Selfie

Selfie
78. awal dari kehilangan segalanya.


__ADS_3

" siapa kau? "


" hanya seseorang yang tidak sengaja lewat," balas selfie sambil mengangkat bahunya.


" kalau begitu pergilah,"


selfie tidak bergeming, justru ia berdiri di samping mila dan duduk di dekat gadis itu. selfie tau kalau mila sedang memandangnya saat ini, namun ia tidak peduli dengan itu.


" gak capek? " tanya selfie. tetapi setelah menunggu beberapa saat, ia tidak mendapatkan jawaban dari mila.


selfie menghela nafas, gadis di sampingnya ini terlihat sangat cuek padahal selfie memiliki niat yang baik. dan karna terus berada di antara keheningan, selfie memilih mengambil ponselnya dari saku celana dan mulai mencari sesuatu tentang mila. gadis itu mengetik segalanya tentang mila, dari biodata nya, film yang ia mainkan, keseharian, dan jadwal padatnya.


dan setelah mencari semua itu selfie baru tau kalau gadis ini sangat sibuk dari kecil.


selfie kemudian melihat gambar mila satu persatu di internet. ternyata mila adalah gadis yang cantik dengan sejuta senyumannya. namun, selfie merasa ada yang berbeda. mila yang ia lihat di ponsel berbeda dengan mila yang ada di sampingnya.


selfie berpikir kalau yang di ponsel lebih sedikit berisi dan ceria. sedangkan yang di sampingnya lebih kurus dan menyedihkan.


seflie memalingkan wajahnya dan melihat mila sekali lagi. di tatapnya mila dalam-dalam dengan penuh perasaan. dan selfie yakin kalau mila sedang memendam suatu kesedihan.


" kurusan, yah? " tanya selfie memecahkan keheningan.


" kamu orang ketiga yang bilang begitu ke aku dalam seminggu terakhir."


" ummm jadi kenapa? ada yang mau di ceritain? "


" dan kamu kamu orang pertama yang bilang begitu setelah sekian lama." suara gadis itu terdengar sangat menyedihkan. ia yang tadinya selfie lihat sedang menangis, mendadak berhenti. padahal selfie tau kalau gadis itu masih ingin menangis.


tangan selfie terangkat dan mengusap punggungnya dengan lembut." kenapa? "


ia menatap selfie." banyak orang yang suka sama aku karna seorang bintang. mereka selalu melihat ku baik-baik saja tanpa ada masalah. dan mereka malah ngebandingin hidupku dengan hidup mereka."


" gak, bukan itu yang pengen aku dengar. bukan perbandingan kalau hidup aku lebih baik dari orang-orang tertentu. bukan kalimat yang bilang kalau masalah aku lebih ringan dari orang-orang yang ada di sekitar ku,"


" aku cuman pengen di dengarin, bahkan gak papa kalau gak bisa ngerti, karna ya emang...... yang bisa ngerti cuman diriku sendiri." jelasnya panjang dengan suara lirih menahan tangis.


selfie paham, sangat paham. gadis ini pasti tertekan karna terus di tuntut oleh keadaan. dia tidak bisa bebas dan harus menuruti keinginan orang lain.


selfie merasa melihat dirinya sendiri di dalam diri mila.


" gue bisa menjadi telinga buat lo. gue juga tau kalau lo pengen nangis, jadi menangis aja." selfie menggenggam tangan mila lembut.


tapi mila malah menggeleng." anak yang nangis adalah yang lemah." ia melepaskan tangan selfie dan memalingkan wajahnya ke sembarang arah.


selfie langsung nyeletuk sambil hela nafas." anak yang nangis adalah yang lemah, sedangkan yang gak nangis adalah yang kuat." hal itu berhasil membuat mila kembali menoleh padanya.


" kalimat itu terus gue genggam dan gue bawa sampai saat ini. gue gak nangis saat kehidupan menjadi buruk. gue kuat, itulah yang pengen gue percaya. rasanya gak adil kalau gue ngeluh saat tahu bahwa setiap orang-orang emang nanggung bebannya masing-masing. nanggung kesedihan, ketidakadilan, dan masalah berat lainnya. punya gue gak ada apa-apanya." selfie menatapnya sambil tersenyum lembut.


" terus seorang teman datang ke gue dan nanya, kamu gak papa? "


" seketika gue mikir, mungkin sebenarnya jadi orang lemah gak seburuk itu." lanjut dia lagi


Kata-kata selfie tadi bagaikan tamparan bagi mila. ya, mila sangat tersentuh dengan kalimat itu. ia yang tadinya malu karna orang lain melihatnya menangis langsung menangis detik itu juga. ia menangis sesegukan dan terlihat seperti orang yang menanggung banyak beban.


selfie cuman diam. ia terus melihat mila dan sesekali menepuk pundaknya.


selfie bahkan tidak mengeluh saat menemani mila menangis selama beberapa menit. ia tetap setia di samping gadis itu.


terkadang, menangis adalah sebuah solusi.


mila menghentikan tangisannya dan menatap selfie dengan wajah sembab." apa yang terjadi kalau aku ngilang aja dari dunia ini? "


selfie kaget, tapi tetap meresponnya." ya, gak ada apa-apa sih. orang-orang bakalan menghirup oksigen dan keluarin karbondioksida. entah lo disini atau gak di sini, ya gak ada bedanya."


" saking gak ada bedanya, gue juga gak keberatan nyediain lo 1 tempat buat terus hidup, ngasih persediaan air lebih untuk lo yang mutusin buat gak nyerah dalam kehidupan. kehidupan lo cuman satu cerita kecil, jadi gak usah pede bahwa kematian lo bisa ringanin beban dunia."


" kalau begitu, aku akan bertahan sedikit lagi," sahut mila tersenyum.


" siapa namamu? "


" selfie "


ia mengangguk." selfie makasih telah meluangkan waktu untukku. kamu adalah satu-satunya orang yang menanyakan keadaan ku dan paham tentang aku. dan kamu juga adalah penyelamat hidupku," ia menjeda ucapannya dan menghela nafas." aku tadi awalnya hendak bunuh diri."


selfie menatapnya teduh.


" selfie, kamu orang yang baik. dan aku sangat bersyukur bisa mengenalmu." gadis itu berdiri dan merapikan pakaiannya.


" sampai ketemu nanti."


...☘️...


hari ini adalah hari yang paling besar bagi selfie. yup, karna hari ini adalah hari kelulusan mereka, dan seperti yang dia harapkan, seluruh keluarganya hadir di acara ini. ini akan menjadi momen sejarah baginya, karna untuk pertama kalinya selfie lulus di dampingi orang tua.


seluruh orang tua dan murid telah duduk di kursi tamu di sebuah aula besar. mendengarkan pidato dan kata-kata perpisahan dari kepala sekolah. mereka sedikit terharu untuk meninggalkan sekolah yang penuh kenangan ini.


beberapa siswa sudah di panggil ke atas panggung untuk menerima sertifikat kelulusan, sekaligus bersalaman dengan para guru.


beberapa menit kemudian nama violet, trysta, dan fira yang di panggil lebih dulu. setelah itu baru tibalah gilirannya nancy.


" semangat cucumber," ucap selfie menyemangati


nancy menatapnya lama, kemudian gadis itu langsung memeluk selfie." selfie, kita akan lulus bareng, dan tetaplah menjadi sahabat ku,"


selfie mengangguk dan menepuk punggung gadis itu. setelah itu pandangan selfie terus menatap ke arah nancy yang berjalan ke atas panggung. ia bahagia melihat nancy menerima kelulusannya.


" selanjutnya, selfie nathalie,"


suara tepuk tangan terdengar riuh dari para siswa dan guru. mereka mengagumi seorang selfie yang sangat pandai dan ceria di sekolah. banyak di antara guru yang meneteskan air mata karna murid terpintar yang pernah ada di sini akan pergi.

__ADS_1


wajah selfie terus mengulas senyuman. pertama, ia berbalik menatap orang tuanya dan karina dan tersenyum hingga deretan giginya terlihat. setelah itu barulah selfie berdiri.


" BERHENTI!! " teriak beberapa orang dewasa yang masuk dengan paksa dari pintu aula. tentu saja semuanya reflek terkejut, apalagi orang-orang itu adalah anggota kepolisian. apa yang sedang di lakukan kepolisian di sini?.


tembakan pertama di lepaskan, itu adalah peringatan.


semua tatapan polisi mengarah pada selfie.


" angkat tangan! "


selfie tidak mengerti dan kebingungan, jadi ia menuruti perkataan polisi dan mengangkat tangannya.


beberapa polisi berjalan dengan langkah cepat ke arah selfie dan memasang borgol di tangan gadis itu. melihat hal itu sontak semua orang kaget apalagi kedua orang tua selfie.


" anda di tangkap atas tuduhan pembunuhan."


selfie shock, apa maksud dari semua ini?


" siapa yang saya bunuh? "


" mila, gadis itu sekarang koma di rumah sakit karna melakukan percobaan bunuh diri." jawabnya tegas


" tapi kenapa saya yang kalian tangkap? "


" karna anda yang meracuni otak nona mila agar membunuh dirinya sendiri, nona sena! "


DEG


selfie membeku, benarkah itu? tapi ia sama sekali tidak memengaruhi mila untuk bunuh diri.


" selfie!! " panggil sarah panik dan ingin mendekat tapi langkahnya terhenti.


salah satu dari polisi itu naik ke atas panggung dan merebut mic dari kepala sekolah." gadis ini adalah sena, sang nona muda. dan dia baru saja memengaruhi seorang gadis untuk membunuh dirinya sendiri. faktor yang membuatnya melakukan hal itu karna mila lebih populer dari sena! " jelas polisi itu menggema.


spontan semuanya semakin terkejut, mereka terdiam karna baru mengetahui satu fakta kalau selfie adalah sena yang selama ini di kagumi.


namun, setelah mengetahui kalau selfie memengaruhi hal jahat pada orang lain, kekaguman mereka terhadap selfie maupun sena sirna begitu saja, termasuk para guru dan kepala sekolah.


" cih, dia nona muda kejam ternyata,"


" kalah saing gak seharusnya buat dia pengaruhi orang lain untuk bunuh diri,"


" busuk ternyata,"


" serigala berbulu domba,"


" nyesal gue mengaguminya."


" iya, dasar pembunuh! "


itu lah cibiran yang selfie dengar dari mereka semua. ada apa ini? hanya dengan satu kalimat mampu mengubah segalanya.


" tapi saya tidak bersalah."


" katakan itu di kantor polisi! " dengan kasar mereka menarik selfie dan membawanya keluar dari aula.


" tidak..... tidak mungkin... " lirih violet tertunduk dan meremas tangannya." selfie...!! " tanpa mempedulikan yang lain violet langsung berlari menyusul selfie.


gadis itu berlari ke mobil polisi dan mengetuk-ngetuk kacanya." pak lepaskan dia, dia tidak bersalah pak saya mohon! " namun, usaha violet sia-sia. mobil yang membawa selfie berhasil pergi dari sekolah.


" sial!! " umpat nya, tak lama kemudian nancy dan yang lainnya nyusul." apa yang harus kita lakukan nancy? "


" kita telpon kakeknya." nancy mengambil ponsel di tasnya dan mulai mencari kontak helena.


di kantor polisi


" bukan saya yang bersalah pak, saya hanya memberinya kata-kata motivasi." selfie berusaha sebisa mungkin untuk membela diri.


" mungkin saja dia mengartikan lain maksud mu, nona muda." polisi itu membuka laptopnya dan memperlihatkan rekaman CCTV yang membuat selfie terkejut.


" semalam hanya ada kalian berdua di tangga, dan terlihat juga kalau mila meminta mu untuk pergi tetapi kau tidak pergi juga." ia kemudian mengambil sebuah buku diary milik mila.


" di dalam buku diary nya terdapat namamu selfie. dan di situ juga ada kata mati yang telah dihapus di samping namamu. jadi itu mengartikan kalau kau lah yang memengaruhinya!."


" pagi ini kami menemukannya tergeletak di tangga tempat kalian mengobrol."


" kau adalah orang terakhir yang dia temui."


selfie masih diam sambil mengamati gambar itu. memang benar ada namanya di samping kata mati. tapi selfie memiliki kesimpulan lain. di dalam pikirannya kata mati itu terhapus karna ia berhasil menyelamatkan mila dari pikiran bodohnya. tapi, kenapa mereka tidak melihat itu?


" tapi pa--"


" DIMANA CUCU SAYA!! " selfie reflek menoleh dan terkejut bukan main melihat kakeknya ada di sini.


samh mendekati selfie dan menatapnya tajam, kemudian tatapannya beralih pada polisi tersebut.


" lepaskan dia dan saya akan membayar berapapun jaminan yang kau berikan." tawar samh memelas


tiga puluh menit telah berlalu. samh sudah membayar jaminan selfie dan segera membawanya pulang ke rumah. karna selfie hanya tersangka, jadi kasusnya tidak terlalu berat. namun, berita tentang nona muda sena telah menyebar ke seluruh penjuru negri, dan orang-orang yang mengaguminya berbalik membencinya.


berita selfie menjadi tranding topik di internet. dan jika awalnya berita tentang sena tidak ada gambarnya, namun kali ini berita tentangnya terpampang dengan sangat jelas wajah selfie. dan berkat hal ini lah mereka bisa mengetahui rupa dari sena, sang nona muda itu.


di kediaman tuan gyu.


" ternyata kamu belum menyadarinya juga," gumam lelaki itu setelah melihat berita tentang selfie.


ia mengehela nafas." Berhati-hatilah dengan siapa yang kau percayai, karna gula dan garam terlihat sama."


kembali ke selfie

__ADS_1


samh membawa selfie ke rumah sarah. di sana sudah ada anggota keluarganya yang menunggu termasuk dahlia. oh ya, tentu saja nancy dan yang lain juga ada.


setelah mobil berhenti, samh langsung menarik tangan selfie dengan kasar dan membawanya ke dalam. lelaki yang sudah berumur itu menghempaskan selfie sehingga gadis itu terjatuh di lantai.


" sudah ku bilang jangan buat masalah selfie!. sekarang berita tentang mu sudah menyebar ke sana kemari! " tegasnya dengan suara yang tidak terlalu besar tetapi menusuk.


selfie berdiri dan mencoba meyakinkan samh." kakek percayalah, untuk apa aku melakukan semua itu? pikirkan lagi kakek,"


" tapi rakaman itu sangat jelas!. kenapa mila menangis jika bukan karna desakan mu! "


" dia memang menangis tapi bukan karna aku,"


" BERHENTI BERBOHONG!! "


selfie menggeleng dan beralih pada semua orang yang ada di ruangan." bukan aku! kalian semua percaya padaku kan? "


semuanya diam dan hanya tertunduk. sejujurnya mereka juga tidak percaya, tapi dengan melihat banyaknya bukti dan saksi mata membuat mereka tidak bisa mengelak. dan salah satu saksi mata itu juga hadir di sini.


" saya melihat dia mengatakan kata-kata jahat pada nona mila semalam! " lontarnya yang membuat selfie menggeleng.


" percayalah padaku! bukan aku orangnya! bisa jadi kalau diriku ini di jebak! " suara selfie bergetar. gadis itu tidak menangis dan masih bisa mengontrol perasaannya. selfie yakin pasti ini adalah jebakan, karna rekaman itu tidak memiliki suara sedikit pun.


" mama, ayah, percayalah "


" nancy, violet, fira, trysta percaya padaku,"


" dahlia "


orang-orang cuman diam.


selfie kecewa, kenapa mereka tidak percaya padanya. bahkan dahlia juga terdiam dan ikut menuduhnya.


" kau akan di hukum selfie! " sergah samh murka


" bukan aku kakek"


" jangan lagi mengelak "


" tapi--"


"DIAMM!! "


selfie tersentak, kakeknya baru saja membentaknya untuk sesuatu yang belum pasti.


dan kalian tau apa yang selfie lakuin? dia berhenti ngelak, berhenti bicara dan.... yeps, anak yang luar biasa keras itu mulai nangis. anak yang kesannya cuman bisa tersenyum dan bikin masalah, dia benar-benar nangis dan gak ngomong apa-apa.


melihat hal itu dahlia langsung tersenyum lega dan mengerti, ia menoleh ke saksi tersebut sambil ngomong." tuan, bohong itu gak baik, yah "


dahlia 100% yakin kalau bukan selfie pelakunya. karna, ketika kata tak lagi dipercaya masih ada tangis yang menjadi saksi jawabannya. dan selfie bukan tipe orang yang akan menangis cuma-cuma.


samh menyentuh pundak yang bergetar hebat itu dan perlahan membalikkan tubuh itu." jujurlah "


masih menangis." kakek menyuruhku jujur, namun ketika aku jujur kakek tidak mempercayai itu."


selfie menghapus air matanya dan menatap mata kakeknya." ya, memang aku yang memengaruhinya untuk bunuh diri."


sebuah perkataan yang membuat semua orang tercengang.


violet yang tadinya duduk langsung berdiri dan berlari ke arah selfie." selfie kanapa berbohong? "


" gue gak punya pilihan lagi violet, mereka tidak mempercayai kejujuranku dan malah mempercayai kebohongan ku." lirihnya


samh mengehela nafas berat, ia sangat kecewa dengan selfie. di tambah berita buruk tentang sena yang membuat reputasinya akan hancur.


gara-gara berita itu, harga diri sena jatuh sejatuh-jatuhnya. banyak orang yang membencinya, terlebih fansnya mila. mereka bahkan tidak segan-segan menyumpahi selfie dan mengutuknya agar mati.


" kau akan di hukum! " tegas samh


selfie hanya mengangguk pasrah.


" kau akan dikirim ke swiss dan menempuh pendidikan di sana selama lima tahun. tanpa keluarga, teman, harta, dan kebebasan mu!! "


" jalanin masa hukumanmu tanpa menjadi nona muda, hidup sebagai rakyat jelata di sana. kau akan hidup dan bersekolah di perdesaannya."


selfie memejamkan matanya sehingga cairan bening itu semakin meluncur dengan deras.


" bolehkah tidak mengirim ku kesana? " ia masih berharap samh menarik kata-kata nya.


" tidak! dan kau akan pergi hari ini juga,"


" tapi beberapa hari lagi kak jesh akan menikah "


" tidak ada tapi-tapian."


dahlia berdiri." tuan, biarkan saya ikut dengan selfie, saya mohon tuan! "


samh terkejut, tetapi setelah melihat keseriusan di wajah dahlia akhrinya ia menyetujuinya.


" baik, tapi kau hanya akan pergi selama tiga tahun dan setelah itu kembali,"


dahlia mengangguk.


" siapkan barang-barangnya sarah! " perintah samh


" b--baik," wanita itu terus melihat ke arah anaknya yang masih menangis dalam diam. melihat betapa susah payahnya selfie menyembunyikan tangisannya.


jenis tangisan terburuk adalah yang diam. dimana kamu harus menahan nafas dan terus mencoba untuk tetap tenang.


menjadi pemenang dalam diam adalah sebaik-baiknya jenis Kecewa.

__ADS_1


__ADS_2