Selfie

Selfie
icarus


__ADS_3

di rumah sakit, tepatnya di depan ruangan ICU, seorang wanita yang mengenakan jaket dan celana jeans tengah berdiri dengan tatapan kosong.


ia telah berdiri di sana lebih dari lima belas menit, tanpa melakukan apa-apa dan hanya menatap pintu itu lama.


sementara nancy yang duduk di dekat wanita itu hanya menghela nafas berat. ia tahu kalau selfie sedikit ragu untuk masuk.


" sel, masuk aja. gak akan ada yang marah kok," jelasnya lembut


selfie melirik sedikit dan mengangguk. tangannya perlahan menarik gagang pintu dan melangkah masuk.


aroma obat begitu menyengat ketika selfie masuk sepenuhnya. ruangan ini begitu sunyi dan hanya terdengar suara mesin detak jantung.


pandangannya menatap lurus kedepan ke arah seorang gadis yang sedang tertidur.


selfie menarik nafas panjang dan menghembuskannya. tangan wanita itu terkepal kuat sembari terus melihat ke arah gadis tersebut.


ia memberanikan dirinya untuk berjalan lebih dekat ke gadis itu. dan di momen ini perasaan selfie semakin tak karuan ketika melihat gadis yang berbaring tak berdaya.


mila. itulah gadis yang koma selama enam tahun. gadis putus asa yang bertemu dengan selfie sebelum hari kelulusan.


" Hai mila," sapa selfie walau ia tahu tidak akan mendapatkan balasan.


selfie tersenyum." masih tidur ya? apa kamu tidak mau melihat dunia yang sudah berkembang? "


" lihatlah, aku menepati janjiku untuk datang setelah lima tahun. walaupun aku menambah satu tahun lagi, tapi aku tetap menepatinya," selfie memegang tangan gadis itu dan mengelusnya dengan lembut.


" mila "


" bangunlah dan bilang ke semua orang kalau bukan aku yang melakukan ini padamu. namaku masih jelek di mata orang-orang. mereka masih menganggapku sebagai wanita kejam yang menghasut seorang gadis," suara selfie terdengar lirih dan menyedihkan.


ia menatap mila, mendekatkan wajahnya dan mengecup kening gadis itu." kau sekarang sudah dewasa, sama seperti ku. ayo bangun dan lihatlah dirimu yang sekarang."


selfie tertawa miris," aku harus sengaja mengubah diriku untuk mencari pelakunya. apa kau tau mila, aku berpura-pura menjadi wanita mati rasa, cuek dan kejam agar menemukan dalang itu."


" aku mati-matian menahan diriku agar tidak tersenyum di depan semua orang. aku harus menahan diriku agar tidak menjadi selfie yang dulu. walau aku tau banyak yang akan membenciku," ia menyeka air matanya yang keluar sedikit.


ia berdiri dan merapikan pakaiannya." miris sekali nasibku. setelah penderitaan yang menimpaku, kini aku patah hati." ia menatap mila sekali lagi


" aku pergi," pamitnya dan keluar dari ruangan.


setelah selfie keluar, tanpa sadar mila meneteskan air matanya. yup, air mata yang cukup deras mengalir membasahi pipinya.


" udah? " tanya nancy setelah selfie keluar


" hmm," ia berjalan lebih dulu dari nancy


nancy yang di tinggal begitu saja sontak lari menyusul selfie. wanita itu memegang dua bungkus cookie di kedua tangannya.


" satu untukmu, dan satu untukku," ia menyodorkan satu bungkus cookie berwarna pink.


selfie berhenti dan menatap bungkusan cookie itu, kemudian pandangannya naik menatap nancy yang tengah tersenyum padanya." aku gak suka." ia lanjut jalan meninggalkan nancy.


nancy menatapnya kecewa, padahal dulu selfie suka sekali dengan cookies.


di sebuah hamparan rumput yang luas, di sinilah nancy dan yang lain mengajak selfie. di senja hari, menunggu matahari terbenam.



duduk di atas perumputan sambil memakan cookie dan minum jus. mengoceh banyak hal tentang masa lalu. namun, selfie hanya diam sambil menghisap minumannya lewat sedotan.


" sel, di Swiss pemandangannya cantik gak? " tanya fira antusias


" hmm"

__ADS_1


" banyak cogan gak? "


" hmm "


" lo bahagia di sana? " kali ini trysta yang bertanya


" hmm "


" apakah tidak ada kata lain selain hmm? "


" tidak "


violet lelah, selama seminggu ini selfie terus cuek terhadap mereka. selain itu, selfie juga tak segan-segan menyakiti hati mereka dengan omongannya yang pedas.


tapi violet tidak akan menyerah untuk mengubah selfie seperti dulu. buktinya saja, hari ini ia telah menyiapkan cookies buatannya sendiri.


violet yakin kalau selfie akan menyukainya. karna ia membuatnya sepenuh hati dan dengan rasa kesukaan selfie, yaitu coklat.


" cobalah," ia menyodorkan kotak berisi cookies


selfie menggeleng," sudah kubilang aku gak suka,"


violet tersenyum dan mengambil satu buah cookies berbentuk hati." makanlah,"


walaupun kesal karna di paksa terus, selfie pun menerimanya. ia mengambilnya dan mulai mengigit cookies tersebut.


sedangkan violet, ia menunggu reaksi selfie dengan wajah berbinar. ia harap selfie menyukainya, karna sejujurnya kebanyakan orang-orang memuji cookies buatannya di hotel.


" cihh! gak enak. biskuit seperti ini kau berikan padaku? rasanya seperti sampah! " selfie membuang sisa cookies itu sambil meludah ke samping.


tentu saja hal itu membuat mereka semua tercengang. terlebih lagi violet, ia kecewa. mata wanita itu berkaca-kaca.


" selfie!! " murka fira menatap tajam wanita itu. fira sudah cukup sabar menghadapi sikap sombong temannya ini.


" lo berubah! lo bukan selfie yang dulu . kenapa lo berubah seperti ini, sel!" raung violet, wajahnya memerah


" hapus saja versi lamaku dalam pikiran mu, karna aku bukan orang itu lagi," jawab selfie datar, tidak peduli dengan tatapan tajam semuanya kecuali nancy yang menatapnya sendu.


violet menggeleng," lo berbeda, sel ? " lirihnya


selfie justru tertawa. " beda ya? waktu yang membuat semuanya menjadi berubah dan berbeda. aku hidup dengan menanggung banyak penderitaan. dan kau pikir aku akan tetap seperti dulu?! lelucon macam apa itu? "


" tapi janjimu waktu di bandara--"


" tidak semua janji di tepati," sela selfie sambil memalingkan wajahnya.


melihat violet yang menangis karna teman bodohnya itu, fira langsung menarik tangannya. begitu juga dengan trysta." kita pergi aja. dia terlalu sombong sekarang."


fira membawa yang lainnya pergi tepat setelah matahari terbenam sepenuhnya. dan kini, di tempat yang indah ini. hanya ada selfie dan nancy yang duduk dalam diam.


keesokan harinya.


pagi-pagi selfie di bangunin sama sarah, ternyata alan datang menjemputnya. padahal waktu masih menunjukkan pukul 7 pagi. jadinya, selfie harus segera bersiap. ia mandi, mengganti pakaiannya, dan mengoles make up yang tipis.


setelah siap, selfie mengunci kamar dan ninggalin kamarnya yang berantakan. anti banget kalau berantakan gini, bawaannya gak bakalan tenang. tapi karna alan sudah jemput, jadinya selfie gak sempat beresin kamarnya.


ketika selfie keluar ternyata ibu dan ayahnya udah pergi, katanya sih mau kerumah teman. sean juga di bawa sama mereka.


karna gak ada orang di rumah, selfie pun ngunci pintu. setelah itu ia menemui alan yang udah menunggu di depan rumah.


keduanya cuman jalan santai, nonton, dan main di pantai. dan pulang setelah sore hari.


pas sampe di rumah, ternyata orang tua selfie belum pulang. jadi ia buka kunci rumah dan masuk ke kamarnya. wanita itu langsung merebahkan diri di tempat tidur.

__ADS_1


" ah nyaman nya "


" tunggu." ia bangkit dan duduk." siapa yang beresin kamarku? "


...🍂...


malam hari yang cerah ini, dua wanita sedang menikmati secangkir kopi di balkon kamar. melihat bintang dan mengobrol ringan.


dua wanita itu adalah selfie dan nancy.


nancy meminta selfie untuk bermalam di rumahnya hari ini. selfie sih setuju dengan keterpaksaan, walaupun ia sempat menolak tadi.


nancy menceritakan semua yang ia lalui selama enam tahun ini. dari masa kuliah, magang, hingga menjadi ceo. ia juga memperlihatkan barang koleksi yang ia punya selama menjadi ceo.


nancy benar-benar semangat memperlihatkan semua itu pada selfie. ia tetap tersenyum walaupun selfie tidak merespon.


" apa kamu tidak marah dengan perubahan sikapku? aku bukan selfie yang dulu lagi," lontar selfie sambil menyeruput kopinya


nancy menggeleng dan tersenyum." untuk apa gue marah. gue gak marah karna itu hak lo sendiri."


" menanggung penderitaan sebanyak itu pasti capek kan? jadi apa salahnya berubah." lanjut dia lagi


selfie tidak menjawab tetapi memilih untuk melihat deretan bintang di langit. malam ini cuaca sangat bagus, tidak ada awan yang menutupi langit sehingga bintang itu terlihat dengan sangat jelas.


" violet dan yang lain pasti membenciku," gumamnya tiba-tiba


" mungkin, tapi mereka tidak akan semudah itu untuk memutuskan tali persahabatan." nancy mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan sesuatu pada selfie.



" dulu saat trysta ulang tahun, lo nekat menggambar di seprei putih yang besar. padahal itu seprei kesayangan nyokap lo. dan gilanya lagi, lo sampe buat pohon stroberi untuk di berikan pada trysta." nancy tertawa lucu mengingat kejadian beberapa tahun yang lalu.


" lo yang paling semangat waktu itu. ulang tahun trysta semakin bewarna karna gelak tawamu." nancy perlahan menatap selfie yang cuman diam.


" apa lo gak ingat? "


" aku ingat," jawab selfie cepat


mereka tidak melanjutkan obrolan dan memilih untuk menyeruput kopi sambil lihat bintang.


menikmati hembusan angin malam yang menyapu kulit.


sunyi. itulah yang di rasakan dua wanita itu. sama-sama diam dan sibuk dengan pikiran masing-masing.


" karakter mitologi Yunani apa yang lo suka? " tanya nancy memecah keheningan. dari pada duduk diam mulu, kan lebih baik ia bertanya.


selfie berpikir sejenak trus jawab." icarus "


nancy terhenyak." wahh.... baiklah gue akan ceritain kisah icarus. gue pernah baca soalnya, kisah cinta yang cukup menyedihkan. lo mau kan? "


selfie mengangguk.


nancy menarik nafas." Di Mitologi Yunani, beberapa cerita mengisahkan kalau Icarus adalah anak dari Daedalus, mereka berdua dikurung di menara karena suatu kesalahan."


" Daedalus adalah seorang pengrajin hebat. untuk bebas dari menara, Daedalus menciptakan sayap dari bulu burung yg disatukan dengan lelehan lilin. Daedalus memberitahukan pada Icarus untuk tidak terbang terlalu rendah atau terlalu tinggi. jika terlalu rendah maka mungkin mereka akan tertangkap "


" dan jika terlalu tinggi, maka sayap dari lilin itu mungkin akan meleleh karena matahari. senang bisa terbang, Icarus mengabaikan perintah ayahnya. ia terbang terlalu tinggi dan mulai terpesona dengan matahari, ia terbang lebih tinggi lagi. Hingga sayapnya meleleh dan ia terbakar. "


nancy menghentikan ceritanya sejenak dan tersenyum saat melihat wajah serius selfie.


" menyatakan cinta adalah hal yang ilegal, karna setiap lo lakuin itu artinya siapapun yang mencintai lo bakalan tiada "


" icarus mencintai matahari tapi gak berani ungkapin karna mengira matahari mencintai lelaki lain. tiba-tiba dunia menjadi gelap gulita. matahari berhenti bersinar, jatuh...dan lenyap. "

__ADS_1


dengan wajah yang sedikit sendu nancy menatap selfie yang tengah tertunduk." rupanya, cinta icarus tidak pernah bertepuk sebelah tangan."


__ADS_2