Selfie

Selfie
21. demam


__ADS_3

" nancyini sudah dua hari, apakah hari ini selfie tidak masuk juga? " . tanya violet cemas. Selfie tidak datang minggu kemarin dan juga nomornya tidak aktif.


Nancy mengigit kukunya ia sama halnya dengan violet yang menghawatirkan selfie. kemarin ia sempat datang ke rumah gadis itu tapi karina sialan itu tidak mengijinkanya untuk menemui selfie.


mau rasanya waktu itu nancy menghajar gadis iblis itu dan membuangnya ke kandang buaya namun ia tidak jadi melakukanya ketika sarah menghampirinya.


" gue khawatir banget nancy, selfie tidak menjawab chat dan telponku ". violet menggoyangkan bahu nancy kuat


dengan kesal nancypun menghempaskan tanganya lalu menatap violet dengan serius.


" lo tenang aja karna gue akan segera mencari tau tentang gadis itu ".


" gimana? ".


nancy melangkah mundur satu langkah dan terseyum lebar ". gak tau ".


violet berdecak sebal mendengar perkataanya.


Selama jam pelajaran di mulai nancy tidak bisa fokus karna pikiranya hanya tertuju pada selfie. Dalam pikiranya saat ini ialah apakah selfie baik-baik saja, apa selfie sudah makan?.


seperti saat ini ia tidak sama sekali memperhatikan guru yang sedang menjelaskan di depan.


Ketika lagi sibuk dengan pikiranya , ponsel nancy bergetar membuat fokusnya teralihkan. ketika melihat siapa yang memanggilnya nancy bernafas lega dan terseyum lebar karna pangilan tersebut tertera nama carrotšŸ„•.


dengan perasaan senang Nancy menempelkan ponselnya di telinganya kemudian mendengar suara selfie. namun beberapa detik kemudian raut wajahnya berubah marah dan langsung mematikan telponnya tanpa berkata sedikitpun. Nancy membereskan bukunya dengan wajah cemas dan membawa tasnya keluar dari kelas tanpa berpamitan pada sang guru.


Violet yang melihat nancy tiba tiba keluar sangat terkejut apalagi wajah nancy terlihat sangat panik.


" nancy kamu akan di hukum!! ". Teriak sang guru tapi nancy terus berlari tanpa menoleh ke belakang.


Nancy mengambil sepedanya dan naik dengan tergesa-gesa namun saat sampai di gerbang ia di cegah oleh pak satpam.


" biarkan saya keluar ". ucapnya setenang mungkin


" ini belum jam pulang dan saya tidak akan mengijinkan kamu bolos! ". pak satpam itu mencoba mendorong kembali sepeda nancy kembali tetapi nancy menahanya kuat.


" ijin kan saya keluar pak karna ini sangat penting ". lagi lagi nancy berusaha tenang walau di hatinya sangat geram


pak satpam itu berdecak. " kamu seperti mau menyelamatkan nyawa orang saja. saya tau betul kamu nancy! kamu kan sering bolos bersama selfie ".


" YA!! INI SEMUA TENTANG NYAWA SESEORANG DAN SAYA MINTA MINGGIRLAHHH!! ". rahang gadis itu mengeras dan tanpa berlama lagi ia mengayungkan sepedanya hingga membuat pak satpam yang di depannya tertabrak dan jatuh.


" kamu akan di hukum!! ". Terima pak satpam namun nancy bodoh amat


" siall !!! ".


Hari ini badan selfie mendadak sakit dan demam yang sangat panas. Entah ibunya sengaja atau tidak tapi ketika mengetahui dirinya sakit sarah tiba-tiba di ajak josh keluar entah kemana dan belum pulang hingga saat ini.


Selfie menggigil dan merasakan pusing yang teramat. Ia haus sangat haus tapi tidak bisa bangun karna tubuh yang lemah. Selfie melihat poselnya yang terletak di meja samping tidur dan hendak mengambilnya.


Tapi sedetik kemudian ia menggeleng karna tau pasti nancy sedang sekolah. ia terus melihat ponsel itu hingga akhirnya ia menyerah juga karna karna merasa tubuhnya sudah sangat lemah . Apalagi luka yang kemarin belum sembuh.


Selfie menekan tombol panggil pada kontak nancy. Tanpa menunggu lama panggilan tersebut di jawab.


" hallo ". Panggil Selfie dengan suara parau tapi ia tidak mendengar jawaban apa-apa dari seberang sana.


" nancy gu-gue demam parah, bi-bisa datang kemari ku mohon? ". Ucapnya lirih dan terbata-bata, suaranya terdengar sangat menyakitkan.


Tutt...


Panggilan di matikan tanpa sepatah katapun dari nancy membuat selfie mengira Nancy mematikannya karna sedang sibuk belajar.


Selfie menatap atap dengan wajah sendu. " maaf nancy tapi jika kalau bukan lo siapa lagi yang akan gue andalin ".


mata gadis itu mulai memanas dan air matanya lolos begitu saja. ia menyeka pipinya yang basah kemudian meremas seprei kuat. saat ini ia sedang sakit dan tidak adakah orang yang mau menemaninya?. selfie tadinya berpikir sarah akan menemaninya seharian dan memperlakukannya seperti seorang ibu yang menjaga anaknya. namun harapannya kecewa ketika sarah pergi begitu saja


Beberapa menit kemudian selfie mendengar suara larian sepatu yang berlari ke arah kamarnya. dan ketika pintu terbuka nancy muncul dengan keringat dan nafas yang terengah-engah.


Selfie terhenyak karna tempuh waktu dari sini ke sekolah sekitar 15 menit menggunakan sepeda. Tapi nancy datang hanya dengan waktu 7 menit.


Nancy melangkah pelan lalu duduk di samping tempat tidur selfie. Wajah nancy begitu sendiri melihat selfie terbaring tidak berdaya. tanganya nancy terangkat lalu mengelus kening selfie yang berkeringat.


Nancy merintihkan air mata melihat sahabatnya terluka dengan wajah dan tubuh yang lebam. bahkan kini sedang demam parah.


" haus ya, mau minum? " . Tanya nancy pelan sementara selfie mengangguk tanpa mengalihkan pandangan dari nancy dari tadi.


Nancy membantu selfie duduk dan membantunya minum. Hati nancy semakin tercubit tak kala melihat selfie meminum air seperti orang yang tidak minum selama berhari-hari.


" jangan nangis ! Gue gak separah itu ". Lirih selfie sambil memaksakan senyum.


Nancy membelai pipi selfie pelan." ayah lagi hmm? " . Pertanyaan nancy membuat selfie tertunduk dan mengangguk pelan.


Nancy berjalan menuju kotak p3k dan mengobati luka selfie yang sepertinya belum di obati sama sekali. Sesekali selfie meringis setelah itu nancy menyuruh selfie meminum obat.


" tidurlah sel ". ia menyelimuti selfie lalu duduk di samping tempat tidur sambil membelai kepalanya


" tapi gu-gue bermimpi buruk nancy ". terdengar ketakutan dalam perkataannya.


dengan senyuman nancy mendekatkan mulutnya ke telinga selfie. " tenang aja sel gue akan selalu ada di sampingmu saat ini ".


tutur kata nancy yang lembut mampu menenangkan selfie. ia mulai memejamkan matanya dan masuk ke dalam dunia mimpi

__ADS_1


Saat ini selfie tertidur sangat nyenyak sementara nancy tak henti mengompres dahinya. Ia bisa merasa panas selfie sedikit menurun tidak seperti sebelumnya.


Ting...


Sebuah pesan masuk dari violet.


Kenapa lo pergi?


Ada urusan mendadak



Sangat penting


Bu rini marah


Gue gak peduli


Setelah membalas pesan dari violet Perut nancy tiba tiba berbunyi. oh ya dia belum makan dari tadi dan sepertinya selfie juga belum. Nancy turun ke dapur mencari makanan yang bisa di santap tapi nihil ia tidak menemukan satupun makanan yang di siapkan.


" teganya kalian menyembunyikan makanan dari putri kalian sendiri!! ". ucapnya tertahan seraya mengepalkan tangan.


Karna tidak menemukan sesuatu yang bisa di makan. Nancy keluar ingin mencari nasi padang dan bubur ayam. Tepat setelah ia membuka pintu nancy berpapasan dengan sarah yang baru saja ingin masuk.


" jika anda tidak menginginkan selfie anda bisa menyerahkannya pada saya! ". Nancy menatap tajam sarah


" apa maksudmu? ". Tanya sarah tidak mengerti


Nancy berdecak. " jangan pura-pura tidak tau nyonya sarah !! Anak anda terbaring lemah seperti orang sekarat dan anda tidak ada di sisinya HAAA!! ". Jawab nancy tinggi emosinya begitu naik saat ini apalagi melihat sarah yang membawa paper bag di kedua tanganya.


melihat itu nancy tersenyum miring. " sepertinya anda baru saja kencan dan berbelanja bersama suami yang Anda cintai itu ".


Sarah membisu dan mematung di tempat membuat nancy meliriknya jijik. " tolong temanin dia sebentar karna saya ingin membelikan dia makanan ". Ucap nancy pelan sembari mengambil sepedanya dan pergi


Sarah masih mematung dan sedetik kemudian ia berlari menemui selfie. ketika sampai Ia melihat anaknya iba yang terbaring lemah dengan luka di mana-mana. Sarah duduk di sampingnya dan mengelus serta mencium pipi selfie lembut.


Karna cuaca yang dingin sarah berinisiatif untuk memberikan minyak kayu putih pada perut selfie. Dan ketika mengusapkannya sarah melihat bekas jahitan di perut sebelah kiri selfie. Sarah tercengang karna bekas Jahitan ini seperti bekas oprasi .


Nancy kembali dengan membawa satu nasi padang dan bubur ayam. Ketika masuk ke kamar selfie nancy tidak melihat adanya sarah membuatnya semakin membenci wanita itu. Nancy memakan makanannya duluan karna selfie masih tertidur pulas.


" gak sekolah cucumber? " . Suara selfie mengagetkan nancy yang sedang makan.


" njir lo bikin gue kaget aja tau ". Ketus nancy membuat selfie tertawa kecil.


" gue kira lo udah balik ke sekolah tadi makanya gue lanjut tidur ". Nancy bernafas lega karna suara selfie sudah kembali seperti semula, tidak seperti tadi yang terdengar begitu menyedihkan.


" lo butuh gue sel ". Jawabnya sambil makan


" gue udah ok kok, dan lo bisa balik ". Sahut selfie meyakinkan.


" tidak usah sok kuat selfie! lo itu manusia biasa yang punya batasannya! ". Bentak nancy penuh penakanan membuat selfie terdiam


melihat selfie yang terdiam nancypun menyadari kesalahannya yang baru saja membentak gadis itu.


" maafin gue sel gue gak sengaja ".


selfie mendongak " gak papa kok gue memang butuh bentakan lo sekali kali ". ia terkekeh membuat nancy terseyum lega


Sesudah dengan makannya nancy mengambil bubur ayam dan duduk di samping selfie.


" emmm enak banget ". Seru selfie terseyum ketika nancy menyuapinya


" udah nanc gue kenyang " .


" apaa? Seorang selfie kenyang? " . nancy tertawa pelan


" iya gue kenyang " . Karna bubur ayam selfie masih sisa setengah. nancy memakan sisanya membuat selfie melihatnya tidak percaya.


" lo makan bekas gue? ".


Nancy mengangguk. " biasanya kan juga gitu ".


" tapi itu bekas orang sakit nanc, lo gak jijik? ".


" gak karna ini bekas lo, gak papa gue makan bekas lo biar kita sama sama menjaga nantinya " . Jawabnya dengan mulut penuh


" lo tau sel, gue akan meninggalkan semuanya jika itu bisa membuatmu bahagia ". Lanjut nancy serius membuat selfie terkekeh.


" nyawa juga? " . Gurau selfie


Nancy menatap selfie dalam. " bahkan nyawa sekalipun " .


" gue gak mau dengar kata itu! karna setiap gue dengar itu rang yang mengucapkannya benar-benar pergi " . Balas selfie tak kalah seriusnya dan sedikit merintihkan air mata.


" gak usah nangis carrot , kan jadi jelek ". Ledek Nancy membuat selfie tertawa.


Sudah lima hari selfie tidak masuk sekolah dan di tiga hari itu nancy sibuk menjaga selfie. Ketika pulang sekolah nancy akan langsung datang saat itu juga dan terkadang membawa violet. sama seperti malam sebelumnya malam ini nancy memutuskan menginap lagi di sini walau selfie sudah mengusirnya tetapi ia tetap kukuh. Nancy selalu bertemu dengan karina namun karina tidak berani mengganggunya karna nancy mengancam akan menghilangkan satu jari gadis itu.


nancy bahkan tidak segan segan berbicara lantang pada sarah dan Josh. sama seperti saat ini ketika makan malam nancy dengan berani masuk ke ruang makan dan mengambil makananya sesukanya.


" ini bukan untuk kamu!! ". tegas Josh

__ADS_1


nancy menahan tawanya. " heii hallo saya adalah tamu di sini jadi saya harus makan ".


Josh berdecak sebal dan membiarkan nancy mengambil nasi dengan penuh dan banyak lauk di atasnya.


" makanmu banyak banget seperti prosi dia orang". ujar sarah terheran.


" tentu karna saya akan makan bersama anakmu ". jawabnya menekan kata anak


nancy beralih menatap rendang yang tersisa tiga potong. tanpa bertanya lagi nancy langsung mengambil piring rendang itu membua Josh dan karina menatapnya tajam.


" itu punyaku!! ". rengek karina


" kembalikan!! " perintah josh nyalang namun nancy hanya tertawa


" opsss tapi saya mau ini, dadah orbeg ". ia melambai lalu melangkah menjauh dari meja


" apa itu orbeg? ". tanya karina


" orang bego!!! ". teriak nancy tidak jauh dari ruangan itu sementara josh dan karina sangat geram.


" jang...jangg ". nancy menaruh piring yang penuh itu di hadapan selfie.


" dapat dari mana lo? ".


" habis rampok di bawah ". jawab nancy membuat selfie ternganga.


" ayo makan ". kedua sahabat itu mulai makan dalam satu piring sambil bercerita


tepat jam 10 malam saat sedang bermain bersama tiba tiba ibu nancy menelpon karna ayah dan abangnya sedang pergi keluar kota sehingga ibunya sendiri di rumah.


" gak papa nih? " .


" iya gak papa pergi aja sana buruan ". selfie mengantar nancy ke depan dan tak lama ibunya nancy datang.


" dah carrot jangan lupa sekolah besok ". ucapnya ketika di dalam mobil.


selfie mengangguk dan menambaikan tangan , setelah mobil nancy menjauh barulah dia masuk.


" ma aku pergi ya ". Pamit selfie yang memutuskan untuk sekolah hari ini. Ia berjalan ke dapur dan menemui ibunya.


" sarapan dulu sel mumpung ayah dan karina belum turun ". balas sarah lembut


Selfie menghela nafas ." gak usah ma nanti tuan Josh marah " .


Sarah terdiam ia menatap selfie yang sedang terseyum padanya. Karna ibunya hanya diam selfie berbalik dan pergi meninggalkan sarah yang melihatnya sendu.


Selfie sampai di sekolah dan melewati koridor sembari melamun memkirkan nasibnya yang sudah tak di akui sebagai anak lagi oleh ayahnya. untungnya ia masih uang sisa lima juta dari hasil kencan karna ayahnya melarang selfie untuk makan dengan uang hasil ayahnya.


Saat sedang berperang dengan pikiranya. pundaknya di Tepuk dari belakang . ia menoleh dan mendapati zayn sedang yang terseyum padanya. Senyum dan wajah zayn cukup melupakan masalah yang di alaminya beberapa hari yang lalu .


" kemana aja hmm kenapa baru datang ? ".


" aku sakit zayn karna menabarak pohon hingga badanku memar dan demam ". Jawab selfie pelan


Zayn menyentuh wajah selfie khawatir ." pasti sakit kan? " .


" gak papa kok, kamu khawatir ya " . Goda selfie tersenyum.


" tentu saja! aku bisa gila jika sampai terjadi apa - apa sama kamu ".


Selfie semakin terkekeh ia merasa lucu jika berduaan dengan zayn mereka selalu menggunakan aku kamu.


" yaudah duluan ya ". Pamit selfie menyentuh pipi zayn dan pergi menuju kelasnya.


Sebelum masuk ke kelas selfie menghela nafas terlebih dahulu dan berusaha menetralkan perasaannya.


" hii guys " . sapanya dan berjalan menuju kursinya sedangkan violet dan nancy terseyum senang.


Violet memeluk selfie erat . " gue senang banget lo udah baikan sel ".


Selfie terseyum dan menatap dua sahabatnya . " ini kan juga berkat kalian ".


nancy terseyum pasalnya tubuh selfie terlihat bugar dan memar di wajahnya hampir seutuhnya menghilang.


" uhuuu sel lo tau gak nancy menyiksa gue saat lo gak ada ". nagdu violet seraya menangis yang di buat-buat.


" oh ya ". Sahut selfie.


" apaan dah, gue cuman suruh lo tulis tugas aja dan lo juga dapat jawaban tuh " . Ketus Nancy.


" tapi kan capek ". Violet melongos sementara selfie tertawa lebar.


Jam pelajaran matematika di mulai dan selfie telah meniggalkan kelas matematika dua kali dalam minggu ini jadi sepertinya ia tertinggal.


Sang guru memberi tugas yang belum ia ajarkan kepada selfie kecuali pada yang lain. Sengaja ia memberi tugas yang susah karna ingin melihat apa selfie bisa mengerjakan soal yang belum pernah di ajarkanya. Baru aja beberapa menit tetapi selfie sudah menaruh bukunya di atas meja depan. Dengan ragu sang guru membuka bukunya dan tercengang karna selfe menjawab 100 % benar bahkan lebih dari itu.


" saya pelum pernah mengajarkan ini padamu kenapa kamu cepat sekali? . Tanyanya heran


Selfie terseyum. " saya rajin belajar dan soal ini sangat mudah bagiku ". Ucapan selfie membuat anak-anak yang lain membuka mulut tidak percaya mudah? Mereka aja sudah mau pingsan mengerjakanya kemarin.


Sang guru hanya tersenyum melihat selfie. Salah besar jika dia meragukan anak itu. Selfie sudah sangat sering memenangkan olimpiade tingkat kota bahkan negara dan selfie selalu menduduki posisi pertama.

__ADS_1


Maka dari itu selfie di juluki anak emas di sekolah. tidak ada guru maupun siswa yang berani menantangnya malah sebaliknya mereka menghormati selfie. Walaupun selfie sering masuk ruangan bk karna kenakalannya tetapi selfie tidak pernah di hukum berat. Itulah yang menjadi murid lain terheran dengan violet yang dulu dengan berani menantang dan melawan selfie, ya walaupun akhirnya ia kalah juga.


dengan kepintaran itu kepala sekolah pernah memintanya untuk langsung saja masuk ke universitas namun selfie menolak dan ingin sekolah dengan normal. ia juga tidak ingin terpisah dengan sang sahabat nancy.


__ADS_2