Selfie

Selfie
08. hari pertama ekskul


__ADS_3

" apapun yang terjadi aku tidak akan pernah


Mengabaikan mimpi dan ambisiku " .



~ selfie ~ 🍃


Selfie menuruni tangga dengan ceria dan bersenandung seperti tidak terjadi apa apa semalam. gadis itu melangkah ke dapur dan menenui ibunya yang sedang membuat sarapan, untungnya tidak ada ayahnya dan karina jiia tidak ia pasti di omel.


" pagi ma aku berangkat dulu ya ". Pamit selfie memeluk ibunya dari belakang hal itu membuat sarah menghentikan masaknya dan memutar badan menghadap selfie.


" hati - hati sayang tetap semangat ya ". Sahut sarah dan memeluk balik selfie. Selfie tidak bisa sarapan di sini.ya karna ayahnya dan karina pasti tidak menginjinkan, lagi pula makananya belum masak.


" siap dadah mama " . selfie berjalan mundur dan melambaikan tanganya dengan tersenyum. sarah juga membalas lambaian dan senyuman selfie, ia melihat selfie berlari kecil ke pintu itu artinya kakinya baik - baik saja kan? Jadi dia tidak perlu mencemaskan anaknya.


Ekspresi selfie berubah ketika sampai di depan rumah, ia mentumpukan tangan di lutut dan sesekali meringis. Luka semalam belum sembuh total lukanya masih berair dan sangat pedih untuk berjalan tapi selfie memaksa keaadanya . ia kali ini memakai celana panjang alasanya untuk menutupi lukanya, selfie pergi ke sekolah dengan berjalan kaki tidak menaiki sepedanya.


" sial!! Ini sakit sekali ". Pekiknya ketika baru setengah perjalanan. Ia sempat berhenti beberapa menit dan melanjutkan perjalanannya dan tiba walau sedikit terlambat.


" selfie jangan begitu itu kan nugget ku ishh". Geram nara yang kesal karna selfie memakan sebagian nugget nya.


" kasian nganggur gak ada yang temanin lebih baik gue makan" . jawabnya setelah nenelan makananya.


" kan mau aku makan nanti ". Nara melongos


" dasar rakus! ". Timpal violet seraya menendang betis selfie ringan hal itu membuat selfie sedikit berteriak. " akkkhhh!!". ia melangkah mundur takut kalau violet menendang lagi dengan lebih kuat.


" apaan deh lebay banget gitu doang sakit ". Cibir violet melihat selfie remeh.


" lo ada masalah apa pagi - pagi gini? ". Geram selfie seraya duduk di kursinya.


Violet terseyum miring, " gak ada suka aja siksa lo " .


Selfie menghela nafas panjang, betisnya nyut-nyutan sekarang di tambah violet yang tidak bisa berhenti menganggunya.


Nancy menatap violet tajam, " lo tidak tau diri violet jangan terlalu membenci nya! ".


Violet semakin geram dan balik menatap nancy tak kalah tajamnya ." Yang gak tau diri itu dia nanc, dia udah rebut lo dari gue ".


Nancy berdecak. " ck! Asal lo tau gue udah temanan dengan dia dari kecil lagi ".


Selfie mengangguk, " jadi lo lah yang perebut disini, dasar pesahor! " .


" pesahor apa? " . Tanya nara bingung


" perebut sahabat orang ".


" apaan sih nancy padahal jelas jelas dia yang mengganggu persahabatan kita dulu ". Violet menunjuk tepat di wajah selfie tetapi selfie malah menepis tanganya.


" lo lah yang salah, jika saja lo tidak memasukkan rasa iri dan dengki pada selfie pasti persahabatan kita baik baik saja!! ". Tegasnya yang berdiri tepat di hadapan violet


melihat Nancy yang sudah memanas selfie langsung menarik gadis itu untuk duduk kembali sebelum ia benar benar marah.


Violet kembali ke bangkunya dengan perasaan kesal. Sementara Nancy terseyum simpul melihat violet lalu beralih menatap selfie.


" Lo gak bawa sepeda sel? Gue lihat tadi gak ada di parkiran ".


" gue jalan kaki tadi , rantai sepeda gue lepas dan gue malas perbaiki "


Nancy hanya manggut saja lagi pula ini bukan hal aneh karna dia dan selfie terkadang pergi sekolah dengan jalan kaki.


" oh ya ini yang gue janjikan " .


" jeng.... Jeng " . Nancy mengeluarkan keresek berisi penuh cemilan membuat selfie terhenyak dan terseyum lebar.


" gila, toko mana yang lo rampok ni " . Selfie mengambilnya dan melihat isinya ia terseyum semakin lebar melihat snack dan biskuit kesukaannya.


Nancy terkekeh , " apapun untuk lo sel " .


Bu yani datang dan meminta mereka semua untuk pergi ke tempat ekskul masing-masing. Karna hari ini hari pertama ekskul di mulai.


Selfie dan nancy keluar secara beriringan dan berhenti di depan ekskul seni.

__ADS_1


" belajar yang rajin dan kalahkan gue dalam bidang seni " .


" lo orang pertama yang akan gue gambar nanti " . Sahut nancy sambil membawa alat lukis dan gambar.


Selfie terseyum lembut dan berjalan sedikit menjauh dari sana.


" oh ya , ini semua gue bawa ya" .ucap selfie sambil memasuki kresek berisi cemilan ke dalam tasnya.


" emang buat lo kok untuk siapa lagi coba, nikmati kebebasan mu sel ".


" tengkyu lo selalu cool as a cucumber ". Sahut selfie terseyum.


" stop panggil gue cucumber " . Kesalnya


" lo kan lucu lagi pula lo juga panggil gue carrot wlekk " . Balasnya sambil menjulurkan lidah.


" itu kan sesuai sama lo apa lagi tempat pensil lo bentuk wortel ".


" habisnya gemoy sih ".


🌿


" APAAA! ". teriak selfie, violet dan clara bersamaan membuat jesh menutupi telinganya .


" apa apaan ini masa membantu petani menanam padi kakak yang benar dong ". seru selfie tidak terima petualang pertamanya membantu seorang petani.


" yang benar saja bu jesh padahal saya udah semangatnya petualang yang sesungguhnya". Sahut clara menyetujui ucapan selfie .


" tim zayn mendaki, tim keysha menulusuri hutan, masa kita membantu orang? " . Imbuh violet yang mendorong selfie dan clara dan kini berada di depan jesh.


" berisik tau lagi pula kalian akan mendapat lencana membantu, setiap petualang akan mendapatkan lencana jika kalian melakukanya dengan benar , oh ya kalian akan mendapatkan uang bayaran loh dari orang yang meminta bantuan " .


jesh melipat tangan di dada dan menunggu reaksi selfie .dan benar dugaannya selfie langsung berbinar , sementara violet dan clara pasrah.


" jangan kecewa begitu kita juga akan seperti zayn dan yang lainya nanti ".


" saya masih belum mengijinkan kalian untuk berpetualang di alam liar ".


jesh memberi rompi pada ketiganya dan memasangkan lencana petualang .


" ayo masuk ke mobil...! " .


" gue duduk dekat kak jesh ya, gak mau gue duduk dengan anak ini " . Ujar selfie berjalan menuju mobil jesh.


Violet menyenggol bahu selfie, " itu lebih bagus karna gue jijik duduk dekat lo ".


Clara yang sudah berada di dalam mobil memutar bola mata malas, sedangkan jesh melihat mereka dengan jengah.


" cepat masuk!! ". Perintah jesh sontak membuat kedua gadis itu bergegas.


Sekitar 20 menit mereka berempat sampai di lokasi yang akan mereka bantu. pemandangan sawah yang indah memanjakan mata, selfie tak henti hentinya mengaguminya . sawah di bawah gunung hijau yang begitu indah .


" Hi pak gil perkenalkan ini anak buah saya yang akan membantu bapak". ucap jesh sambil menunjuk ketiganya. Pak gil tersenyum, awalnya dia cukup kaget karna pikir jesh akan membawa orang dewasa tapi nyatanya wanita itu membawa gadis remaja.


" baiklah saya akan memberi tau tugas kalian.... Kalian hanya perlu menanam padi pada lahan yang satu ini, saya akan mengajari kalian caranya ". Jelas pak gil menunjuk sawah kosong yang lumayan besar .


" tidak perlu pak saya tau caranya menanam padi biar saya saja yang mengajari mereka". Tolak Jesh dan menoleh ke belakang.


" gila besar banget ". Gumam selfie


" iya sel gue kira kecil ". Sahut clara


" anak buah lets go..!! " . Seru jesh dan serentak semua melepas kan tas dan rompi mereka serta menggulung celana, tunggu menggulung celana ? luka selfie akan di terlihat nantinya . karna tak ingin siapaun melihatnya selfie tidak menggulung celananya.


" ihh lumpur nanti kotor gak mau ah jijik ". Untuk anak rumah seperti violet yang tidak pernah menjelajah dunia pasti akan merasa jijik apa lagi violet anak yang sangat manja.


Selfie yang sudah memasuki sawah melihat violet yang masih berada di atas hanya memutat bola mata tetapi sedetik kemudian dia menemukan ide untuk mengerjai violet.


" violet lo mau tau sebuah rahasia besar gak?". wajah selfie kali ini terlihat serius membuat violet penasaran.


" apa!? ".


" sebuah rahasia yang gue sembunyikan selama ini ". ia menutup tangan dan mengarahkanya ke violet semenatara violet mengkerutkan kening bingung.

__ADS_1


" bukalah... Di dalamnya ada sebuah rahasia yang akan mengubah pikiranmu terhadapku ".


Karna sangat penasaran dengan rahasia apa yang selfie maksud, violet mengangkat tanganya dan hendak membuka tangan selfie


Tepat setelah violet menyentuh tanganya selfie langsung menariknya ke dalam sawah dan hampir terjatuh jika tidak selfie tahan . violet melihat selfie dengan sangat kesal karna telah di kerjai.


" hahahaha gue acungin jempol sel rencana lo bagus juga, rasain tuh lumpur violet ". Tawa clara yang sejak tadi memperhatikan aksi selfie kepada violet.


" awas lo clara dan lo selfie gue akan balas ini semua nanti " . Geram violet


" hahaha hidup terkadang penuh dengan orang mengesalkan ". Ujar selfie sembari tersenyum lembut pada violet.


" udah udah mari aku ajarin cara menanam padi ". Timpal jesh membust ketiganya mendekat dan mendengarkan penjelasanya.


30 menit berlalu padi yang mereka tanam hampir setengah ladang , lama akibat violet dan clara sering salah menanamnya dan alhasil selfie dan jesh yang memperbaiki.


" capek banget gue rehat sejenak ya " .ijin violet yang langsung naik dan meminun air mineral. Setelah minum violet melihat yang lainya sangat bersemangat melakunya bahkan sesekali mereka tertawa dan bercanda . melihat selfie yang tertawa membuat violet ingin membals gadis itu.


" selfie awas! ". teriak violet dan sontak selfie berdiri dari kegiatan menanam dan menoleh padanya dan tepat saat itu sebuah lumpur mendarat di pipinya. bukan selfie saja clara juga mendapati hal yang sama .


Tidak Terima dengan ini selfie dan clara melakukan hal yang sama dan terjadilah perang melempar lumpur , tanpa violet sadari gadis itu tertawa .


Hampir satu jam lebih mereka menyelesaikannya , karna violet dan selfie yang selalu bertengkar dan saling mengejar.


" capek banget sumpah " . ucap clara yang mengipas wajahnya ,sementara selfie sedang meminum air mineral .


" baru segini capek bagaimana mau mendaki dan yang lainya nanti ". Sahut jesh yang melihat mereka bertiga kelelahan.


" itu beda lah ini kan kita di satu tempat dan nunduk juga makanya terasa capeknya ". Jawab selfie sambil membuka snacknya dan memakanya di samping violet sementara violet juga ikut memakan sncak yang di pegang selfie.


" habis ini kalian mandi ya penampilan kalian udah kayak gembel , kotor banget dan bau nanti mobilku tercemar ". ujar jesh membuat mereka hanya mengangguk.


Tak berselang waktu lama pak gil datang dan melihat hasil kerja mereka lalu ia tersenyum puas.


" saya tidak nyangka kalian bisa menanam padi dan saya bangga dengan kerja kalian ". mereka yang mendengar itu senang dan tersenyum bangga dengan hasilnya.


Pak gil membuka dompet dan mengeluarkan uang 100 ribu 3 lembar dan memberikannya kepada selfie, violet dan clara.


" pak itu terlalu banyak beri saja mereka secukupnya". Tolak jesh merasa gak enak karna pak gil memberi uang yang besar.


" tak papa lagi pula saya senang dengan kerja keras mereka Terima aja mungkin itu rejeki mereka ". Sahut pak gil


" makasih pak gil ". ucap ketiganya serentak , mereka senang mendapatkan uang terlebih violet karna ini adalah uang pertama yang ia dapat dari kerjanya sendiri. Pak gil mengangguk dan pergi.


" yuhu dapat uang " . Seru selfie mencium dan menyimpan uangnya dalam dompet sementara clara dan violet melakukan hal yang sama denganya.


Jesh terseyum, " ayo mandi dan pulang sebentar lagi hari mau malam " .


Merka semua mandi bergantian di rumah pak gil. ketika selfie sudah selesai jesh tidak sengaja melihat memar yang cukup besar pada betis selfie yang tidak tertutup handuk. tanpa bertanya dia sudah tau siapa pelakunya siapa lagi kalau bukan kakaknya yang jahat dan tidak adil pada anaknya.


Setelah berpamitan dengan pak gil mereka masuk ke dalam mobil dan pergi meninggalkan kawasan sawah.


" dah selfie ". Pamit clara dan berlari menuju rumahnya sementara selfie melambai dan terseyum.


Jesh mengantar clara dan violet di rumah mereka masing-masing sedangkan selfie akan dia bawa kerumahnya.


Violet turun dari mobil ketika sampai di ruamhnya.


" dadah vi... Gue senang menghabiskan waktu bareng lo " . Teriak selfie ketika violet berjalan menjauh.


" ck! Gue gak senang tuh " . Sewotnya.


Selfie tertawa , " jangan gengsi dong gue tau lo selalau mencari kesempatan untuk bermain bersamaku kan ? ". Ucapan selfie membuat pipi violet memerah sekaligus malu .


" dihh pede amat ". Violet berbalik dan masuk ke dalam rumahnya menyisakan selfie yang masih melihtnya.


" masukan kepala mu sel nanti hilang loh ". Ujar jesh sambil menjalankan mobilnya.


Malam ini selfie akan menginap di rumah jesh karna jesh yang memintanya dan selfie setuju saja


Setelah sampai selfie langsung masuk dan merebahkan dirinya di kamar yang memang di sediakan oleh jesh khusus untuk selfie . Jesh memang mengubah kamar tamu menjadi kamar untuk selfie dan mengubah ruang kerjanya menjadi ruangan game untuk selfie bermain bersama nancy dan teman - temanya .


Dia memang senang selfie menginap di sini bukan senang lagi tapi sangat ingin selfie tinggal di sini. ia pernah meminta selfie untuk tinggal saja di rumahnya dan di tolak oleh selfie karan alasan ingn dekat dengan orang tuanya .

__ADS_1


Tapi kali ini berbeda jesh mengajak selfie menginap karena ada sesuatu yang ingin dia uruskan bersama ayah gadis itu.


__ADS_2