Selfie

Selfie
19. ini suatu masalah besar nih


__ADS_3

selfie berlari kecil menghampiri nancy dan violet yang sudah berdiri dari duduknya di pasir.


" hehe rencana lo sukses vi ... tapi kok gue jadi merasa kayak wanita kotor ya ".


violet menggeleng. " kencan doang kok ".


nancy yang dari tadi diam langsung memeriksa tubuh selfie dari atas sampai bawah. ia memeriksa wajah selfie dan juga leher gadis itu.


" ehh ngapain lo? ". protes selfie ketika nancy menyentuh lehernya.


" memastikan tu cowok gak ninggalin bekas pada lo". ucapan nancy membuat selfie berdecak.


" tapi ini kebanyakan, gue kan butuhnya lima juta doang trus sisanya buat apa coba? ". ia mengeluarkan uang dari amplop tersebut


" ya buat lo lah, lo kan sering tuh kelaparan pakai aja buat kebutuhanmu ". sahut violet


" benar kata lo ". ujar selfie lalu memasukan amplop itu ke dalam tasnya.


" lo tau gak sel kita berdua kucar kacir ngikutin lo apalagi pas adegan kuda . gue dan violet terpaksa naik kuda trus cari lo ". seru nancy


violet mengangguk. " kalian kecepatan trus kita sempat kehilangan jejak lo ".


" hehe it's okay lah bro gue aman kok ".


" tapi lo tidak di ciumnya kan? ". tanya nancy wajahnya kali ini serius.


" ya gak lah dia cuman pegang tangan gue dan peluk gue dari belakang tadi pas di kuda ". ya tadi arka sempat memeluknya dari belakang dan itu membuat selfie sangat tidak nyaman.


" anjir!! ".


" mending kita pulang aja, tu lihat dia masih memperhatikan selfie loh ". bisik nancy sambil melihat ke arah arka.


tanpa menunggu lama lagi violet menarik selfie dan nancy lalu menghubungi sopirnya dan mengantarkan kedua gadis itu pulang.


" ini gak papa nih semua barang ini gue bawa pulang? ". ujar selfie ketika baru sampe di depan rumahnya seraya memegang tas dan pakaian yang di berikan nancy dan violet tadi.


" emang buat lo kok ". sahut nancy


" itu sesuai untuk lo ". timpal violet


" thanks ya ". selfie terseyum lalu berbalik dan melangkah ke pintu rumahnya lalu masuk kedalam.


sementara nancy dan violet masih melihatnya dari balik jendela mobil.


" gue takut lelaki itu suka sama dia ". ujar nancy


" sama gue juga secara pesona selfie kuat ". mereka berdua saling memandang sambil menghela nafas panjang dan pergi dari perkarangan rumah selfie.


ketika masuk ke dalam rumah selfie terkejut ketika melihat ayah, ibu dan karina sedang duduk di ruang tamu sambil bercengkrama.


perhatian mereka tertuju pada selfie yang tengah terseyum kaku. di lihat seperti itu membuat selfie sedikit gugup .


" dari mana kamu? ". pertanyaan sarah membuat langkah selfie terhenti


" mmm habis main sama nancy ". jawabnya kaku


" ck! pasti dia habis menjadi wanita malam ". perkataan karina sontak membuat selfie terkejut


" itu tidak benar! ". elakkan selfie


karina terseyum miring. " lantas kenapa pakaian mu sangat mewah? ".


" karna nancy dan violet lah yang membelikannya untukku ". jawab selfie lantang


" dasar teman beban ".


" pergilah dari sini! tadinya saat tidak ada kamu rumah ini begitu damai tetapi kekacauan muncul ketika kamu datang ". tegas Josh dan itu mampu membuat selfie terdiam dan menunduk.


" selfie naiklah ke kamarmu ". ujar sarah dan selfie melangkah dengan pelan ke kamarnya.


karina memperhatikan selfie yang naik ke atas dengan tangan terkepal. " kenapa dia bisa menajdi sangat cantik memakai pakaian itu ? gue gak suka ".


walaupun karina juga termasuk gadis yang cantik tetapi ia sering merasa iri karna nyatanya selfie lebih cantik di bandingkan dirinya.


sesampainya di kamar selfie langsung melihat pantulan dirinya di cermin. ia membuka topi baretnya dan menyibak rambutnya ke belakang sehingga terlihatlah alat pendengar itu.


selfie menghela nafas panjang lalu terseyum. " untuk tadi dia dapat menerima gue ".


selfie tadinya sempat memberitahu arka bahwa dia adalah seorang gadis tuli yang ketergantungan sama alat pendengar. lalu arka hanya terseyum dan tidak mempermasalahkan hal itu.


saat sedang berganti pakaian suara notifikasi mengalihkan perhatiannya. ia dengan cepat cepat menyelesaikan kegiatanya lalu mengambil ponselnya.


selfie berkekerut alis ketika melihat nomor tidak di kenal mengirimnya pesan whatsapp. kemudian ia menutup mulutnya shock karna baru menyadari siapa yang mengirimnya pesan di lihat dari profil orang itu.


" waduhh kesalahan besar nih ".


" kenapa gue kasih nomorku tadinya? dasar selfie bego!! ". ia memukul kepalanya pelan dan mengguruti kebodohannya


dengan perasaan yang deg degan selfie membuka pesan chat itu.


hallo


ingat saya?


kak arka ?


syukurlah jika kamu ingat 😊


selfie tidak tau mau menjawab apa jadi ia memutuskan untuk membiarkan chat itu . ia lebih memilih bermain game bersama nancy dan violet.


namun saat sedang asik asiknya bermain notifikasi dari arka muncul kembali jadi ia terpaksa melihatnya


saya besok akan pergi ke rumah keponakan ku


dia juga satu sekolah dengan mu


ohh bagus lah 😊


" well, lagi pula gue gak peduli lo mau ke rumah ponakan atau rumah siapapun ". ia kembali melanjutkan mainya bersama kedua sahabatnya dan mengabaikan arka yang terus mengirimnya pesan.


tengah malam sarah membuka pintu kamar selfie sedikit dan mengecek apakah anaknya sudah tertidur apa belum.


ia menggelengkan kepala ketika melihat selfie tidur terlentang tanpa bantal dan HP yang masih berada di tangannya.


sarah melangkah dengan pelan lalu mendekati selfie. ia memandang anaknya cukup lama lalu duduk di pinggir kasur sambil mengelus rambut selfie.


sarah terus melihatnya dari atas sampai bawah kemudian ia mengangkat kepala selfie dan menaruh bantal di bawahnya.


di kecupnya kening putrinya lama lalu menarik selimut dan menyelimuti selfie kemudian ia beranjak dan melangkah ke luar dari kamar.


esoknya sebelum berangkat ke sekolah selfie meminta nancy dan violet untuk menemaninya memberi uang ganti rugi kaca.

__ADS_1


" sehabis sekolah aja sel ". ujar nancy di atas sepedanya


" sekarang aja biar gue gak ada beban lagi ".


setelah sampai selfie turun dari sepedanya dan berjalan ke pintu rumah wanita itu sementara nancy dan violet menunggu di sepeda mereka .


ting... ting....


selfie terus menekan bell rumah sampai pemilik rumah keluar dengan kesal.


" saya dengar selfie kamu tidak usah menekannya sampai sebanyak itu ".


selfie terkekeh " hehe biar cepat keluar ". tanpa berlama-lama ia langsung memberi amplop berisi lima juta itu.


" lain kali jangan pakai kaca bu... atau Ini hanya marketing ibu supaya kacanya pecah dan di ganti? ". ucap selfie sambil memicingkan matanya.


" enak aja, kamu kan tau saya orang berada ngapain saya lakuin itu? ". tegasnya


" canda kok "


" yaudahh saya jalan dulu ". ia berlari kecil menuju sepedanya sedangkan wanita itu hanya terseyum sambil melambaikan tangan.


" lama amat " protes nancy


" ya sorry lah ".


" sebaiknya kita bergegas karna sebentar lagi masuk". timpal violet membuat selfie dengan sigap menaiki sepedanya.


untung saja mereka datang lebih awal karna setelah mereka sampai satu menit kemudian bell masuk berbunyi.


" sel apa betul dia ngechat lo? ". tanya violet memastikan di sela jalanya menuju kelas.


" dia ngomong apa aja sel? ". lanjut nancy , mereka mengetahuinya karna semalam setelah bermain game selfie menggosip tentang arka.


" sumpah gue gak bohong , kalau gak percaya coba lihat ini ". ia membuka ponselnya dan menunjukkan percakapannya dengan arka


" hahaha lo gak sopan banget yah main gak balas chat orang ". ujar violet sambil tertawa pelan


" gue sih gak peduli lagi pula gue gak ngerti dengan pembicaraannya ".


" dia malah curhat tentang orang yang dia cintai ". lanjut violet membuat selfie mengangguk.


" justru itu gue diemin doang karna gak tau mau jawab apa, gue kan tidak peduli dengan siapa dia cintai ".


jika violet dan selfie asik bercengkrama tentang arka berbeda dengan nancy yang membaca pesan itu dengan serius.


" kalian sadar gak sih? ". ujar nancy


" apa? ". sahut keduanya


" di sini dia mengatakan kalau dia suka banget sama bulan juni dan sunsetlah yang membuatnya menyadari akan cintanya ".


" dia juga mengatakan kalau wanita yang ia cintai seperti seorang seniman baginya ". lanjut nancy sambil memandang keduanya


" terus? apanya yang aneh? ". tanya selfie berkerut alis


nancy menepuk dahinya sambil menunjuk wajah selfie. " semua itu berhubungan dengan lo sel "


" ha? masa , sih ". sahut selfie yang memang tidak mengerti


" begini dia bilang suka dengan bulan Juni dan kemarin nama samaran lo adalah Juni ". jelas nancy


violet yang mendengar itu mulai mengangguk dan dengan cepat menoleh ke arah selfie. " kemarin kalian melihat sunset dan di situ dia mengatakan sunset menyadarkannya akan cinta ".


" dan soal wanita Seniman itu karna kemarin lo memaki topi baret layaknya seorang seniman " . lanjut nancy membuat selfie shock.


" oh no sekarang gue peduli ". gumamnya lalu menatap violet dan mengguncangkan bahunya.


" ini suatu masalah besar nih vi gue memang udah keluar dari masalah dan sekarang muncul lagi masalah baru ". ucapnya frustasi


" ya gak papa kan sel dia kan cuman cinta doang lo kalau mau nolak it's okay ". balas violet


“ gue gak masalah kalau remaja tapi ini lelaki dewasa gimana coba? ".


nancy yang melihat selfie frustasi langsung mendekat. " gak papa biasa aja itu yang penting lo jangan pernah ketemuan sama dia karna nanti cintanya membesar lagi ".


mendengar itu selfie sedikit tenang dan mengangguk


mereka masih ingin melanjutkan obrolan itu tetapi dari kejauhan mereka melihat bu yani yang sedang berjalan menuju kelas dan reflek mereka bertiga berlari ke kelas.


karna selfie sudah selesai dengan tugas biologi nya ia memilih untuk bersantai sambil bermain handphone membiarkan nancy yang sibuk dengan tugas di sebelahnya.


sebetulnya selfie sedang berkirim pesan dengan zayn. lelaki itu memintanya untuk datang ke kelasnya setelah makan saat jam istirahat.


dengan senyuman selfie menyetujui permintaan zayn. ia berpikir ini lah waktunya bersama zayn setelah kemarin menghabiskan waktu bersama pria lain.


tanpa di ketahui semua orang termasuk nancy kawan dekatnya . selfie sebenarnya sudah berpacaran dengan zayn beberapa bulan setelah kepindahannya. namun mereka memutuskan untuk tidak memberitahukan kepada yang lain.


jam istirahat pun tiba, trio cookies sudah berada di kantin sambil menikmati makanan mereka. ya, ketiga sahabat itu di sebut trio cookies karna ketiganya tergila gila dengan cookies dan selalu memakan cookies di sekolah.


" gue duluan dulu ya ". ujar selfie sambil berlari kecil membuat violet dan nancy menatapnya heran.


" mau kemana dia? ". tanya violet


" paling ganggu zayn ". jawabnya santai dan lanjut menikmati santapanya


selfie bersenandung kecil menuju kelasnya zayn. dan ketika sampai di depan pintu ia terkejut melihat akan yang sedang menyapu. oh ya ini pertama kalinya selfie melihat alan di sekolah ini.



dengan senyuman yang menggembang selfie berteriak menyapa akan. " kak alan!! ".


mendengar namanya di panggil alan pun berbalik dan melihat selfie yang berjalan mendekat ke arahnya.


" Hai selfie ". sapanya


" loh kak alan udah tau namaku? ".


" siapa sih yang gak kenal selfie di sini ". jawabnya sambil terkekeh


" kak alan ngapain? ".


" oh lagi piket aja supaya pas pulang gak usah piket ".


selfie tersenyum lembut Mendengarnya kemudian ia beralih pada zayn yang sedang duduk bersama raka dan ricko.


" gue kesana dulu ya ". pamitnya lalu berlalu dari alan sedangkan lelaki itu hanya tersenyum memperhatikanya.


" oii zayn ngapain lo panggil gue? " . ucapnya sedikit meninggi sehingga perhatian ketika lelaki itu tertuju padanya


__ADS_1


" si cantik datang nih ". ujar raka dengan senang


zayn yang melihatnya langsung pamit sebentar pada kedua sahabatnya dan mengajak selfie ke taman belakang sekolah.


" gini aku ingin mengajak mu kerumah sebentar untuk makan malam bersama orangtuaku ". jelas zayn ketika tiba di taman belakang.


jika berduaan dengan selfie dan tanpa ada seseorang di dekat mereka. keduanya akan menggunakan aku kamu. berbeda jika ada orang lain mereka akan tetap memakai lo gue.


" mami papi pasti rindu kan ". sahut selfie sambil tersenyum menggoda


zayn terseyum dan mengacak rambutnya gemas.


" iya mereka rindu sama kamu dan juga.. "


" dan juga apa? ".


" om ku akan datang maka dari itu kita akan mengadakan makan malam nantinya ". lanjutnya sambil tersenyum


selfie mengangguk tanpa menyadari sesuatu yang berkaitan tentang semua itu.


🌿


" lo mau pergi ke rumah zayn? " tanya violet ketika tidak sengaja bertemu dengan selfie di mall.


tadinya selfie dan zayn ke mall untuk membeli cemilan dan beberapa kue.


" iya gue dan orang tua zayn cukup dekat makanya mereka sering ngundang gue ".


" dan lo kesini sama siapa? ". lanjut selfie


" oh gue sama orang tua gue mau makan bareng di resto atas ".


" eh foto yuk ". violet mengeluarkan ponselnya dan mendekat pada selfie


cekrek..



" sel ayo bentar lagi om ku sampai!! ". teriak zayn dengan kantong kresek yang penuh di kedua tanganya.


selfie mengangguk dan kembali menoleh ke violet


" gue duluan dulu ya habisnya omnya sedikit lagi sampai sih ".


" oh iya dah ". violet melambaikan tanganya lalu berbalik dan hendak melangkah namun ia terhenti ketika mengingat sesuatu.


" om? jangan jangan ". ia berbalik kembali mencoba mencari selfie tetapi selfie sudah menghilang


" waduh kacau nih ". gumamnya


zayn menggonceng selfie menggunakan motornya. ia tak hentinya tersenyum dari tadi karna selfie terus memeluknya dan tak berhenti berbicara.


sesampainya di rumah zayn selfie langsung berlari kecil meninggalkan zayn dengan semua barangnya.


" mami papi!! ". panggil selfie mencari keberadaan orang tua zayn dan ia tersenyum ketika melihat mereka duduk di bangku meja makan.


" Heyy sayang ". sahut ibunya zayn yang bernama talitha itu. ia tersenyum lalu menyambut selfie dengan senyuman dan memeluk gadis itu.


" dimana zayn? ". tanya ayah zayn zayyan


" aku disini ". lelaki itu terseyum dan mendekat ke meja makan


" om belum datang? ". tanyanya setelah duduk di samping sang ayah


belum sempat ayahnya menjawab suara klakson mobil terdengar dan mereka sudah pasti tau siapa yang datang.


jika yang lainya antusias menunggu kedatangan omnya zayn selfie malah tidak peduli dan sibuk memakan kue di hadapanya.


zayn dan orang tuanya terseyum senang ketika melihat orang yang di tunggu datang.


" datang juga kamu ". ujar ayahnya zayn


" om lama banget loh ". imbuh zayn


" maaf lama habisnya tadi sibuk di kantor ". mendengar suara yang tidak asing membuat selfie menghentikan makanya.


" itu siapa? ". tanyanya yang tak lain arka


" oh dia itu teman aku ". jawab zayn santai sementara selfie tidak berani untuk berbalik


" ayo duduk ". ucap ibunya zayn membuat arka terseyum dan berjalan menuju bangku tepat di hadapan selfie.


arka duduk sambil melihat memperhatikan gadis di hadapannya yang menunduk.


" selfie kenalin ini omku " . ucap zayn dan mau tak mau selfie mendongak


melihatnya arka sangat terkejut sementara selfie terseyum kaku.


" juniii!!!! ".


" loh kamu kenal dia? ". tanya ayahnya zayn dan ketika ingin menjawab arka melihat wajah selfie yang yang menggelengkan kepala sambil berkata tidak dalam diam.


" Mmm maksudku bulan Juni aku ada meeting ". mendengarnya selfie bernafas lega.


selama makan berlangsung selfie nampak tidak bersemangat di tambah ia sadar kalau arka terus mencuri pandang padanya dari tadi.


" aku ke toilet bentar ya ". ucap selfie lalu meninggalkan meja makan.


melihat selfie pergi arkapun berpura-pura menerima telpon dan ikut pergi dari meja .


" tolol banget selfie kenapa lo gak konek sihhh!! ".


" kak arka kan bilang mau ketemu ponakannya yang sekolah sama denganku dan tiba-tiba zayn mengajak ingin bertemu omnya ". ia menggigit kukunya panik


selfie membasuh mukanya dan mengelapnya asal asalnya lalu keluar dari toilet. dan betapa terkejutnya ia ketika melihat arka sedang bersandar di dinding sambil menyilangkan lengan.


selfie membeku ketika arka dengan perlahan melangkah mendekat ke arahnya. sampai jarak mereka sangat dekat


arka mengeluarkan sapu tangan dari kantong celanya dan mengelap sisa air yang masih menempel di keing selfie.


di sini selfie bisa melihat mata arka menampakan cinta di dalam. walaupun arka tampan selfie tidak bisa membalas perasaannya karna usia mereka yang cukup jauh dan juga selfie sedang mencintai zayn.


" umm makasihh". ia tersenyum sambil melangkah mundur ke belakang lalu berjalan menjauh dari arka


melihat selfie yang menjauh membuat arka terseyum senang karna tadi ia sempat melihat Rona merah di pipi selfie ketika ia mengusap keningnya


" kenapa gue sampai tersipu sih bodoh? tapi wanita mana coba yang tidak merona melihat lelaki tampan sangat dekat denganya ".


ketika acara makan berlangsung selfie lebih banyak diam dan meminta zayn untuk mengantarnya pulang lebih awal dengan alasan mengantuk.


setelah berpamitan pada semua orang selfie keluar bersama zayn .

__ADS_1


" gak papa? ". tanya zayn sambil menggenggam kedua tangan selfie ketika ia baru sampai di rumah gadis itu.


selfie terseyum " gak papa kok , aku masuk dulu ". ia memeluk zayn sekilas lalu meninggalkan lelaki itu yang masih setia menatapnya .


__ADS_2