
pesta masih berlanjut, para undangan memilih berdansa dengan pasangan mereka masing-masing mengikuti sang pemilik acara. mereka berdansa dengan romantis di bawah chandelier yang bersinar megah.
langkah kaki mereka bergerak mengikuti lantunan musik yang syahdu.
orang-orang tersenyum ke arah zayn dan nancy yang berdansa di tengah-tengah pasangan lainnya. kedua pasangan itu mencuri perhatian semua orang.
tubuh zayn yang tinggi dan tegap itu mampu membuat orang-orang terkesan padanya. pria yang kini resmi menjadi tunangan nancy berdansa dengan indah bersama wanitanya. ia begitu lihai menyentuh pinggang dan tubuh nancy. zayn benar-benar terlihat seperti seorang pedansa handal.
gaya dansa mereka yang indah berhasil membuat pasangan yang lagi duduk juga ikut berdansa. mereka juga ingin bergabung dengan pasangan romantis itu.
mungkin kebanyakan dari pasangan yang hadir di malam ini ikut berdansa termasuk violet. tetapi tidak dengan selfie, ia hanya duduk sendiri di meja sambil menatap ke arah zayn dan nancy. ia tidak berdansa karna alan tidak hadir malam ini.
sementara violet yang tengah berdansa dengan ricko merasa kasihan melihat temannya itu. ia tidak fokus berdansa dan bahkan sampai tidak fokus menatap wajah tampan pasangannya.
" awww... sakit! " ringisnya setelah sepatu ricko menginjak kakinya.
" maaf sayang. lagian kamu juga gak fokus, emang kenapa, hmm?" ia mengangkat dagu wanita itu sehingga wajah violet mendongak ke arahnya.
" aku khawatir sama selfie, aku takut kalau dia kesinggung dengan kata-kata nancy tadi." perkataan violet berhasil membuat pandangan ricko tertuju pada selfie.
ricko menghela nafas, ia juga dapat merasakan penderitaan yang di alami temannya itu. walau bagaimana pun, selfie adalah temannya waktu SMA dulu. dan selfie adalah satu-satunya wanita yang menjadi kesayangan di gengnya dengan zayn dulu.
ricko tersenyum." temanilah dia."
" eh, kamu gak papa nih? bukannya tadi kamu ngotot banget pengen dance dengan aku."
ricko malah tertawa kecil dan menggesekkan hidungnya ke hidung mungil itu." waktumu untukku akan banyak setelah nikah nanti."
" nikah?.... pfttt haha... kamu aja belum kasih kepastian kapan nikahi aku."
" iya, tunggu aja beberapa waktu lagi.... sekarang cepat temanin dia! "
violet berdecak, kemudian ia melepaskan tangannya dari pundak lebar ricko dan berjalan pelan menghampiri selfie.
violet terus memperhatikan selfie yang terus menatap ke arah zayn dan nancy. selfie saat ini tengah makan buah stroberi yang di campur dengan krim. wanita itu makan asal asalan dan tidak menyadari kalau mulutnya belepotan.
violet tau kok kalau selfie sedang melihat zayn. ia mengambil tisu kemudian mengusap sisa makanan yang menempel itu." lo memandangnya lagi "
selfie sontak menoleh." gue hanya suka baju yang dia pakai."
" bagiku, bajunya sama sekali tidak terlihat kayak tempat yang di tinggalin."
" hmm?"
" tapi wajahnya terlihat seperti orang yang pernah di tinggalkan." sambungnya lagi
" maksud lo? "
violet langsung jawab tanpa ragu sambil bukain kulit jeruk." lo menyukainya, Abandoned palce."
abandoned place : tempat yg ditinggalkan. bagi violet, selfie menyukai tempat yang pernah ia tinggalkan yaitu, zayn.
selfie cuman diam sambil terus melihat ke arah pasangan yang telah berhenti berdansa itu. mereka berdua berdiri dengan mic di tangan masing-masing, mengatakan sepatah kata motivasi dan romantis.
selfie tertawa ketika mendengar kata-kata dari nancy kalau ia tidak pernah mendapatkan masalah atau sedang memendam kesedihan. kata-kata nancy penuh dengan motivasi semangat hidup.
selfie tersenyum tipis." ternyata mama benar. semakin indah suatu kalimat, semakin meragukan kebenarannya."
...🍂...
hari berikutnya setelah pertunangan nancy. selfie dan violet memilih jalan-jalan berdua di mall dan ketempat yang menjadi kenangan mereka dulu.
mereka bahkan sampai pergi ke rumah pohon yang menjadi tempat tongkrongan mereka. rumah pohon itu sudah lapuk dan berserakan, barang-barang di dalamnya juga sudah berdebu dan tak layak di gunakan lagi.
jadi mereka berdua memutuskan untuk pergi ke taman pinggir jalan sembari menikmati jajanan di sana.
rasanya cukup aneh melihat violet yang dulunya membenci selfie sekarang menjadi sahabat terbaiknya. dan nancy yang menjadi sahabat terbaik selfie kini menjadi musuhnya.
hidup benar-benar berada di atas roda besar yang berputar.
" sel, lo mau?" tawar violet sambil menyodorkan bakso bakar ke arah selfie.
__ADS_1
selfie mengangguk." mau lah, pake nanya lagi." ia menggigit bakso itu sehingga mulutnya penuh.
" bukannya waktu itu lo jijik ya makan bekas gue, sampai-sampai lo bilang cookies gue sampah." guraunya
sontak selfie berhenti mengunyah, ia menunduk dan menggenggam tangan violet." maafin gue vi, gue hanya terpaksa. tapi jujur biskuit lo enak banget, sumpah deh." ia terlihat lucu dengan wajah memohon seperti itu.
violet tertawa, sebenarnya ia tidak ambil hati dengan perlakuan selfie dahulu. ia hanya ingin menggodanya saja sekarang.
violet menoleh ke bangku seberang tak kala ia melihat beberapa gadis SMA tengah nongkrong bareng. mereka terlihat seperti sahabat sejati dengan saling berbagi makanan. tapi ada sesuatu yang membuat violet heran, yaitu salah satu gadis di sana terlihat di cuekin. sedangkan yang satunya di banggakan.
setelah violet perhatikan lagi, gadis yang di cuekin itu tidak terlalu bersinar seperti gadis yang di banggakan. gadis yang di banggakan memiliki wajah yang rupawan dan friendly.
" sel, lihat deh kasian dia di asingkan."
" yang itu?"
violet mengangguk." kayaknya si wajah cantik itu sahabatnya deh. soalnya si cantik trus nempel dan tersenyum ke si pendiam."
selfie cuman diam sambil terus memperhatikan mereka sampai para remaja itu berdiri dan foto bareng, tetapi si pendiam hanya berdiam diri.
" temannya rina! kenapa sendirian di sana? sini, foto bareng!" ajak salah satu anak cewek yang langsung narik dia.
selfie menghela nafas."mungkin.... mungkin saja. kehilangan nama sendiri adalah bayaran yang setimpal untuk menjadi teman dari orang yang bersinar."
" lo benar, dia di kenal sebagai temannya si cantik, bukan sebagai namanya sendiri." violet menggigit bakso bakarnya yang mulai dingin itu.
violet mendongak menatap langit yang biru.
" lo pintar ya sel, lo peka benget. lo selalu bisa buat gue kagum. gue seperti ingin meminta pada langit untuk di berikan kepintaran." gumamnya yang membuat pandangan selfie naik menatap langit.
" tidak baik jika terlalu ingin tau "
" ha? "
" mau dengar cerita? "
violet mengangguk dan selfie tersenyum.
" beberapa orang memandang dia bodoh, ada juga yang memandangnya annoying. karna lelah sama diri sendiri, akhirnya dia memohon pada langit agar bisa membaca manusia seperti buku yang terbuka, permohonan itu terkabul."
" lalu apa yang terjadi?" sela violet
" dia..... menghilang "
selfie tersenyum tulus." pada akhirnya, gak semua buku harus di baca."
violet terdiam, selfie selalu menggunakan kata-kata yang kadang membuatnya tidak mengerti. tapi kali ini ia mengerti.
" nggak semua harus dimengerti ataupun dipahami, terkadang cukup dimaklumi saja." ujar violet dengan suara halus.
" wahh si lumut dah pintar ya." selfie tertawa sambil mengacak-acak rambut sahabatnya itu.
drttt... drtttt
" sel, HP lu bunyi "
" oh, iya kah?" ia merogoh sakunya dan melihat panggilan telpon dari helena. wait helena? tumben dia menelpon, setau selfie helena lagi honeymoon sama suaminya beberapa bulan yang lalu.
dengan penasaran selfie menggeser ikon hijau tersebut." ada apa? bukannya kamu libur? "
" nona muda, kembalilah ke perusahaan sekarang, semuanya kacau "
" memangnya kenapa? kemarin aku sudah kesana dan sudah mengurus semua masalah yang ada. sekarang masalah apa lagi?" nada suara selfie cukup serius dan mampu membuat violet kebingungan.
" properti grace menurun sebanyak 58% . tuan kang pemegang saham tertinggi kedua, menarik kembali sahamnya."
mata selfie membelak, kenyataan apa ini yang menghantamnya di pagi hari." sebanyak itu? tapi atas dasar apa?! "
" ternyata tuan kang adalah musuh dalam selimut, nona. ia dari dulu memang sengaja akan menarik sahamnya. dan karna dia, para pemegang saham lainnya juga ikut menarik saham mereka."
selfie membeku, kenapa mendadak sekali? apa tuan kang adalah orang yang di maksud oleh nancy? pantas saja nancy bisa menggunakan uang perusahaan dengan mudah.
__ADS_1
" seluruh kontrak kerja sama di batalkan, dan jika terus begini perusahaan akan bangkrut. tidak ada lagi perusahaan yang mau investasi."
selfie mengusap wajahnya kasar." aku akan meluncur kesana sekarang."
tut!
"properti grace menurun?"
" iya vi, jika terus begini gue harus cari investasi lain untuk membantuku." ia mengambil tasnya dan mencari kunci mobil.
" sel, kalau lo mau gue bisa minta ayah gue berinvestasi di perusahaan lo." lontarnya yang membuat selfie tersenyum.
" makasih vi, lo sahabat terbaik gue. yaudah gue pergi dulu sekarang." ia berlari kencang menuju mobilnya dan langsung menancap gas.
selfie tidak kembali ke rumah tetapi langsung pergi ke bandara. wanita itu bahkan tidak menganti pakaian yang hanya mengenakan kaos oblong putih dan celana jeans.
setelah memesan tiket dan check up, selfie segera naik ke pesawat menuju kota xx.
tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai, selfie saat ini sudah menginjakkan kakinya di kota masa kecilnya itu.
ia berlari kecil ke mobil yang sudah menjemputnya dan langsung bergerak ke perusahaan. di dalam mobil perasaan selfie sangat resah, ia terus mendapatkan pesan dari Helene dan dahlia yang mengatakan kalau perusahaan semakin kacau.
dan yang lebih membuat pikirannya pusing ialah berita tentang selfie seorang sakit jiwa semakin menyebar, dan kekerasan terhadap karyawan.
berita-berita lama tentang nya kembali terbuka.
banyak komentar negatif dari netizen yang menyebutnya nona muda tidak waras. gambar surat pernyataan rumah sakit jiwa atas nama selfie juga terpampang jelas.
" siall!!.... aku harus jadi presdir untuk memperbaiki semua masalah ini."
mobil yang membawanya telah sampai di depan perusahaan Murphy group. wanita itu berlari masuk dan langsung menemui kakeknya.
" kakek! kenapa seperti ini?"
samh menatapnya dengan wajah lelah." ternyata perusahaan tuan kang yang kakek kira bekerja sama dengan kita rupanya musuh sebenarnya."
" saham perusahaan turun drastis dan kontrak kerjasama di batalkan sehingga kita harus membayar denda dengan jumlah yang cukup besar. para pemilik saham menarik saham mereka, dan perusahaan yang ingin berinvestasi mengurungkan niat mereka." pria yang sudah berumur itu memukul meja dengan kepalan tangannya.
selfie mengeratkan tangannya, ini pasti ulah nancy dan tuan kang itu. ternyata mereka benar-benar bermain dengannya.
" kakek, jadikan aku direktur utama perusahaan ini. aku sang pewaris akan memperbaiki semua permasalahannya."
" TIDAK BISA!! "
selfie dan samh spontan menoleh ke arah pintu dan melihat tuan kang dan para pemegang saham lainnya masuk dengan tatapan intimidasi. di tangan tuan kang terdapat secarik kertas yang selfie tidak tau isinya.
" kau tidak bisa menjadi presdir di perusahaan ini, nona muda selfie." ucapnya dengan wajah meremehkan.
" kenapa? aku lah sang pewaris yang akan menggantikan kakekku kelak." selfie memutar tubuhnya dan menatap mereka tak kalah tajam.
tuan kang justru tertawa." perusahaan ini tidak membutuhkan orang sakit jiwa seperti mu. dan para petinggi lainnya menolak mu sebagai pemimpin baru mereka."
" jangan lupakan kalau kau tidak bisa menjadi presdir tanpa persetujuan para dewan." ia mengangkat kertas itu tinggi-tinggi.
" semua karyawan menolak mu naik jabatan, dan karna itu kau bukanlah lagi pewaris."
" dan aku juga telah membeli sebagian saham milik kakekmu sehingga sekarang kakekmu hanya memiliki saham sebesar 14%"
" apa? kakek ini bagaimana? " selfie menatap kakeknya menunggu jawaban, tetapi samh hanya diam dan tidak berani menatapnya.
" aku sudah memiliki pewaris lainnya untuk menjadi presdir baru disini. dan bukan seperti mu, para dewan dan semua karyawan setuju." tuan kang maju beberapa langkah dan berjalan mengelilingi selfie.
" pemegang saham akan mengembalikan saham mereka jika pewaris itu yang menjadi direktur utama disini dan bukan kau! "
" siapa? " tanya selfie penasaran.
" tebak lah."
" katakan! tuan...kang min ho! " tekan selfie
tuan kang malah tertawa." simpel, sahabat terbaikmu... nancy "
__ADS_1