Selfie

Selfie
05. ekskul


__ADS_3

Matahari mulai terbit dan terdengar suara kicauan burung yang indah. matahari pagi masuk melalui sela - sela jendela mengenai wajah gadis cantik yang sedang tertidur. suara alarm membangunkannya dan mati saat tanganya menekan tombol off. ia duduk dan meregangkan tubuhnya .waktu masih menunjukan pukul 6 pagi itu artinya masih ada waktu sebelum dia bersiap ke sekolah .


Selfie melangkahkan kakinya menuju kamar mandi yang memang tersedia di dalam kamar. ia mencuci muka sekaligus menyikat gigi. suara senandung memenuhi kamar mandi ,ini adalah kebiasaan selfie yang tidak bisa diam walaupun sedang menyikat gigi, bahkan gadis itu tidak segan-segan untuk berteriak dan melompat dengan nyanyian .


" gue cantik banget ya " .puji selfie pada dirinya sendiri saat melihat dirinya di pantulan cermin . Selfie memang cantik ia memiliki bibir ranum merah alami, hidung yang tidak terlalu mancung dan mata yang tidak terlalu besar, memiliki rambut coklat - kehitaman yang sedikit bergelombang dan kulitnya yang putih seperti bule . Ya, selfie memang keturunan australia - Indonesia , itu semua ia dapati dari ibunya yang merupakan campuran Australia. Jika di lihat lihat selfie sangat mirip dengan sarah.


Setelah selsai bersiap - siap dan membereskan semua keperluan sekolah selfie melangkah keluar untuk sarapan dan berpamitan pada ibunya. yup sesuai dugaannya para keluarga itu tengah sarapan bersama saat ini . " pagi semua " . Sapanya seraya tersenyum dan mengambil beberapa potong roti yang di sediakan ibunya di piring.


" ma, yah, karina aku berangkat duluan ya ". ibunya hanya terseyum sedangkan ayahnya dan karina diam tidak menganggapinya, tanpa berlama - lama ia melangkah keluar dari sana karna merasa canggung.


" saya sangat tidak suka kamu datang ke sini saat saya sedang makan, itu membuat saya tidak berselera setelah melihat mu, lain kali jangan kesini ". ucap ayahnya sebelum selfie benar - benar pergi dari sana.


Mendengar itu selfie meneguk salivanya dengan susah payah. tidak datang ke sini saat makan? Tapi itu impian selfie agar menikmati suasana makan bersama keluarganya .


" ba - baik... Saya paham " .


Saat keluar dari rumah selfie melihat ada seseorang yang menunggunya di depan pagar dengan sepeda. sudah yakin dia bahwa itu nancy . " datang juga lo nyet .. Capek gue nunggu dari tadi ". ucap nancy yang melihat selfie membawa sepedanya dengan roti yang menempel di mulut.


" gue tau lo rakus tapi lebih baik makan dulu baru pergi ".


" takut telat, lo tau kan hari ini pemilihan ekskul ". Sahutnya yang sekarang ini tengah memasang helm sepeda.


" masih ada waktu kali " .


" oh ya bagaimana jika kita berlomba, yang sampai duluan dia yang menang " . Tantang nancy menatap selfie yang baru menghabiskan rotinya .


" boleh juga yang kalah jadi babu ya " . selfie menaiki kedua alisnya dan tentu saja di setujui oleh Nancy.


" 1......2......3 ". keduanya menggayungkan sepedanya dengan cepat tak mau kalah satu sama lain, di perlajan nancy menyelip di depan selfie membuatnya hampir saja terjatuh. Setelah menempuh jarak yang lumayan jauh akhirnya mereka tiba di sekolah , dan yang sampai lebih dulu ialah selfie.


" hahaha gue menang sekarang lo jadi babu gue " . Ujarnya kegirangan.


" iya deh asal nona muda selfie bahagia " . Balas nancy sambil sedikit membungkuk hormat membuat keduanya tertawa sambil menuju kelas mereka. tantangan tadi hanya main - main saja bukan berati benar harus menjadi babu .


" hii guys " . sapa selfie setelah memunculkan kepalanya dalam kelas, tapi seisi kelas itu kosong kecuali violet yang duduk termenung di dalam


" katanya yang gak balas sapaan orang itu dia gila ". ujar nancy memasuki kelas dan duduk di bangkunya bersama selfie.


" masa sih kok bisa gitu? ". tanya selfie sambil melirik ke arah violet.


" iya karena mereka tidak punya pola pikiran ,pikiran mereka itu rendah ". jawaban nancy membuat violet yang tadinya termenung menatap tajam mereka


" gue tau kalian lagi omongin gue ya " . Sewot violet


" hahah lebih baik sadar dari pada orang lain yang menyadarkan " . Imbuh selfie kemudian ia bertos ria bersama nancy.


Violet hanya memutar bola matanya mala. ia tidak terlihat bersemangat karna ayahnya memaksanya untuk ikut ekskul petualang yang sama sekali tidak di minatinya. kata ayahnya biar dia tidak di dalam rumah terus dan tidak manja lagi.


" btw lo masuk ekskul apa violet? " . tanya nancy pada temannya. jangan salah sebelum selfie pindah ke sekolah ini nancy dan violet adalah sahabat dekat . tapi karena violet membenci selfie nancy segera menjauhinya karna ia akan menjauhi semua orang yang tidak menyukai selfie.


" malas gue bahas itu " . Ketusnya


" jutek amat girl " . Timpal selfie


Kelas yang awalnya sepi sekarang mulai terlihat penuh . bel masuk sudah berbunyi membawa bu yani selaku wali kelas datang dan semua menyambutnya .


" ok anak - anak nanti satu - satu maju ya dan tulis ekskul yang akan kalian pilih " . ucap bu yani seraya mengambil buku besar untuk mencatat pilihan siswa.


Beberapa siswa sudah mengisinya dan sekarang giliran selfie ." ibu kira kamu akan masuk ekskul sains atau matematika ? ".tanya bu yani setelah melihat pilihan yang di ambil selfie .


" saya bosan bu ...saya ingin mencoba yang lain " . Jawabnya lembut dan kembali ke bangku. setelah beberapa siswa sekarang giliran violet yang terakhir, maklum namanya di awali huruf V jadi dia di absen terakhir .


Violet telah kembali ke mejanya setelah menulis ekskul pilihannya ." Bakal kacau ni ". ucap bu yani pelan ketika melihat pilihan violet .


Saat ini siswa di minta untuk pergi ke tempat ekskul masing-masing . ada beberapa ekskul yang di adakan yaitu sains, matematika, bahasa Inggris, seni lukis, olahraga , musik, dan petualang.


Sedikit dari banyak siswa yang memilih ekskul petualang karena mereka pikir itu melelahkan jika harus keluar dan berpetualang di luar.


Hanya 15 orang saja yang saat ini berada di tempat petualang, rata - rata yang lain memilih sains atau matematika tetapi selfie berada di tempat ini . ya, dia memilih ekskul ini karena suka kebebasan dan melihat dunia luar . saat tengah berbincang dengan anak lain selfie melihat violet berada di tempat yang sama denganya .

__ADS_1


" loh.... Lo ngapain di sini sih ? " . tanya selfie karna dia paling tau violet benci hal yang berbau petualang .


" ya ikut ekskul lah, lo juga ngapain sih gue kan ingin terbebas dari lo " . Jawab violet dengan kesal.


" ini kesukaan gue ". Titah selfie


" ini perintah papa gue! ".


Belum sempat membalas ucapan violet pandangan selfie beralih melihat seorang laki - laki yang dia kenal ."oiii zayn lo ngikutin gue ya ?". Teriak selfie sambil menunjuk muka zayn.


" ini kan hobi gue jangan asal nuduh! " . lantang zayn tepat di hadapan selfie sambil menyingkirkan jari selfie di hadapan wajahnya.


" hahah marah aja dia zayn ". Timpal violet tertawa tetapi kemudian ia menghentikan tawanya lantaran selfie dan zayn menatapnya tajam.


" baik anak anak saya adalah jesh, kalian boleh memanggil saya ibu jesh.saya adalah ketua di club petualang " . mendengar suara yang tak asing membuat selfie mengarahkan kepala dan melihatnya tantenya yang biasa dia sebut dengan kakak.


" HII KAKAK JESH AKU IKUT CLUB INI LOH!! ".


Teriak selfie membuat semua mata tertuju padanya . jesh yang melihat itu malu dan menggerutu kebodohannya yang lupa menyuruh selfie untuk tidak memanggilnya kakak .


" jangan panggil saya kakak selfie, saya guru di sekolah bukan kakakmu". Tegurnya dengan tegas pada selfie .


" ck..... Kampungan makanya begitu". Cibir violet menimpali dengan tersenyum remeh


" apa lo bilang ? " .


" apa, mau lawan ha "


" tidak usah berkelahi, saya mau menyampaikan Terima kasih telah mengikuti ekskul ini. ibu juga sudah tau pasti sedikit yang masuk, jadi ibu akan mebagi tim menjadi 3 orang sebanyak 5 " . Jelas jesh


" kok sebanyak lima? Kenapa gak lima orang sebanyak tiga? ". Tanya zayn


" good question ". Sahut jesh tersenyum


" jika kalian ingin tahu itu semua karna guru petualang terdapat lima orang di sini. Jadi saya usulkan untuk satu orang memegang satu tim ". Jelasnya sambil menunjuk guru petualang yang tak jauh darinya.


" amit - amit kalau sampe " . Balas selfie tak kalah sinisnya.


Jesh mulai membagikan kelompok dengan cara mengacak nama mereka di gulungan kertas dan mengambil tiga gulungan pertama


" tim pertama zayn, Andy, dan reyno sekarang kumpul jadi satu " .


" ye kita satu tim ". ucap zayn sambil bertos bersama timnya .


" bestie selalu bersama ". Imbuh reyno sambil merangkul zayn.


" untung gue gak sama zayn " . Gumam selfie tetapi masih bisa di dengar oleh violet yang di sampingnya.


" tim kedua nisa, adam dan Linda ".


" tim ketiga keysha, gilang dan dimas " .


" bu saya masuk tim dua aja, masa saya sendiri cewek di sini " . Protes keysha


" iya bu saya juga gak mau saya cowok sendiri di sini nih ". Timpal adam


" gak ada pertukaran, terima aja! ". Bantah jesh tegas membuat mereka pasrah.


" tim ke empat clara... Selfie ". Mendengarnya namanya di sebut selfie berpelukan dengan clara karena menjadi satu tim . Ia dan clara juga cukup dekat di sekolah.


" Ye kita satu tim ". Seru selfie kemudian ia menoleh menatap violet.


" untung gue gak sama lo ".


Violet berdecak mendengarnya, " kan bagus karna gue gak mau sama lo ".


" dan.... Violet ". ucap jesh melanjutkan ucapanya yang terpotong. wajah selfie yang terlihat bahagia berubah 180° ketika violet satu tim dengannya, begitu pun dengan violet yang tengah ternganga lebar.


" kakak kenapa aku satu tim sama dia, kakak kan tau kami tidak akur gimana sih? " . bukannya di jawab jesh malah menjewer telinga selfie cukup keras .

__ADS_1


" sudah ku bilang jangan panggil kakak selfie " .


" aduhh sakit!! ". pekik selfie


" bu jesh saya ingin mengganti anggota saya gak mau sama dia ". Timpal violet yang juga tidak Terima


" sayang sekali tapi ini sudah peraturannya, jika kalian tidak mau silahkan keluar atau tetap di tim yang sama" . jawab jesh seraya menatap keduanya nyalang membuat keduanya bergidik ngeri.


" ok baik, gue terpaksa " . Sahut selfie pasrah


" gue lebih terpaksa satu tim sama anak kayak lo " . Imbuh violet


Semua anggota telah mempunyai tim masing-masing dan mereka telah menemui guru pengawas yang akan menemani mereka berpetualang nantinya.


" jangan berantem lihatlah kalian beruntung karena saya yang akan menjadi guru pembimbing kalian " . Oh ya jesh dan selfie hanya berbeda 8 tahun makanya ia meminta selfie memanggilnya kakak karna kalau tante ia akan merasa sangat tua.


" alah bilang aja kak jesh maunya denganku kan... ? " . Cibir selfie


" tanpa adanya kamu saya juga akan menjadi pembimbing kelompk 4 ini selfie " . Geram jesh


Violet menahan tawa " pede amat jadi orang "


Clara memutar bola mata malas. " kalian itu cocok jadi kawan bukan lawan ".


Violet dan selfie reflek menatap clara. " gue ogah ya jadi temannya " . Ucap violet tidak terima, kemudian ia mengahampiri selfie dan menginjak kakinya.


" AKKHHH!! " .


" itu balasan karna mengambil biskuit gue kemarin " .


Kaki selfie masih berdenyut. Sial, gadis itu menginjaknya terlalu kuat dan juga sepatu violet keras menambah rasa sakitnya.


" lo gak cocok jadi pembully gini vi lo itu cocoknya jadi bestie gue " . Perkataan selfie membuat Violet menatapnya sinis.


" udah ahh mau sampai kapan berkelahinya? Ayo ikut saya untuk persiapan petualang " . Ajak jesh Lantaran kesal melihat dua gadis heboh di depannya.


Di tempat lain Nancy sedang melihat lukisan seni di tempat ekskulnya. Dia mencari - cari berharap ada orang yang dia kenal di sini. Walaupun dia terkenal di sekolah tapi kan nancy butuh teman ngobrol. Ia tadi di ikuti oleh ricko yang satu ekskul denganya, ricko terus mengikutinya sampai nancy menghajar cowok itu baru dia berhenti.


" akhh nancy! " . Teriak fira kegirangan karna mendapati nancy di sini.


Nancy menoleh ke sumber suara, " akhirnya ada juga yang gue kenal " .


" gue kira gue doang yang di sini " . Seru fira


Nancy terseyum, " sama gue juga ".


" uhh gue tadi kebingungan gak melihat orang yang gue ken-".


" sama gue juga kebingungan tadi " . Sela nancy yang memotong ucapan fira.


" kebanyakan adek kelas sih, tapi gue senang banget lihat lo disi-".


" samaaaa fir gue juga senang ". Fira memicingkan matanya menatap nancy yang malah terkekeh.


" selfie mana? Tumben gak bareng ".tanyanya yang baru menyadari ketidakadaan selfie


" dia ikut ekskul petualang ".


" ohh aneh aja sih lihat kalian pisah gini biasanya kan nempel ". Imbuh fira


Nancy menarik tangan fira dan membawanya melihat lukisan para senior yang telah lulus.mereka terkagum dan berharap semoga bisa seperti ini kelak. Jika di bandingkan dengan selfie lukisan seperti itu akan sangat mudah baginya.


" nancy jangan menjauh dong ". Seru ricko yang menghampiri nancy.


Awalnya nancy membiarkan ricko mengikutinya hingga nancy jengah dan memukul ricko di depan fira.


" gak papa tuh? " . Tanya fira karna pukulan nancy cukup kuat.


" biarin aja ". sahutnya yang tidak peduli dengan keadaan ricko

__ADS_1


__ADS_2