
" hari ini ujian biologi di majukan, gila gak tuh " . ujar violet
Nancy mengangguk, " iya kan , mana gue belum belajar lagi " .
" sama nih gue juga belum belajar lagi ". timpal selfie sambil meminum susu kotak
" hancur deh nilai gue ". titah fira lesu
" slow girl nanti gue kasih contekan ". Ucap selfie sambil menepuk dadanya
" benar? " . Sahut violet , fira dan trysta yang melihat selfie berbinar.
Selfie mengangguk membuat ketiga gadis itu berjingkrak kesenangan. Ini adalah momen langka karna selfie sendiri lah menawarkan akan memberi contekan.
" eitss tapi gak gratis ya " . ucap selfie mengehentikan kesenangan mereka
" Lo mau apa? ". tanya violet tidak sabar
Selfie menunjuk mulutnya dengan jari dan mengangkat kedua alisnya.
" aman itu, nanti sore ini kita pergi ke resto italy bintang lima ". jawab violet yang mengerti dengan maksud selfie
selfie sumringah " wahh, tapi gue kasih contekan biologi aja ya kalau yang lain kalian cari sendiri "
" gak apa lah yang penting salah satu nilai ujian gue ada yang sempurna " . sahut fira
" Ada udang di balik batu rupanya " . sewot nancy
" sirik aja lo " . Ketus selfie
" btw gue juga ya vi makan di resto ". ujar Nancy sambil tersenyum
" cih sama aja dua kali lima". cibir selfie
" gue yakin kalau ujian pasti bangku kita di acak". ucap nancy tiba tiba dan barulah mereka teringat akan hal itu
Dan betul saja kali ini bangku mereka di acak dan harus mencari meja yang tertulis nama masing-masing dan itu sangat merepotkan
Violet menemukan kursinya di paling belakang dan wajahnya sangat kesal karna nancy berada di tengah bangku ke tiga lalu kekesalannya tidak bertahan lama ketika selfie tiba tiba muncul di sebelahnya
" dapat juga nama gue ". ujar selfie membuat violet reflek melihat nama meja di sebelahnya dan ia sangat senang ketika nama itu bertulis selfie nathalie
" akhhh senang banget gue " . ia menghambur memeluk selfie
Selfie terseyum " akan lebih mudah kan untuk kerja sama " . Ujarnya seraya mengangkat alis dan kebetulan pun terjadi ketika fira menemukan tempatnya di sebelah mereka lalu trysta tepat di depan selfie dan violet.
" bahkan takdir mendukung kita ". Seru violet sambil tertawa
" hahaha iya tapi nancy cukup jauh loh ". Imbuh trysta melihat nancy yang sedang ngobrol bersama riska
" biarin aja, siapa suruh gak mau join tadi ".
Beberapa menit kemudian pak bryan datang membuat kelas yang tadinya bising mendadak diam. pak bryan mulai membagikan kertas soal ke setiap meja berserta kertas jawaban
" anak anak siapkan alat tempur kalian dan tasnya di taruh di depan kelas ". perintahnya
sontak semua siswa membawa tas kedepan setelah itu pak bryan memeriksa seluruh laci siswa takutnya ada yang menyelipkan contekan.
" ok sekarang kalian boleh buka soalnya " .
dengan wajah yang terseyum selfie membuka dan meneliti setiap soalnya , soalnya terdiri dari dua puluh pilihan ganda, lima esay, dan lima uraian sesuatu yang sangat selfie benci ialah ketika uraian muncul di ujian karna pasti jawabannya akan panjang
" no!! soal apaan ini " . Ucap selfie lumayan kuat
para murid yang mendengar itu sontak terkejut dan serentak melihat ke arah selfie. " kalau selfie yang pintar aja kaget bagaimana dengan kita nih ".
" selfie jangan membuat temanmu takut! Bapak tau itu sangat mudah untukmu! ". ucap Pak bryan memperingati
" mereka itu kenapa? gue kan kaget karna soal nya banyak bukan karna susah " bisik selfie pada violet
" biasa lah mereka kan otak dangkal "
" violet "
violet menoleh " hmm?
" otak lo juga sama dangkalnya "
" gila lo "
selfie mulai mengerjakan soal dengan serius dan setelah itu ia menggunakan jarinya untuk memberi kode pada patnernya. untung saja fira dulu pernah belajar bahasa isyarat dengan selfie dan trysta udah mengetahuinya sejak dulu sedangkan violet selfie hanya membisikkan jawaban untuknya.
" wah violet soal uraian susah banget deh gue jamin otak lo yang minim tu gak sampe ". ujar Nancy sedikit berteriak
" ah yang bener lo jangan nakutin dong ".
" tapi kan gue ada selfie ". lanjut violet berbisik pada selfie dan terkekeh bersama
" nancy harap tenang! " . tegas pak bryan dan nancy pun reflek menutup mulutnya dan kembali fokus
" duh nih soal kok susah banget ya, nyesel gue tadi tidak terima tawaran contekan selfie " . nancy meremas pangkal hidungnya karna untuk solat PG itu masih mudah tetapi esay dan uraian benar benar menguras otak.
setelah beberapa menit selfie sudah menyelesaikan soal pilihan ganda begitu juga dengan tiga kawannya setelah itu barulah selfie mulai membaca soal esay. dan untuk esay selfie bisa dengan mudah menjawabnya dan yang sulit baginya adalah menggunakan bahasa isyarat pada fira yang terkadang tidak mengerti namun akhirnya bisa juga.
" Larutan asam sulfat 0.02 M sebanyak 200 mL dicampur dengan 300 mL larutan 0.01 M HNO3. Tentukanlah pH larutan sebelum dan sesudah dicampur! " . violet menoleh ke arah selfie degan wajah pasrah setelah membaca soal uraian
" selfie "
" ya sayang "
" gak paham " .
__ADS_1
selfie terkekeh lalu mengusap kepalanya, " tenang aja ada selfie di sini "
violet sedikit lebih tenang dan ia kembali melihat soal soal uraian lali ia tertarik pada soal terkahir
" sel nomor lima kayaknya mudah deh karna soalnya dikit pasti gak ribet " . bisik violet
H3PO4 ⇌ H+ + H2PO4–
H2PO4– ⇌ H+ + HPO42–
HPO42– ⇌ H+ + PO43–
hitung semua konsentrasi ion - ion tersebut dalam asam fosfat 1 M!
" oh no ini mah beranak semua mana make tabel lagi tapi untung gue hafal semua rumusnya "
" susah ya? " bisik violet
" bagi orang yang otaknya pas pasan ini susah pake banget "
" menurut mu nancy bisa gak? "
" kemungkinan besar gak sih "
sepuluh menit sebelum bel berbunyi barulah selfie mengumpulkan kertas jawabannya dan ini merupakan hal baru bagi pak bryan karna biasanya selfie sangat cepat ketika menyelesaikan ujian apapun.
" tumben jam segini baru kumpul "
" ada masalah tadi makanya saya lambat " . jawabnya sambil tersenyum simpul
" gak tau aja dia kalau susahnya memberitahukan rumus dan jawaban beranak ini dalam bahasa isyarat dan untung saja dua anak itu paham walau lambat " . batinnya
selfie menjadi orang pertama yang kumpul meskipun violet , fira dan trysta juga sudah selesai tetapi mereka menunggu bel berbunyi supaya tidak di curigai nantinya.
bel berbunyi dan pak bryan meminta semua kertas jawaban di kumpul selesai maupun tidak selesai.
" duh nilai gue bakal turun nih " . ujar nancy
" lo sih gak ikut tadi nyontek " sahut violet
" iya kalau saja tadi lo noleh gue pasti akan bantu "
" tapi sama saja gue curang! " . geram nancy
" bukan curang hanya saja lo melewatkan peluang tadinya " . perkataan selfie membuat nancy menghela nafas pasrah
" lapar gue ke resto aja sekarang yok " . selfie memegang perutnya
" belum pulang selfie sayang " . gemas violet
" gak papa "
" ingat guru bk galak sel " . lanjut fira yang Bergidik mengingat guru bk sekolah mereka
" gue juga gak terlalu takut amat sih tapi gak kayak lo yang malah melotot ke tuh guru ". Timpal nancy sembari menahan tawanya mengingat selfie selalu membalas tatapan guru itu jika bu bk melotot padanya
" antar gue ke toilet dong ". Ujar nancy tiba-tiba sambil menahan hasratnya dan mau tak mau selfie mengantarnya di ikuti dengan violet.
selfie dan violet sibuk bermain wajah jelek di kaca sambil tertawa keras membuat nancy beberapa kali berteriak pada mereka.
" selfie baju gue basah nih! ".
" lo sih dekat-dekat mulu kayak lumut udah tau gue mau cuci tangan ".
" gue bukan lumut! ". Kesal violet
" lo lumut tau! ".
" katakan alasanya ".
" alasanya karna dulu lo itu hama yang menjijikan kayak lumut trus sekarang lo nempel mulu ". Violet ternganga dengan pernyataan selfie yang menurutnya tidak masuk akal.
" kalian berisik mulu ". nancy mendekat dan ikut mencuci tanganya
" oh iya, kan lo bilang kalau ayah selfie tidak memberinya uang untuk daftar sekolah trus kenapa dia bisa masuk? ". Tanya violet yang mengingat perkataan nancy bahwa selfie masuk sekolah tidak menggunakan uang ayahnya
" uang ibunya ya? " .
selfie dan nancy saling pandang lalu tertawa terbahak bahak. " HAHAHA!! "
" kalau lo mau tau dia masuk sekolah ini tanpa bayar sepersen pun loh ". Jawab nancy masih tertawa
" beasiswa gitu ? ". Tanya violet
Nancy menggeleng " dia sogok kepala sekolah ".
violet mengerutkan keningnya tidak mengerti dengan maksud nancy, melihat violet kebingungan nancy pun merangkulnya .
" gini ceritanya, dia datang ke kepala sekolah dengan membawa puluhan sertifikat dan juga mendali trus dia meminta kepala sekolah untuk menguji kepintarannya , dan ya kepala sekolah takjub dan langsung menerima selfie ". jelas nancy panjang lebar ia tau karna dialah yang mengantar dan menyaksikan semua itu
jelas saja violet tercengang karna seumur hidup ia baru mendengar seseorang yang masuk sekolah dengan cara menyogok sang kepala sekolah.
" hahaha gue bilang akan membuat sekolah ini maju karna kepintaran gue dan lo tau kan sekolah ini menang banyak kejuaran karna gue ". timpal selfie
" lo unik banget loh sel ". ucap violet bangga
" selfie gitu loh ". selfie melipat tangan di dada dan memperhatikan nancy dan violet yang membuat gelembung sabun.
" gelembung gue gede kan " . ucap nancy
" gue juga nih " .
sedetik kemudian mereka berdua menatap selfie tajam ketika gadis itu memecahkan gelembung yang mereka buat
__ADS_1
" apa? ". tanyanya mengangkat alis
" mudah datang mudah pergi ". Lanjutnya
🌿
setelah dari toilet ketiganya berniat ke kantin namun di saat melewati kelas zayn mereka berpapasan dengan alan yang baru keluar.
" Hai alan " sapa nancy
" mau ke kantin ? bareng yuk " . lanjut violet , btw kedua gadis itu telah mengganti panggilan untuk alan yang awalnya kak sekarang hanya nama pria itu saja.
" hai ". balas alan tersenyum
" iya aku mau ke kantin tapi gak bisa bareng " . ujarnya dan ketika melihat selfie ia langsung memalingkan wajahnya padahal selfie sedang tersenyum manis
di kantin pun saat selfie berpapasan dengan alan cowok itu menghindari dirinya hingga beberapa kali, selfie berpikir apa alan marah? tapi kenapa? sikap alan seperti ini setelah mereka menghabiskan waktu beberapa hari yang lalu.
karna ujian sekolah di pualngkan cepat dan di kesempatan kali ini selfie pergi menuju kedai alan ingin meminta penjelasan tentang sikapnya tadi.
" permisi apa di sini ada kak alan? " . ucap selfie dengan sopan pada pria dewasa yang menjaga kedai itu.
" ohh alan gak ada dia sekarang berada di taman untuk bersepeda sekalian cari angin katanya ".
selfie mengucapkan terimakasih dan bergegas ke tempat alan, setelah sampai ia melihat banyak orang yang juga sedang bersepeda hingga beberapa menit senyum di wajahnya mengembang ketika menemukan alan.
dengan cepat selfie mengikuti alan hingga ia berada tepat di samping lelaki itu.
" berhenti dulu! " .
alan yang kedatangan selfie secara tiba tiba tentu saja kaget dan langsung berhenti
" kita perlu bicara " . ucap selfie serius lalu mengajak alan duduk di bangku
alan sudah duduk lebih dulu sementara selfie baru turun dari sepedanya dan ketika ia hendak duduk di sebelah alan cowok itu langsung menggeser menjauh.
" kak alan kenapa? apa gue ada salah? " . ucap selfie to the point
" gak ada " . jawab alan jutek
" tapi sikap kak alan menjawab iya "
" perasaan mu kali " . ia menoleh ke arah selfie dengan wajah datar
" kak alan menghindari ku akhir akhir ini seperti gue ada salah sama kak alan " . selfie berdiri tepat di hadapan alan yang memalingkan wajahnya
" sikap mu seperti kekanakan saja marah kepada orang yang tidak tau apa apa ". tegas selfie dengan kesal lalu mengambil sepedanya dan pergi
alan melihat selfie dengan wajah sendu dan mata yang berkaca kaca, selfie memang tidak salah hanya saja ia tidak ingin mendekati selfie lagi setelah tau gadis itu berpacaran dengan zayn, sejujurnya ia tidak ingin perasaannya cukup dalam untuk gadis itu.
alan mengusap air matanya lalu membuka ponsel dan mencari kontak selfie di SMS.
" aku menyukaimu, aku mencintaimu " . lirihnya sambil menuliskan kata yang sama di sana , ia menatap langit lama lalu menekan tulisan kirim
notifikasi muncul tanda pesannya telah terkirim dan sontak alan di buat sangat terkejut
" bagaimana ini? batalkan! batalkan! " .
" apa yang terjadi? apa sudah terkirim ? tidak mungkin! tidak mungkin! "
wajah pria itu panik bercampur takut ia terus berusaha menghapus pesan yang tidak sengaja di kirim itu.
" gila! aku sudah gila! apa yang kulakukan? " . ia memukul kepalanya namun dan mengguruti kebodohannya lalu dari kejauhan ia melihat selfie kembali dengan sepeda ke arahnya, melihat itu alan cepat cepat pergi namun standar sepedanya macet sehingga selfie lebih dulu sampe padanya.
" gue pikir kita harus berbicara sedikit lagi " . ucap selfie tetapi alan malah berdiri kaku
" gue akan beli minuman tunggulah di sini! " . selfie membuka jaketnya dan menaruhnya di bangku setelah itu ia pergi dengan berjalan kaki.
" dia udah baca atau belum? " . gumam alan sembari memperhatikan selfie yang menjauh hingga bunyi notifikasi mengalihkan fokusnya.
menemukan ponsel selfie setelah memeriksa jaket gadis itu dan ia bernafas lega ketika pesannya belum di baca
" pasword? ok apa yang mungkin " . alan mencoba memasukan pasword yang berhubungan dengan selfie namun tidak ada satupun yang terbuka
" aku harus menghapusnya! " . wajah lelaki itu terlihat ingin menangis lalu ketakutannya bertambah ketika melihat selfie berjalan dari kejauhan, dengan cepat alan berlari dan mengubur ponsel selfie dan kembali ke bangku
" mari kita bicara " . ucap selfie hendak duduk
" lihat bunga itu, indah kan? ayo kita kesana aku gak marah kok sungguh " . ucap alan terseyum lebar dan menarik selfie namun suara anjing menggonggong mengalihkan fokus selfie
" ada sesuatu di tanah, anjingku pandai menemukan benda terkubur ". ucap seorang wanita pemilik anjing membuat selfie menoleh ke arahnya
" lihatlah bunga itu indah kan ayo kesana " . alan memegang wajah selfie dan mengarahkannya ke tempat lain
" tunggu sepertinya anjing itu menemukan sesuatu di dalam tanah "
" ehh itu hanya pasir dia pasti buang kotoran " ujar alan tetapi selfie tidak bergeming sehingga alan menutup wajah saking takutnya
karna penasaran selfie terus memeperhatikanya hingga ia terkejut ketika anjing itu menemukan sebuah ponsel.
" ini ponsel " . ucap wanita tersebut kepada seorang pria
" ouhh bukankah itu ponselku? " . ucapnya masih tercengang
" mbak itu ponsel ku! " . selfie melepaskan lengan alan yang memegang tanganya dan menghampiri pemilik anjing tersebut.
" apa kak alan dendam padaku hmm hingga melakukan ini ? " . selfie mengusap ponselnya yang penuh dengan pasir sementara alan terdiam kaku
" ouhh kak alan mengirim ku pesan ? ". ucap selfie setelah membuka ponselnya dan bukannya menjawab alan malah menuju sepedanya dan pergi begitu saja
" kenapa dia? ". gumam selfie
selfie memperhatikan alan dengan heran setelah itu ia membuka pesan lelaki itu hingga ia terkejut dan ternganga sungguh ini sangat di luar dugaan selfie
" aku menyukaimu, aku mencintaimu ". selfie tercengang dan membeku kemudian ia kembali melihat alan yang semakin menjauh darinya di lihatnya sekali lagi pesan itu untuk memastikan , selfie tidak habis pikir kenapa alan juga menyukainya karna selama ini selfie tidak mengetahui perasaan lelaki itu.
dengan cepat selfie mengambil sepedanya dan mengejar alan, karna alan semakin jauh selfie melajukan kecepatan hingga ia berhenti tepat di depan lelaki itu
__ADS_1
alan begitu terkejut lalu ia melihat selfie dengan pasrah jika memang gadis itu ingin protes atau marah nantinya
selfie mengangkat ponselnya dan menggoyangkannya ke arah alan " kak alan harus bertanggung jawab " .