
" Apaaa!! ". Pekik nancy dan violet shock
" ayahmu memutuskan hubungan? " . tanya violet memastikan
" lo tidak boleh panggil dia ayah lagi ? ". timpal Nancy dan selfie hanya mengangguk pelan
Violet menutup mulutnya tidak percaya dengan apa yang dia dengar. Dia baru di beritahu nancy beberapa hari yang lalu jika keluarga selfie suka menyiksanya, dan kali ini sang ayah memutuskan hubungan?.
Nancy menggusar rambutnya kebelakang semua yang menimpa selfie selama ini saja membuatnya begitu sedih dan sekarang apalagi ini?. Bukanya bertambah baik tapi malah semakin hancur , tidak ada lagi harapan selfie untuk mendapatkan hati mereka ".
melihat sahabatnya begitu terkejut membuat selfie tersenyum hambar. " gak papa woii! Gue juga udah terima dan sekarang gue gak mau lagi cari masalah denganya ".
mendengar selfie yang pasrah dengan keadaannya tentu saja membuat nancy semakin kasihan dengan gadis itu. dua belas tahun gadis itu mendambakan kasih sayang dan itu bukan waktu yang sebentar.
Nancy sebenarnya sangat marah dan ingin melaporkan josh ke kantor polisi. Tetapi selfie selalu melarangnya dan juga jesh ketika mereka hendak melaporkan kebejatan josh.
" sel apa sebaiknya lo pulang aja ke rumah kakek dan nenek lo? ". ujar nancy ragu
mendengar itu selfie pun menoleh dan menatapnya dengan tatapan bertanya. sama halnya dengan violet yang penasaran dan ikut duduk di samping nancy
" apa gunanya lagi sel lo kan kesini tujuanya untuk itu , trus sekarang semuanya udah hancur lo hanya akan melukai dirimu sendiri nantinya ". jelas nancy dengan tutur kata yang lembut
" bukan itu saja alasan gue kesini nancy dan lo tau akan hal itu ". pandangan gadis itu lurus kedepan dan angin berhembus menyapu wajahnya.
" jangan pergi dong! gue kan masih pengen berteman sama selfie ". violet memeluk selfie dari samping sambil menatap nancy dengan wajah merajuk
nancy yang tau bertapa keras kepalanya selfie mencari kasih sayang yang entah kapan dia dapatkan itu hanya menghela nafas panjang. ia mengelus rambut selfie dan terseyum lembut
" ayo kita ke cafe lo kan mau lihat gue melukis di sana " . ujar nancy bermaksud mengalihkan topik dan berdiri dari duduknya
melihat itu selfie dan violet juga ikut berdiri dan berlari kecil ketika nancy sudah berjalan lebih dulu dengan alat gambar di kedua tanganya.
" hahha iya sel Nancy gue kerjain habi-habisan gue coret mukanya waktu dia tidur di kelas " . seru violet sembari terseyum senang
" hahahah mampus lo maknya jangan kerjain ni anak di balas kan jadinya.
Nancy memutar bola matanya malas jika di pikir pikir ia sangat kesal dengan kelakuan violet beberapa hari yang lalu sehingga satu kelas mentertawakannya.
" sialan lo berdua ". ketusnya
" oh iya kemarin fira lukis sawah indah banget loh jauh berbeda dengan punya nancy ".
" oh ya " Sahut selfie
" pensil warna gue udah pudar dan patah patah mulu jelas kalah lah dengan punya nya ". Elak nancy membuat selfie dan violet tertawa terbahak-bahak karna mereka tau nancy hanya beralasan
Saat asik asikan bercengkrama tiba-tiba alan berpapasan dengan mereka sambil mengiringi sepedanya. wajahnya terlihat senang dan terseyum lebar ketika melihat mereka terlebih lagi selfie
" haii " . sapanya
Sontak ketiganya membalasa sapaan dan senyuman alan apalagi nancy dan violet yang bersemangat dengan kehadiranlelaki itu
" mau kemana? ". tanya alan
" cafe ". jawab Nancy dan violet serentak sedangkan selfie hanya diam sambil memandang interaksi mereka
Alan tertawa kecil karna merasa lucu dengan tingkah nancy dan violet kemudian ia beralih melihat selfie yang hanya diam sambil memandangnya.
di tengah memperhatikan selfie alan sedikit terkejut karna melihat bekas memar di pipi gadis itu
" itu kenapa ? " . tanyanya seraya menunjuk wajah selfie
Selfie yang sibuk melamun langsung terhenyak " oh ini tertabrak pohon trus masuk selokan deh ".
" masuk selokan sampai parah begitu? ". Tanya alan tidak percaya bahkan wajahnya menunjukkan kekhawatiran sementara selfie hanya terseyum kamu tanpa harus tau menjawab seperti apa lagi.
Nancy yang melihat selfie merasa canggung langsung menyela " kak kami buru-buru jadi harus cepat pergi ".
dengan perasaan yang masih cemas alan menganggukkan kepala. " baiklah kalau begitu aku juga mau pergi ".
Selfie bisa melihat nancy dan alan terseyum dan memandang satu sama lain . sudut bibir gadis itu tertarik dan terkekeh pelan sembari terus memperhatikan mereka
" yaudah kita pergi dulu ya kak ". selfie manarik Nancy dan violet yang masih saja menatap Alan sementara lelaki itu terus memandang selfie dengan nanar karna ia cukup sadar diri. Ia hanya seorang cowok sederhana sedangkan selfie anak orang kaya dia bisa melihatnya karna selfie memliki aura kebangsawanan.
" kak alan suka sama lo kan nanc? ". Pertanyaan selfie membuat nancy dan violet terhenyak
" kenapa lo berpikir begitu? ". Tanya violet
Selfie mengangkat bahu " habisnya dia lihat nancy mulu sambil terseyum manisn ".
" dia bodoh atau apa? Kan kak alan lebih banyak natap dia ". Bisik violet pelan pada nancy
langkah nancy terhenti dan reflek selfie juga berhenti dan mentapnya heran.
" lo pintarnya di pelajaran doang tapi bodohnya minta ampun di soal asmara ".
" ha? " sahutnya tidak mengerti dengan maksud nancy
" dasar selfie gak peka! " . ujar nancy lalu berjalan meninggalkan selfie
" dia gila? " . Tanya selfie pada violet namun gadis itu malah menjulurkan lidahnya dan berlari menyusul nancy
" anehh "
ketiganya sampai di cafe yang cukup besar dengan tanaman yang semakin memperindah tempatnya.
setelah memesan minumannya mereka duduk di meja dekat dinding, lalu nancy mulai berperang dengan alat gambarnya.
__ADS_1
" lumayan bagus lukisanmu ". Puji violet ketika Nancy menunjukan hasilnya
Nancy terseyum bangga lalu menoleh ke selfie yang sibuk memakan cookie " gambar daun dong sel, lo kan jagonya ".
" gue kalau lagi makan gak fokus nantinya ".
" cepatan aja sel sambil makan juga gak papa kok ". kali ini violet yang memintanya
dengan mulut yang penuh Selfie pun terseyum lalu mengambil pensil warna dan mulai menggambar sejadinya
" gue gambarnya gak serius ya ". ia menunjukkan gambar yang baru saja dia buat
" kek anak-anak gambar lo bagusan Nancy tadi " .
Selfie melebarkan matanya " kan gue bilang belum serius " .
" itu karna kalian memaksa gue tadi ".
" iya iya gue percaya ". Sahut nancy pasrah karna dia memang tau bahwa lukisan dan gambar yang di buat selfie sangat bagus ketika gadis itu serius
" lo ngomongnya gak iklhas anjir " . Kesal selfie
" ssttt... orang-orang pada liatin nanti ". Ujar violet menimpali
Pandangan mereka beralih pada sekelompok orang yang duduk tak jauh dari meja mereka. Orang itu sedang membahas sena sang nona muda yang sontak membuat mood selfie buruk ketika mendengarnya
" katanya sena tidak aktif beberapa minggu ini ".
" dia capek kali , orang penting kayak dia juga butuh istirahat kan " .
Ucapan orang-orang itu membuat selfie memutar bola mata malas dan lebih memilih meminum dan memakan cake.
" papaku juga bilang sena tidak aktif beberapa minggu ini sebagai seorang pewaris " . Jelas violet karna ia mendengar dari papanya yang bekerja sama dengan perushaan murphy group kalau sena tidak aktiv beberapa minggu terlebih minggu ini.
nancy tertawa ketika melihat wajah selfie semakin kesal saat mendengar penjelasan violet
" dia kan hanya pewaris bukan berati harus terus berada di perusahaan ". balas nancy setelah meredakan tawanya
violet mengangguk " iya sih dia juga gak harus terus berada di perusahaan "
" btw gue kok gak lihat clara di sekolah ya ? " . tanya selfie yang sedari tadi ingin menanyakan hal itu sekaligus mengubah topik tentang sena
" clara udah pindah dua hari yang lalu " . jawab violet dengan wajah sedikit sedih. ya walaupun dia dan clara sering berselisih namun ia tetap menganggap clara sebagai teman sekaligus patner
" loh terus kita nanti hanya berdua berpetualang? ".
" dihh malah petualang yang lo pikirkan "
" orang tuanya pindah ke luar negeri dan kalau soal petualangan gue juga kurang tau ".
" oh iya , katanya besok ada anak baru yang akan pindah ke kelas kita dia cewek dan Yang gue dengar dia itu anak orang kaya loh, dan kebetulan dia memilih ekskul petualang jadi mungkin dia akan satu tim sama kita ". Lanjut violet yang baru ingat jika ada anak orang kaya yang akan pindah ke kelas mereka
Selfie tampak berpikir " orang kaya? Jangan jangan .... Gadis itu ".
🌿
" mana anak baru yang lo bilang ? dikit lagi istirahat belum juga nongol dia ". tanya nancy
" kayaknya istirahat deh ". timpal fira yang sedang bersama mereka, Fira menoleh ke arah selfie yang seperti sedang memikirkan sesuatu rait wajah gadis itu terlihat gugup
karna binggung dengan selfie Fira pun menepuk pundaknya " napa lo sel kerasukan? " .
Selfie berdecih sambil menatapnya tajam sedangkan nancy hanya melirik kedua gadis itu karna sebetulnya ia tau apa yang sedang dipikirkan selfie.
" dia orang kaya loh emang mau temanan sama kita?". imbuh violet
" ck! Gue hajar dia kalau gak mau temanan sama kita nanti ". sahut nancy
Fira memutar bola mata malas " kita juga orang kaya vi kalau lo lupa " .
Violet menepuk keningnya dan terkekeh bertepatan dengan itu bel istirahat berbunyi membuat keempat gadis itu pergi ke kantin dengan berlari sebelum kantin di penuhi para manusia.
Seperti biasa meja merekalah yang paling rusuh dan berisik dari yang lain, dari memesan makanan sampai makanan datang pun mereka masih ribut
" tuhh kan udah gue bilang gue gak suka kecap " . selfie membuang kecap yang di taruh Fira di baksonya dengan kesal
" si anjirr, ini gak banyak selfie sayang " . geram Fira
Selfie melongos lalu memakan kerupuk pangsit violet begitu saja.
" jangan di makan!! Selfie ahh gue mau sisain nanti " .
nancy yang dari tadi diam sambil menikmati baksonya tiba tiba menjerit ketika kuah bakso mengenai matanya
" aduhhh mata guee!! ". selfie yang berada di sampingnya pun panik dan dengan cepat mengambil air putih violet dan membasuh mata nancy
" udah kan? "
nancy mengedipkan matanya beberapa kali lalu mengangguk membuat violet dan fira tertawa lega
Saat asik kembali memakan makanan mereka tiba tiba para siswa yang lain berlari dengan heboh ke halaman depan sekolah karna murid baru yang akan pindah kesini telah sampai menaiki mobil yang sangat mewah. walaupun kebanyakan para siswa di sini orang kaya tapi mereka tidak terlalu kaya seperti murid baru tersebut
seorang gadis keluar dari mobil dan tersenyum simpul membuatnya terlihat sangat cantik, wajahnya yang putih, kulit bersih mampu mempesona para anak lelaki yang berada di sana.
Gadis itu seperti mencari seseorang tapi tidak ia dapati di antara kerumunan siswa . ia berjalan menulusuri sekolah namun tidak juga menemukanya. kemudian ketika sampai di kantin ia terhenti dan tersenyum puas ketika menemukan sesuatu yang dia cari cari
__ADS_1
Violet menyenggol lengan nancy sambil menunjuk anak baru " dia pasti anak baru itu " .
" aura orang kayanya kelihatan banget ya " . Sahut Fira
Nancy hanya diam seraya memperhatikan gadis itu
" jadi dia ".
sedangkan selfie terus menatap gadis itu tanpa henti dengan wajah yang sedikit cemas
Sang gadis tersenyum lebar dan melambai ke arah mereka " HAII SE-". ucapanya terpotong ketika melihat selfie yang menatap nya tajam dan juga selfie menggelengkan kepalanya
" ihh galaknya " . ia berjalan mendekat ke arah selfie dan yang lain dan berdiri tepat di samping meja mereka membuat fira dan violet menatapnya kagum.
" Hai, nama ku trysta " .
" ohhh namanya trysta " . seru Fira dan violet
" gue violet dia Fira yang ini Nancy dan yang satu ini selfie " . tunjuk violet satu persatu memperkenalkan sahabatnya
Sejenak trysta seperti terkejut melihat violet tetapi ia segera menormalkan kembali raut wajahya.
Trysta menatap selfie dan tersenyum " oh kalau dia gue dah tau karna dulu kami berteman iya kan sel? "
" hmmm ". dehem selfie
Violet dan Fira reflek terkejut dan tidak percaya bisa bisanya selfie memiliki teman seperti trysta .
Trysta duduk di sebelah selfie seraya terus memandangnya kemudian ia terfokus pada alat yang menempel di telinga selfie.
" sel kok lo pak- hiyakkkkk!!" . trysta berteriak lantaran selfie menginjak kakinya sebelum gadis itu menyelesaikan pembicaraan.
" gue pake kecap karna Fira ". selfie tersenyum kaki ketika mereka melihatnya heran
" lo kasat banget ya " trysta melongos namun ia beralih menatap nancy
" nancy ya, selfie dulu suka banget ceritain lo ". ujar trysta penuh semangat
" oh ya? ".
Trysta mengangguk " dia sering banget cerita lo dulu dan setahun yang lalu dia telpon dan bilang kalau lo itu ketimun ".
mendengar itu Nancy tersedak kemudian meminum airnya lalu menatap selfie tajam.
" hehe cool as a cucumber ". Ucap selfie cecengesan
setelah mengobrol dan menyelesaikan makannya mereka berempat menuntun trysta ke kelas . trysta yang memang sudah merencanakan akan satu kelas dengan selfie jadi sangat senang dan terus menempel dengan gadis itu sejak tadi
" Terima kasih " . trysta kembali ke tempat duduk di sebelah fira setelah memperkenalkan diri di depan kelas, awalnya tempat duduk itu di duduki oleh clara
pelajaran kembali di mulai dan Selfie di minta ke depan untuk menyelesaikan soal kimia yang sulit. ketika di tanya siapa yang bisa mengerjakan soal di papan semua anak mendadak tuli dan terpaksa selfie lah yang di minta maju ke depan
" bagus sangat bagus ". puji Sang guru
" seperti bisa selfie sangat pintar " . sorak trysta sambil bertepuk tangan
" trysta lo akan ikut petualang jadi jangan menye menye kayak tu anak " . ujar selfie setelah kembali ke bangkunya
" sekarang gak ga ". sewot violet
" kayak lo gak menye-menye aja dulu " . imbuh nancy dan terkekeh membuat selfie menatapnya sinis
Sepulang sekolah trio cookie duduk di taman sambil memakan eskrim. ketika di perjalanan pulang selfie merengek ketika melihat es krim yang sedang nongkrong di taman , nancy dan violet setuju saja karna sebetulnya mereka juga menginginkannya
Seorang wanita mendekat dan bertanya arah pada selfie ,karna selfie yang sedang melamun ia jadi tidak menyadari atau mendengar seseorang di sebelahnya sehingga ia tersadar ketika violet menepuk bahunya.
" eh kanapa mbak? ". tanya selfie lembut
" kamu tuli ya ? pantas gak dengar saya tadi ". Balas mbak tersebut lalu mendekat pada nancy tetapi menatapnya sinis
" dia bisa mendengar, tanyakan saja padanya". ketus nancy
" mbak mau pergi kantor pos ya? " . Timpal violet yang melihat surat yang di bawa mbak tersebut
" mbak lurus saja habis itu belok kanan dan belok kiri kantor pos di sebelah swalayan " . bukan violet melainkan selfie yang menerangkan
" makasih ya.... Dan maafkan saya ya dek saya tidak bermaksud mengatain kamu tadi ". ucapnya penuh sesal
" iya mbak , oh ya sengaja atau tidak mbak harus bisa mengontrol mulut karna seseorang bisa saja sakit hati setelah mendengarnya " .
Wanita itu pergi dengan raut penyesalan sementara violet melihat selfie dengan tatapan sedih .
karna menyadari violet yang terus menatapnya selfie pun menoleh " Lo napa dah kok sedih gitu ?.
" lo kuat banget ya sel ".
" si gila tau juga tentang kesedihan ya, lo jangan lupa kalau lo pernah menjadi alasan kesedihan anak ini ". Imbuh nancy bergurau
Violet yang awalnya sedih berubah menjadi kesal dan memukul lengan Nancy kuat tetapi bukanya merasa sakit nancy justru tertawa karna pukulan violet seperti pukulan anak kecil.
**fira**
trysta
__ADS_1