Selfie

Selfie
23. mendadak berubah


__ADS_3

karna hari ini sekolah di pulangkan cepat selfie berniat bermain di rumah jesh. ia dengan semangatnya mengganti pakaiannya dan cepat cepat membuka pintu kamar namun ia terkejut ketika melihat sang ibu berdiri di depan pintu sambil bertongkat pinggang.


" mau kemana sayang? "


" mau main "


" sama siapa? "


" nancy dan violet "


" di mana? "


" yaelah kok mama kayak menginterogasi ku sih " . wajah gadis itu terlihat geram


" jawab saja sayang "


" di rumah kak jesh ". jawabnya cepat


sarah yang mendengar itu sontak menggelengkan kepala dan menarik selfie masuk


" loh kok masuk lagi? " protesnya lantaran sarah langsung mendudukkan gadis itu di kasur


" kamu gak boleh pergi hari ini " . ujar sarah


" kenapa? "


" karna kamu sudah ketinggalan pelajaran hampir seminggu jadi hari ini kamu akan les privat "


selfie melebarkan matanya dan tidak percaya dengan apa yang dia dengar, sungguh apa apaan ini?.


" aku menolak!! "


" lagi pula untuk apa les segala ". lanjutnya


" mama merasa kamu kurang prestasi dan sering masuk ruang bk di tambah kamu hampir tidak masuk seminggu ini ". wajah sarah nampak tegas


tentu saja selfie sangat kesal mendengarnya, ya memang ia akui kalau dia sering masuk ruang bk tapi soal prestasi ia sangatlah cerdas


" mama tau apa? mama kan tidak pernah datang ke sekolah ku selama ini " ujar selfie dengan nada menyindir


sarah menghela nafas panjang " Terima saja sayang karna lima menit lagi dia akan datang "


sontak selfie sangat terkejut dan ingin lari saja tapi melihat ibunya yang berharap besar akhirnya selfie menyetujui perkataan sang ibu


selfie mengambil ponsel dari kantong celananya dan


mulai menghubungi nancy


" hallo? "


" gue akan datang dalam waktu sejam "


" lama amat "


" intinya gue akan datang "


setelah mematikan panggilannya selfie kembali melihat sarah sambil tersenyum kaku. dengan lembut ia menarik lengan sarah keluar dari kamar


" apa mama pernah mendengar kalau sena itu gadis yang sangat pintar? " tanya selfie ketika baru saja duduk di sofa ruang tamu


" tentu saja sayang "


" mungkin aku juga sepintar itu " . perkataan selfie membuat sarah yang berada di sampingnya langsung mengelus rambutnya


" dia pintar tentang bisnis kalau kamu harus lebih pintar lagi tentang akademis "


mau selfie menjawab namun dari pintu depan terdengar suara bel. tanpa berpikir lagi selfie pasti sudah tau siapa yang datang


selfie duduk saja ketika sarah melangkah dan membuka pintu , kemudian ia melihat sarah membawa seorang wanita cantik berusia sekitar 25 tahun ke arahnya.


" sayang dia adalah lucy guru privat mu " . ujar sarah memperkenalkan


" haii saya akan mengajari kamu hingga menjadi juara nantinya " . ucap lucy


selfie pun terseyum ramah dan meminta lucy agar segera memulai pelajarannya karna ia sangat terburu buru untuk saat ini.


" mama bisa tinggalin kami gak? soalnya aku gak bisa fokus nantinya " . pinta selfie pada sarah yang sedang duduk manis sambil memperhatikan mereka


sarang mengangguk " tentu sayang mama akan


meninggalkan kalian "


melihat sarah yang menjauh selfie pun kembali menatap lucy dengan dalam membuat wanita itu binggung.


" ini ada cemilan dan minuman untuk kalian " sarah datang membawa biskuit dan jus


" Terima kasih nyonya " sahutnya lembut dan sarah mengangguk


" hari ini saya akan mengajari kamu matematika, kimia dan sains " . ujar lucy


" ohh silahkan bu " balas selfie sambil meminum jusnya


" baiklah selfie kita akan mulai dari matematika "


hampir sejam berlalu sarah yang berada di ruang keluarga mencoba mengintip dan melihat bagaimana interaksi keduanya. di sana ia dapat melihat selfie dengan serius membaca buku dan sesekali memperlihatkannya pada lucy. hal itu tentu saja membuat sarah senang karna selfie dapat belajar dan bisa menjadi pandai nantinya .


karna melihat gelas mereka kosong sarah berinisiatif untuk kembali membawakan jus. namun saat sampai ia begitu terkejut ketika tidak melihat keberadaan selfie.


" loh kemana dia? " tanya sarah sembari menaruh jus di meja


" pergi nyonya karna lesnya sudah selesai " . jawab lucy sembari membereskan bukunya


" cepat sekali " . ia duduk di sofa dengan perasaan geram dengan tingkah selfie yang main pergi begitu saja


" ya begitulah nyonya"


sarah menghela nafas berat kemudian ia membuka ponselnya dan meminta nomor rekening lucy


" ehh nyonya tidak perlu membayar saya " tolak lucy cepat


" loh kenapa? " tentu saja sarah heran


" justru saya yang mungkin membayar nyonya karna sebenarnya selfie lah yang mengajari saya tadi " . ujar lucy


" ehh bagaimana? "


" gadis itu sudah tau banyak tentang yang saya ajarin trus malah sebaliknya ia yang mengajarkan saya banyak hal termasuk cara menjadi seorang guru yang bijak " . jelas lucy


" anak anda sangat pandai nyonya dan kurasa dia tidak perlu membutuhkan guru les mana pun ". lanjut lucy namun sarah masih terkejut dengan penjelasannya

__ADS_1


karna sarah tak kunjung menerima uang yang di berikan lucy ia pun memasukan kembali uangnya ke dalam tas lalu berdiri.


" saya terkesan dengan anak nyonya "


" saya heran kenapa nyonya ingin memberinya les privat jika anak nyonya saja sudah sangat pandai " .


sarah maskh tak menyangka dengan apa yang dia dengar karna beberapa waktu lalu sarah pernah menemukan kertas ujian bernilai 55 di dalam tas selfie, maka dari itu ia selalu menganggap jika selfie tidak cukup pandai dalam pelajaran. tanpa ia ketahui bahwa itu bukanlah kertas ujian selfie melainkan milik violet yang tertinggal, entah sarah bodoh atau apa tetapi wanita itu tidak melihat nama yang tertera di kertas tersebut


" saya pergi dulu ya nyonya " . pamit lucy lalu berjalan menuju pintu depan. sarah yang tadinya melamun tersentak kemudian ikut berdiri mengantar lucy


seorang gadis sedang bernyanyi di atas sepeda karna jalanan yang ia lewati sedang sepi. ia mengendarai sepeda yang cukup kencang membuat rambutnya bertebangan terbawa angin.


beberapa menit kemudian selfie sampai di rumah jesh dan sayup-sayup ia mendengar suara tawa dari dalam rumah itu. tak ingin berlama lama selfie pun masuk dan melihat nancy dan violet sedang bermain kartu bersama jesh.


" wah wah wah seru sekali ya " . ujar selfie membuat fokus mereka tertuju padanya


" lama amat lo "


" hehe sorry ada urusan tadi "


" sel ayo sini " . violet menarik lengan selfie hingga gadis itu terduduk di sebelahnya


" lo tau tidak tadi kita makan puding buatan kak jesh loh dan itu sangat enak " . jelas violet bersemangat


" untuk gue gak ada? "


"


tenang saja sayang untukmu ada di kulkas kok " . sahut jesh


mendengar itu selfie pun langsung bergegas menuju dapur lalu membuka kulkas , senyumnya mengembang ketika melihat puding yang terlihat begitu lezat.


" wouu kak jesh cantik sekali di antara merak " puji violet yang sedang melihat album foto jesh


" hehe thanks girl "


" kakak pergi ke kebun binatang mana ini? ". tanya nancy


" itu kebun binatang di Singapore waktu kakak bertugas di sana "


nancy hanya mengangguk dan kembali melihat foto hingga ia terhenti pada foto jesh bersama kangguru .


" wahhh cantik sekali " ujar nancy


mendengar itu jesh pun tersipu malu " duhh kakak jadi malu nih di bilang cantik terus "


nancy mendongak " bukan kak jesh tapi kangguru ini".


" pfttt..... hahahhah ". tawa selfie bersama violet


" terlalu pede sih " ujar selfie masih tertawa


" malu banget pasti " imbuh violet


jesh yang di kerjain nancy tentu saja jadi malu di tambah selfie dan violet yang tertawa mengejeknya. mau ia tendang saja ketiga gadis itu keluar dari rumah tetapi ia tidak tega nantinya


" gue pernah lihat kangguru waktu berkunjung ke rumah paman yang ada di Australia " ujar selfie setelah meredakan tawanya


" benarkah? " sahut violet


selfie mengangguk " Mmm di sana banyak sekali kangguru "


" violet ayo ke halaman belakang! ". ajak selfie sambil mendorong violet namun gadis itu menahan tubunhnya dan berhenti di depan kaca


" gue foto dulu " ujar violet



melihat violet yang sudah selesai dengan urusanya nancy pun segera menarik tangan gadis itu dan membawanya ke halaman belakang.


kebetulan di halaman belakang rumah jesh terdapat tenis meja jadi mereka bermain secara bergantian tanpa jesh karna wanita itu sibuk menonton drakor .


setelah puas bermain nancy masuk ke dalam dan keluar membawa sepotong alpukat dan sendok. ia duduk di rumput sambil memperhatikan selfie dan violet yang sednah bermain gelembung


" ehh gue fotoin lo ya " . kebetulan sekali violet tadi membawa keluar polaroid milik jesh


" yang bagus ya vi " balas selfie


cekrek...



" gimana? " tanya violet menunjukkan hasilnya


" umm bagus aja sih "


" fotoin gue juga dong " pinta nancy yang menghampiri mereka


violet mengangguk " ok siap ya "


cekrek...



" suka banget lo makan alpukat " . ucap selfie dengan nada tidak suka


" enak tau "


" gue sih suka jusnya doang kalau buahnya ogah " . perkataan selfie membuat nancy memutar bola matanya malas


" ehh sel kok lo bisa berteman sama trysta sih dulu, secara dia kan anak konglomerat ? " tanya violet yang penasaran dari kemarin.


" ohh karna dulu rumahnya dekat sama rumah kakek makanya gue kenal sama dia " .


" kakek mu sekaya trysta juga ya? " .


" ummm mungkin " jawab selfie canggung sementara nancy hanya menyimak sambil memakan alpukatnya


violet haya mengangguk dan tak lagi menanyakan soal trysta. setelah cukup bermain bersama mereka memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing karna violet ada janji dengan keluarganya


🌿


tibanya selfie di rumah ia langsung naik ke atas mengabaikan ibunya yang meminta penjelasan tentang bimbingan les tadi.


selfie sih masa bodoh dengan itu yang penting ia tidak terikat lagi dengan yang namanya les. lagi pula ada hikmahnya kok karna lucy bisa lebih pintar lagi karna bantuannya.


selfie membuka pintu kamarnya dan tercengang ketika melihat karina sedang duduk di kasurnya. jika selama ini karina selalu menunjukkan wajah sinis dan jutek pada selfie tetapi kali ini berbeda karina memperlihatkan senyuman manis saat melihat selfie.


dengan perasaan yang tidak karuan dan otak yang masih terus bertanya-tanya selfie melangkah dan berjalan mendekat ke karina. bisa selfie lihat karina menyambut kedatangannya dengan senyuman dan menghambur memeluk selfie

__ADS_1


" kenapa? ". tanya selfie heran


" maafkan aku " . sebuah perkataan yang membuat jantung selfie berdegup kencang.


karina melepaskan pelukanya lalu menatap selfie dalam, tanganya terangkat lalu mengelus pipi selfie yang masih shock dengan kejadian ini.


jelas saja selfie shock karna selama ini karina tidak pernah menerimanya, jangankan menerima sekedar mengakui selfie sebagai kakak pun tidak pernah.


" kak selfie pasti terkejut kan? tapi asal kak selfie tau aku ingin memperbaiki semuanya " . ujar karina yang di mana membuat selfie tambah terkejut


" kak selfie? " tanya selfie tidak percaya


karina mengangguk " iya ayo kita mulai semuanya dari awal. aku merasa selama ini sikapku padamu sungguh kejam dan aku menyesalinya "


selfie nampak tertegun plus senang dan tanpa bertanya lagi selfie menganggukan kepalanya.


" aku memafkanmu rin dan aku sangat senang kita bisa bersama seperti ini " . selfie berjingkrak gembira dan mengajak karina melompat bersama setelah itu selfie memeluk karina dengan sangat erat tanpa ia ketahu karina terseyum licik di balik punggungnya.


raut wajah karina benar-benar seperti orang yang penuh penyesalan hingga siapapun pasti mengira bahwa gadis itu telah berubah.


karina mengajak selfie ke kamarnya dan menujukan selfie beberapa koleksi bonekanya. walaupun selfie sebenarnya tidak tertarik dengan pembicaraan boneka ini namun ia tetap menyahuti karna yang lebih penting baginya ialah karina mau berbicara denganya .


" kak sel tau aku tidak terlalu pandai di sekolah dan yahh hanya menduduki lima besar saja " . ujar karina


oh ya sekolah karina dan selfie berbeda sekolah karna waktu itu karina menolak selfie untuk satu sekolah bersamanya dengan alasan malu dan tidak mau bertemu dengan gadis itu .


" oh ya? "


" tidak papa kan itu justru sudah bagus " tambah selfie terseyum


" tapi kan ayah memaksaku untuk menjadi pewarisnya makanya nilai ku harus tinggi " . ujar karina lesu


entahlah tapi didalam pikiran selfie ia merasa bahwa karina sedang menyombongkan diri tentang menjadi seorang pewaris di hadapannya namun selfie menepis pikiran itu.


" mmm tidak apa apa kok kamu bisa memulainya dengan pelan " . mendengar itu karina terseyum lega


dan enarik lengan selfie keluar dan pergi ke halaman belakang .


" kak sel coba tangkap aku " . karina berlari memutar pohon sedangkan selfie berusaha mengejarnya


" got you ". kedua gadis itu tertawa dan ini adalah momen yang sangat selfie sukai


karina membawakan cake dan memakanya bersama selfie di pinggir kolam. karina bisa melihat bahwa selfie sangat gembira saat ini


" kak selfie percaya kan padaku? " . ujarnya tiba-tiba mengalihkan fokus selfie


selfie mengangguk " tentu saja rin "


" mmm bagaimana kalau kita pergi ke hutan wisata kak ". ajaknya dengan wajah berbinar


" tapi itu jauh " elak selfie


" kumohon pliss aku ingin kesana bersama mu "


selfie tertegun ketika karina memohon seperti itu dan tanpa berpikir panjang lagi selfie mengangguk.


" Yesss! aku akan meminta sopir mengantar kita " . karina menarik tangan selfie dan berlari ke halaman depan lalu meminta sopir mengantar mereka.


di dalam perjalanan selfie dan karina tidak berhenti mengoceh dan saling bercanda bahkan karina sesekali bersandar di bahu selfie. ia seperti menjelma menjadi adik yang menggemaskan


ketika sampai karina membawa selfie masuk dan berjalan ke dalam hutan, ia tidak mendengarkan selfie yang sedari tadi mencegahnya masuk lebih jauh . walaupun pengunjung saat ini ramai selfie tetap menghawatirkan gadis itu.


sampai dimana mereka terhenti di pinggir danau yang cukup kecil . keduanya menarik nafas dalam dan menghirup udara segar, tangan keduanya bertautan dan mengenggam erat.


" karina "


" hmmm? "


"semua ini sia sia " ucap selfie dengan raut wajahnya datar membuat karina menatapnya binggung


" maksudnya? "


selfie menoleh dan menatap gadis itu tajam " jangan berpura-pura karina karna gue tau lo sebenarnya sedang menipu gue "


mendengar itu sontak membuat karina tercengang karna ia sebisa mungkin berakting sebaik mungkin tapi kenapa selfie bisa mengetahuinya.


" hahhh kak selfie bercanda aja deh " . ia tertawa pelan namun selfie tetap menatapnya tajam.


" jangan berbohong lagi!! ". tegas selfie


mendengar selfie yang sudah kesal dan rencananya ketahuan karina pun berdecak. " ck! ya ini semua rencana gue supaya lo pergi jauh "


tangan selfie terkepal perasaan marah semakin besar muncul di hatinya namun sebisa mungkin ia tahan. ingin rasanya ia memukul karina dan meluapkan semua rasa sakit yang ia tahan selama ini namun ia tidak bisa melakukannya.


" kenapa? padahal gue sangat menyayangimu karina". lirihnya


" hahaha selfie.... selfie " . ia memutari tubuh selfie sambil tersenyum miring


" gue itu sangat benci sama lo " . setelah mengatakan itu ia mendorong selfie hingga gadis itu terjatuh dan kemudian karina berlari kencang meninggalkanya.


melihat karina yang berlari membuat selfie juga ikut berlari , namun karna tertinggal karina berhasil menaiki mobil dan melambai sambil mengejek ke arahnya.


" dadah kak selfie semoga lekas sampai " . mobil yang di tumpangi karina sudah semakin jauh


" siaaalll " . ia menggusur rambut ke belakang dan menendang kerikil dengan kuat


" gadis licik itu keterlaluan " . germanya


selfie panik karna tempat ini dengan rumah sangatlah jauh dan membutuhkan waktu tempuh sekitar dua jam lebih dan parahnya ia sama sekali tidak memiliki uang untuk transport.


ketika sibuk dengan pikirannya selfie teringat akan sesuatu dan langsung mengeluarkan ponselnya. tanpa berlama lagi ia segera menghubungi seseorang hingga terdengar sahutan dari seberang


" hallo? "


" datang dan jemput aku!!! aku sudah mengaktifkan lokasinya "


" ada apa? "


" jangan banyak tanya , segera datang ini perintah! ".


karina sampai di rumahnya dan tertawa terbahak bahak ,.di dalam pikirannya pasti selfie sedang menangis dan ketakutan tidak bisa pulang.


masih dengan senyumananya yang licik ia membuka pintu kamarnya namun ia terkejut ketika melihat selfie duduk di atas kasurnya.


" haii girl "


" hahh? bagaimana bisa? " . tanya karina tidak percaya


selfie berdiri dan melangkah ke arah karina hingga jarak mereka sangat dekat. " bagaimana gue disini lo gak perlu tau sayang tapi jangan lagi lo main main sama gue karna mungkin situasinya akan berbeda ".

__ADS_1


selfie menepuk pipi karina pelan dan keluar meninggalkan karina yang masih tidak percaya dan bertanya tanya. jika selfie menggunakan taksi atau kenderaan lain tentu saja itu akan sangat lama karna karina lah yang lebih dulu pergi, tapi selfie bisa sampai lebih dulu darinya dan itu yang membuat karina terheran heran .


__ADS_2