Selfie

Selfie
63. game


__ADS_3


mata selfie tidak lepas dari violet yang sedang bermain game di mesin game. violet terlihat sangat menikmatinya, padahal selfie tau kalau gadis itu hanya asal pencet saja. tapi sok-sokan jago bak seorang professional.


ini sudah lebih dari lima belas menit selfie menunggunya. karna mereka berdua sudah berjanji akan pergi ke mall membeli beberapa kaos bersama nancy.


" vii cepat! "


violet hanya diam dan fokus pada layar game.


" VIOLET.. " selfie menggeram. lagi, violet tidak menghiraukanya. gadis itu masih terlalu fokus dan melupakan keberadaan selfie.


game over


melihat hal itu wajah selfie yang awalnya di ketuk berubah menjadi senyuman. sedangkan violet berdecak karna belum menang dari tadi.


" udah tuh, ayo pergi "


" tunggu!! "


" apa lagi... "


violet tidak menjawab tetapi berdiri dari duduknya dan berlari keluar meninggalkan selfie yang kebingungan.


setelah beberapa detik akhirnya gadis itu kembali, tetapi tidak sendiri melainkan bersama trysta.


selfie pasrah, jika dua orang sudah bermain game itu artinya akan memakan waktu yang sangat lama. jadi ia memutuskan untuk menonton pertandingan mereka saja dari sini.


" awas lo "


" rasain ini "



" ishh kok gue kalah mulu! " gadis itu mendengus sambil menyilangkan tangannya di dada. wajahnya yang cemberut itu terlihat sangat mengemaskan di mata selfie.


" kan emang lo bodoh," ucap selfie membuat pandangan violet dan trysta menoleh padanya.


" kalau lo jago coba lawan trysta,"


" oke, siapa takut." dengan percaya dirinya selfie berjalan mendekati violet dan menarik paksa gadis itu. kemudian ia meregangkan jari-jemarinya dan mulai memilih karakter.


beberapa menit kemudian....


K.O


selfie terdiam. ia kebingungan, kok bisa gadis cerdas seperti dirinya yang jago dalam game kalah mutlak oleh trysta.


" selfie lo juga sama bodohnya." balas violet menatap selfie datar. sementara trysta malah cekikikan melihat gadis itu.


selfie menggeleng pelan, kemudian ia tersenyum kaku pada violet." ini adalah bukti bahwa tidak semua orang cerdas pandai dalam berbagai hal." ia berdiri dan merapikan pakainya." dan orang cerdas akan menerima kekalahan dengan tulus,"


gadis itu melangkah keluar meninggalkan violet dan trysta yang saling memandang.


selfie turun dari tangga dan berjalan mendekati nancy yang lagi memakai sepatu. di tangan gadis itu terdapat kucing mobil milik jesh. sepertinya nancy akan mengemudi hari ini.


" nakk ikutt," pinta selfie sembari memeluk nancy dari belakang.


" kan emang lo ikut carrot "


" hehe "


" mana teman lo? "


" ha teman yang mana? " tanya selfie berkerut alis.


nancy berdecak." violet begoo "


" gue kenapa? " sahut violet yang kebetulan sedang menuruni tangga.


nancy menggeleng." gak, ayo kita pergi "


mall kota xxx


ketiga gadis yang baru turun dari mobil langsung buru-buru naik ke lantai tiga tepatnya ke tempat pakaian. mereka terlihat sangat bersemangat kecuali selfie yang memang sedikit tidak tertarik.


seperti sekarang, selfie lebih banyak diam di saat violet sedang antusias memilih baju.


" sel yang ini bagus? "


" hmm "


" coba lo lihatin yang biru langit "


" biru langit? "


" iya "


selfie mengangguk, kemudian gadis itu membuka ponselnya dan menatap lama layar sentuh itu.


sedangkan violet yang tidak mendengar apa-apa dari selfie langsung menoleh dan terheran melihat gadis itu yang diam mematung.


" sel lo sedang apa sih!? "


" ya lihatin langit sesuai perintah lo," jawabnya seraya menunjukkan gambar langit dari ponselnya.


violet menepuk keningnya pelan, sungguh selfie ini bodoh atau pura-pura bodoh sebenarnya.


di satu sisi nancy sedang memilih baju kaos tidak jauh dari tempat selfie dan violet berdiri. gadis itu sedang fokus memilih hingga dua orang ibu-ibu mendekat dan berdiri di kedua sisinya.


dari dua orang ibu-ibu di sampingnya ini, nancy bisa mencium aroma kegilaan sama seperti saat dia berada di samping selfie dan violet.


" wah, wah, wah ini lagi obral baju ya? " ucap salah satu ibu di samping kanan nancy.


nah benar kan, nih orang sama seperti selfie. udah tau di depan ada baju pake nanya lagi.


" obral janji buk. udah jelas banget obral baju" jawab nancy.


" hmm bahan bajunya bagus ya, tapi saya suka pola yang lain," ucap Ibu satunya yang berada di sisi kiri nancy.


" itu kayaknya di tumpukan itu banyak deh pola yang lain. ibu suka pola yang mana? " tutur nancy lembut


" baju yang polanya itu... pola hidup sehat ada?"


" AHH! kalian berdua!,gak kiri gak kanan sama aja otaknya, mending saya menjauh! " pekik nancy kemudian meninggalkan kedua ibu itu yang melihatnya dengan heran.


" sel gue lapar "


" hallo lapar," sapa selfie tersenyum.


violet menyipitkan matanya pada gadis yang lagi tersenyum manis di depannya ini. memang ya , otaknya selfie itu penuh dengan kegilaan.


setelah menemukan nancy akhirnya mereka pergi ke lantai bawah di mana tempat resto berada. sebenarnya selfie tidak lapar, tapi karna ini permintaan violet jadi apa boleh buat.


meja di resto itu penuh dengan ramainya pengunjung, hampir tidak ada satupun meja yang tersisa. namun dengan ketajaman mata bak elang, violet menemukan meja yang hanya di huni oleh seorang laki-laki berusia sekitar 24 tahun.


mereka mencoba mendekati pria itu agar bisa bergabung di meja yang sama dengannya. dari raut wajah pria itu, sepertinya dia sedang bahagia akan satu hal. dan selfie bisa menebak bahwa kebahagiaannya berhubungan dengan nilai, mungkin lulus ujian.

__ADS_1


" permisi apa kami boleh gabung? " tanya nancy dengan sopan.


sontak pria itu menoleh pada mereka." tentu boleh. hari ini aku sangat senang "


" oh ya, senang kenapa? "


" aku mendapatkan nilai 98% untuk ujian otopsiku. ini semua berkat teman sekamarku. aku akan memberitahunya saat pulang nanti." begitu lah jawabnya dengan raut wajah senang.


mendengar hal itu senyumannya selfie seketika luntur begitu saja. begitu juga dengan nancy yang malah menatap ke arah selfie, sedangkan violet malah semakin tersenyum lembut.


" violet kita makan di rumah ya," ujar selfie menatap violet.


" loh kenapa? "


" udah ikut aja." selfie menatap pria itu." kami pulang ya kak,"


walaupun tidak mengerti violet pasrah saja ketika di tarik oleh selfie.


" kenapa sih!? "tanya violet ketika sampai di dalam mobil


" dia itu orang gak benar vi," sahut nancy dari kursi kemudi


violet semakin tidak mengerti," gak benar gimana? "


" pahamilah vi, dia mendapatkan nilai tinggi otopsi karna apa tadi?," kali ini selfie yang bersuara


" ya karna temannya." setelah mengatakan itu sontak violet membeku. ia baru menyadari sesuatu yang aneh. benar kata selfie bahwa pria tadi adalah orang yang tidak beres. dan untung saja mereka tidak jadi makan bersamanya.


...☘️...


saat malam harinya, para sahabat itu lagi berkumpul di ruang keluarga bersama jesh. di depan mereka ada setumpuk makanan ringan dan coklat. tapi tidak ada satupun yang boleh menyentuhnya sebelum memenangkan sebuah game.


ya, jesh membeli semua ini agar melihat mereka bermain game. dan siapa yang menang bisa mendapatkan makanan apapun yang ia mau.


" ok, sekarang kalian suit dulu," perintah jesh


selfie dan yang lainnya saling memandang dan mengangguk. kemudian mereka bersamaan melakukan batu gunting kertas.


dan tim pertama adalah, selfie, violet, dan trysta. sedangkan tim kedua adalah nancy dan fira.


" baiklah suit lagi dan menentukan siapa yang menjadi pembohong dan penebak." ya, game yang akan mereka mainkan adalah game pembohong. para tim penebak harus menemukan siapa yang sedang berbohong di antara tim satunya.


violet baru saja melakukan suit dengan nancy, dan nancy lah yang menjadi pemenangnya. jadi nancy berhak memilih menjadi tim apa saat ini.


" kami akan menjadi penebak." lontar nancy dan di setujui oleh fira.


jesh mengangguk lalu mendekat pada tim selfie dan memberi mereka permen yang sama.


" ingat, salah satu permen ini ada yang paling asam. jadi kalian harus menebak siapa yang sedang memakan permen asam itu." jelas jesh, kemudian meminta nancy dan fira berbalik.


selfie, violet dan trysta saling memandang dan langsung memakan permen berwarna kuning itu. setelah memakan permen itu wajah mereka terlihat seperti biasa tanpa ekspresi, padahal jesh tau ada yang sedang menahan asam saat ini.


" ok kalian bisa berbalik." nancy dan fira spontan berbalik dan memandang wajah tim pembohong dengan intens.


" sudah di makan? coba kunyah " pinta fira


" apa benar-benar asam?," kali ini nancy yang bertanya.


" katakan sesuatu,"


tidak ada sahutan dari tim pembohong. mereka hanya mengunyah dan menggeleng.


" kenapa tidak ada yang berbicara? "


" gigiku akan patah," ucap selfie sambil memegang pipinya.


" gue gak tau, tapi rasanya enak." jawab violet


selfie dan trysta mengangguk." kami menyukainya "


" ahh, kalian tidak perlu mengunyah lagi."


" bagaimana kalau kita mendekat." bisik fira yang membuat nancy mengangguk dan berjalan lebih dekat pada mereka.


" ehh sepertinya mata lo sedikit berair," ujar fira tepat di depan trysta.


mendengar hal itu nancy sedikit memajukan tubuhnya pada trysta." sepertinya bukan dia"


" kalau begitu violet "


" iya violet "


" pokoknya bukan selfie." kedua gadis itu memundurkan langkah mereka.


" mata mereka berdua berair," tunjuk fira


" gue tidak yakin dengan mata mereka, tapi ada sesuatu," nancy menjeda ucapannya." trysta sepertinya sengaja berpura-pura."


" tapi gue violet." tunjuk fira pada violet yang sedang bergoyang pelan.


sementara jesh yang menonton permainan mereka juga ikut kebingungan. pasalnya ia juga tidak bisa menebak siapa yang sedang berbohong." sekarang waktunya menebak. kalian akan memeluk sang pembohong dari belakang."


nancy dan fira menganguk dan sama-sama berjalan di belakang tim pembohong.


" violet "


violet yang merasa dirinya di peluk menjadi kebingungan dan tersenyum. sementara trysta di sebelahnya menahan tawa.


" violet selalu menelan air liurnya, bukankah itu yang kita rasakan saat makan asam." ungkap nancy yang selalu memperhatikan violet.


" sepertinya bukan gue "


" lohh siapa? trysta kah? "


mendengar hal itu selfie yang lagi tersenyum langsung mengkerut kening. ia tertawa penuh arti dan berbalik badan menghadap mereka sambil menunjuk dirinya.


" selfie? "


violet tertawa." jadi lo? "


selfie mengangguk." Mmm gue "


" yeyyyy..." girang violet dan trysta sembari bertos ria dengan selfie.


sedangkan nancy dan fira sedikit tertekan. bisa-bisanya mereka melupakan kalau selfie menyukai makanan asam.


" lo pandai menyembunyikannya ya," cicit fira


" emm ini sangat asam awalnya."


" sungguh? " tanya violet


selfie mengangguk." mm ya, asam sekali."


" tapi dia tidak terlihat asam." ujar nancy


selfie tertawa, kemudian ia bersama timnya mengambil snack dan coklat yang mereka sukai. oh ya, makanan dan coklat yang tersedia berbeda merek. ada yang mahal sampai termurah, jadi siapa yang menang pasti akan mengambil makanan yang mahal.

__ADS_1


jesh tersenyum lalu menyuruh mereka untuk duduk di karpet. menurutnya jika pakai tim itu terlalu mudah, jadi alangkah baiknya jika permainan ini di mainkan perorang.


permainan selanjutnya tetap sama yaitu mencari pembohong.


cara bermain.


pemain biasa akan menjelaskan kata kunci secara bergantian dan tidak boleh ketahuan oleh pembohong. pembohong harus berbohong sambil menjelaskan agar identitasnya tidak terungkap.


setelah di beri satu persatu kertas yang berisi topik sekarang saatnya mencari pembohong.


( kata kunci saat ini yang tidak di ketahui oleh pembohong \= alpukat).


karna nancy yang duduk paling ujung maka permainan di mulai darinya, setelah itu fira, trysta, selfie, dan violet.


" oke sayuran " jelas jesh


nancy berpikir." biasanya berwarna hijau "


lanjut fira." gue gak suka, tapi kalau makan dengan salad gue akan menyukainya."


mendengar hal itu trysta yang berada di samping fira sedikit curiga pada gadis itu." menurutku sayuran ini lucu "


" lucu?," gumam selfie." gue pernah memakannya di salad dan gue sangat menyukainya."


" bibi ku pernah membuatkan makanan penutup dan gue suka." ujar violet.


" oke di mulai lagi dengan nancy " lontar jesh.


nancy terdiam cukup lama." gue menyukainya bahkan tidak dimakan dengan salad."


" gue takut kasih petunjuk pada pembohong. hmm gue gak tau ini sayuran apa bukan "


" next "


" ahh ini sulit.." gumam trysta


" ah, trysta pembohong nya " tuduh fira


" bukan gue "


" kalau begitu jelasakan."


" lebih enak kalau matang." jawabnya


" gue suka memakannya dengan sandwich," semuanya mengangguk setelah mendengar penjelasan selfie.


" banyak orang yang menggunakannya sebagai emoji dari yang gue kira." mereka sedikit curiga dengan penjelasan violet yang tidak terlalu masuk akal.


" sepertinya violet," celetuk fira


" iya violet," timpal nancy.


" loh bukan gue , benar-benar bukan gue." ucapnya tanpa keraguan.


" ahh itu nancy. dia bilang berwarna hijau. kan banyak sayuran berwarna hijau." tandas fira namun nancy menggeleng.


" kalau menurut gue itu selfie." tebak trysta


fira menghela nafas." sepertinya pembohong sudah mengetahui kata kuncinya."


violet mengangguk." petunjukmu terlalu besar."


" kalian harus memilih!! " teriak jesh.


" menurut ku nancy, karna petunjuk pertamanya adalah berwarna hijau." ucap fira mantap


nancy menggeleng," gue sengaja mengatakannya."


" saatnya menunjuk."


" satu ....dua....tiga "


dari lima orang yang bermain, empat di antaranya menunjuk selfie.


" bukan gue "


" coba katakan kata kuncinya," perintah nancy


" alpukat," jawab selfie yang berhasil membuat mereka kebingungan, karna memang itu kata kunci yang benar.


" ahh!! violet nih," tuduh nancy dan lagi violet menggeleng.


" fira." lanjut nancy yang membuat fira memutar bola mata malas.


" ehh fira nih, kenapa ekspresi lo kek gitu." seru violet menunjuk gadis itu.


" keknya lo deh."


nancy menatap trysta intens dan tersenyum." ah, trysta "


" bukan gue "


" tapi banyak petunjuk mengarahkan pada lo." sambung selfie.


" tapi menurutku selfie." tukas trysta


" tapi kan bukan selfie "


jesh tertawa kencang ketika menonton para sahabat itu saling menuduh." Heyy! jangan biarkan pembohong menang!! " teriaknya.


nancy terdiam sejenak lalu menunjuk fira." fira, dia selalu menjadikan gue kambing hitam."


" gue bakal tetap nunjuk lo," balas fira


" iya, nancy kalau berbohong dia selalu berbicara lebih banyak." imbuh violet.


" tapi kurasa bukan nancy, dia kalau makan salad selalu makan alpukat duluan. menurut gue trysta" sela selfie membuat semuanya mengangguk.


" wahh kalian buat kesalahan besar." lirih trysta tersenyum penuh arti.


" violet nih "


" fira sih "


" menurut ku nancy. "


" bagaimana kalau kalian tutup mata, dan pembohong akan membuka matanya dan mengatakan dia lah pembohong." usul jesh


" satu .... dua .... tiga.." sambung jesh membuat semuanya serentak menutup mata.


sesaat tidak ada yang membuka mata membuat jesh kebingungan. ia yakin pasti ada pembohong di antara mereka berlima. hingga beberapa saat kemudian jesh melongo ketika selfie lah yang membuka mata dan mengedipkan sebelah matanya.


" gueeee!! "


sontak yang lain terkejut, bukankah selfie sudah mengatakan kata kuncinya? lalu mengapa dia yang menjadi pembohong.


" ini semua salah fira sih. dia memberi petunjuk dengan sangat jelas. " ucap selfie dengan senyuman mengejek. kemudian mengambil beberapa snack mahal dan menyisakan yang termurah plus yang tidak terlalu enak.

__ADS_1


__ADS_2