
" kamu suka k-pop ? ". tanya selfie yang tidak sengaja melihat dahlia dance ala kpop.
dahlia mengangguk " suka banget "
" oh ya? ".
" apa kamu tidak suka? ". tanya dahlia memutar pertanyaan.
" tentu ".
" kamu suka yang mana? " tanya dahlia semangat
" bts ".
" haaaa??!! ".
" sama dong!! ". senangnya
" selfie apa yang kau lakukan? ". dahlia mencoba menurunkan kamera perekam itu dari wajahnya.
" dance lah, aku akan merekam mu ". jawab selfie tanpa mengalihkan handycam dari dahlia.
" tapi aku buka ini ya ? ". pintanya sambil menunjukkan tanganya yang di perban.
" gak boleh!! pakai atau kamu kembali ke panti, trus bekerja, mencari ikan , jadi perawan tua, jadi babu hingga menua-".
" iya iya " . potong dahlia sebal
kemarin saat mandi hujan sambil bersepeda dahlia tidak sengaja terjatuh sehingga tanganya keseleo. selfie memanggil dokter dan menyuruh dokter tersebut untuk memperban tangan dahlia . padahal dokter dan dahlia sudah menolak karna hal itu terlalu berlebihan . tetapi mereka akhirnya nurut juga ketika selfie memberi mereka ancaman.
selfie akan mengancam sang dokter untuk langsung di berhentikan hari itu juga dan membuatnya tidak bisa bekerja lagi di setiap rumah sakit . sementara dahlia selfie mengancam akan melempar balik gadis itu ke panti asuhan.
" baiklah aku akan ngedance ".
" ck! orang itu selalu tidak lepas dari hendycamnya, ingin rasanya aku membanting benda itu ". gumam dahlia geram.
" you say something? " . mendengar itu dahlia langsung menggeleng cepat . " gak hehe, yaudah nona rekam aja aku sepuasnya ".
" oh ya satu lagi ". dahlia menyilang kan tangannya di dada dan menatap selfie .
" pastikan wajahku terlihat cantik, tidak terlihat jutek kayak gini ". ia menyipitkan matanya hingga tatapannya menajam.
" tapi aku udah merekammu dari tadi ". ujar selfie santai, dahlia melongo mendengarnya dan buru buru mengubah ekspresinya menjadi imut .
" cihh! kemari lah ".
" kenapa? ". tanyanya heran tetapi jalan juga menghampiri selfie.
" dasar bodoh!! "
tuk
" aakhhh...!!! ".
" terlalu bodoh sih, cepat sana dance ". perintah selfie membuat dahlia kesal dan mengusap keningnya.
akhir akhir ini selfie selalu merekam dahlia kapanpun ia mau. tidak peduli dahlia sedang makan, tidur, belajar atau bersantai. selfie juga tidak tau mengapa ia ingin sekali mengabdikan momen momen dahlia.
terkadang selfie merasa perasaannya tidak enak ketika melihat dahlia, perasaan yang sulit ia mengerti seperti perasaan takut. ia hanya takut dahlia juga meninggalkannya seperti bella, sepertinya PTSD mulai memengaruhi pola berpikir selfie.
rasa bersalah pada bella masih saja menghantui selfie , ia kerap melukai dirinya diam diam dan menangis di bawah selimut. ia selalu berpikir bella tiada karna dirinya dan hal itulah yang memicu ia sering bermimpi buruk. selfie juga terkadang bereaksi ketika mendengar suara tembakan atau mengingat malam ia tertembak, ia juga sering gelisah tiba tiba tanpa sebab.
walaupun selfie sering di ajak kontrol tetapi ia tidak pernah tau jika sebenarnya ia tengah mengidap gangguan mental PTSD. semuanya sengaja menyembunyikan hal tersebut agar selfie tidak semakin stress jika mengetahuinya. dokter yang menangani selfie juga sengaja di perlihatkan seperti orang biasa dan bersikap sebagai seorang teman pada selfie.
PTSD ( post traumatic stress disorder) adalah gangguan mental yang terjadi pada seseorang karna mengalami kejadian traumatis.
" uhhh capek... ". gumamnya setelah dance beberapa menit
" sekarang giliran kamu ". dahlia mendekati selfie dan mengambil handycam dari tangan gadis itu.
" aku hanya ingin merekam mu ".
" iya, tapi sekali kali nona juga dong ". tanpa banyak tingkah lagi dahlia mundur kebelakang dan mengisyaratkan selfie agar segera dance.
" ummm boleh kah aku meminta sesuatu " . tanya dahlia ragu.
mereka berdua duduk di gazebo sambil meminum jus setelah latihan dance tadi.
" tentu, kamu mau apa? apartemen, hotel , mobil, villa, saham? ".
" bukan itu! ".
" trus apa? ". selfie mengangkat satu alisnya
dahlia menarik nafas panjang kemudian menatap lurus kedepan membiarkan angin menerbangkan rambutnya . " aku tau tidak semua janji di tepati, tetapi aku ingin janji mu untuk selalu tersenyum bisa terpenuhi ".
" tentu kau boleh marah, tapi aku ingin itu terjadi disaat yang mendesak saja " . dahlia menoleh dan menatap selfie dengan senyumannya.
" maukan? ".
hening cukup lama, kedua gadis itu seperti sibuk dengan pikiran masing-masing.
" aku janji " .
selfie menegakkan tubuhnya . " tapi kau juga harus berjanji untuk tidak pernah meninggalkanku, karna jika itu terjadi mungkin saja aku bisa gila ".
bukannya menjawab dahlia malah tertawa membuat selfie kebingungan, apa kata katanya tadi ada yang salah?.
" hahaha kamu gak akan gila deh.. "
" aku janji kok tenang aja ".
" nona muda! ". panggil helena yang datang bersama sekertaris rey.
" nona muda, sebentar ada rapat di kantor , apa nona muda akan pergi malam ini? ". tanya helena langsung to the point.
" tidak! ".
" sudah saya duga, maka dari itu saya membawa berkas untuk nona tanda tangani ". timpal sekretaris rey sembari menyodorkan berkas pada selfie.
tanpa bertanya lagi selfie cepat cepat mengambil pena dan menandatangani berkas tersebut. setelah selesai ia melihat pak han membawa sepiring cookies.
" ini nona muda ". ujar pak han sambil menaruh cemilan itu di hadapan selfie.
" oh iya sel, aku punya sesuatu special untukmu malam ini ". timpal dahlia sambil memegang pundak selfie.
" memangnya apa? ". tanya selfie dengan mulut yang penuh dengan biskuit.
" hehe ada deh tunggu aja tonight ".
setelah beberapa menit istirahat di gazebo dahlia pun akhirnya ketiduran dengan posisi duduk bersandar . sementara selfie hanya duduk manis sambil memperhatikan gadis itu. perlahan tangan selfie naik dan mendekatkannya ke hidung dahlia, ia tahan tangannya di sana sejenak.
merasa dahlia masih bernafas barulah selfie menarik tangannya kembali.
__ADS_1
" hidup tetapi mati dan mati tetapi hidup? " . gumamnya menatap lurus kedepan.
malam ini selfie mencari keberadaan dahlia yang menghilang entah kemana. padahal selfie ingin menagih janji yang di ucapkan gadis itu tadi sore, selfie juga penasaran dengan sesuatu yang di maksud dahlia.
ketika masuk di dalam kamar gadis itu pun selfie tidak menemukan keberadaannya, sungguh perasaan selfie tiba tiba menjadi gelisah dan tidak enak. ketika kakinya akan keluar pandangan nya tidak sengaja melihat cincin logam yang biasa dahlia gunakan terletak di meja samping tempat tidur.
" cincin ini kenapa di sini? orangnya dimana? "
" ahh aku pakai aja ". gumamnya kemudian memasukkan cincin tersebut pada jari telunjuknya.
" Mmm bagus juga ". ia mengelus cincin bermotif berlian ungu itu dengan lembut.
selfie kembali ke kamarnya dengan pikiran yang masih bertanya tanya dengan keberadaan dahlia. ia sempat berpikir apa dahlia ikut rapat di kantor? belum selesai pikiran itu sirna tiba-tiba sebuah notifikasi mengalihkan fokusnya.
buru buru selfie melihat siapa yang mengirimnya pesan, dan ketika membukanya senyuman di wajahnya pun terbit karna sang pengirim pesan ialah dahlia.
" kejutanya memancing? ". ia melihat jam yang sudah menunjukkan pukul setengah delapan malam. dengan cepat ia berlari menemui supir dan memintanya untuk mengantarkannya ke danau tanpa di ketahui siapapun. sesampainya di sana selfie menyuruh sang supir untuk pergi dan menjemputnya satu jam dari sekarang. awalnya sang supir menolak karna khawatir tetapi selfie mengatakan ada dahlia dan para pengawal dan barulah ia setuju.
selfie pun juga sebenarnya tidak tau apakah dahlia sendiri atau bersama pengawal lainnya. ia berjalan mendekati pinggir danau dan melihat alat pancing yang sudah siap . " itu alat pancingnya , tapi dia di mana? " . ia menoleh ke kanan ke kiri mencari keberadaan gadis itu.
" mungkin dia lagi pergi mengambil barang , baiklah aku akan menunggu sebentar " .
seorang gadis baru saja kembali ke kamarnya dari dapur, ia menghabiskan waktunya berjam-jam di sana demi membuat sebuah kue berbentuk rumah. walaupun sedikit tidak memuaskan ia tetap senang dan berpikir bahwa selfie pasti akan menyukainya.
setelah membersihkan diri dahlia pun mencari keberadaan ponselnya yang awalnya ia taruh di meja samping tempat tidur. ia membongkar tempat tidur bahkan membongkar isian laci tetapi ponselnya tak kunjung ketemu.
" emangnya di mana sih!!? ". geramnya, dahlia berinisiatif menunduk dan melihat ke bawah tempat tidur siapa tau ponselnya terjatuh, dan benar saja dahlia bernafas lega ketika melihat ponselnya berada di sana.
dahlia mengusap ponsel itu lalu menghidupkannya ingin mengecek apakah ada notifikasi pesan atau tidak. karna ia tidak melihat notifikasi apapun dahlia kembali menaruh ponselnya dan melangkah pergi, namun langkahnya terhenti ketika ia baru menyadari sesuatu.
dengan cepat ia kembali mengambil ponselnya dan membuka history aplikasi, dahlia mengkerutkan keningnya ketika melihat adanya history apk whatsapp . padahal seingatnya ia tidak membuka WA sebelum ke dapur, dan jika pun iya dahlia pasti sudah menghapus semua history tersebut.
karna penasaran dahlia pun membuka whatsapp dan melihat dua centang biru pada kontak selfie . ia kembali kebingungan, memangnya kapan ia mengirim pesan pada gadis itu?.
tanpa berlama-lama lagi dahlia membuka dan membaca isi percakapan tersebut. seketika dahlia membulatkan matanya dan mematung di tempat, ponsel itu sontak bergetar karna getaran tangannya.
" ohh **** nona!! ". tanpa berpikir panjang lagi dahlia berlari keluar , namun sesampainya di sana ia kembali tercengang .
" are you kidding me? mendadak tidak ada satupun supir di sini? ". ia mengeluarkan ponselnya kemudian menghubungi helena berharap helena bisa membantunya tetapi nomor wanita itu tidak aktif.
" siall!! ". ia berlari keluar gerbang dan mencari taxi, dahlia sudah tidak peduli lagi dengan yang lain karna yang ia pedulikan saat ini ialah selfie.
" pak kumohon cepatlah!! ".
" ini sudah cepat non ".
dahlia nampak sangat tegang ia sesekali mengumpat di dalam hati karna lalai menjaga selfie tadi.
selfie yang merasa ada seseorang yang mendekat langsung menoleh ke sumber suara. ia tersenyum lebar ketika melihat seorang gadis mengenakan topi sedang melambai padanya.
" heyy darimana? aku capek tau ". teriak selfie ,namun sedetik kemudian ia mengkerutkan kening ketika gadis itu malah berlari pelan menjauh.
" mau kemana? tunggu aku!! ". selfie tersenyum tipis lalu perlahan berlari menyusul gadis tersebut, namun hingga beberapa saat ia tidak lagi melihat keberadaan seseorang yang ia anggap sebagai dahlia. karna kondisi danau yang gelap selfie tidak dapat melihat wajah orang tadi.
" diamana dia? ". gumam selfie
setelah sampai di danau dahlia mulai mencari keberadaan selfie. ia sempat kesulitan menemukannya dan terus berlari hingga ke sisi danau di seberang. dan di sana ia bernafas lega ketika melihat selfie yang sedang berdiri membelakangi nya menghadap danau.
dahlia tersenyum lalu pandangannya tidak sengaja menoleh ke balik semak . ia terhenyak melihat seseorang yang sudah mengarahkan senapan ke arah selfie.
" no-nona ! ". ucapnya pelan hampir tidak bersuara
" nona!! ". kali ini selfie menoleh dan tersenyum lebar melihat dahlia. sementara orang tersebut yang di balik semak juga ikut menoleh dan sontak terkejut melihat keberadaan gadis itu.
selfie kebingungan melihat wajah dahlia yang nampak tegang dan berkaca kaca.
" no... nona!!! " . teriak dahlia kemudian berlari dengan kencang ke arah selfie dan berdiri tepat di depan gadis itu.
dorrr
selfie reflek menutup mata dan telinganya, ia menjadi trauma . selfie masih belum berani membuka matanya karna tubuhnya seperti membeku di tempat.
merasa dahlia tidak mengeluarkan suara sedikit pun selfie memberanikan diri untuk membuka mata dan perlahan mengangkat wajahnya ke arah gadis itu.
wajah selfie berubah menjadi pucat pasi, dan semakin shock lagi melihat mulut dahlia yang sudah mengeluarkan darah. selfie mundur selangkah lalu menutup mulutnya membiarkan cairan bening mulai berjatuhan membanjiri pipinya.
" dah-dahlia ". lirihnya
selfie reflek menangkap tubuh dahlia ketika gadis itu hampir saja terjatuh.
" ka-kamu baik.....kan? ". tanya dahlia terbata.
" iya aku baik ". jawab selfie terisak
dahlia terseyum seraya menatap wajah gadis itu. namun selfie dan dahlia tersentak ketika melihat cahaya yang tiba tiba mucul dari samping mereka. dan ketika menoleh kedua gadis itu melihat mobil dengan kecepatan penuh sedang melaju ke arah keduanya.
dengan sisa tenaga yang ada dahlia segera mendorong selfie sejauh yang ia bisa sehingga gadis itu terjatuh dan kepalanya membentur tanah.
" maaf ".
brakkkk
mobil tersebut berhasil menabrak dahlia hingga ia terpental ke dalam danau. buru buru seorang wanita yang berada di balik semak menghampiri mobil tersebut.
" apa yang kau lakukan?? kita salah sasaran!! ".
" jangan salahkan aku, sekarang cepat tembak dia dan pergi ".
" tidak bisa! pelurunya hanya satu ..... sebaiknya kita pergi sebelum pengawalnya datang ". tanpa berlama lagi kedua orang itu pergi meninggalkan danau.
selfie perlahan berdiri sembari memperhatikan mobil tersebut yang sudah pergi menjauh. sontak selfie pun tersadar dan memalingkan wajahnya ke arah danau. ia membulatkan matanya saat melihat tubuh dahlia sudah mengapung di air.
" dahlia..". lirihnya maju selangkah
" dahlia!! " .
selfie maju selangkah demi selangkah dengan sangat pelan . matanya tak lepas dari dahlia tangannya terangkat seperti ingin menggapai dahlia.
" tidak! ". gumamnya menunduk dan mengenggam tanganya erat, selfie seolah takut melihat ke arah danau karna ia tidak siap jika yang terjadi di depanya adalah sebuah kenyataan.
dengan tubuh yang bergetar selfie mengangkat wajahnya . " DAHLIAAAAAA!! " .
ia berlari masuk kedalam danau hingga air tersebut mencapai pinggangnya. di baliknya tubuh dahlia dan melihat kepala dan juga perut gadis itu yang sudah berlumuran darah.
" HAAAA BANGUN DAHLIA KU MOHON!! " . selfie memeluk dahlia dengan erat sehingga darah itu berpindah ke bajunya.
" hiksss...tidak ini tidak mungkin dahlia, bangun ku mohon buka matamu! " .
hening, tidak ada jawaban
Jantung selfie berdetak semakin kencang, rasa takut kehilangan kembali menghantuinya. sebuah rasa takut di mana orang-orang meninggalkannya sendiri.
melihat dahlia yang terus menutup matanya membuat selfie tidak ingin membayangkan jika gadis itu akan meninggalkan nya seperti bella.
__ADS_1
" kau telah berjanji untuk tidak meninggalkanku ".
" dahlia " . ia bahkan seolah tidak peduli dengan dinginya air danau yang menusuk hingga ke tulang.
" sel-selfie... " . selfie reflek mengangkat wajahnya lalu menatap mata dahlia yang sedikit terbuka dan sedang tersenyum tipis padanya.
" dahlia aku ... Aku-" .
" selfie, terima....kasih telah mau berteman dengan...ku " . pandangan dahlia tidak sengaja melihat cincin yang terpasang di jari telunjuk selfie.
" akhirnya kamu memakainya, sebenarnya aku mau memberikan itu pada mu " . dahlia memaksakan senyuman dan itu untuk pertama kalinya selfie melihat sebuah senyuman yang begitu menyakitkan.
" maaf itu barang murahan ".
mendengar ucapan gadis itu selfie pun tidak bisa menahan isakannya. dahlia memang selalu mengenakan cincin ini dan selfie pernah sesekali menghinanya karna cincin tersebut merupakan barang yang murahan.
" sa... kit, selfie tepati lah janjimu ".
" jangan bicara dulu- " dahlia menarik atas baju selfie sehingga wajah mereka hampir berbenturan.
" berjanjilah!!. " .
" aku berjanji ". jawab selfie bergetar
" nona muda aku merasa tidak akan lama... untuk janjiku maafkan lah aku ". ia memejamkan matanya sekilas membiarkan air mata itu mengalir tanpa henti.
" hikss...haruskah dahlia? apa kau tega melihatku tersiksa " . rintih selfie menunduk hingga air matanya membasahi wajah gadis itu.
" kamu menangis hmm? ".
tangan dahlia naik menghapus air mata di wajah selfie. selfie tidak menjawab namun terus memandangi wajah dahlia.
" uhukkkk.. " . selfie terkejut melihat banyaknya darah yang keluar dari mulut gadis itu .
" aku sayang sama kamu sel , kamu satu satunya orang yang aku punya ".
" aku sungguh tidak akan menyesal ".
ingin rasanya selfie berteriak sekencang - kencangnya ,namun pada akhirnya hanya suara lemah yang keluar dari mulutnya.
" dahlia... " panggilnya
tangan selfie perlahan naik menggapai jari jemari dahlia dia wajahnya.
" jangan pergi ". selfie terisak di antara derai air matanya.
" tidak ada yang pergi sel, percayalah ".
dahlia menangis penuh rasa sakit, nafasnya tersenggal - senggal karna terlalu banyak bicara di saat kondisinya yang lemah seperti ini. " jadi begini ya perasaan bella dulu ".
dahlia kembali menatap selfie dan mencengkram tangan gadis itu ketika merasakan sakit yang luar biasa di sekujur tubuhya " aku ngantuk banget, mau tidur ".
" jangan tidur! bertahanlah aku akan membawamu keluar dari air ". selfie bersiap membopong tubuh dahlia namun gadis itu menghentikannya.
" selfie aku tau kamu cengeng jadi jangan menangis ya " .
" ijinkan aku tidur pliss ".
" aku ngantuk selfie, bangeeet ".
" ini udah malam sel, aku mau tidur "
selfie menggeleng kuat dan memalingkan wajahnya ke tempat lain. ia membekap mulutnya dan menangis sejadi-jadinya, tubuh gadis itu berguncang hebat karna isakan. ia kembali melihat ke arah dahlia yang masih tersenyum padanya, selfie bisa melihat mata dahlia ingin sekali terpejam dan nafas gadis itu juga semakin memberat.
selfie menarik nafas panjang , di gigitnya bibirnya kuat hingga mengeluarkan darah.
" tidurlah dahlia, tidurlah dengan lelap....aku mengijinkan mu ".
setelah mengatakan itu selfie pun tidak kuat lagi untuk berbicara.
dahlia semakin tersenyum lebar. " makasih , aku menyanyangi mu ". tangan yang tadinya terangkat tiba tiba saja terjatuh menimpa tubuhnya. mata yang ia paksakan untuk terbuka perlahan tertutup rapat.
selfie memeluk dahlia dengan tubuh yang semakin berguncang, ia mendekap tubuh gadis itu menyalurkan kehangatan sebisa mungkin walau ia tau itu hanya sia sia.
" hikkss.... selamat tidur dahlia..... tidur yang tak dapat bangun lagi ". ia mengecup kening gadis itu sebagai bentuk penghormatan pada sahabatnya.
" argghhhhh...!!! ". selfie berteriak memecah keheningan malam . ia berteriak agar melepaskan rasa sakit dihatinya , tetapi bukannya lega justru rasa sakit yang semakin bertambah.
selfie mengusap air matanya dan mulai membopong tubuh kaku dahlia di belakang tubuhnya. ia sedikit kesulitan membawanya dan terkadang terjatuh dan harus bangkit lagi beberapa kali.
tubuhnya seakan lemas , hatinya remuk, tubuhnya semakin shock. bayangkan saja selfie yang masih dalam keadaan trauma harus melihat dahlia tiada di depan matanya. dan yang membuatnya semakin hancur ialah dahlia sama sekali tidak bergerak sedikit pun di belakang punggungnya.
setelah sampai ke tepian selfie dengan hati hati membaringkan tubuh dahlia yang tak bernyawa itu. ia menatap wajah dahlia dalam dalam dan melihat wajah damai gadis itu.
" benar benar pergi ya? ".
" seharusnya aku yang berada di posisimu dahlia, aku yang seharusnya mati... ".
" kenapa? kenapa kau mau menyelamatkan gadis seperti diriku? ". ia menunduk dan memukul tanah dengan kuat.
selfie ingin mengecek denyut nadi dan jantung dahlia tetapi ia takut jika itu tidak sesuai dengan harapannya.
selfie memakai kaos putih dan hal itu lah yang membuat dirinya terlihat seperti memandikan cairan kental berwarna merah.
" nona muda... " selfie menoleh ke samping ketika mendengar suara seseorang.
" nona muda kenapa ini? ". tanya helena shock
" helena... " selfie memeluk wanita itu dan menangis sejadi-jadinya di sana.
" dahlia helen dahlia....." .
helena melepaskan pelukan selfie dan mengangkat dahlia. tanpa banyak berpikir lagi ia langsung menggendong gadis itu dan berlari menuju mobilnya.
tibanya di rumah sakit dahlia langsung di bawa ke ruang IGD. sementara selfie menjadi pusat perhatian karna penampilannya yang kacau.
" apa dahlia masih hidup? ".
helena membawa selfie kedalam pelukanya dan mengelus punggung gadis itu. " aku harap begitu nona ".
dokter keluar dan cepat - cepat selfie berdiri menghampirinya dengan jantung yang berdebar debar. " bagaimana? ".
" maaf nona pasien sudah meninggal ".
degg
" aku tau, tapi kenapa ketika di jelasin seperti ini rasanya lebih menyakitkan ". pandangan gadis itu kosong kemudian terduduk di lantai.
selfie membekap mulutnya dengan kedua tanganya dan menangis tanpa suara, benar-benar tanpa suara yang keluar sedikit pun. orang orang yang berada di sekitarnya juga ikut merasa iba melihat selfie. seorang gadis berpenampilan kacau yang menangis di lantai dalam keheningan.
helena berjalan menghampiri selfie dan memegang bahu nonanya. " nona muda tenanglah ". helena tersentak merasakan tubuh selfie berguncang hebat.
" hikss.... " satu isakan lolos begitu saja dari mulut selfie, walau bagaimana pun menahan isakan di saat terluka itu sangat mustahil. dan menangis tanpa suara merupakan tangisan yang begitu menyakitkan.
" nona keluarkan lah suara anda ".
__ADS_1
selfie menggeleng kuat . " dahlia bilang aku gak boleh nangis ". suaranya terdengar begitu menyakitkan .