Selfie

Selfie
77. menjelang kelulusan


__ADS_3

SATU TAHUN KEMUDIAN...


sudah setahun berlalu, dan sebentar lagi selfie dan teman-temannya akan tamat dari sekolah. beberapa hari lagi adalah hari kelulusan mereka, dan mereka semua tidak sabar untuk masuk ke universitas yang sama.


kelima gadis itu sudah berniat masuk ke universitas ternama di kota ini. tentu saja dengan jurusan yang berbeda. selfie akan mengambil fakultas bisnis, walaupun sebenarnya ia tidak mau sih. sedangkan nancy, ia hanya ikut kemanapun selfie pergi. ibaratnya seperti ini, dimana ada selfie disitu ada nancy.


violet? gadis itu malah memlih fakultas tata boga. katanya sih, dia ingin belajar masak supaya bisa masakin ricko nanti.


trysta memilih jurusan psikiater. gadis itu memiliki niat baik di baliknya, ia ingin menjadi psikiater agar bisa membantu banyak anak gangguan mental lainnya.


dan fira, ia dengan mantap mengambil jurusan hukum.


wouu benar-benar circle yang luar biasa nantinya.


hari ini kelas mereka tidak belajar dan bebas mau ngapain. ya emangnya mau belajar apa lagi kan?


bebas sih bebas, tapi tidak kayak selfie and the geng yang pakai baju bebas ke sekolah. udah begitu, bajunya baju minim lagi. tapi untungnya mereka mengenakan jaket jeans yang menutupi bahu mulus mereka.



" sel, menurut lo ramb--"


" apa, ha? mau potong rambut lagi? mau warnain rambut lagi? awas aja vi, rambut gue udah panjang gini jangan lo apa-apain lagi!" sunggut selfie menatap tajam kepada violet.


" hehe, tau aja lo maksud gue," kekehnya seraya menggandeng lengan selfie.


para gadis itu saat ini sedang berada di kantin sambil menikmati semangkok bubur ayam. dan seperti biasa kantin selalu saja rame, tapi kali ini kebanyakan yang nongkrong anak kelas tiga. sedangkan kelas satu dan dua masih ada jam kelas.


wajah selfie merah padam dan bercucuran keringat ketika memakan bubur ayam miliknya. ya bagaimana gak merah, bubur ayamnya saja juga merah. walaupun kepedesan dan berkeringat, tidak membuat selfie berhenti makan, tapi malah menambah satu mangkok lagi.


" pedas banget tuh sel," tandas trysta sambil menutup mulutnya merasa ngeri dengan racikan selfie.


" lo sama kayak my darling ricko," timpal violet


selfie mengangkat bahunya acuh." gak peduli sih, ini enak banget loh,"


beberapa menit kemudian acara makan bubur ayam itu berganti menjadi acara makan roti. suatu kebiasaan bagi mereka untuk makan cemilan setelah makan makanan berat.


di atas meja itu juga ada beberapa jus dan minuman yogurt. oh ya, ada juga coklat mini dan permen MintZ.


untuk sesaat mereka mengobrol ringan sambil tertawa-tawa. membicarakan hal-hal absurd dan rencana mereka di masa depan nanti. wouu bahagia sekali kalian.


hingga tibalah momen di mana selfie merasa gemas melihat violet yang terus nempel pada nancy. kedua gadis itu saling berdebat dan tertawa sendiri yang membuat selfie penasaran bagaimana awal nancy dan violet berteman dulu.


" emang bagaimana caranya kalian bisa jadi sahabat dulu? "


hening.


para gadis itu saling memandang satu sama lain.


" pfffttt..... buahahhaha..!! "


selfie kebingungan, ia tidak mengerti kenapa mereka tertawa.


" hahaha... lo tau sel, violet rela menjadi budak demi bisa berteman dengan nancy." ungkap fira masih tertawa


" oh ya? "


violet mengangguk." iya sel, ni anak pendiam banget dulu. tapi bukan pendiam cosplay jadi ijat ya, dia pendiam kayak sasuke "


kalau itu sih selfie gak kaget lagi.


" nancy adalah gadis pendiam yang sangat populer dulu di sekolah. dia selalu menjadi pusat perhatian para cowok dan cewek. tapi, karna banyak orang yang tidak tau namanya, jadi dia sering di sebut sebagai si pendiam dan cantik dari kelas IPA 1." jelas violet panjang lebar


" trus kok lo mau jadi babunya? "


violet menepuk pundak nancy kuat." itu dia sel, gue mau berteman dengannya supaya gue jadi tenar juga."


nancy berdecak." emang gila lo "


" alahhh ujung-ujungnya lo mau juga jadi bestie gue, malahan lo yang lengket sama gue "


sedikit info, penjelasan violet tentang nancy dulu memang terjadi di dunia nyata. haerin newjeans ( nancy ) dulunya merupakan gadis pendiam yang sangat populer di sekolah untuk penampilan dan bagus kepribadiannya. dia sangat pemalu dan hanya berada di sekitar beberapa orang yang dekat dengannya. banyak yang tidak tau namanya dan memanggilnya sebagai si pendiam dan cantik dari kelas 9. well, itu info yang gue dapat.


karna suara gadis-gadis itu besar tanpa mempedulikan sekitar, otomatis mereka menjadi pusat perhatian kantin. ada yang memandang mereka dengan kebencian dan ada yang memandang mereka dengan kekaguman.

__ADS_1


contohnya alan, dia dan reyno terus melirik ke arah selfie dan kawan-kawan. melihat betapa aktifnya gadis-gadis itu dan tidak tahu malunya mereka.


namun, reyno sadar kalau alan bukan menatap ke arah mereka melainkan hanya kepada selfie. reyno tidak tau kenapa alan terus menatap ke arah gadis itu. lagipula di sekolah ini yang mengetahui kalau alan mencintai selfie hanya selfie and the geng dan zayn, dan selebihnya gak tau.


reyno terus mengamati alan memastikan apakah yang dia lihat benar-benar selfie atau bukan. sampai beberapa detik kemudian, reyno yakin bahwa yang di tatap alan adalah selfie.


setelah menelan makanannya, reyno negur alan sambil hela nafas." lo memandangnya lagi," saat itu alan buru-buru jelasin kalau dia cuman suka jaket jeans milik selfie.


" bagiku, jaketnya sama sekali gak terlihat kayak tempat yang pernah di tinggalkan." sahut reyno


" hm? "


" tapi wajahnya terlihat seperti orang yang pernah di tinggalkan," kata reyno sambil tertawa yang bikin alan semakin tidak mengerti.


" maksud lo? " alan gak mau dia berputar-putar lagi tentang apa yang dia maksud.


reyno langsung jawab tanpa ragu sambil bukain botol minumannya." lo menyukainya, kawan "


alan terhenyak dan membiarkan reyno yang melihatnya dengan tatapan iba.


cowok itu menoleh ke arah selfie dan menatapnya dengan wajah lelah." mencintai seseorang yang tidak mencintaimu adalah seni luka yang indah."


...☘️...


besok adalah hari kelulusan, dan gilanya lagi selfie dan kawan-kawan malah menginap di hotel selama satu hari. mereka ke hotel agar bisa berangkat ke sekolah sama-sama nanti. selain itu, mereka ingin menghabiskan waktu bersama sebelum kelulusan.


mereka telah memesan satu kamar yang besar di sebuah hotel berbintang. hotel ini juga merupakan hotel milik keluarga grace. jadi gratis dong? ya enggak lah. selfie memesannya sebagai orang biasa plus patungan sama yang lain. lagipula tidak ada yang tau identitas aslinya.


saat sore harinya barulah para gadis itu meluncur ke hotel. dan tepat saat mereka sampai, mereka melihat banyaknya orang di halaman hotel. ada wartawan dan banyak kamera di sana, dan juga banyak orang-orang biasa yang mengerumuni sebuah mobil.


dengan terdesak-desak, mereka melewati ramainya orang dan berhasil melewati pintu hotel. mereka tidak lanjut berjalan ke dalam, melainkan berdiam diri sambil melihat keluar. mereka hanya penasaran apa yang sedang terjadi.


dan beberapa saat kemudian pandangan mereka menangkap seorang gadis yang di kelilingi oleh bodyguard. gadis itu di kejar-kejar oleh wartawan dan orang-orang. sampai ia memasuki hotel barulah wartawan itu pergi.


selfie tidak tau siapa gadis itu, jadi ia menatap lekat gadis itu dengan wajah yang bertanya-tanya. dan entah kebetulan atau apa, gadis itu malah membalas tatapan selfie. sejenak mereka berdua saling bersitatap hingga gadis itu melangkah dan memasuki lift.


" siapa dia? " gumam selfie


mendengar itu sontak sahabatnya langsung menatap selfie." sel, dia itu bintang film ternama. dia sangat terkenal bahkan sampai ke negri paman sam." jelas nancy


fira mengangguk." namanya mila, dia seorang bintang film terkenal,"


selfie cuman diam.


" lo gak tau? " tanya violet


selfie mengangguk


melihat itu trysta malah cengir." sama sel, gue juga gak tau siapa dia,"


selfie tersenyum pada trysta kemudian ia memalingkan wajahnya ke lift yang tadi di naikin mila. selfie merasa aneh dengan gadis itu, entah kenapa selfie merasakan sesuatu kepedihan di mata gadis itu. kepedihan seperti dirinya yang dulu.


malam harinya


" kisah nyata "


" bukan, hanya film "


" lah emang hanya film tapi ceritanya berdasarkan kisah nyata."


" gak deh sel, masa seseram ini kisah nyata sih. gak percaya gue "


" di filmnya ada tulisan based on true story yang artinya berdasarkan kisah nyata, violet! "


" terlalu mustahil sel "


nancy hanya menggeleng-gelengkan kepalanya saat mendengar perdebatan antara violet dan selfie.


mereka baru saja menonton film horror terkenal yang berjudul The conjuring. dan seperti biasa, violet lah yang paling rusuh dan gila saat menonton nya. dia akan memeluk siapa saja dengan erat selama film berjalan.


setelah film berakhir violet malah berdebat dengan selfie tentang film itu. katanya sih ceritanya hanya fiksi dan bukan kisah nyata. padahal film yang menceritakan sepasang suami istri bernama ed dan Lorraine itu benar-benar berdasarkan kisah nyata. cuman violet saja yang bodoh dan mau menang sendiri.


" dah lah, berdebat dengan satu orang bodoh hanya akan membuat orang bodoh menjadi dua "


" jadi maksud lo gue bodoh? " .

__ADS_1


" kalau lo merasa "


" Haa!!! "


violet ingin memukul kepala selfie tetapi tidak jadi karna nancy lebih dulu menariknya. gadis itu memeluk violet dari belakang bermaksud supaya violet tidak macam-macam dengan selfie.


violet sih pasrah saja, malah dia menyandarkan kepalanya di bahu nancy dan duduk dengan tenang di sana.


setelah selesai berdebat, mereka melanjutkan malam yang teduh ini dengan menggambar. gak niat menggambar sih, cuman gambar-gambar aja sambil ngobrol-ngobrol gitu.


" vi, lihat deh kawan lo kenapa dia," kata selfie sambil menunjuk nancy yang terus menempel di bahunya.



violet tertawa." pengen manja kali, sel "


" awas sel, biasanya kucing kalau begitu ganas." sahut fira yang membuat nancy menoleh padanya.



" enak aja! emangnya gak boleh kalau gue mau bermanjaan dengan selfie? "


" GAK BOLEH! " jawab mereka barengan sambil tertawa.


selfie tertawa renyah. menggoda nancy adalah hal yang paling menyenangkan dalam hidupnya.


tentu saja nancy boleh bermanjaan dengannya. lagi pula sebelum kehadiran violet, mereka berdua sering berduaan kayak gini.


" antara masuk dunia fantasi atau dunia fantasi yang jadi nyata, mana yang lo pilih? " tanya fira pada selfie setelah melihat gambar gadis itu.


" tentu saja masuk dunia fantasi," jawab selfie tanpa ragu


" kenapa? kalau lo yang masuk dunia fantasi, artinya lo ninggalin segalanya loh. temasuk orang tua yang udah ngerawat lo."


selfie malah ketawa." seandainya dunia fantasi yang jadi nyata dan mama punya kekuatan sihir sampai bisa bikin menara tinggi kayak mother gothel, artinya dunia ini atau dunia fantasi itu tidak ada bedanya."


semuanya langsung terdiam. mereka tidak bodoh sampai tidak tau maksud dari kata menara tinggi mother gothel.


selfie berdiri dari duduknya seraya merapikan pakainya." gue cari angin segar dulu ya,"


nancy tersenyum," iya, pergi sana."


setelah beberapa menit selfie pergi, fira pun juga ikutan pergi lantaran pengen beli jajanan di luar.


selfie menuruni tangga sambil bersenandung kecil. ia menggunakan tangga karna tadi liftnya penuh. dan selfie bukanlah tipe orang yang suka menunggu.


setelah melewati dua lantai, selfie samar-samar mendengar suara isakan kecil dari tangga. takut? tentu tidak, malahan dia penasaran. jadi gadis itu pelan-pelan turun hingga suara isakan itu semakin jelas.


dan ternyata suara itu berasal dari seorang gadis yang tengah menangis dalam diam sambil menutupi mukanya dengan kedua tangan. suasana saat ini sangat hening, jadi ngapain dia menangis di tangga? kenapa tidak di kamar saja? begitulah isi kepala selfie.


selfie ingin berbalik dan meninggalkan perempuan itu, tetapi kalau di lihat-lihat lagi ternyata gadis itu kasihan juga. selfie terus mengamatinya hingga beberapa detik kemudian ia tersadar kalau gadis ini adalah gadis di depan hotel tadi, aliias si mila. ya selfie tau karna bajunya sama.


selfie terus melangkah turun hingga sampai di belakang gadis itu.


" permisi,"


ia menoleh." kau..... siapa? "


***


bonus klip


selfie : gue benci jadi karakter yang menderita mulu, jarang bahagia, dan selalu dapat masalah.


nancy : bagus, jadi apa rencana lo?


selfie : musnahin orang yang bikin gue jadi gini


nancy : siapa?


selfie : senja. yang selama ini nulis tentang kita


dan mereka berdua ngelirik gue yang lagi sibuk mikirin riddle


G--Guys?

__ADS_1


__ADS_2