
hari ini selfie memperlakukan bella dengan sangat baik , ia menjaganya dari pola makan dan juga kegiatannya . semua hal yang di makan oleh bella akan selfie awasi , dan selfie sempat ternganga saat melihat obat bella yang menurutnya sangat banyak, obat obat tersebut juga tergolong obat yang belum pernah selfie lihat sebelumnya.
bella merasa selfie saat ini tengah kerasukan karna gadis itu dengan sendirinya yang menawarkan diri untuk memijat kaki bella, walaupun bella tau kalau wajah selfie tengah menahan malu dengan apa yang dia lakukan saat ini.
" aku senang kamu sedikit berubah " . ujar bella senang
" kau harus membayarnya dengan kesembuhan ".
bella mengehela nafas berat. " sudah ku bilang ,nona muda tidak usah mencemaskanku " .
selfie tidak menjawab namun tangannya dengan lihai bergerak di area kaki bella, gadis itu dari tadi terlihat murung seperti memikirkan sesuatu.
" aku adalah sebuah pelita di ruangan gelap, sementara kau adalah cahaya yang menghidupi pelita itu, aku akan padam bell jika kau pergi " . Lirih selfie
" kau bisa meminta orang lain menyalakan cahayamu nona ". sahut bella yang tersenyum hambar menatap selfie, tangan bella terangkat lalu mengambil handycam yang berada di sebelah gadis itu. ia nyalakan kamera perekam itu dan mengarahkannya pada selfie.
" haii sena, lihatlah kau sekarang berganti peran menjadi pembantu hihii ". ia tertawa kecil ketika melihat wajah selfie menjadi cemberut.
" dan untuk selfie di masa depan aku pasti yakin kamu sudah mendapatkan teman baru hingga melupakan ku ". lanjutnya dan itu sontak membuat selfie melepas tangannya dari kaki bella.
selfie merampas handycam nya dari tangan bella lalu berdiri. " aku harus menjauhkan benda ini dari mu ".
bella mendongak " kenapa? ".
selfie berbalik badan " karna kamu pasti akan berbicara ngelantur di sini ". ia berjalan menuju pintu.
" kamu mau kemana? " .
" main game ".
" nanti di marahin kakek loh ".
" gak peduli ". selfie membuka pintu dan sebelum menutupnya ia sempat menoleh pada bella yang sedang terseyum padanya, selfie tidak membalasnya dan hanya menatapnya datar.
setelah selfie keluar senyuman di wajah bella pun luntur, ia menghela nafas berat dan melihat ke arah luar jendela.
selfie berjalan menuju ruang game dengan santai, namun di tengah jalan ia malah berpapasan dengan helena dan itu membuat selfie berdecak sebal.
" hey ,hey ,hey ,girl mau kemana ? ".
" main game ".
" tapi nona harus belajar sekarang ".
selfie mentapnya tajam, " sudah tadi, sekarang temani aku bermain ". ia menarik lengan helena dan memaksanya masuk kedalam ruangan.
hampir sejam kedua manusia itu bermain dan melupakan dunia, helena yang biasanya tidak tertarik dengan game tiba tiba saja menikmatinya.
" haha loser, kau kalah " . Ledek selfie pada helena yang duduk sambil memayunkan bibir kedepan.
" aku kan tidak tau main ini nona ". ketusnya
selfie berdecak mendengarnya dan ketika ia ingin lanjut bermain lagi tiba tiba saja ponselnya berbunyi . selfie mengerutkan keningnya melihat nomor tidak dikenal mengirimnya pesan whatsapp.
" siapa ini? ". gumam selfie tanpa membalas pesan tersebut karna baginya itu tidak penting.
ting
selfie menjadi geram saat ponselnya terus berbunyi dari tadi, dan mau tak mau sekaligus penasaran selfie memutuskan membukanya.
" siapa ini? cewek pakai masker pula ". gumamnya
selfie memilih untuk tidak menggubris orang tidak jelas itu dan meminta helena , max dan jack untuk menemaninya jalan sore keliling kompleks. selama berjalan tangan selfie tidak lepas dari handycam nya dan merekam suasana kompleks.
" SENAAAAA!! ".
selfie tidak menoleh ke sumber suara karna ia tau siapa yang sedang memanggilnya.
" Cieee, jalan sore nih ikut dong ". goda trysta dari halaman rumahnya
" diam! Kau berisik tau ". bentak selfie
" sena pemarah banget imutt tau ". gemas trysta membuat selfie memutar bola mata
" kau cerewet banget tau ".
" hehehe, ehh dimana bella tumben gak ada?".ia menoleh mencari keberadaan gadis itu.
" bella sedang sakit ". jawab helena
" ohhhh ".
selfie memilih untuk melanjutkan jalannya tanpa menganggapi gadis itu yang terus mengoceh.
" nanti main bareng ya!! " . teriaknya
seminggu berlalu dan hari ini suasana rumah nampak mencekam pasalnya selfie tengah marah besar pada helena dan anggota tertinggi perusahaan.
" BAGAIMANA BISA KALIAN SEMUA TIDAK MENGATAHUI ADANYA PENGGELAPAN DANA SELAMA INI HA?!! ". sembur selfie di ruang bekerjanya membuat helena dan orang yang berada di sana menunduk
" nona muda ,orang ini menghack sistem kita sehingga kita tidak mengetahui apa apa ". jelas helena
" kalian kerja apa saja hingga bisa lalai dari semua ini!!? ". tegas selfie yang menatap tajam para petinggi perusahaan.
" maaf kan kami nona muda ". sesal mereka secara bersamaan.
selfie menarik nafas " ok tapi kalian harus bawa orang itu sore ini juga " .
" tentu nona muda saya akan membawa orang itu pada nona muda sore ini ". jawab helena dan keluar bersama yang lainnya.
" jika kakek tau aku pasti akan di hukum dan di suruh belajar hingga mampus " . gumamnya panik
dan betul saja sore ini helena dan para petinggi membawa sang penggelap dana ke hadapan selfie. wajah lelaki itu nampak pucat dan sangat ketakutan. siapapun pasti tidak ingin berhubungan dengan dua orang yaitu tuan besar dan juga nona muda karna mereka terkesan tidak punya hati jika menghukum.
" ampuni saya nona ". mohonnya bersimpuh lutut di hadapan selfie.
" max!! ". panggil selfie
Bukhh
Bukhh
paham dengan maksud selfie max langsung memukul pria itu sehingga ia tidak berdaya.
" saya akan memaafkanmu " . ucap selfie membuat pria itu senang karna tidak akan di pecat .
" tapi anda harus di hukum terlebih dahulu! ". tambah selfie tersenyum menyeringai .
mendengar hal tersebut pria itu pun menelan saliva kasar , butiran keringat mulai bercucuran membasahi wajahnya dan tubuhnya mulia bergetar.
" helena bawa dia dan suntikan cairan kimia yang sangat gatal hingga dia tersiksa!! ". perintahnya lalu menunduk menghadap pria itu.
" anda akan merasakan gatal yang luar biasa hingga ke tulang anda , dan anda akan terus menggaruk hingga kulitmu terkelupas ". bisiknya
__ADS_1
" setelah merasa cukup barulah saya akan beri penawarnya ". lanjutnya lalu pergi ,ia tidak peduli pada pria itu yang sedang menjerit dan memohon untuk meringankan hukumannya.
" nona muda itu terlalu kejam " . protes bella tidak terima
" itu hukuman yang pantas untuk orang sepertinya hingga dia akan berpikir dua kali jika ingin mengulangi kesalahan " .
" jika kau hanya memberinya ampun dia akan mengulanginya lagi, karna berpikir kita pasti akan memberinya maaf lagi ". sambungnya
" tapi kan-".
" bella terkadang kita harus sedikit kejam untuk membuat orang sepertinya tidak semakin ngelunjak lagi ". selfie pergi meninggalkan bella yang masih berdiri di tempat.
" sedikit apanya tuh itu sangat kejam malah " . Cibir bella dalam hati
" nona muda tunggu! ". bella berlari menyusul selfie dan menghadangnya dari depan.
" aku tau dia salah tapi untuk uang sekecil itu tidak terlalu masalah kan? ".
selfie maju selangkah dan menatap bella tajam hingga gadis itu ketakutan. " sekecil itu? delapan ratus milyar sekecil itu? ".
bella ternganga . " bella aku memang kaya tapi aku tidak akan pernah membuang uangku untuk orang sepertinya ".
" nona itu sangat banyak ".
" ya aku tau, aku sudah meminta helena dan jack untuk membawa kembali dananya dan meminta mereka mengurus semuanya sebelum kakek tau nanti ". selfie berjalan tetapi sedetik kemudian ia terhenti sehingga bella yang berada di belakang menabrak punggungnya.
" obatnya sudah di minum? ".
bella menunduk dan menggeleng, " belum ".
selfie menghela nafas berat, " minumlah, ayo aku yang akan menemani mu". selfie mengulurkan tangan membuat bella terseyum lebar dan menautkan jarinya di jari selfie
...🌿...
" dahlia jelek "
" dahlia jelek "
" nona muda jug-" .
" kau bilang aku jelek kau akan pulang dengan kaki pincang ". sela selfie membuat dahlia bergidik
bella terkekeh " selfie yang paling cantik deh".
dahlia terseyum lalu kembali melanjutkan memijat punggung selfie.
" akhh sakit...kamu kalau pijit yang benar dong " .
" maaf nona muda " .
" gak ada maaf , sekarang kamu pergi ke kantin dan belikan aku jus mangga, cepat! ". perintah selfie tetapi dahlia tidak juga bergerak.
" ayo cepat ngapain masih di sini? !". desaknya lalu ia mengerutkan kening ketika dahlia mengulurkan tangan padanya.
" u-uangnya nona? " .
" minta di bella ". sesudah mendapatkan uang dari bella dahlia pun bergegas membelikan jus mangga pesanan selfie, ia bahkan berlari karna selfie menyuruhnya untuk kembali dalam waktu tiga menit.
" ini nona ". ujar dahlia seraya memberikan jusnya dengan ngos-ngosan.
" hmm setelah aku pikir pikir aku sepertinya ingin jus alpukat ". ucap selfie menatap dahlia kecut, dan tanpa banyak bicara lagi dahlia langsung kembali membelikannya jus alpukat
" i-ini no-na ". ucapnya terbata-bata karna bukan dua kali saja tetapi selfie memintanya bolak balik hingga enam kali.
" selfie sudahlah terima aja kasihan dia " . mohon bella yang kasihan melihat dahlia yang penuh dengan keringat dan pelu.
" hmm ok deh sudah cukup ". selfie mengambil jus mangga dan meminumnya, melihat itu membuat dahlia sangat geram karna ujung-ujungnya selfie meminum jus yang pertama dia beli.
" minumlah! " . tawar selfie menatap dahlia dan juga bella, kedua gadis itu langsung mengambil jus yang nganggur di meja.
" semua sudah beres kan bella? ". tanya selfie di sela-sela minumnya.
" beres sel, aku dan helena sudah membereskan masalah perusahaan sehingga kakekmu tidak akan tau ". Jawab bella
" hmmm bagus ".
" masalah apa? ". tanya dahlia penasaran.
" penggelapan dana ". balas bella membuat dahlia membulatkan mulut.
" berapa banyak yang di gelapin? ".
" kau taupun buat apa? gak guna ". sewot selfie sehingga dahlia berdecak sebal.
melihat mereka berdua bella pun tersenyum hangat, lalu ia terhenyak ketika merasakan ada cairan yang keluar dari hidungnya. " aku ke toilet dulu ". ia berlari dengan kencang sambil menutup hidungnya.
tibanya di wastafel kamar mandi bella segera membersihkan hidungnya . ia sedikit kesal karna cairan merah itu terus mengalir tanpa henti.
" kumohon berhentilah ". beberapa menit kemudian barulah darahnya berhenti . kepala bella terangkat dan menatap wajahnya di pantulan cermin, di lihatnya wajahnya yang pucat seperti hantu. ia mengeluarkan bedaknya dan mulai mengolesinya di wajahnya.
sementara selfie sedikit cemas melihat bella yang tiba tiba pergi. ia termenung hingga suara notifikasi mengalihkan fokusnya.
sebuah pesan yang sangat mengganggu muncul kembali setelah seminggu selfie abaikan.
selfie kembali memasukkan ponselnya ketika bella datang dan duduk di sampingnya.
" nona muda jangan bully dahlia lagi ya "
" kenapa "
" karna itu tidak baik ". gumam bella
selfie mengingat bagaimana ia menyuruh dahlia untuk berlari keliling sekolah yang besar itu hingga dahlia hampir pingsan. dan ketika dahlia tidak sengaja menumpahkan makanan ke bukunya, selfie begitu marah dan membawa dahlia ke lapangan baseball kemudian meminta dahlia berdiri di depan alat pelempar bola. dahlia tidak boleh pergi sebelum menangkap atau memukul bolanya. saat itu selfie memutar kelajuan penuh pada alat itu sehingga dahlia terus menerima lemparan hingga sekujur tubuhnya lebam.
pernah juga selfie mendorong dahlia ke kolam berenang tetapi ujung ujungnya ia juga yang menyelamatkan gadis itu karna dahlia hampir mati tenggelam.
uhukkk.... uhukkkk... uhukkk
bella terbatuk hebat di dalam kamarnya lalu ia melihat telapak tanganya yang penuh dengan darah ketika batuk tadi, bella gemetar tubuhnya lemas dan terkulai ke lantai. bella merasa waktunya tidak lama lagi karna ia sering kesulitan untuk bernafas, dan dadanya terasa terbakar tiap harinya.
" nona muda akan pergi besok dan aku rasa itu hari terakhir ku melihatnya " . lirihnya dengan suara yang bergetar, sebenarnya ia ingin menyerah sekarang juga tetapi ia paksakan hanya untuk selfie.
bella terus melihat tanganya yang penuh darah itu dan gemetar. " kenapa harus jantung? ".
" hiksss....sakit ini sakit sekali. ya tuhan ini sakit sekali aku tidak tahan " . ia menunduk membiarkan air mata mentes membasahi lantai, tanganya terangkat dan memukuli dadanya.
bella mengidap penyakit jantung dari lahir dan sakitnya semakin memarah saat orangtuanya meninggal.
" ayah, ibu sepertinya kita akan segera bertemu walaupun sebenarnya aku tidak ingin menemui kalian secepat ini ". lirihnya lemas
tubuh gadis itu terlihat bergetar hebat, wajah bella beralih menatap obat obatnya yang berceceran di lantai . " aku tidak ingin meminumu lagi, kau-kau tidak menyembuhkan tapi hanya memperlambat waktu kematian ku ".
" selfie ma-maafkan aku yang akan mem-membuatmu terluka nantinya ".
Ia menarik nafas dalam dan mencoba menahan air matanya tetapi cairan bening itu terus mengalir.
__ADS_1
" aku ingin bersamamu tetapi takdir tidak mengijinkan itu sel ".
" ada sesuatu yang harus kamu tau sel , ini berkaitan dengan kebahagiaan mu, semoga kau bisa menyadarinya karna aku tidak percaya siapapun untuk saat ini ".
" teruslah ingat tentangku maka kamu akan mengetahui kebenarannya ". bella menatap lurus kedepan dengan tangan terkepal kuat, wajahnya seperti menahan marah akan sesuatu hal. ia sangat sedih karna harus meninggalkan selfie untuk menghadapinya sendiri nanti.
keesokan harinya para pelayan mengantarkan barang selfie ke mobil . ya, selfie akan pergi ke Singapore selama tiga hari untuk urusan bisnis.
" aku pergi ya nek ". pamit selfie setelah memeluk livy .
" hati hati sayang " . selfie mengangguk
di depan rumah ada beberapa pelayan yang mengantar kepergian selfie begitu juga dengan bella yang berdiri di sana dengan senyuman hangat.
" aku pergi ya bell, ingat minum obat dan istirahat yang cukup, aku akan membawamu hadiah yang special nanti tunggu saja ". pamit selfie lalu terseyum lembut, dan itu untuk pertama kalinya bella melihat selfie tersenyum begitu tulus membuat bella tertegun dan haru.
" iya, jangan lupa jaga dirimu nona dan ingat, aku akan selalu bersamamu di manapun anda berada nantinya " . ia memeluk selfie dengan erat bahkan ketika selfie ingin melepaskan pelukanya bella tidak membiarkannya.
selfie bisa merasakan tubuh bella bergetar karna tangis . selfie perlahan melepas pelukannya dan berjalan menjauh.
" nona muda aku senang mengenalmu walau kita berpisah jangan bersedih ya, karna aku selalu bersamamu, AKU MENYANYANGI MU " . teriak bella membuat selfie mengerutkan kening
" selfie!! aku akan selalu mendukung mu tetaplah tersenyum selfie ". Lanjutnya bahkan kali ini matanya berkaca kaca
" kamu berbicara seolah kamu yang akan pergi bukan aku, lagi pula ini cuman tiga hari kok " . sahut selfie yang berhenti di dekat mobil
" IYA !! aku menyanyangi mu sel sangat sayang. ingatlah diriku bahwa selfie dan bella pernah di satukan!! Byee!!". teriak bella lagi namun suaranya terdengar parau. hal itu membuat air mata selfie tiba tiba menetes, jika boleh meminta ia ingin membatalkan saja kepergian ke singapura tapi kakeknya pasti tidak akan setuju.
" aku juga sayang padamu!!, dadah bella " . selfie melambaikan tangan dan masuk ke dalam mobil di ikuti oleh helena yang tengah menangis dalam diamnya.
mobil yang membawa selfie telah meninggalkan halaman rumah dan tepat pada saat itu bella menumpahkan air matanya dan menangis kencang sambil membekap mulutnya.
" tidak usah sedih bel , selfie pergi bentar doang kok nanti balik lagi ". ujar livy mencoba menenangkan nya dan masuk kedalam.
" sebenarnya aku yang akan pergi " . batin bella
" teruslah bahagia ada atau tanpa adanya aku ".
tigal hari berlalu dan kini selfie berada di mobil menuju rumah. kali ini dia hanya bersama kakeknya karna helena sudah pulang di hari kedua, katanya ada urusan mendadak yang selfie tidak ketahui.
" BELLA AKU PULANG LIHATLAH APA YANG KUBAWA UNTUKMU!! " . panggil selfie seraya berteriak , wajahnya terlihat berseri dan gembira .
pandangannya beralih menatap suasana rumah yang nampak berbeda. wajah para pembantu terlihat sedih dan bahkan ada yang menangis diam diam membuat perasaan selfie tidak enak saat ini.
" BELLA!! "
" BELLA AKU PULANG!! " . teriak selfie bergetar lalu berlari menuju kamar bella, dan ketika membuka pintu ia tidak melihat gadis itu dan yang ada hanyalah kamarnya kosong.
" di-dimana? " . lirih selfie panik, bahkan tanpa ia sadari setetes air mata telah mengalir.
fokusnya teralihkan ketika helena masuk dengan membawa sepucuk surat di tanganya.
" dimana dia? ".
" nona muda , bella meninggalkan surat untuk nona, aku akan membacakanya " . helena membuka kertas itu
" untuk selfie nona muda yang ku sayangi , selfie kau tau aku tidak ingin meninggalkan mu tapi sakit ini menggoroti ku dan aku tidak tahan lagi . sebenarnya perpisahan kemarin adalah perpisahan untukku nona. aku sangat ingin melihatmu bahagia tapi sepertinya tuhan tidak mengijinkan ku hehe. selfie tugas ku telah selesai dan sekarang kau harus mencari pengganti baru untuk itu. Walaupun aku sayang padamu tapi aku benci dengan sikapmu yang angkuh itu , biasakan lah dirimu untuk terseyum sel. ingatlah tidak ada yang dilahirkan di dunia ini untuk sendirian.
oh ya aku sudah meminta dahlia untuk menggantikan ku , dan aku yakin dahlia akan lebih baik dariku. Selfie jangan menangis ya , jika kau menangis aku akan sangat sedih walau aku tau kau cengeng ketika di tinggal , ingatlah bella selalu bersama selfie nathalie hingga kapanpun ,teruslah ingat tentangku selfie " .
Dari bella sang asisten bodoh nona muda .
selfie tidak bisa lagi menahan tubuhnya dan terkulai ke lantai. " kau pergi? ".
" kau benar-benar pergi? ". lirihnya menahan sesak di dadanya, bahkan untuk bernafas saja sangat sulit sekarang.
" ARGGHHH.. BELLA KENAPA TIDAK MENUNGGU KU!! " . jeritnya bersamaan dengan cairan bening yang mengalir dengan deras.
" aku hancur bella hiks...kau pergi meninggalkan ku di dunia yang penuh penderitaan ini " melihat selfie seperti itu helena pun ikut menangis dan berjongkok mencoba memenangkan nya.
" nona -".
selfie mendongak , " helen bella telah pergi, dia pergi helen ahhh ". tanpa meminta persetujuannya helena langsung mendekap gadis itu.
" hikss... aku tidak boleh egois, bella sangat menderita dan aku harus bisa menerima ini ". selfie berdiri melihat sekeliling kamar yang penuh dengan kenangan itu
" katakan kenapa dia pergi? ".
helena menghela nafas, " kemarin aku pulang karna panggilan dari bella yang mengatakan kondisinya semakin memburuk ". helena menghentikan bicaranya tak kala melihat selfie yang semakin terisak.
" lanjutkan saja! ". gumam selfie setelah menghapus air matanya
" saat aku datang bella sudah terbaring di lantai dengan tubuh yang sangat lemah, dia melihat ku dan langsung memberi surat ini nona ".
" setelah itu bella drop dan di larikan ke rumah sakit, nona muda pasti tau apa yang akan terjadi selanjutnya ". helena mengingat ketika kemarin harus melihat hari yang begitu pedih bagi bella. seorang bella yang terlihat kuat menjadi sangat tidak berdaya. dan ketika di saat terakhirnya ia tersenyum dan menyebut nama selfie.
selfie semakin terisak dan mencoba menahan tangisnya, digigit bibirnya kuat hingga mengeluarkan darah tetapi walaupun sudah ditahanpum isakannya terus keluar.
" kakek! ".
helena terhenyak ketika selfie berlari dengan kencang dan berhenti tepat di depan samh
" KENAPA KAKEK MENYURUHKU PERGI? APA KAKEK TAU BELLA SUDAH TIDAK ADA SEKARANG!!. KAKEK JAHAT!! ". rintih selfie bahkan ia berlutut di hadapan samh
" aku selalu mengikuti se-semua uca..... pan kakek. tapi kakek memisahkan ku darinya .. "
" kakek juga tidak tau sel maafkan kakek". sesal samh, Ia juga ikut bersedih atas kepergian bella di tambah lagi selfie terlihat sangat kacau saat ini.
" bawa aku... ke makam bella ". gumam selfie dan helena mengangguk
tibanya di sana selfie berdiri tepat di gundukan tanah yang masih baru . awan yang mendung menurun kan hujan bersamaan dengan air matanya yang jatuh dengan derasnya. selfie berjongkok dan langsung memeluk gundukan tanah itu tidak peduli dengan bajunya yang akan kotor.
" maafkan aku bell... Aku tidak pernah mendengarkanmu " .
" sekarang kau pergi ya... membuang rasa sakit itu , kau pasti sudah tidak merasa sakit lagi kan ? " . ia mendekat kan kepalanya di papan bertuliskan nama bella dan menciumnya.
derasnya hujan membuat helena membukakan payung untuk selfie manum gadis itu menepis dan membuang payung tersebut.
" tidak usah memberi ku payung karna aku sudah basah bahkan sebelum hujan turun ". lirihnya
selfie membaringkan kepalanya di makam bella dan semakin terisak. suara gemuruh dan angin yang kencang tidak membuat selfie takut sekalipun karna sepertinya cuaca ikut merasakan kesedihannya.
" hikss..aku merindukan mu ".
" aku rindu semua tentang mu, omelanmu, protesmu, bahkan marahmu pun aku rindu ". tanganya menggenggam erat tanah.
" nona jangan seperti ini ". cegah helena
selfie bangun lalu mengusap batu nisannya. " aku terlalu bodoh hingga tidak menyadari bahwa di senyummu terselip kata perpisahan " .
selfie berusaha sebisa mungkin untuk tidak menangis tetapi hati dan air matanya memaksa gadis itu untuk menumpahkan kesedihan. semakin ia tahan semakin hancur dirinya.
dahlia yang memang di ajak helena sejak tadi menghampiri selfie, dan dahlia bisa melihat selfie yang selalu bersikap angkuh itu terlihat sangat hancur dan tak berdaya. " nona muda aku di perintahkan bella untuk menggantikannya".
mendengar itu selfie pun menghapus air matanya dan berdiri menatap dahlia tajam, " kau tidak akan pernah menggantikan bella kau paham itu!! " . teriaknya lalu pergi meninggalkan dahlia yang menatap nya sendu.
kaki selfie menendang kasar bebatuan dan juga rumput saat ia berjalan, ia merasa sangat bersalah dan membenci dirinya sendiri yang tidak ada di saat saat terakhir bella.
__ADS_1
" aku benci diriku! bella membenci sikapku dan itu membuat ku semakin membenci diriku!!". selfie mendongak menatap langit yang hitam dan membiarkan hujan yang semakin deras terus membasahi wajahnya.
" aku membencimu sena! ".