Selfie

Selfie
17. cowok penjual jus


__ADS_3

Bel pulang sudah berbunyi anak-anak yang tadinya mengerjakan tugas matematika sekarang kucar-kacir karna ada beberapa nomor yang belum terjawab, tapi sangat guru memaksa mereka untuk segera mengumpulkan nya.


sementara dia gadis dengan santainya membereskan peralatan sekolah mereka ke dalam tas. keduanya tentu saja sudah mengerjakan tugas matematika itu sejak tadi.


selfie melihat violet kembali dengan wajah lelahnya setelah mengumpulkan tugas ke meja depan.


Violet mengelus dada , " untung gue dah selesai gak tau juga benar apa salah soalnya gue ngasal aja " .


Selfie terkekeh " cantik tapi bodoh ya " .


" bukan bodoh lo aja yang terlalu pintar ". balasnya sambil meninju lengan selfie pelan


" eh Jangan lupa gue juga pintar " . timpal nancy


" lo pintar doang bukan kayak tu anak yang pintarnya kelewatan " .


violet menarik nafas panjang. " dan juga tu guru gak capek apa beri tugas yang susah gini. udah ngejelasinnya dikit beri tugas sampe akar akar ".


" Mmm ". gumam selfie sambil mengangguk


" nah iya kan, mana mukanya garang lagi ". lanjut violet sementara nancy juga mengangguk setuju dengan ucapanya.


selfie dan nancy yang tadinya cekikikan dan setuju dengan ucapan violet tiba tiba ekspresi mereka menjadi panik ketika melihat sang guru itu berdiri tepat di belakang violet.


" apa dia tidak pikir wajahnya itu akan bertambah jelek jika selalu garang? gue sih sering ketawain dia diam diam " . lanjut violet sambil memandang kedua sahabatnya namun selfie dan nancy mengalihkan pandangannya ke samping.


" ehh benarkan? ". ucap violet karna keduanya hanya diam


" ehh emmm gue mau ke toilet udah gak tahan. gue duluan ya ". ucap selfie sambil tersenyum kaku lalu berlari ke luar dari kelas.


sementara nancy yang melihat selfie keluar juga terseyum kaku pada violet. " ehh ada yang telpon nih gue keluar dulu ya ".


violet mengkerutkan alisnya melihat tingkah dua gadis itu. namun ketika ia berbalik alangkah kagetnya ia melihat guru matematika sedang menatapnya tajam.


wajah yang tadinya terseyum sekarang memudar. ia dengan susah payah menelan salivanya.


" ohh jadi saya jelek ya violet!! ". ucpanya dengan penuh penekanan


" A-anu.... mmm gak kok ".


lantaran sangat geram sang guru menjewer telinga violet kuat hingga gadis itu memekik sakit.


" aduhh!!! ampun bu saya kan bercanda ".


" bercanda kamu kelewatan! " . ia semakin keras menjewer violet hingga telinga gadis itu memerah


sementara dua gadis sedang berdiri di anak tangga sambil menunggu violet dengan cemas.


" apa gak papa tu nancy? ".


" ya gimana ya , gue jamin violet kembali dengan pipi penuh air mata nantinya ".


" gue takut dia terluka nanc secara bu dian kan galak abis ". selfie mengingat beberapa bulan lalu ketika ia dengan lantang membantah ucapan dan juga dengan sengaja melanggar peraturan bu dian dan alhasil dia di marahin habis habisan lalu telinga, perut dan tanganya di cubit sangat kuat hingga membiru.


" iya juga ya sel, lo yang kuat aja mau nangis waktu itu bagaimana dengan violet yang lemah coba ".


belum sempat selfie menjawab dari atas tangga terdengar suara isakan cewek dan mereka terkejut ketika melihat violet yang sudah di banjiri air mata bahkan pipi gadis itu memerah.


selfie dan nancy tidak bergeming ketika violet berjalan mendekat pada mereka. setelah sampai violet langsung menghambur memeluk selfie.


" kamu di apain vi? ". tanya nancy dengan lembut


violet menghapus air matanya dan melepaskan pelukanya lalu menoleh menatap nancy.


" gak papa kok gue cuman di cubit doang ya walaupun sakit ".


" tapi wajah kamu merah loh kayak habis di tampar ". ujar nancy yang langsung memegan pipi gadis itu


" iya tapi gak papa kok ". jawabnya dengan senyuman


" uhh jangan cari masalah lagi denganya ". imbuh selfie yang mengelus pipi violet lembut


perlahan senyum mengembang di wajah selfie ". ayo pulang dan main badminton ".


" ayo udah gak sabar gue ". ujar violet dengan senang dan menuruni tangga terlebih dahulu sementara nancy dan selfie tersenyum lega melihatnya.


Mereka bertiga menuju parkiran untuk mengambil sepeda. Ketika berteman dengan mereka violet lebih sering menggunakan sepeda untuk pergi ke sekolah. tentu saja orang tuanya senang karna anaknya tidak manja lagi apalagi anak mereka bergaul dengan selfie dan nancy.


Di gerbang sekolah terdapat geng zayn yang lagi bercengkarama sambil tertawa. mereka menghentikan obrolannya ketika melihat selfie dan yang lainya mendekat.


Zayn melihat selfie tanpa berkedip gadis itu selalu membuatnya terpesona. Selfie yang sadar dirinya di perhatikan langsung menatap zayn tajam.


" apa lihat - lihat ada utang hah? kalau ada bayar " .


" ck! Lo yang ada utang sama gue bayar sini ". tegasnya


Selfie terkekeh. " hihi ikhlasin aja kenapa Zayn " . ia mengacak rambut Zayn seraya terseyum


Sementara zayn hanya terdiam karna jaraknya dan selfie sangat dekat saat ini sehingga ia bisa melihat wajah selfie yang sangat cantik.


" hmm gue ikhlasin ".


Violet dari tadi mencuri pandang pada ricko tapi cowok itu malah menatap nancy sedangkan raka melirik violet.


Nancy hanya melihat interaksi selfie dan zayn sambil cekikikan. tidak tau atau pura-pura bego kalau ricko sedang menatapnya sejak tadi.

__ADS_1


" oii sel pergi aja! kalian merusak suasana aj tau! " . ketus reyno yang sebenarnya iri melihat teman temanya melirik dan di lirik oleh orang yang mereka suka sedangkan dia satupun tidak ada.


Nancy menoleh ke reyno " hey biawak diam gak lo ! ini juga kita mau pergi ".


Nancy menarik violet serta selfie lalu meninggalkan tempat itu. selfie sesekali menoleh ke arah zayn tidak bisa ia pungkiri ia sangat menyukai lelaki itu . Zayn adalah cinta pertamanya.


" kalau cinta ngomong aja " . Saran reyno yang melihat zayn masih memperhatikan selfie


" dia udah tau kok " . gumam zayn pelan lalu pergi


" nancy gue kan belum puas melihat ricko! ". protes violet


" ngapain lihat dia? Orang dia jelek gitu ". Ucapan nancy membuat violet melongos.


" hahaha trus yang ganteng siapa? ". pertanyaan selfie sontak membuat nancy terdiam. tidak mungkin kan dia mengatakan yang sejujurnya? Nancy takut persahabatannya dengan selfie berantakan.


" kok diam? " . Tanya violet yang menunggu jawaban nancy


" hmm gak ada yang ganteng kok " . Jawab nancy senormal mungkin. di sekolah tidak ada yang tau kalau nancy menyukai zayn. Geng zayn mengetahuinya karna mereka pernah menemukan surat cinta nancy untuk zayn sebelum selfie pindah ke sekolah.


Walaupun selfie belum pindah waktu itu tetapi zayn tidak pernah menyelipkan rasa suka pada nancy walau gadis itu termasuk cewek populer dan tercantik. Dan tepat saat melihat selfie untuk pertama kali zayn langsung jatuh cinta pada pandangan pertama.


" ehh itu lihat ada bule! ". Ucap nancy mengalihkan pembicaraan dan menununjuk dua orang bule yang sedang berciuman di dekat taman.


" apa mereka kira ini negara mereka yang seenaknya bisa cium sana-sini ". Protes violet


" gak ada sopan-sopanya lah mereka ". Sahut nancy


" iya, gak sopan banget lah bule ". Imbuh selfie membuat nancy dan violet serentak memandangnya.


" apa! ? ".


" gak ngaca lo? ".


" lo kan juga bule bego ". Timpal nancy sementara selfie menepuk jidatnya pelan.


" oh iya gue kan juga bule, walaupun setengah ".


" mama lo bule kan? " . Tanya violet.


Selfie mengangguk. " lebih tepatnya setengah ".


Nancy tertawa. " jadi lo hanya seperempat bule ".


" tapi siapapun bisa melihat dia bule loh, jadi gen mamamu lebih banyak ". Titah violet membuat nancy terseyum padanya


" lo kalau lihat mamanya ni anak pasti terkejut karna mereka berdua saaangat mirip ".


" oh ya? ".


" iya mirip banget sumpah bahkan dia tidak ada kemiripan dengan ayahnya. gue aja ragu dia anaknya tuan Josh ". ucap nancy sambil menyilangkan tangan di dada.


" tapi nanti pasti anakmu lucu deh sel , bule gitu pastinya ". Ujar violet


Selfie tersenyum lalu berteriak. " YANG NIKAH SAMA GUE FIX ANAKNYA BULE !! ". Teriaknya membuat nancy dan violet tertawa


🌿


" ye gue menang ". sorak violet


" lo baru satu poin ege ". Balas Nancy


Violet menjulurkan lidah " wleek yang penting masuk kok " .


Selfie hanya menonton pertunjukan mereka. ia sudah main tadi beberapa menit dan memutuskan untuk berhenti karna lengan bagian atasnya luka akibat di cambuk ayahnya hanya karna dia tidak sengaja memecahkan gelas ayahnya .


Tidak jauh dari mereka ada seorang anak kecil bersama ayahnya yang sedang bermain kejar- kejaran . anak kecil itu tertawa gembira ketika ayahnya berhasil menangkap dan memeluknya. selfie memperhatikan semua itu dengan terseyum simpul.


" woii ngapain lo bengong aja " . Ujar nancy seraya mendekat ke arah selfie.


" gue pengen di peluk ayah ". lirih selfie


Nancy terdiam lalu melihat ke arah yang di lihat selfie . sebuah kasih sayang yang di berikan seorang ayah untuk anaknya terlihat jelas di sana . pandangan nancy tertarik ke bawah memperhatikan wajah selfie yang sendu.


" kita beli jus yok pasti lo harus kan? gue beliin deh ". ucapynnya mengalihkan perhatian selfie.


mendengar itu Selfie pun mendongak dan terseyum sumringah." mau dong! ayo gue haus ni " .


Violet mendekat. " beliin gue juga ya nanc ,gue gak bawa uang ni ".


" miskin lo pada , yaudah ayo " .


Mereka datang di kedai jus yang tak jauh dari tempat bermain. penjual jus tersebut seorang laki-laki remaja yang tampan . Dari wajahnya mereka bisa melihat kalau dia seorang yang humoris dan periang membuat violet dan nancy terpesona berbeda dengan selfie yang sibuk memilih jus apa yang akan dia pesan.


Tapi Nancy dan violet merasa ada yang aneh dari cowok itu. karna dia seperti mencuri pandang ke arah selfie yang tidak menyadarinya. Nancy dan violet saling pandang dan akhirnya mengangguk mengerti bahwa cowok itu menyukai sahabat mereka.


" lo berdua pesan apa ? ". tanya Nancy


" jus alpokat " .


" gue strawberry " .


Nancy mengangguk. " kak jus alpukat satu sama strawberry dua ya " .


lelaki itu mengangguk dan segera membuat pesanan mereka. Karna cowok di hadapanya terus memperhatikan selfie nancy berinisiatif untuk bertanya.

__ADS_1


" nama kakak siapa ? " . tanya Nancy membuat selfie dan violet reflek menoleh ke arah lelaki itu.


" nama saya alan.... Dan usia saya 17 tahun ".


Jawabnya yang langsung dengan umur karna dia tau Nancy pasti akan menanyakan itu .


" beda satu tahun dengan selfie ". bisik Nancy pada violet.


" iya kan " . jawab violet namun suara mereka masih kedengaran oleh selfie.


selfie menoleh . " eh gila! bukan cuman gue, dia juga beda setahun sama kalian " . ketusnya



Violet mendekatkan kepalanya ke telinga selfie " lo gak rasa ada yang aneh gitu? ".


" rasa apa? ". jawabnya yang langsung di pukul oleh pelan oleh violet


" dasar gak peka " .


" saya kenal kok sama kalian ". Ucapa alan tiba tiba sontak membuat mereka terkejut


" saya juga sekolah di Britney's school ". lanjutnya sambil tersenyum.


" loh? Kak alan kelas berapa? " . Tanya violet.


" saya kelas 11 ipa 2 " . Tentu saja jawaban mereka membuat ketiganya berkerut kening.


" tapi kami tidak pernah melihat kak alan ? ". Tanya Nancy yang memang tidak pernah melihat alan.


" saya murid baru tiga hari yang lalu ". Balasnya membuat ketinganya membulatkan mulut


Akhirnya jus mereka sudah jadi. pertama yang di berikan adalah Nancy terus violet dan yang terakhir selfie. ketika memberikan jus nya pada selfie alan menatapnya sementara selfie juga membalas tatapan alan . mereka sempat saling menatap cukup lama sampai Nancy mengejutkan selfie .


" lo suka sama dia? " .bisik Nancy


Selfie yang mendengar itu terkejut " lo gila ya gue kan sukanya sama Zayn ".


" hehe yaudah ayo... Permisi ya kak kami pergi " .


Alan hanya mengangguk dan tetap melihat selfie hingga gadis itu menghilang dari pandangannya .


" cantik banget ". gumam alan


" vi minta punya lo dong nanti kita ganti gantian rasanya ". ujar selfie


Violet mengangguk " nih " .


selfie meminumnya lalu violet juga ikut rasa mencicipi minuman selfie.


" uhh co cuit banget ". ejek Nancy merasa lucu melihat keduanya.


" ihhh cucumber cemburu ". Gurau selfie


" gila lo ".


" cemburu karna persahabatan itu wajar kok nanc ". nancy terseyum mendengar ucapan violet yang sedang merangkulnya.


setelah menghabiskan minumnya mereka memutuskan untuk langsung pulang.


Selfie sampai di rumahnya lalu berjalan naik ke kamarnya tapi ketika melewati kamar karina ia melihat bahwa kamar itu sangat berantakan dan berinisiatif untuk membersihkanya.


Setelah merasa puas dengan hasil kerjanya selfie tersenyum melihat kamar karina yang awalnya berantakan kini sudah tersusun rapi.


Tak lama kemudian karina masuk dan terkejut melihat kehadiran selfie di kamarnya. ia melihat sekeliling dan yakin bahwa selfie yang telah merapikan tempat ini


Karina mengepalkan tangan ." apa yang lo lakukan ha! beraninya lo masuk kamar gue ". ia berjalan mendekat dan meramas lengan atas selfie tepat di bagian lukanya.


Selfie meringis " ahkkk.... Gue hanya membantu lo itu aja gak lebih " .


Karina semakin memperkuat remasanya hingga selfie merasa lukanya basah dan ia yakin pasti lukanya berdarah .


" gue gak suka lo sentuh barang gue lo tau gue jijik tau! pergi lo dari sini " . ia mendorong selfie dan menghamburkan barangnya hingga berantakan seperti semula.


Selfie menatapnya sedih dan berusaha mengehentikan karina." karina jangan berantakan lagi hanya karna lo gak suka gue".


" justru gue gak suka makanya gue berantakan, pergi lo! ". Bentaknya lalu berjalan mendekat telat di hadapan selfie dengan tajam


" gue tau betul seperti apa diri lo selfie , pasti lo ada maksud tersembunyi kan? ".


mendengar karina yang mencoba menuduhnya sembarangan selfie pun mengangkat wajahnya dan menatapnya datar.


" jangan sok dan merasa paling tau tentang gue karna lo hanya tau nama ku bukan sejatinya diriku!! ".


setelah mengatakan itu selfie meninggalkan karina yang berdiri dengan kesal.


Selfie berjalan pelan menuju kamarnya lalu ia membuka baju dan melihat lukanya di cermin.


Lukanya nampak melepuh dan berdarah akibat cengkraman karina. Selfie mengambil tisu dan mulai membersihkannya.


" shhh... " . Ia meringis sambil meniup lukanya.


Selfie melihat wajahnya dari pantulan cermin dan kembali menatap lukanya. " kalau nancy tau dia pasti akan marah besar ke gue nanti ". Ucapnya sambil tertawa pelan.


**Alan**

__ADS_1




__ADS_2