Selfie

Selfie
31. nancy birthday


__ADS_3

" gue mau mati! ". ujar selfie membuat violet dan nancy panik


" tahan dulu sel " . violet mencoba menenangkan gadis itu


" udah gak sempat nih, darah gue juga udah mau habis ".


" kalian lama banget sih ". lanjutnya


" vi gue tangani ini dan lo tangani selfie ". usul nancy dan violet pun mengangguk


" dahlah gue mati!! ".


" santai aja gila, ini gue lagi rivave lu ". geram violet karna dari tadi selfie tidak berhenti merengek karna hampir mati dalam game.


" kalian lama sih ".


" kita habis lawan satu squat anjir ". nancy juga tak kalah geramnya dengan tingkah gadis itu.


hampir setengah jam mereka melanjutkan permainan setelah itu violet meminta keduanya untuk menemaninya kembali ke parkiran sekolah karna violet lupa membawa cookies yang ia gantung di stir sepeda.


" untung aja ya , kalau gak kita cemilin apa nanti ". ujar nancy


violet mendadak berhenti dan menunjuk sesuatu di depan mereka yang membuat selfie dan nancy melebarkan mata, " itu ada geng zayn, dan siapa cewek itu? " .


tentu saja selfie dan nancy tau siapa cewek itu , siapa lagi kalau bukan nadia, teman sekelas zayn yang centil dan suka menyebar rumor kalau dia dan zayn pacaran.


Ricko dan reyno yang asik tertawa reflek menyenggol zayn, " ada trio cookies tu ". zayn menoleh dengan wajah datarnya sementara nadia berdecak sebal.


Selfie berlari kecil, " lo selingkuh ya zayn ".


" emang kita pacaran? " . tanya zayn sembari mengangkat sebelah alis.


" ehh sel lo gak usah kecentilan deh, lo tau gak kalau zayn itu punya gue ". timpal nadia sambil melingkar kan tanganya di lengan zayn


" iya dalam mimpi ". balas nancy


" apa lo bilang!! ".


" ngaca mbak, lo yang kecentilan kayak lon-" . violet sengaja menggantung ucapannya dan tertawa bersama selfie dan nancy ,hal itu sukes membuat nadia malu.


" cantik banget kalau lagi tertawa, kapan nih lo terima gue? ". ungkap ricko yang terpesona melihat nancy


" gak akan! " . balas nancy datar , dingin dan tegas membuat reyno tertawa.


" kalau violet mau gak sama gue? ". kali ini arka yang bertanya dengan antusias


violet menggeleng, " lo bukan tipeku ".


" pftt.... Hahahah ". tawa semuanya kecuali zayn yang diam.


" kasian di tolak ". ledek selfie


selfie beralih melihat nadia yang menempel dengan zayn tetapi lelaki itu sama sekali tidak menolak membuat selfie semakin kesal .


nancy yang asik tertawa melihat jamnya yang menunjukan pukul 7:49 AM. dan tepat saat itu bu siti keluar dari kelas sebelah alias kelas mereka.


" selfie, nancy , violet, masuk atau ibu kasih absen kalian bolos ".


ketiganya reflek berlari dan masuk ke dalam kelas dengan tergesa-gesa menyisakan zayn dan yang lainnya menatap mereka lucu.


setelah pelajaran bu siti berakhir kelas mereka mendadak jam kosong karna guru selanjutnya tidak dapat hadir, trio cookies sedang duduk di lantai sambil bersandar di tembok belakang kelas .


" nancy hari ini lo ultah kan? Selamat ya my cucumber ". selfie memeluk nancy


" benarkah? Wah selamat ya cantik ". imbuh violet yang juga ikut memeluk nancy


" makasih, btw kalian datang ya sore nanti untuk makan-makan doang " . ajaknya


" tau aja lo kalau nanti gue pasti gak makan di rumah ". selfie tertawa pelan


hening , violet dan nancy terdiam mendengarnya.


" iya makanya datang dong " .


" sel jangan lupa jemput gue ya " . pinta violet


Selfie mengangguk dan mereka kembali memakan cookies sambil menonton film horor. violet lah yang mengajak mereka menonton padahal dia penakutnya minta ampun , seperti sekarang ini dia sibuk memeluk selfie dan nancy bahkan menyembunyikan wajahnya di ketek selfie.


" awas ketek selfie bau loh vi ". gurau nancy


" enak aja! gue wangi ya ".


singkat cerita waktu sudah menunjukan pukul setengah empat sore dan sebentar lagi pesta ulang tahun nancy akan segera di mulai.


" hadiah lo apa sel "?. tanya violet saat selfie baru saja datang ke rumahnya.


" sederhana aja sih yang pastinya gak semahal punya lo ". jawab selfie terseyum kemudian mereka malajukan sepedanya ke rumah nancy.


sesampainya di rumah nancy mereka lekas masuk, disana hanya terdapat nancy dan keluarganya saja ada juga fira dan trysta. karna nancy tidak menyukai pesta makanya ia hanya merayakannya kecil-kecilan saja bersama sahabat dan keluarga.


" yeee akhirnya kalian datang juga ". lontar nancy sambil tersenyum lebar.


" pasti dong, siapa sih yang gak mau makanan garatis, iya kan tan ". tukas selfie seraya melihat ibu nancy.


Ibu nancy terseyum , gadis di hadapannya selalu membuat suasana semakin berwarna dengan senyuman dan juga kecerianya.


" lo pakai baju kaos doang? ". tanya violet karna ia mengira nancy akan memakai gaun layaknya orang yang sedang berulang tahun.

__ADS_1


nancy memutar bola mata malas " ribet tau pakai begituan lagi pula cuman kalian aja kok yang datang ".


" benar kata nancy , ribet tau " timpal fira yang langsung memberikan kadonya.


" lo pasti suka dengan hadiah gue ". lanjut trysta sembari tersenyum


" sebenarnya gue mau kasih lo hadiah ketimun tapi gak jadi ". ucapan selfie membuat nancy menatapnya tajam.


" kenapa gak bawa sih sel? ". sahut fira bergurau


" hehe jangan goda nancy , lihat tu mukanya udah asem gitu ". sela violet sambil memberikan hadiahnya.


nancy membuka semua kado dari sahabatnya satu persatu. fira memberinya kalung mewah yang terdapat insial nama nancy , trysta memberinya jam tangan mewah , violet memberinya lilin aromaterapi, sedangkan selfie memberinya lampu bola kristal galaxy.


nancy tersenyum senang ketika membuka hadiah dari yang lain namun ia tercengang sambil menatap selfie tidak percaya.


" hehe, lo bilang lo suka dengan itu kan? Jadi gue kasih aja ". ungkap selfie yang tau dengan isi pikiran nancy.


tentu saja nancy sangat senang dan terharu, walaupun hadiah selfie tidak semahal dan semewah yang lain tetapi nancy sangat suka dan menghargai pemberiannya.


" emang gak papa? ". tanya nancy memastikan lagi


Selfie mengangguk yakin ," iya nanti gue bisa beli lagi kalau pengen ".


nancy terseyum lembut lalu ia menekan tombol sehingga lampu di bola itu menyala dan terlihat semakin cantik . Itu adalah benda kesayangan selfie dan gadis itu dengan berani memberikanya pada nancy.


" wahh indah sekali ". violet terkesima melihatnya


" iya indah sekali ". timpal trysta


" pilihan selfie pasti indah dong " . Sahut selfie menepuk dadanya.


ibu nancy terseyum melihat anaknya bahagia bersama para sahabatnya , ia ke dapur membawakan kue dan menaruhnya di atas meja nancy, lalu segera menyalakan lilinya.


" buat permohonan mu sayang " . ucap ibunya seraya mengelus kepala anaknya.


nancy terseyum dan meniup lilinya kemudian menutup mata dan membuat permohonan,


" ku harap selfie mendapatkan kebahagiaannya " .



" yeeee " . teriak mereka bersama setelah nancy meniup lilin


selfie menoleh pada ibunya nancy , " mana kostum cucumber tan? " .


" udah rusak sayang " . jawab ibu nancy


" emang lo mau apa sih? " . tanya Nancy yang kepo dengan maksud selfie


" ya buat lo pakai lah, keren tau " .


nancy mulai memotong kuen dan orang pertama yang ia suap adalah selfie , kemudian barulah nancy membagi kuenya ke para sahabatnya dan memakanya bersama.


setelah makan hidangan utama yang sangat lezat ,mereka berlima pergi ke halaman belakang untuk sekedar bermain . di saat itulah selfie menjahilin nancy dengan menjepit rambut gadis itu kiri dan kanan pada tali jemuran, nancy hanya pasrah saja ketika di kerjain .


" ihh bagus nancy lo cantik banget, lucu gemoy gitu deh " . selfie kegirangan dan melompat kecil


" iya lucu banget pengen nyubit deh " . tambah violet yang sama gemasnya.


" nancy lo cool banget imut " . ucap fira dan trysta bersamaan


" masa, sih? " . Sahut nancy


Selfie mengangguk " tunggu gue fotoin dulu ya ,Jangan lepas " .


Cekrek



mereka berkumpul dan melihat hasil fotonya ,


" bagus kan? apa gue bilang wajah nancy tu imut banget " . ungkap selfie


trysta mengangguk, " iya, lucu banget dia ".


nancy melepaskan jepitan di rambutnya dan menghampiri mereka, " cantik banget deh " . pujinya setelah melihat fotonya


" ihhh tapi kalau marah galaknya minta ampun ". Imbuh violet membuat tatapan nancy menajam padanya.


mereka memutuskan bermain badminton untuk mengisi waktu luang. nancy fokus memperhatikan selfie yang tertawa dan tersenyum gembira ketika bermain bersama violet dan juga yang lainya, sebuah senyuman yang begitu teduh .


" tidak ada yang kuinginkan kecuali kau senang seperti ini sel, aku menyayangimu ". batin nancy dan kembali bergabung bersama yang lain.


🌿


selfie pulang ke rumahnya dengan perasaan yang gembira, ia sangat senang melihat nancy yang di kelilingi oleh keluarga dan sahabat saat ia berulang tahun , berbeda dengan selfie yang tidak pernah merasakan ulang tahun di dampingi oleh orang tua, ia menghabiskan seluruh ulang tahunnya bersama kakek dan nenek saja.


sejujurnya selfie sedikit iri dengan kehidupan nancy yang terbilang sempurna namun ia selalu menepis pikiran itu karna nancy adalah satu satunya orang yang menerimanya ketika ia baru pindah ke sini, ya walaupun nancy sudah menerimanya dari mereka masih kecil lagi.


rasa capek selfie semakin menjadi ketika ia di datangi karina dengan wajah sinisnya, selfie menghela nafas karna ia tau pasti gadis licik itu ingin mencari masalah denganya.


" gue mau ke atas ". ujar selfie namun tanganya di cekal oleh karina


" lesu amat deh hahah ". cibir karina


selfie memilih untuk tidak meladeni gadis itu dan tetap melihatnya dengan wajah lelah.

__ADS_1


" gue tau lo pasti benci sama gue, gue kasih kesempatan deh " . karina menggantungkan ucapan nya


" lo boleh kok nampar gue " . selfie membeku dengan wajah yang shock, apa ia tidak salah dengar? menampar? tentu saja selfie sangat ingin melakukan nya.


" jangan bercanda! lo adik gue gak mungkin gue nampar adik gue sendiri ". elak selfie mencoba melangkah namun karina lagi lagi menghentikannya


" ayolah gue pengen rasa di tampar sama lo, lagipula ini kesempatan lo ". jujur saja selfie tergiur mendengarnya namun sebisa mungkin ia menahannya.


melihat selfie hanya diam membuat karina semakin kesal ia terus mendesak selfie hingga ia mendengar suara mobil ayahnya memasuki perkarangan rumah.


" kumohon tampar gue!! ". ucapnya dengan wajah memohon dan kali ini selfie seakan luluh


tangan selfie terangkat dan wajahnya terlihat tegang, memang benar ia ingin sekali menampar karina namun ia tidak berani melakukanya tapi sekarang ia di beri kesempatan bukankah ia harus menggunakannya?.


melihat selfie yang bersiap menamparnya membuat karina tersenyum menyeringai lalu ia menutup matanya bersiap menerima serangan.


selfie menghirup nafas panjang, ia menutup bukakan tanganya dan mengelus lembut pipi karina, sungguh tidak tega tapi apa boleh buat karna ini ialah permintaan karina sendiri.


plaakk


plakkk


suara tamparan menggema di rumah yang kosong itu, selfie menampar karina dengan kuat sehingga sudut bibir gadis itu sobek. melihat karina yang kesakitan selfie mencoba meraihnya namun dari arah pintu ia mendengar teriakan sang ayah.


selfie melihat Josh yang berdiri dengan wajah marah, pria itu kemudian mendekati selfie dan menampar gadis itu kuat.


" apa yang kau lakukan pada putriku?!! ". Josh menampar selfie sekali lagi. rumah yang sepi membuat suasana semakin mencekam


bahkan selfie tidak di beri kesempatan untuk membela dirinya.


dengan amarah yang masih menggebu-gebu Josh menarik rambut selfie lalu mendorong tubuhnya hingga terbentur tembok.


di satu sisi karina terseyum puas karna berhasil mengerjai selfie lagi ,lagi dan lagi.


" kau mau mati ya? !! ". tegas Josh masih menarik rambut selfie kebelakang dengan sangat kuat dan tidak mendengarkan rintihan gadis itu sama sekali.


selfie hanya diam menatap ayahnya lamar lamat, sungguh kulit kepalanya sangat sakit , selfie pasrah dan menerima jika dirinya akan hancur hari ini juga, lagi pula ia tidak memiliki peluang untuk terbebas dari kemurkaan Josh saat ini.


" dasar perempuan cacat!! berani sekali kau melukai anakku ha!! ". tegas Josh namun selfie hanya diam menahan rasa sakit yang teramat.


" siapapun tolong ".


" selfie gue mau minj- ". nancy melebarkan matanya melihat apa yang sedang terjadi, ia tadinya berniat datang kerumah selfie untuk sekedar meminjam kacamata, entah kenapa nancy malah kepikiran untuk meminjam di rumah selfie padahal ia memiliki banyak koleksi kacamata.


nafas nancy terengah-engah melihat sahabatnya di siksa habis habisan. tangan nancy mulai terkepal dan rahangnya mengeras, dengan cepat nancy langsung mendekati karina dan menahan gadis itu dengan tubuhnya dari belakang.


" lepaskan selfie! jika tidak saya tidak akan segan segan menyakiti anak anda! ". ancam nancy bahkan tanganya sudah berada di leher karina.


Josh malah terseyum miring " lagi pula kau tidak berani melakukanya ".


mendengarnya membuat nancy juga sama terseyum miring " benarkah? entah kenapa dari dulu saya ingin sekali membunuh gadis ini!! ".


" akhh..a-ayah.. " . rinti karina saat nancy menekan lengannya pada leher gadis itu lalu setelah itu ia juga menarik rambut gadis itu kebelakang.


" lepaskan dia! atau kepala gadis ini ku benturkan ke lantai!! ". teriak nancy bahkan matanya sudah berkaca kaca.


tidak ingin anaknya terluka Josh langsung melepaskan selfie dan menghampiri karina, di singkirkan nya tubuh nancy dari jangkauan anaknya sementara nancy menatap keduanya lekat.


" anda menyalahkan selfie karna dia terlahir tuli? seharusnya orang yang harus di salahkan ialah diri anda sendiri ".


" benih anda yang bermasalah tuan, yang satu gila dan yang satu cacat, ck! itu karna berasal dari orang yang tidak waras " . sembur nancy tanpa menghiraukan tatapan tajam Josh


" kau masih kecil tapi sudah kurang ajar ya! ".


" kurang ajar pada orang yang kurang ajar tidak ada salahnya ". nancy berjalan mendekati selfie membiarkan josh yang pergi membawa karina ke atas.


nancy masih berdiri dan menatap selfie yang sudah terduduk di lantai dengan lemas . perlahan ia berjongkok dan mensejajarkan tubuhnya dengan selfie.


di usapnya pipi selfie dan menghapus air mata gadis itu, baru saja nancy mendoakan kebahagiaannya tetapi ia malah mendapatkan kemalangan.


" kembali saja selfie, kembalilah pada kakek dan nenekmu, sungguh lo tidak aman di sini ". tutur nancy , air matanya bahkan mengalir membanjiri pipinya.


selfie menggeleng " gak mau! gue mau bersama lo nancy ".


" lo hanya akan melukai hatimu!! ". tegas nancy meyakinkan gadis itu .


" gue hanya mau bersamamu ". lirih selfie dan menatap wajah nancy dengan sendu.


" kenapa lo mau bersamaku! ". geram nancy dengan suara yang sedikit meninggi karna selfie selalu keras kepala.


" itu karna, aku tidak memiliki siapapun untuk di percayai.....!! ".


" jika aku tidak bersamamu aku akan sendirian! dan sendirian itu lebih menyakitkan dari pada terluka!! " . jerit selfie mampu membuat nancy terdiam.


pandangan selfie tertarik kebawah membuat air mata itu menetes membasahi lantai, ia menutup mulutnya berusaha menahan isakan.


tanpa pikir panjang nancy langsung memeluknya dan di di sanalah tangis selfie pecah, Ia seakan menumpahkan kesedihan yang ia pendam.di rasanya tubuh selfie gemetar dan di ciumnya pucuk kepala gadis itu.


nancy memeluk selfie dengan erat seakan tidak ingin selfie terlepas dari pelukanya, lagi dan lagi nancy harus melihat selfie menangis. bagi nancy selfie adalah seorang yang rapuh yang terlihat rapi, bahkan orang tua gadis itu tidak mengetahui apa apa tentang selfie.


selfie mendongak menatap nancy tepat di kedua mata teduhhnya , " ketahuilah satu hal nancy ".


" jika ular beracun yang kau tebas, kau pahlawan . jika kupu kupu cantik yang kau injak ,kau penjahat ".


nancy mengangguk dan mengusap kedua pipi selfie " gue paham ".


__ADS_1


sekilas hadiah selfie untuk nancy


__ADS_2