
Sudah seminggu berlalu sejak kematian bella dan tepat pada hari ini selfie menyetujui dahlia menjadi pengganti bella setelah gadis itu terus menerus mengejar dan membujuknya.
" ini rumahku, pasti ini kali pertama kau melihat rumah semewah ini kan? ". sindir selfie
dahlia mengadahkan matanya melihat rumah selfie yang menurutnya lebih mirip seperti istana . rumah seperti ini hanya bisa ia lihat di majalah dan juga internet. tetapi tanpa selfie ketahui ini kedua kalinya dahlia datang kemari.
selfie meminta pelayan untuk mengajak dahlia berkeliling dan mengantarkannya ke kamar bella. sebenarnya selfie tidak ingin kamar bella di huni oleh gadis itu tetapi setelah ia pikir pikir lagi alangkah baiknya kalau dahlia lah yang menepati kamar tersebut.
" makasih bi " . dahlia terseyum lalu melihat setiap sudut kamar yang mewah ini, perasaannya tiba-tiba menjadi sedih ketika mengingat bella yang sangat baik padanya. ia menghirup udara dalam dalam dan bisa ia rasakan aroma bella masih melekat di kamar ini.
" bella apa kau yakin aku orang yang bisa mengubah nona muda? ". gumamnya
" bersama kamu aja dia belum berubah, apalagi dengan ku yang hanyalah orang asing ".
Tok
Tok
" nona muda memanggil anda nona " . ujar seorang pelayan dari balik pintu
" oh ok bi aku akan turun " . dengan langkah yang cepat dahlia menghampiri selfie yang tengah duduk dengan santai di sofa.
" ada apa nona? ".
" ambilkan aku cookie dan jus ".
walaupun sebal dahlia tetap mengangguk dan segera ke dapur membawa sepiring cookie dan jus.
selfie menerima segelas jus darinya lalu dengan sengaja menumpahkannya ke lantai.
" hey kamu! ". ia melirik dahlia dan menunjuk lantai yang basah dengan matanya. dahlia yang paham pun lekas mengambil pel dan membersihkannya.
" kau suka biskuit? ". tanya selfie yang lagi memakan cookie sambil menonton dahlia mengepel.
mendengar hal itu dahlia pun menghentikan kerjaanya dan menoleh kepada selfie . " iya, apa nona muda mau memberinya padaku? "
" ck! Aku tanya doang bukan menawarkan ".
mendengar hal itu dahlia pun berdecak sebal dan segera melanjutkan kerjaannya yang tertunda.
" oh ya, jangan lupa kau urus berkas yang ada di meja kamarku karna aku sedang tidak ingin mengerjakan berkas itu! " . perintah selfie lalu pergi menuju ruang kerjanya sehingga dahlia yang menatapnya pun ternganga.
" kalau tidak ingin mengerjakan sesuatu ngapain pergi ke ruang kerja ". sewotnya
hampir sejam selfie berada di ruang kerjanya tanpa siapapun tahu apa yang sedang ia lakukan di dalam. ia keluar dengan handycam yang berada di genggamannya, namun saat ia ingin menuju kamarnya selfie terhenti tak kala mendengar sayup sayup lantunan piano.
karna penasaran selfie pun berjalan pelan menuju sumber suara, dan tibanya di sana ia melihat dahlia sedang memainkan piano. selfie sedikit tertegun mendengar nya apalagi lantunan piano dahlia sedikit sendu menurutnya.
selfie tidak bergerak dari tempat berdirinya dan fokus mendengarkannya. tangan gadis itu perlahan terangkat dan mengarahkan handycam nya pada dahlia. sampai dahlia selesai memainkannya barulah selfie mematikan handycam dan meninggalkan ruangan itu.
sama seperti bella hari ini dahlia pergi ke sekolah bersama dengan selfie dalam satu mobil. walaupun selfie duduk menjauh darinya tetapi dahlia tetap senang karna bisa berdekatan denganya.
" oh ya, karna bella udah gak ada kamu akan duduk denganku, paham! " . perintah selfie saat mereka sudah berada di kelas.
" baik nona "
dahlia terus memperhatikan selfie yang duduk sambil termenung, terkadang dahlia bisa melihat selfie mengusap air matanya sesekali. sepertinya gadis itu belum bisa melupakan bella.
" nona muda jangan bersedih , akan ku buat kamu bahagia sehingga kamu bisa melupakan kesedihan tentang bella " . tuturnya lembut
selfie berdecak " mustahil ".
" kalau berhasil gimana? " .
" kau boleh meminta sebagian hartaku ".
" menggiurkan tapi bukan itu ".
selfie nampak berpikir " hmm aku akan mengubah sifat ku menjadi gadis ceria dan murah senyum ".
mendengar hal tersebut dahlia pun terseyum lebar dan dengan cepat mengangguk , sedangkan selfie heran melihatnya karna menurutnya dahlia adalah gadis bodoh yang menolak harta demi sesuatu yang tidak penting.
" janji? ". dahlia mengangkat jari kelingking
walaupun malas tetapi selfie tetap menautkan jari kelingkingnya pada dahlia. " janji "
saat jam istirahat selfie tidak keluar dari kelas dan hanya duduk di bangkunya. tanganya dari tadi tidak lepas dari handycam, sebenarnya ia tengah melihat rekamannya bersama bella.
dahlia yang baru saja masuk ke kelas terhenyak melihat selfie yang duduk sendiri dengan wajah sendu, dengan cepat ia berlari kecil mendekatinya.
" kamu belum makan loh! ". dahlia menyerahkan kotak bekal milik selfie.
selfie mendongak, " makanlah duluan , aku tadi sudah makan roti ".
dahlia tersenyum lalu ia membuka kotak bekalnya dan makan dengan lahap, ia merasa bahagia bisa memakan makanan yang dia inginkan dari dulu. cara makan dahlia yang terkesan lucu membuat selfie terkekeh.
" kenapa? ". tanya dahlia seraya mengangkat alis.
" tidak papa, kau makanlah biar tubuhmu yang kecil itu bisa besar ".
" aku besar tau " . elaknya tidak terima
selfie tidak menyahutinya namun ia arahkan handycam dan merekam dahlia yang sedang makan.
" sini berikan padaku ". dahlia mencoba merampas handycamnya tetapi selfie dengan cepat menghindar.
" mau apa? ".
" mau kubanting ".
selfie membulatkan matanya. " awas aja karna kau yang akan ku banting ".
mendengar hal itu dahlia pun mendengus dan melipat tangan di dada.
" mmm bella sudah menceritakan segalanya tentang nona ". ujar dahlia pelan
" owh kau udah tau rupanya " .
" silahkan jika kau ingin mengatai ku cacat dan mentertawakan hidupku ". ketus selfie dan spontan dahlia menggeleng cepat
" untuk apa aku tertawa karna setiap orang itu memiliki kekurangan dan kelebihan , kamu masih beruntung karna aku sama sekali belum pernah melihat orangtuaku ". suara gadis itu berubah menjadi sendu.
selfie sedikit tersentuh tetapi secepat mungkin ia memalingkan wajahnya dan bersikap tidak peduli. bisa saja selfie membantu mencari tau siapa orang tua dahlia tapi baginya itu hanya membuang waktu saja.
" wahh ini enak sekali, apa namanya ? " . tanya dahlia setelah menelan satu suapan sekaligus mengganti topik.
" Quick tarte tatin " .
" makanan penutup dari Perancis ". lanjutnya
" kok bisa ada di sini? ". tanya dahlia polos
selfie memutar tubuh menghadap dahlia dan memajukan sedkit kepalanya, " dasar bodoh ".
tuk
" Akkhhh...!! ".
" kenapa sih ". protes dahlia sambil mengusap keningnya yang baru saja di sentil.
__ADS_1
" habis kamu bodoh sih, apa kamu tidak melihat kalau koki di rumah bule asal paris ? ".
dahlia mencoba mengingat lalu kemudian ia mengangguk dan tersenyum cengir.
sepulang dari sekolah selfie menyuruh dahlia mengerjakan tugas perusahaan , karna ia ingin bersantai tanpa harus melihat berkas membosankan itu hari ini.
" ya ampun berkas apaan ini? ini terlalu sulit dan ribet untuk anak seusia selfie ".
" orang dewasa aja belum tentu bisa mengerjakannya , aku tidak bisa membayangkan betapa lelahnya selfie yang terus berhadapan dengan semua ini ". gumamnya
dahlia mendadak merasa iba pada gadis itu , selfie pasti sangat kelelahan di tambah lagi dia harus ke kantor , mengikuti rapat dan melakukan perjalanan bisnis. dahlia berpikir mungkin jika orang lain yang berada di posisi selfie bisa saja dia akan stress atau depresi. tetapi dahlia salut pada selfie yang bisa bertahan .
" aku capek nona !! ".
" inilah hukuman untuk mu karna berani melakukan percobaan pembunuhan pada handycam ku ".
" tapi sampai kapan aku akan menggendongmu? aku capek ". Ya, dahlia saat ini sedang menggendong selfie di belakang punggungnya mengelilingi halaman belakang rumah.
" sebentar lagi! ". bukanya kasihan selfie malah merebahkan kepalanya di pundak gadis itu.
dahlia yang melihat seorang pelayan yang lari tergesa-gesa ke arah mereka langsung menghentikan langkahnya.
" permisi nona ".
" tuan kayden dan jayden datang berkunjung ".
mendengar hal tersebut selfie melebarkan matanya dan tersenyum bahagia.
" kak kay dan jay datang yuhuuu!! " . selfie melompat dari gendongannya dan berlari masuk, sementara dahlia yang tidak tau apa apa hanya mengekor dari belakang.
ketika sampai di ruang keluarga selfie melihat dua pria berusia sembilan belas tahun sedang duduk bersama kakek dan neneknya .
" kakak!! ". selfie berlari dan langsung menghambur memeluk kakak sepupunya. mereka adalah putra kembar dari kakak laki-laki sarah.
" si cantik datang " . gemes kay sambil mencubit pipi selfie
" pengen cium deh ". lanjut jay yang langsung mencium pipi selfie tanpa ijin.
selfie mendongak menatap mereka dengan mata teduhnya, " aku rindu tau ". ia memanyunkan bibir membuat kay dan jay bertambah gemas.
pandangan kayden beralih pada seorang gadis yang berdiri tak jauh dari mereka. seorang gadis cantik yang mampu membuatnya terpesona saat itu juga.
" siapa dia? ". pertanyaan kay membuat mereka spontan menoleh pada dahlia termasuk jay yang sepertinya juga terpesona dengan gadis itu.
" ohh dia my asisten dahlia ".
kay mengangguk tanpa mengalihkan pandangannya dari dahlia hingga sedetik kemudian ia menoleh menatap selfie kaget.
" bella bagiamana ? ". selfie hanya menunduk dan itu membuat mereka langsung paham.
" bukankah kakek sudah bilang bahwa bella telah meninggal ". sela samh, Kay dan jay pun terseyum simpul karna mereka tidak terlalu memperhatikan pesan sang kakek dulu.
" dahlia come here! ". panggil selfie dan dahlia mendekat.
" kenalin ini kakakku ".
Dahlia mengangguk sambil tersenyum lalu ia menoleh menatap kedua pria itu. " hai perkenalkan aku dahlia ".
Kay dan jay tidak menyahut lantaran terfokus pada senyuman dahlia , mereka seolah tersihir dengan suara lembut gadis itu .
selfie yang melihatnya pun tersenyum miring karna ia tahu bahwa kedua kakaknya sama-sama menyukai dahlia.
" sungguh kuat pesona mu dahlia, padahal bella dulu menyukai kak kay tetapi cintanya tidak terbalaskan, dan sekarang kau merebut hati keduanya ".
selfie mengajak dahlia kekamarnya dan membiarkan kedua kakak sepupunya mengobrol dengan sang kakek dan nenek.
" jika salah satunya tampan otomatis yang satunya juga tampan ". sahut dahlia
" iya juga ya kan kembar ". gumam selfie
" tapi siapa yang membuatmu berdebar? ".
dahlia terkejut mendengarnya lalu ia menunduk malu sehingga wajahhya terlihat bersemu merah , tidak di jawab pun selfie sudah tahu bahwa salah satu perasaan kakaknya ada yang terbalaskan.
" masih kecil gak usah cinta cintaan ". ketus selfie membuat dahlia yang tadinya senang menjadi sebal dengan gadis itu
...🌿...
sudah satu minggu berlalu dan belum ada perubahan dalam diri selfie. ia masih saja membentak dan tidak sopan pada dahlia dan juga yang lainya.
hari ini hujan deras dan selfie berdiri di balik jendela sambil melihat pemandangan luar. lalu pandangannya tidak sengaja tertuju ke bawah melihat dahlia bermain dan bersenang-senang di derasnya hujan.
" gila ya? " . gumam selfie , dengan cepat ia mengambil handycam dan merekamnya . dahlia meloncat - loncat , berlari dan tiduran di rumput membiarkan hujan membasahinya, dan itu membuat selfie tersenyum tipis.
malam harinya samh mengajak selfie ikut denganya untuk makan malam bersama para kolega dari perusahaan lain.
" tidak samh, perasaan aku tidak enak jika kau membawanya ". tolak livy sambil menarik pelan lengan selfie mendekatinya
" itu hanya perasaan mu saja, lagi pula kami membawa para pengawal ". ujar sang menenangkan
entah kenapa perasaan livy tidak enak pada selfie malam ini, ia merasa akan terjadi sesuatu pada cucunya.
livy mendekap tubuh selfie dan menciumnya tanpa henti, setelah berpamitan pada sang nenek barulah selfie menghampiri dahlia.
" aku pergi dulu ya ". dahlia hanya mengangguk, sejujurnya dia tiba-tiba takut dengan ucapan pamit selfie apalagii melihat neneknya yang mendadak cemas.
selfie dan samh telah meninggalkan perkarangan rumah bersama helena dan para pengawal lainnya . selfie merasa tidak ada yang aneh, hingga di jalan yang sepi tiba-tiba ada sebuah mobil yang mengikuti mereka dari belakang.
" kakek sepertinya itu bukan mobil kita ". ucap selfie yang melihat ke belakang.
" kau benar sayang ".
Dorrr
orang dalam mobil tersebut menembak ban mobil yang di naiki selfie sehingga mobil itu oleng dan berhenti di pinggir
setelah mobil selfie berhenti barulah mobil yang menembak tadi pun juga ikut berhenti. dua orang berpakaian serba hitam keluar dengan membawa pisau dan pistol diikuti oleh teman temanya yang baru sampai, melihat hal tersebut helena dan beberapa pengawal lain turun.
" mereka membawa sang pewaris! cepat tangkap dan habisi dia!! ". ucap salah satu dari mereka yang menjadi pimpinannya.
" tidak akan kubiarkan! ". helena menarik lalu menghajar orang yang hendak mendekati mobil selfie.
" kakek akan keluar membantu mereka , kau tunggulah! ". perintah samh ingin keluar
" jangan tinggali aku kakek! ". selfie memegang tangan kakkenya dengan wajah memohon tetapi samh tetap kukuh dan keluar.
karna jumlah mereka yang sedikit makanya samh turut membantu. samh berhasil menumbangkan beberapa musuh namun ia sedikit lengah dan berhasil di kepung musuh , tanpa berlama lagi mereka menghajarnya hingga samh tersungkur ke tanah.
" kakek!!! ". selfie turun dan berlari ke arah samh dan memeluknya erat, sedangkan max dan jack sudah menangani musuh yang melukai samh.
" jangan kesini cepat masuk!! ". tegas samh tetapi selfie hanya menggeleng dan membantu kakeknya berdiri. selfie menutupi telinganya ketika beberapa suara tembakan terdengar.
" bawa dia pergi dari sini helena!! " . perintah samh
" SEMUANYA AWAS!! TEMBAKANNYA TIDAK MENENTU!! " . teriak jack yang sedang melawan si penembak .
" lindungi cucuku! " . teriak samh tetapi tidak ada satupun yang mendekat karna mereka sibuk dengan musuh yang mereka lawan.
Dorrrrr
__ADS_1
samh menutupi telinganya, hening tidak ada satupun suara yang terdengar. hingga beberapa detik ia terheran melihat selfie yang terus berdiri dengan kaku. samh perlahan membalikkan tubuh selfie dan melihat gadis itu tengah meneteskan air mata, dan ketika samh melihat ke arah perutnya ia pun membeku.
tangan selfie terus memegang perutnya, perlahan ia mengangkat tanganya dan melihat banyaknya darah di tangan dan juga bagian perut.
" nona muda!! ". teriak helena shock
" sshhh .. sakit.. ". ringisnya, lalu perlahan matanya tertutup dan tubuhnya terjatuh ke belakang tetapi untungnya samh berhasil menangkapnya.
orang yang menembak selfie berhasil melarikan diri, dan dengan amarah yang membuncah max dan beberapa pengawal lain mengejarnya.
tanpa berlama lagi samh membawa selfie ke rumah sakit dengan kelajuan penuh, darah yang terus mengalir membuatnya sangat cemas dan panik.
" nona " . lirih helena yang menangis mengantarkan selfie ke ruang bedah. ya, selfie akan langsung di oprasi .
Samh tak henti hentinya gemetar dan mencoba menguatkan diri, ia juga sedang menangis tapi tidak terlalu ia perlihatkan. tak lama kemudian livy datang bersama dahlia, bukan mereka saja jasmine dan sherly juga datang temasuk kay dan jay.
" gimana dengan kakak sel? ". tanya jasmine dengan suara parau yang berada di bawah kungkungan jayden.
" dia sedang di tangani " . jawab helena
dahlia mengigit kukunya , tangannya gemetar dan air matanya terus saja mengalir. jika terjadi sesuatu pada selfie dia akan sangat malu pada bella.
kayden yang melihat dahlia langsung menghampiri gadis itu , " tenanglah aku yakin dia akan baik-baik saja, selfie gadis yang kuat ". Ia mengusap rambut dahlia pelan.
" sudah kubilang jangan membawanya!! ". murka livy memukul samh tetapi pria itu hanya diam.
" ibu tenanglah! yang bisa kita lakukan hanyalah berdoa untuk selfie ". sherly mendekap ibunya sehingga livy menangis di dalam pelukannya
setelah menunggu cukup lama pintu oprasi pun terbuka dan keluarlah dokter, melihat itu samh dengan cepat berdiri dan menghampiri nya .
" bagiamana keadaannya? " . desaknya
" ada berita baik dan buruk, berita baiknya nona muda berhasil selamat ". mendengar hal tersebut mereka pun bernafas lega.
" tapi... nona muda koma ". lanjutnya
bagaikan tersambar petir livy pun tak sadarkan diri dan dengan cepat sherly memanggil dokter dan membawanya ke ruang inap. samh membeku, ia menggusur rambutnya kebelakang dan duduk sambil menangis.
" ka-kapan ia bisa bangun? " . tanya samh dengan tatapan kosong.
" kurang tau tapi jika dia tidak bangun juga dalam waktu sebulan nona muda sudah tidak bisa bertahan lagi " . jelasnya dan pamit
dahlia tidak bisa berkata kata lagi ia hanya bisa menyandarkan tubuhnya di dinding dan terduduk sambil menangis.
kay dan jay yang melihat gadis itu pun merasa semakin sedih, mereka ikut berjongkok dan menenangkan dahlia.
tiga bulan sudah berlalu dan selfie belum ada tanda - tanda akan bangun. dahlia tak kenal lelah untuk mengurus selfie , sehabis sekokah dahlia akan selalu ke sini dan bercerita tentang kesehariannya pada selfie walaupun gadis itu tidak merespon sama sekali.
" nona tau aku di bully di sekolah , mereka semua jahat padaku " . lirih dahlia sambil menggenggam jari selfie.
" bangunlah selfie dan aku janji tidak akan membiarkan mu kesakitan lagi ".
" hikss... Aku merindukan mu, aku menyanyangi mu selfie, kumohon buka matamu ". dahlia mengusap jari selfie bermaksud agar gadis itu merespon.
dalam tiga bulan ini dokter selalu menyarankan agar membuka alat yang terpasang di tubuh selfie karna itu hanya akan membahayakannya, dia juga mengatakan bahwa selfie sudah tidak bisa diselamatkan lagi.
" datang lah sarah selfie membutuhkanmu ". ujar livy lewat sambungan telepon.
" aku tidak bisa karna sebentar lagi karina ujian dan aku sibuk ".
" selfie lebih membutuhkan mu sarah, kumohon sekali ini saja! ".
" hmm maaf bu ,ucapkan salam ku padanya " .
Tut... Tut
panggilan terputus membuat livy sangat amat kecewa pada sarah begitu juga dengan dahlia yang menguping pembicaraan mereka.
dahlia menghela nafas dan kembali mendekati selfie, di lihatnya tubuh kaku yang terus berbaring selama tiga bulan ini. ia kembali duduk di samping ranjang dan menggenggam tangan gadis itu.
" jika bella masih ada dia pasti tidak akan berhenti menangisimu ".
" aku masih ingat bagaiamana bella memaksaku menjadi penggantinya ".
" itu adalah hari dimana aku melihat sosok rapuh bella yang sebenarnya ". tanpa sadar setetes air mata dahlia mengalir, ia masih selalu sedih mengingat bagaiamana bella memaksanya waktu itu.
" apa nona tau? bella waktu itu memintaku datang kerumahmu, dan aku bisa melihat wajahnya yang sangat pucat ".
" ia bahkan bersimpuh lutut dan memohon sambil menangis begitu menyedihkan ".
" oh ****!! ". ia menghapus cairan bening yang terus mengalir di pipinya.
dahlia kembali menoleh pada selfie dan menatap wajah gadis itu lamat lamat. di lihatnya selfie yang bergantung pada alat alat yang terpasang di tubuhnya, sekali dilepas pasti nyawa selfie juga akan ikut lepas.
" gak capek apa nona tidur mulu? ".
" sekali kali bangun dong, minimal gerakin jari kek atau buka mata ".
hening, tidak ada jawaban
dahlia menghela nafas " aku pulang dulu ya nanti malam aku balik lagi ". ia mendekatkan kepalanya dan mengusap kening selfie.
dahlia mengambil tas sekolah dan pergi keluar menemui Jack yang berjaga. " aku akan pulang, ntar malam balik lagi ".
jack mengangguk " iya, pikirkan juga kesehatanmu jangan terlalu memikirkan nona muda ".
dahlia hanya mengangguk mendengarnya lalu pergi menemui sopir yang selalu mengantarnya. di dalam mobil pikiran gadis itu berkeliaran entah kemana, ia seperti memikirkan sesuatu yang serius.
sesampainya di rumah dahlia langsung membersihkan dirinya dan mengerjakan tugas kantor dan juga sekolah. lagi dan lagi ia melamun sehingga kedatangan seseorang mengejutkannya.
" ada apa dahlia memanggilku ". tanya jasmine sambil duduk di atas kasur.
" jasmine, setiap kegiatan selfie tidak akan mudah diketahui musuh kan? ".
" iya, sangat sulit bagi musuh untuk mengetahui informasi tentang kak selfie. bahkan sebagian dari mereka tidak mengetahui wajah kak sel ". jelasnya
" memangnya ada apa? ". sambungnya
dahlia tersenyum " aku cuman pengen tau aja kok tentang selfie ".
" oohh kalau gitu aku keluar ya, aku mau makan ice cream......mau join? ".
" gak terimakasih, aku udah kenyang ". ia tersenyum lebar hingga menampakkan giginya yang putih.
" yaudah kalau gitu ". jasmine keluar dan menutup pintu , namun sedetik kemudian ia kembali membuka pintu .
" dahlia jagalah kesehatanmu, hidup mu bukan hanya tentang kak selfie saja kok. jangan biarkan dirimu seperti bella yang lalai dengan kondisi tubuhnya hanya karna kak selfie ". pesannya lembut lalu menutup pintu.
dahlia sedikit tertegun mendengarnya, memang benar akhir akhir ini yang ada dalam pikirannya hanyalah selfie. ia juga tau salah satu penyebab sakit bella semakin parah ialah karna gadis itu lalai akan kesehatannya demi selfie.
" bukan itu yang penting, sekarang pertanyaan nya ialah ".
" kenapa mereka bisa tau kapan waktu selfie akan keluar dan jalur mana yang akan dia tempuh? ". gumamnya menerka-nerka
" dah-dahlia ada se... suatu yang harus kau ketahui, i-ini tentang selfie....sebenarnya-".
dahlia mencoba mengingat kata kata bella saat gadis itu ingin mengatakan sesuatu tetapi bella tidak sempat dan tak sadarkan diri. dahlia waktu itu terkejut saat bella tiba tiba saja pingsan di malam sebelum helena kembali dari Singapore. dahlia tidak tau apa yang akan di katakan gadis itu karna dahlia langsung pulang ke panti sebelum bella sadar.
" apa yang ingin kau katakan bella? ".
__ADS_1