
malam ini selfie sibuk menyusun barang apa saja yang akan ia bawa ke Paris. gadis itu hanya akan membawa satu koper dan tas saja. ia tidak ingin membawa banyak barang karna nantinya pasti ribet bawanya.
suasana kamar itu bising dengan lantunan lagu dan suaranya. ya, walaupun lagi sibuk itu tidak menghentikan selfie untuk bernyanyi dan bergoyang. ia naik ke atas kasur sambil memakai topi dan kacamata, gadis itu bernyanyi seolah lagi konser dan di hadiri oleh ribuan penonton.
tanpa terasa hari sudah menunjukkan pukul setengah sembilan malam. hal itu bertepatan dengan selesainya kegiatan selfie.
gadis itu berdiri dan tersenyum puas memandang barang-barangnya yang sudah siap.
" gue gak terlalu peduli sama baju gue di dalam koper, karna yang terpenting adalah barang gue yang ada di dalam tas ini," ujarnya sembari mengelus tas berwarna hitam itu.
tok
tok
" who's there?," sahut selfie saat mendengar seseorang mengetuk pintu kamarnya.
" ini aku kak........itu ada zayn di bawah katanya mau ketemu sama kakak,"
" ohh suruh masuk aja, aku akan kesana," selfie secepat kilat mengambil ikat rambut dan mengikatnya asal. setelah itu ia membuka pintu dan berjalan ke bawah, tapi.
" ehh jangan turun! " cegah zayn tepat sebelum selfie menginjakkan kakinya di tangga.
wait, gercep amat tu cowok padahal gak sampai semenit karina datang menemui selfie tadi.
selfie fokus melihat cowok itu naik menghampirinya. dari penampilannya terlihat sangat tampan, keren dan penuh mempesona, di tambah senyuman tulus yang ia berikan pada selfie. padahal zayn terkesan kaku dan jarang tersenyum pada siapapun.
" haii sel,"
" ehh zayn, aku baru mau turun," ucap selfie tersenyum malu.
" kamu gak usah turun biar aku aja yang naik, aku lebih suka naik dari pada di naikin." zayn tersadar dan reflek menutup mulutnya." eh.. dari pada turun " lanjutnya cecengesan.
selfie memalingkan wajahnya berusaha menahan tawa hingga zayn kembali berkata.
" ehh baju kita sama , kembar ya "
" iya , berati kita sehati dong zayn "
" pasti sefie," sahut zayn gemas
selfie tersenyum." oleh-olehnya mana zayn?," tanyanya sembari melirik tangan cowok itu.
" ha? oleh-oleh?." zayn naik ke anak tangga terkahir dan berdiri di samping selfie." kamu mau oleh-oleh? coba tadi bilang pasti aku belikan "
" kamu mau oleh-oleh apa? "
" Mmm." selfie memegang dagunya berusaha memikirkan sesuatu." boleh gak kalau aku minta martabak? "
" martabak? boleh boleh, mau martabak manis atau martabak telur sel? "
"emmm martabak manis campur telur zayn "
" haaa?? martabak manis campur telur!!." ulang zayn kaget.
" gak boleh ya zayn? yahhh." gadis tertunduk dan memasang wajah sedih.
" ehh b-boleh boleh, mau yang manis bertelur atau telur telur yang manis? "
selfie tersenyum." semuanya boleh "
" kalau begitu aku mau ngomong sama si raka." kaki zayn mulai melangkah dan berjalan turun.
" loh mau ngapain?." tanya selfie dan hal itu membuat zayn berhenti dan berbalik ke arahnya.
" itu suruh raka beli martabak buat kamu, kebetulan raka lagi ngobrol di depan sama karin."
" yaahhhh aku kan pengennya kamu yang beli "
" ya ampun sayang, biar aku atau pun raka yang beli rasa martabak ya sama saja.
" tapi kan perhatiannya lain "
reflek zayn melebarkan matanya." ehh biar aku yang beli, dari pada si raka yang dapat perhatian."
" hehe." kekeh selfie merasa lucu
" kamu gak usah turun ya biar aku yang naikin, ehh? maksudnya yang naik ,iya naik." dengan langkah yang cepat cowok itu berjalan turun meninggalkan selfie yang cekikikan melihatnya.
masih dengan senyuman yang mengembang di wajahnya zayn keluar dan berjalan melewati raka dan karin yang sedang duduk. namun langkahnya terhenti saat raka memanggilnya.
" mau kemana lo? "
" mau beliin martabak ka, untuk selfie "
" zayn, biar gue aja yg beli gak usah repot repot," tawar raka sembari berjalan mendekati zayn.
" jangan! jangan! ntar lo yang dapat perhatian , biar gue aja yang dapat perhatian ,ok." zayn meninggalkan raka yang melihatnya dengan geleng-geleng kepala.
" tu anak kalau sama selfie kek budak ya, padahal mah aslinya kutub utara," gumam raka lalu kembali duduk bersama karin di teras.
...πΏ...
__ADS_1
keesokan harinya semua siswa kelas 11 sudah berkumpul di bandara . semuanya nampak sangat bersemangat karna sebentar lagi akan mendarat di kota cinta. tentu saja kebanyakan dari mereka bersemangat karna bisa menikmati momen romantis bersama pasangan di kota itu.
tidak banyak dari mereka yang tertarik dengan kunjungan museum terbesar itu termasuk selfie. ya, gadis itu tidak tertarik dengan seni walaupun ia pandai dalam bidang itu. berbeda dengan nancy dan pecinta seni lainnya yang penuh semangat.
saat ini selfie tengah duduk bersandar di kursi tunggu dengan memijat keningnya. tangannya dari tadi tidak lepas memegang minyak kayu putih dan menghirupnya dalam dalam.
selfie merasa pusing dan mual karna perbuatan zayn semalam. cowok itu benar-benar membuat selfie gila dan kelelahan , dia tidak membiarkan selfie lolos begitu saja.
ya, setelah membeli martabak manis campur martabak telur, zayn memaksa selfie untuk memakannya. padahal selfie hanya bercanda saja dengan martabak itu. tetapi zayn mengancam akan mencium bibir selfie jika gadis itu tidak menghabiskannya.
jadi selfie terpaksa memakannya dan di tonton oleh raka dan karina. ia beberapa kali mual karna asing dengan rasanya namun ia tetap memakannya hingga habis tak tersisa.
mereka berempat semalaman menghabiskan waktu di balkon kamar selfie sambil bercengkrama. jika misalnya raka dan karin berpacaran pastinya semalam merupakan double date.
" sel cepat! yang lain udah ke pesawat! " teriak nancy tepat di telinga selfie membuat gadis itu terlonjak kaget.
" masa? "
" iya, ayo violet udah duluan tuh " tunjuk nancy pada violet dan yang lain.
selfie melongo," njir kalau begitu ayo " gadis itu berdiri dan setengah berlari meninggalkan nancy.
" woii tunggu!! "
" cepatan! gue mau duduk dekat jendela! " teriak selfie tidak sabaran.
sampai juga di dalam pesawat , dan benar saja selfie duduk di samping jendela sementara nancy duduk di sampingnya. di belakang gadis itu ada violet dan trysta, dan di depannya ada fira dan riska.
" paris gue datang," gumam selfie senang sembari membuat bentuk love dengan jarinya.
" sel , tas lo isi apa?," tanya nancy penasaran karna tas gadis itu nampak penuh dan padat.
" iya sel gue juga penasaran," sambung violet dari belakang.
selfie terkekeh," isinya basreng pedas dua kilo , keripik kaca, seblak, bakso aci." jawabnya membuat mereka planga plongo
" Lo ngapain bawa itu bego! "
" hehe kan di Paris gak ada barang itu,"
nancy memilih menutup mulutnya karna memang selfie adalah orang terunik yang pernah ia temui.
setelah menempuh waktu 15 jam penerbangan akhirnya pesawat yang membawa mereka telah mendarat di bandara Paris. selfie dan violet tidak henti hentinya bersemangat termasuk nancy.
selfie berjalan di dalam bandara dengan gaya cool, gadis itu memakai topi dan kacamata menambah pesona seorang selfie. begitu juga dengan violet dan nancy yang memakai topi yang sama tetapi berbeda warna, sebuah topi imut berlogo cookie πͺ.
sedangkan guru lainnya masih stay di sekolah mengawasi kelas 12 yang persiapan ujian. dan beberapa lagi mengawasi studytour anak kelas sepuluh di bali.
" sel gue haus, minimarket di mana ya? " tanya violet
selfie mulai melirik ke kanan dan ke kiri tetapi tidak melihat satupun penjual air. hmm mungkin saja mereka menjualnya di luar. namun terlintas ide di kepalanya untuk bertanya langsung pada orang sini.
" kita tanya saja " sarannya
nancy menggeleng." lo gak bisa bahasa Inggris "
" enak aja, bahasa Inggris gue A+++ ya," balasnya tidak terima.
nancy memutar tubuhnya ke arah selfie." iya lo pandai, tapi bukan english tapi Aussie "
" oh iya, kadang-kadang gue gak ngerti sama yang di katakan selfie kalau dia pakai bahasa Inggris." timpal violet.
" iya kan, logatnya aneh. water di bilang wotah lah, forever di bilang foreva , eraser di bilang rubber lah, kan gue bingung," jelas nancy membuat selfie bungkam dan terus menatapnya.
" ya mau bagaimana lagi , orang gue tau bahasa Inggris di Australia kok, kakek juga ngomongnya kek gitu , "
" HEYY KALIAN CEPAT! BIS SUDAH MENUNGGU!," teriak bu yani di depan pintu keluar.
dengan cepat ketiga gadis itu melangkah dan keluar, dan benar saja sudah ada beberapa bis yang terpakir menunggu mereka.
" semua naik ke bis masing-masing ya! "
" iya bu "
setelah menaruh barang-barang mereka dibagasi kini saatnya nancy dan yang lain naik ke bis yang mereka pilih kemarin , yaitu A. tapi tunggu, gadis itu merasa ada yang hilang. yup, nancy tidak melihat selfie di rombongan siswa yang akan naik ke dalam bis A.
kepalanya berputar mencari keberadaan selfie hingga ia menemukan gadis itu berdiri di rombongan bis C. tunggu, sejak kapan gadis itu berteleport ke sana?.
" oii sell sini!! " teriak nancy membuat pandangan violet ikut mengarah ke selfie begitu juga trysta dan fira.
" sel lo salah bis! " teriak fira
" ini udah benar kok," jawab selfie
" bis A bukan di situ sel tapi di sini! " kali ini trysta yang berteriak
selfie menggeleng sembari tersenyum kaku, tangganya merogoh saku dan mengeluarkan tiket bis. ia mengangkatnya tinggi-tinggi agar sahabatnya itu bisa melihat dengan jelas.
__ADS_1
" gue naik bis C! "
mereka yang melihat itu tentu saja terkejut, karna yang mereka tau selfie juga memilih bis A.
" kenapa sel? " tanya violet sedih harus berpisah dengan selfie.
" gue bosan lihat muka lu pada mulu, lagi pula mereka janji mau buatkan gue bubur ayam! " jawab selfie sembari merangkul gadis dari kelas ips 2.
sungguh jawaban yang sangat tidak masuk akal yang di ucapkan gadis itu. jadi mereka berempat hanya bisa melihat selfie menaiki bis C dengan tawa bersama para gadis itu.
keempatnya memilih untuk segera masuk ke dalam bis A dan duduk di kursi belakang. bis yang besar itu sangat berbeda dengan ekspektasi mereka, suasana di dalamnya sangat panas dan gerah. jadi nancy berinisiatif untuk meminta sang sopir menyalakan ac.
" excuse me , could you turn on the air conditioner?." ( permisi bisakah anda menyalakan AC?) . tanya nancy
" sorry, but our air conditioner is broken. you can open the window so it doesn't get too hot." ( maaf, tapi ac kami rusak. Anda bisa membuka jendela agar tidak terlalu panas ).
mendengar itu nancy mengangguk dan kembali ke kursinya. sejujurnya ia tidak terlalu suka dengan jawaban sang sopir.
suasana yang panas itu semakin menjengkelkan saat violet terus-terusan memintanya mengipasi gadis itu. tentus saja nancy menolak, dia bukanlah babu violet.
setengah perjalanan sudah ia lewati penuh membosankan, jadi nancy hanya menikmati perjalanan dengan menopang dagu di jendela.
ia yang lagi melamun terhenyak saat mendengar suara bising dari arah belakang. dan tepat pada saat lampu merah , bis yang membawa selfie berhenti tepat di samping nancy.
nancy bisa melihat bagaimana keseruan mereka dari sini. di sana ada selfie yang berdiri sambil bermain gitar dan memakai topi gaya belakang. sepertinya gadis itu sedang bernyanyi.
begitu juga dengan selfie yang tersadar kalau saat ini nancy tengah menatapnya. jadi ia mendekat ke jendela dan membukanya.
" oii bosan ya? hahaha!! "
" aduhh kasian, gak ada ac panas lagi, semuanya pada diam, pasti kalian ngantuk kan? "
" kayak kita dong adem ... sini deh gue nyanyiin lagu tidur buat kalian " ledek selfie sembari bermain gitar.
" ayok nyanyi kawan! " teriak gadis itu mengajak yang lain.
" yuhuuuu! " seru mereka bersemangat.
πΌπΌπΈ
" remember me "
" though I have say goodbye "
" remember me "
" don't let it make you cry "
" for even if i'm far away I hold you in my heart "
" I sing a secret song to you ......each night we are apart "
" remember me "
" though I have to travel far "
" remember me "
" each time you heart a sad guitar "
" know that I'm with you the only way that I can be"
" until your in my arms again.... "
" remember meeeee... " π΅ π΅
^^^remember me ( ost coco )^^^
" hahahah!! " tawa mereka serentak melihat ke arah bis yang di tumpang nancy.
" bye bye bestie!! " ejek selfie saat lampu merah telah berganti dengan hijau.
" ihh selfie menyebalkan! " sungut nancy
" nancy gue iri ahhh, gue pengen pindah bis aja , disini membosankan " keluh violet sambil memukul lengan nancy.
" gue juga iri , tau gini gue pilih C "
" ini semua gara-gara fira " sambungnya melirik fira
fira yang mendengar itu tersentak dan langsung menoleh ke arah nancy. " so you think this is my fault? "
" kalau lo merasa "
" haaa??....ya siapa suruh lo ikut gue "
" ya lo yang maksa! "
" gue kan ajak doang "
" ini semua emang karna lo, gue rencananya emng mau pilih B "
__ADS_1
" apa itu gue gak dengar " sahut fira menutup telinganya.
jika di bis A saat ini ribut karna pertengkaran nancy dan fira, berbeda dengan bis C yang ribut karna musik dan gelak tawa. tentu saja selfie yang menjadi bintangnya di sana. gadis itu tidak menyesal telah masuk bis ini , karna selain ac nya yang tidak rusak , ia juga satu bis dengan zayn dan duduk tepat di samping cowok itu.