan juga menghinanya tadi ".
" itu masih belum cukup dengan apa yang dia lakukan padaku nanc! ".
" gue tau tapi gue rasa violet ingin memperbaiki kesalahannya ". perkataan nancy membuat selfie tertunduk dan diam
Nancy yang melihat wajah selfie di ketuk langsung terseyum dan merangkul gadis itu.
" kantin yuk ". Ajaknya dan di anggukin selfie
saat ini kantin sangtalah ramai .violet memegang bubur ayamnya dan mencari tempat mana yang masih kosong tetapi semua sudah penuh . ada satu yang masih tersisa yaitu tempat selfie dan Nancy namun gak mungkin dia kesana kan.
Ketika mau melangkah pergi fira yang satu meja dengan selfie memanggilnya.
" oii vii ayo sini!! ".
" ayo gabung dengan kita jangan makan sendiri ". Seru fira sementara violet hanya terseyum kaku.
" Nancy kerupuk gue mana kok hilang semua lo ambil kan ? ". ucap selfie yang bingung kerupuk pangsit nya lenyap dari hadapan.
" gak tau ya lo kan dari tadi sibuk main hp ". Balas Nancy tetapi mulutnya penuh dan sedang mengunyah.
" kelihatan banget lo yang makan pe'a ". selfie mengambil semua kerupuk Nancy dan memakanya hingga habis.
" fira traktir gue es ya, uang gue ketinggalan soalnya" . pinta selfie tersenyum semanis mungkin.
" aman deh ". Fira mengacungkan jempol dan kembali melanjutkan makanya.
" lo kan emang gak ada uang " . timpal Nancy meliriknya sekilas .
" idih cucumber " . sewot selfie
" idih carrots ". balas Nancy
" wortel enak tau bisa bikin mata terang lagi ". Ucap selfie sambil menyilangkan tangan di dada
" timun juga segar ".
" tau dari mana? lo kan benci timun ". Selfie menahan tawa ketika nancy menyipitkan matanya.
Selfie mulai memakan makananya dan sesekali menambah sambal ke dalam mangkoknya.
Nancy yang sedang sibuk makan tiba-tiba menatap selfie " kalau uang lo ketinggalan siapa yang bayar makanan lo?.
" ya nancy lah " . Jawab selfie enteng sementara nancy menghela nafas panjang.
Tanpa di sadari violet tertawa melihat tingkah selfie dan Nancy . membuat ketiga manusia itu menatapnya .
" beginilah mereka vi selalu gila " . Jelas fira yang bosan dengan tingkah dua manusia itu.
" lucu ya " . Titah violet membuat nancy terseyum sedangkan selfie mengabaikannya.
sesudah makan violet berjalan menuju kelas tetapi ia melihat ada selfie dan yang lainya berkumpul di depan kelas. Walaupun violet kaya dan termasuk anak populer jarang ada yang mau berteman denganya, karna sifat sombong dan semena-mena dari gadis itu.
" Hi semuanya " . sapa violet sementara yang lainya terseyum padanya sedangkan selfie memalingkan wajahnya . selfie benar-benar mendiamkannya bahkan saat mereka berpetualang selfie tidak berbicara padanya.
Waktu berpetualang kemarin selfie hanya aktif pada clara dan kak jesh sementara ia cuek dan mengabaikan violet.
Karna di cuekin, violet masuk ke dalam kelas sendiri dengan tangan yang memegang cookie kesukaannya. kebetulan atau tidak tapi selfie, nancy dan violet sangat menyukai cookie dan anehnya cookie kesukaan mereka bermerk yang sama.
" tumben tu cewek biasanya gak mau nyapa ". Ujar nara yang melihat violet menjauh.
" iya kan, dia kayak kembali menjadi violet yang masih bersahabat dengan nancy dulu ". Sahut fira
__ADS_1
Sementara nancy dan selfie hanya diam.
Bel pulang telah berbunyi . selfie dan Nancy berjalan ke gerbang depan sambil mendorong sepedanya sambil bercengkrama.
" nah karna kesal gue masukin kotoran kucing ke sepatu kak jesh dan alhasil kakinya penuh dengan tai kucing ". Ujar selfie sambil mengingat keajdian beberapa hari yang lalu ketika jesh menolak bermain ps denganya.
" keponakan bangsat " . Sahut Nancy tertawa kecil.
Ketika asik tertawa nancy mengehentikan jalannya membuat selfie heran .
" kenapa? ". Tanya mengangkat alis.
" tsuutt! Dengar gak? Kek ada suara deh". jelas nancy lalu selfie terdiam dan mencoba mendengar.
" lo benar suaranya berasal dari pojok sana ".
Tanpa berlama-lama mereka manaruh sepeda dan mendekat ke arah suara tersebut. setelah sampai mereka melihat violet yang sedang di runding oleh dua kakak kelas cewek.
" kok cuman 2 ratus sih lo kan anak orang kaya pasti uang lo banyak!! ". Tegas kakak kelas berbadan gemuk.
" walaupun kaya gue di batasin. gue hanya bawa segitu tidak punya lagi ". jawab violet takut dengan suara bergetar.
" dasar pembohong! Bilang aja lo gak mau kasih" . timpal kakak kelas yang sedikit tinggi dan cantik sambil mendorong bahu violet.
" itu artinya lo mau babak belur ". Imbuh kakak kelas yang gemuk seraya membunyikan jari bersiap memukul violet. Violet menutup mata bersiap menerima pukulan tersebut. Tetapi sebelum pukulan itu mengenainya selfie lebih dulu menahan tangan kakak kelas yang hendak memukul violet.
Karna tak kunjung mendapatkan pukulan, violet membuka matanya dan terkejut melihat kehadiran selfie dan juga nancy.
" lepas sel gak usah tahan gue, lo juga benci sama anak ini jadi pasti lo dukung gue ". pekiknya sambil berusaha melepaskan genggaman selfie
" jadi lo suka menindasnya? " . bukan menjawab selfie malah bertanya balik
" iya emang kenapa ? jika lo mau llindungi dia lo juga akan kena pukulan gue " .
" lo yang gue pukul duluan ". Timpal Nancy yang langsung meninju kakak kelas tadi hingga ia terjuntal ke lantai . Tidak Terima temannya di pukul kakak kelas yang cantik mencoba membalas memukul tapi di tangkis oleh Nancy. selfie menarik dan memukul kaka kelas yang gendut itu dan juga menendang perutnya hingga ia terjatuh.
Sementara nancy melawan si cantik yang berhasil menahan tubuhhya dan hendak memukul nancy tapi sebelum itu Nancy memukul perutnya kebelakang dengan sikunya membuat si cantik itu memkik sakit lalu nancy memukul dagunya sangat kuat. Sementara si gendut sudah menjadi tempat duduk selfie dari tadi yang menonton pertunjukan nancy.
Karna merasa tidak cukup kuat mereka berdua berlari tergesa-gesa tidak mempedulikan penampilan mereka yang kacau.
" itu masih pemanasan udah takut aja kalian ". Terik nancy seraya merapikan bajunya. Selfie menatap violet yang terdiam sambil menunduk , tanpa bertanya selfie menarik tangan gadis itu dan membawanya pergi.
" kenapa gak bilang " . tanya selfie datar setelah sampai di halaman depan
" Haa? "
" kenapa gak bilang lo di tindas ? ". Bukan selfie tapi nancy yang bertanya
" gue gak bisa " . Lirihnya.
" lo harusnya bilang violet walaupun kita bermusuhan kami tidak ingin lo terluka ". Ujar nancy seraya tersenyum lembut padanya.
" kalian " .
Selfie juga terseyum kemudian mendekat dan memegang bahu violet.
" violet gue tau lo juga menderita di sini lo ganggu gue untuk melampiaskan kesedihan lo juga kan?".
Violet mengangguk lalu mendongak , " bukan itu aja gue ganggu lo karna itu satu - satunya cara agar kita berinteraksi ".
Selfie dan Nancy saling memandang dan terseyum . tidak di beritahupun mereka sudah tau tentang tujuan violet yang mengganggunya.
" ma-maafkan gue ". Ucapnya dengan wajah penuh penyesalan.
" gue udah maafin lo violet .... Sikap gue seminggu ini hanyalah candaan itu semua agar lo mengerti ". Sahut selfie sambil merangkul Nancy
" benarkah ? " .
" tapi perbuatan gue dulu sangat tidak pantas untuk di maafkan ". Terdengar suara penyesalan di setiap kata katanya.
Selfie menghela nafas. " vi percayalah gue sudah memaafkan lo walaupun memang dulu lo sangat gila dalam membully gue ".
Violet berkaca kaca mendengarnya dan kemudian ia memegang kedua tangan selfie. " lo sungguh baik sel terimakasih telah memaafkan ku ".
" violet , selfie dari dulu ingin sekali berteman dengan lo tapi gengsi gede ". Timpal nancy seraya menepuk pundak violet.
" jadi kita berteman? " . tanya violet melihat keduanya ragu.
" tentu saja violet gue sangat senang berteman lagi sama lo " . Sahut nancy
" yuhuuuu akhirnya gue berteman dengan violet senang bet gue " . ucap selfie kegirangan sambil melompat dan meninju udara.
" lo kayak habis di Terima cinta dari violet ". Ucap nancy yang tertawa melihat selfie
" hahah itu kalau gue cowok.... tapi iya juga ya kalau gue cowok orang yang akan gue pacari tu violet " .
" lah trus kalau lo cowok gak mau pacari gue gitu?"
Ucap nancy memicingkan matanya.
" gak lo kasar " .
" anj- " . Nancy memukul lengan selfie pelan.
" udah ah yang penting sekarang kita berteman ". Timpal violet gembira melihat keduanya .Tidak dapat ia pungkiri dari dulu memang dia ingin berteman dengan selfie tapi ya gitu gengsi. Hinaan dan ejekanya selama ini tidak sungguh-sungguh itu semua ia lakukan untuk menarik perhatian selfie dan juga nancy.
Awalnya memang ia bersungguh-sungguh dalam menyakiti selfie dan menghinanya tetapi perlahan rasa iri dan dendam itu hilang dan berganti menjadi rasa ingin berteman. Hingga beberapa bulan setelah selfie pindah barulah tujuan utama violet ialah menarik perhatian gadis itu.
__ADS_1