
seorang gadis duduk dengan segelas jus di tangannya, wajahnya terlihat kesal akan sesuatu. di sebelah tanganya ia sibuk menelpon seseorang namun tidak kunjung mendapatkan jawaban.
" dia itu ke mana sih! ? ". geramnya
tak lama muncul seorang wanita dewasa berusia 24 tahun, ia berlari ke arah gadis tersebut dengan tergesa-gesa.
" maaf terlambat nona " .
" dari mana kamu? " . tanyanya datar
" ada urusan mendadak tadi ". jawabnya masih terengah engah
gadis tersebut melihatnya datar lalu ia mengambil sebuah map di atas meja dan memberikannya pada helena.
melihat itu tangan helena perlahan mengambil map itu dan mulai membukanya. wajahnya terlihat terkejut sekaligus geram ketika membacanya .
" apa benar ini nona? " .
" yup dan hari ini kita akan kesana " . jawabnya santai dan reflek helena melebarkan matanya
" tapi nona saya baru saja dari sana " . protesnya
" aku tidak peduli "
" cepat bersiap dan kita akan meluncur kesana ". tambahnya dan pergi meninggalkan helena
walau helena sangat kesal dengan apa yang ia lihat namun di hatinya ia merasa sedikit senang . sudut bibirnya tertarik menjadi senyuman lebar lalu ia bergegas masuk untuk mempersiapkan segalanya.
" sel katanya nona muda bekerja sama dengan perusahaan ayah lo ya? ". Tanya violet yang duduk belakang menghadap selfie
" mungkin, kagak peduli juga sih gue ". Balas selfie sambil menghisap permen.
" lo jangan cemberut gitu dong " . Imbuh Nancy seraya mengambil satu permen di saku baju selfie.
" kalau kita bahas sena lo ketus mulu, emang lo punya dendam ya sama dia? " . Tanya fira
" benci aja gue sama dia, sok sempurna , sok pintar, sok cool " .
" BUAHAHAHA!! ". mendengar perkataan selfie ,nancy dan trysta pun tertawa keras sambil memukul punggung selfie.
" lucu banget sumpah kalau lo lagi kesel sama tu anak ". ujar nancy
" haha iya ". lanjut trysta
Fira dan violet geleng-geleng kepala melihat nancy dan teysta yang masih saja mentertawakan selfie, sebenarnya mereka penasaran apa yang membuat nancy dan trysta tertawa seperti itu . Fira nampak berpikir dan kemudian ia menghentikan tawa trysta
" ta lo kan anak orang kaya banget nih, pasti lo pernah bertemu sena kan? . Pertanyaan fira sontak membuat fokus mereka tertuju padanya termasuk selfie yang dari tadi cemberut
Trysta mengangguk ." Iya, gue dan sena pernah bertemu bahkan kami berteman ".
karna suara trysta yang cukup keras alhasil anak anak yang lain di kelas pun terkejut mendengar penjelasannya.
" ihh beruntungnya lo " . Sahut nara
" lo pasti tau tentang dia kan ? ceritain dong ".
Pinta riska yang sudah duduk di dekat trysta
" dia itu orangnya tegas, pintar, tepat waktu, disiplin dan berwibawa " . jawab trysta sambil mengingat sosok nona muda sementara yang lain juga ikut membayangkan nya walaupun mereka tidak tau seperti apa bentuk sena.
" ck! Omong kosong " . Ujar Nancy yang langsung dilirik tajam oleh penggemar sena.
" iya, semuanya hanya bulshit ". Timpal selfie
Nancy mengangguk, " dia pasti jelek, dekil, bodoh, bau, dan gak ada akhlak " . ucap Nancy sambil melirik selfie tetapi gadis itu malah membalas lirikannya dengan sinis
" nancy awas aja lo ngatain ayang gue! " . teriak leo yang memang menjadi fans no satu sena .
" awas apa? " . Tanya nancy terseyum miring sambil mengangkat sebelah alisnya
" mmm awas aja " . Leo memalingkan wajahnya tidak ingin melihat wajah nancy yang menyeramkan.
" sena gak baik , karna selfie yang bilang begitu jadi gue percaya sama selfie aja ". ucap violet merangkul selfie
Selfie terseyum lebar " bagus lumut, lo memang the best " . Violet yang tadi tersenyum menjadi sewot karna ucapan selfie yang memanggilnya lumut.
" jangan panggil gue lumut " . sewotnya
" habisnya lo nempel mulu sama gue kayak lumut yang lagi nempel di bebatuan "
" anjir bisa aja lo " ujar Fira
setelah jam istirahat kelas mereka dilanjutkan
dengan mata pelajaran bahasa Indonesia. setelah memberikan mereka tugas bu siti pun mulai mengabsen.
" kevin " .
" hadir " .
" leo ".
" hadir bu " .
" Nancy "
" Nancy! ? " . Panggil bu siti sekali lagi
" nancy bolos bu " . Sahut fira
" anak itu tidak ada kapok-kapoknya ya " . Ini bukan hal yang aneh lagi baginya karna semua guru pun tau kalau nancy suka bolos bersama selfie.
__ADS_1
" riska ".
" hadirrr bu " .
" patrick "
" hadiirrr Buu "
" selfie " .
tidak ada jawaban
" selfie bolos juga bu " . Jelas leo
" hmm sudah ku duga " . Gumam bu siti dan tanpa berlama-lama ia kembali mengabsen dan tibalah di absen terakhir.
" violet ".
........
" violet!!! "
" IKUT MEREKA BOLOS BU!! " . Sahut seisi kelas dan kali ini bu siti terkejut .ya, karna setaunya violet dan selfie tidak akur , mungkin juga karna ia tidak terlalu memperhatikan interaksi keduanya makanya ia belum menyadarinya . tetapi tetap saja ja tidak menyangka kalau violet mengikuti kenakalan dua gadis itu.
" paket lengkap sudah " . gumam bu siti
Di dalam mall tepatnya di tempat permainan game terdapat tiga gadis berpakaian sekolah yang sibuk bermain game saat ini.
" ayo dikit lagi ".
" ayo nancy ". Violet dan selfie sedang memberi semangat pada nancy yang sedang bermain jepit boneka. kedua gadis itu tadi sudah mencoba beberapa kali dan akhirnya mereka menyerah karan gagal terus.
Mereka bertiga sumringah saat nancy berhasil menjepit boneka . selfie dan violet begitu semangat karna mengira nancy akan berhasil mendapatkannya tetapi saat boneka itu hampir sampai ia malah terjatuh membuat mereka kecewa.
" yahhhhh! " .
" gue kuciwa lah ". Ujar selfie
" main lagi nanc ". pinta violet dan nancy kembali mengesekan kartunya dan kembali bermain.
dengan perasaan deg degan nancy kembali menggerakan tuasnya dan Sama seperti tadi nancy berhasil menjepit boneka boba. nancy mengiringnya dengan tangan gemetar sementara selfie dan violet menunggu dengan gugup.
" YEEEYYY!!! " . Teriak mereka bersamaan ketika nancy berhasil mendapatkanya, Para gadis itu melompat kecil sambil saling bertepuk tangan. alay memang tapi ini kali pertama mereka berhasil mendapatkan boneka dalam permainan tersebut.
" imut banget ". Ujar nancy sambil memeluk bonekanya
" ini akan menjadi boneka persahabatan kita ". Sahut violet
" eh liat tu, ayo gantian foto ". Tunjuk selfie pada tempat foto. Mereka berlari kecil mendekat dan mulai berfoto seraya bergantian.
" ayo tukar dan saling lihat ". Ujar selfie sebelum mereka melihat hasil fotonya
" haha muka lo lucu banget " . Tawa nancy saat melihat foto selfie
tibalah giliran selfie melihat foto violet dan reflek ia terkejut membuat violet dan Nancy heran.
" gak ada mata lo vi " . ucap selfie dengan wajah yang di buat sedih
melihat itu sontak violet memegang matanya dan
cepat cepat masuk kembali dan berfoto.
" hmm coba lebarkan mata lo " . ujar selfie setelah melihat foto violet dan mensejajarkan foto violet di wajahnya
" udah nih "
" lebarkan lagi " . imbuh Nancy
" udah lebar nih! ". ia bahkan melotot tapi karna matanya kecil jadi nampak seperti biasa aja
" hahaha gemes banget ". Ledek nancy membuat violet melongos . Ketiga gadis itu asik bermain hingga mereka kembali ke sekolah dua jam sebelum bel pulang berbunyi
🌿
" kita ke sana sekarang ? " . tanya helena yang merupakan sekertaris nona muda .
" hmmm " . saat ini mobil mereka tepat berada di depan rumah Josh
" jika bukan karna permintaan nona muda saya gak mau berkeja sama dengan perusahaan itu ". ujar helena membuat gadis tersebut berdecak sembari melihat ke arah rumah tersebut.
" diam saja dan cepat ke sana ".
karina yang melihat selfie sedang meminum air langsung menghampiri dan menepuk pundak gadis itu. " Hai sel lo pasti udah dengar kan karna gue nona muda yang susah di taklukkan itu bisa bekerja sama dengan kita " .
" kalau lo pasti gak bisa kayak gue secara lo kan bodoh " . lanjutnya seraya tersenyum miring sementara selfie hanya diam
perlahan selfie terseyum " kamu hebat rin " .
" anak saya memang hebat bukan kayak kamu yang gak bisa apa-apa ". imbuh Josh yang mendekat lalu memegang kedua pundak karina
Selfie mengangguk " tuan benar , saya memang gak ada apa-apanya di bandingkan dengan karina ". Ketika karina ingin menjawab ia terhenti ketika mendengar suara bel berbunyi.
ting... ting...
" itu pasti mereka ". Tebak ayahnya dan menuju pintu depan sambil tersenyum dan benar saja ketika membuka pintu helena lah yang datang.
" nona helena Terima kasih telah berkunjung ke rumah kami, silahkan masuk ". Ajaknya ramah lalu pandangannya beralih pada seorang gadis yang berjalan masuk bersama helena .
" apakah ini nona muda sena? ". tanya josh tanpa basa basi.
" dia sena atau bukan anda tidak perlu tau tapi yang pasti dia anggota keluarga grace ". jawab helena dengan dingin, oh ya grace adalah nama keluarga sena.
__ADS_1
Josh terseyum " sena atau bukan yang penting aku harus bisa memanfaatkannya untuk membuat perusahaan ku maju ". Batin josh
Sang gadis hanya terseyum kecut melihat josh dan kemudian pandangannya menerawang melihat rumah ini dengan seksama
karna penasaran karina melangkah menuju ruang tamu kemudian ia bergegas duduk di samping ayahnya sedangkan selfie menatap mereka dari jarak yang jauh.
" ini dia putri saya, anda sudah bertemu denganya kan ". Ucap josh seraya merangkul karina lembut
Helena dan sang gadis hanya terseyum hambar kemudian Pandangan keduanya tidak sengaja melihat selfie
" itu anak anda tuan Josh? " . tanya helena
Josh menggeleng " dia bukan anak saya , dia anak pembantu saya di sini " .
Deg..
sakit rasanya saat ayahnya tidak mengakuinya di hadapan orang. namun apa lagi yang harus selfie lakukan ia hanya bisa menerima dan terseyum saja.
Helena hanya mengangguk dan bisa ua melihat kalau selfie tengah menahan rasa sedihnya dan tetap terseyum. selfie berjalan pelan melewati mereka yang tengah menatapnya saat ini.
" oh saya pikir itu anak anda, karna anda hanya mengatakan mempunyai anak satu ". Jelas helena setelah selfie naik tangga
Josh tersenyum, " anak saya hanya karina ".
" oh bagus karna saya tidak suka kebohongan dari rekan bisnis ". Kali ini gadis yang bersama helena yang menjawab dengan tegas
Karina tersenyum simpul kemudian ia memperkenalkan diri . " saya karina, kamu pasti nona muda kan? " . Pertanyaan karina tidak di jawab malah gadis itu hanya menatapnya datar membuat karina kesal sekaligus malu .
" bagiamana jika kalian ke taman belakang saja agar lebih dekat ". Pinta josh lagipula ia ingin karina bisa dekat dengan gadis ini biar bisnisnya semakin lancar.
Karina mengangguk lalu menarik gadis itu pelan dan membawanya ke taman belakang. setelah sampai mereka berdua duduk di kursi bawah pohon sambil merasakan angin yang sejuk. karina sibuk mengupas apel bahkan karina selalu terseyum kepada gadis itu dan bersikap baik padanya.
" terima kasih telah menerima permintaan ku untuk bekerja sama , pasti laporan ku bagus kan sehingga kalian dengan cepat menerimanya? ". ujar karina sambil memberi apel yang sudah di kupas .
Gadis itu hanya menatapnya datar " kau dari tadi memperlakukan ku dengan baik...Apa sikapmu begini juga pada yang lain? ".
Karina terkejut namun sedetik kemudian ia mengangguk " tentu saja aku selalu ramah seperti ini kepada siapa saja " .
" benarkah? " .
" iya kok ".
" apa karna aku nona muda hingga kau bersikap baik? ". Tanya gadis itu
" jadi benar ya kau nona muda? ". tanya karina balik antusias sambil tersenyum lebar.
Gadis itu menatap ke depan dengan tatapan teduh
" kau bisa memanggil ku itu ".
mendengar itu karina semakin senang karna menurutnya orang di depannya saat ini sudah pasti sena.
" kau belum menjawab pertanyaan ku yang tadi ". ujar nya
Karina mencoba mengingat " oh itu ya, aku memang baik begini bukan hanya karna kamu sena tapi karna aku selalu ramah ".
Gadis itu mengangguk paham " aku gak tau kau berbohong atau tidak tapi aku akan membantu perusahaan ayahmu dengan bekerja sama dengan perusahaan kami "
tentu saja karina tersenyum senang karina baginga menaklukkan sena sangat lah mudah. mana yang mengatakan kalau sena susah di taklukkan? baginya ini sangat mudah.
" makasih nona muda anda sangat baik, apa artinya ini kita berteman? ". tanya karina ragu
" tentu kita berteman " . Jawabnya cepat
" yesss akhirnya aku menjadi teman nona muda ". karina menepuk tangan kecil saking bahagianya
gadis itu terseyum melihatnya namun beberapa saat kemudian senyumnya berubah menjadi datar.
" sepertinya anda sedang berbohong tentang sikapmu nona karina ". ujar nya tiba-tiba dengan wajah serius.
" apa maksudmu? ". tanya karina mengkerutkan alis
" kau berbohong tehtang sikapmu padaku, aku bisa melihat ada aura iri dan dengki pada dirimu ".
" t-tapi aku tidak berbohong tentang sikapku nona muda ". Balas karina membela diri
Gadis itu berjalan mendekat ke hadapan karina.
" ya, aku adalah sena! Dan jangan berpikir bisa memanipulasi diriku! ".
Karina tentu terkejut karna sena belum pernah bertemu denganya tapi kenapa dia bisa cepat mengetahui rencan dan sikapnya.
Sena memutari tubuh karina dengan senyumanya yang licik " tidak perlu kaget begitu, aku akan tetap bekerja sama dengan perusahaan ayahmu kok ".
ia pergi menjauh meninggalkan karina dengan sejuta pertanyaan. " apa dia betul sena? " .
ia masuk dari pintu belakang dan ia tepat melihat sarah yang sedang membuatkan minuman. " hii girl ". Sapa sarah ramah tetapi sena tidak menyahut.
" bawakan saya minuman segera! ". Perintahnya dengan wajah datar dan kembali ke tempat helena. Sarah masih mematung tadi ia juga sempat bertemu dengan helena dan wanita itu juga bersikap sama dengan gadis ini.
" bagaimana perkenalannya? ". Tanya josh setelah sena duduk di samping helena.
" good, oh ya aku lupa memperkenalkan diri padamu. ya ,aku adalah sena ". Pernyataan sena membuat josh sangat senang sementara helena sontak sedikit kaget mendengarnya
setelah selesai membicarakan solat bisnis Josh mengantar helena ke halaman depan dan bertepatan dengan itu selfie juga keluar .
" heyy, di sini semakin baik atau semakin buruk? " . Tanya sena pada selfie membuat langkah selfie terhenti
" kau tidak perlu tau ". Jawabnya dan sekilas ia menatap Helena yang juga sama sedang melihatnya sambil tersenyum.
" aku adalah sena " . perkataannya membuat selfie tersentak
__ADS_1
" lakukan apa saja yang kau inginkan " . setelah mengatakan itu selfie pergi sedangkan Helena dan sena melihatnya dalam.