Selfie

Selfie
03. rumah


__ADS_3

Suasana kelas begitu hening, para siswa sibuk dengan soal latihan fisika yang di berikan oleh ibu yani, tidak sedikit dari mereka yang kebingungan akibat soal yang sangat susah .


Jika siswa lain sibuk mengerjakan soal, selfie sekarang tengah tidur pulas seperti orang pingsan. melihat itu bu yani menghampirinya dia yakin selfie sudah tidur hampir setengah jam yang lalu. Sesampainya di samping meja selfie bu yani terus menatapnya, violet yang duduk di seberang bangku selfie tersenyum puas menantikan kemarahan bu yani , ia yakin selfie akan di marahi habis - habisan.


Bukannya membangunkan selfie bu yani malah mengambil buku latihan gadis itu, ia meneliti setiap yang tertulis di dalam buku , dan tepat dugaannya gadis itu sudah menyelesaikan tugasnya dengan cara paling menakjubkan .dia menjawab dengan cara yang unik terkadang ia sebagai guru tidak mengerti dengan teori yang di berikan selfie, ia memberi nilai 100++ mungkin itu yang cocok untuknya, bu yani menutup buku kemudian mengelus kepala selfie dan pergi dari sana.


Melihat bu yani pergi begitu saja membuat violet kecewa, awalnya dia kira bu yani akan memarahi selfie karna gadis itu tertidur saat jam pelajaran tapi harapanya pupus karena mengingat selfie adalah anak emas guru karena kejeniusanya.


Pandangannya beralih pada selfie yang tertidur pulas tanpa beban, " dia tertidur seperti tak dapat tidur semalam". Gumamnya


" nih soal gimana nih! ". pekiknya frustasi


Bel pulang berbunyi sontak mendengar itu selfie terbangun lalu meregangkan tubunhnya.


" hoaamm ...... Dah pulang ?, aku duluan ya". Selfie menyimpan bukunya dan memasuki ke dalam tas setelah itu dia berdiri meninggalkan nancy yang menatapnya kesal karna selfie tidak menunggunya.


" dadah cucumber ". Pamitnya


" mentang - mentang dah duluan selesai pulang gak ngajak" . nancy masih menyisakan beberapa soal lagi, latihan kali ini benar benar menguras otak, sudah di pastikan dia akan pulang telat . Walaupun dia termasuk siswa yang cerdas tapi tetap saja ia tidak bisa seperti selfie yang melebihi kapasitas.


seperti memiliki banyak bakat ia hampir bisa semuanya tapi ada satu yang membuatnya kalah dari nancy yaitu seni bela diri . Setiap berlatih ia sudah di pastikan kalah dari nancy, hal itulah yang selalu membuatnya pulang ke rumah dengan pakaian yang kotor dan alhasil di marahi ibunya .


" nancy tumben kamu belum selesai? " .tanya bu yani heran.


" giman mau selesai soalnya aja banyak susah pula ". Cibir nancy


" AKKHH.... Sakit kepala gue ". Pekik violet memegang kepalanya yang berdenyut.


Nancy menoleh " nomor berapa lo? "


" nomor lima " . Jawabnya ketus


" hahaha gue no tujuh , nyerah aja deh lo " .


Violet semakin kesal mendengar ejekan nancy, ingin rasanya ia menendang nancy tapi tidak bisa karna nancy jago dalam berkelahi.


" masih untung violet gue aja baru nomor empat nih". ujar fira lesu ingin rasanya nancy membantu tapi tidak ia lakukan karna menurutnya pelajaran harus di selesaikan sendiri. begitu juga dengan selfie makanya walaupun mereka sahabat selfie tidak pernah sekalipun memberi contekan pada nancy.


🌿


Di perjalanan pulang selfie mengayunkan sepedanya lebih lambat, ia dan nancy memang suka menaiki sepeda saat sekolah karna menurut mereka itu lebih asik. Wajahnya terlihat lebih sendu kali ini, jika anak lain senang saat menuju rumah tidak dengan dia, satu-satunya hal yang membuat dia enggan di rumah adalah melihat kaharmonisan orang tuanya yang menyayangi karina tepat di hadapannya , mereka seolah menunjukan bahwa karina satu satunya putri mereka dan bodohnya lagi mereka memanjakanya di sofa ruang tamu tepat ketika dia memasuki rumah dan menaiki tangga.


Selfie telah sampai di rumah mewah bercat putih itu, dengan nafas berat ia membuka pintu, " aku pulang" . siap dengan pemandangan di depanya,tapi tunggu ini terasa aneh jika setiap pulang dia di perlihatkan kaharmonisan keluarga itu tapi kali ini tidak ada, oh ya, tadi dia tidak melihat mobil ayahnya terpakir jadi artinya pria itu belum pulang. dan sepertinya karina akan pulang telat, jadi saat ini yang ada di rumah hanya ibunya .


Wajahnya sumringah ini lah waktunya dia berduaan saja dengan ibunya. ia melangkah ke dapur dan melihat wanita yang di cintainya tengah memanggang sesuatu. ia mendekat dan memeluk ibunya dari belakang.


" ma aku pulang.... Oh ya mama sedang membuat apa?" .tanya nya sambil melepaskan pelukanya .


" hii sayang .... Mama sedang membuat pai apel kesukaanmu ". jawab sarah sambil tersenyum pada putrinya .


" hehe tau aja mama aku sedang menginginkan itu " .


" mama kan tau yang di sukai anaknya".


" oh ya ma ayah di mana ? " .


" ayah katanya pulang telat kalau karina dia lagi ngumpul sama teman temanya "


Mendengar itu selfie hanya manggut-manggut saja ," jadi hanya kita berdua ...ayo ma kita habiskan waktu bersama" .gadis itu begitu semangat karna ini adalah kesempatan emas baginya.


" iya ayo makan dulu painya " .sarah menaruh pai di atas meja, wangi pai yang baru masak membuat selfie kelaparan dengan cepat ia langsung memotong dan menaruhnya dalam piring.


" seperti biasa enak" .ucapnya setelah memasuki sepotong pai ke dalam mulutnya .


Sarah hanya tersenyum dia senang selfie makan dengan lahap . " bagaimana harimu di sekolah sayang? ".

__ADS_1


" seperti biasa , penuh canda tawa ".


" tidak ada yang menggangumu kan? ". sarah mengkhawatirkan selfie jika ada yang mengejek kekurangannya .


" tidak ma, semuanya tidak pernah melakukan itu ". jawabnya terseyum membuat sarah bernafas lega. Setelah beberapa menit selfie selesai dengan makannya.


" ayo kita ke atas ma, sebelum mereka pulang" .ajak selfie menarik tangan ibunya,dia ingin cepat - cepat menghabiskan waktu bersama ibunya. Tepat ketika mereka hampir menaiki tangga, pintu depan terbuka dan menampilkan seorang gadis dengan wajah yang marah melihat kedekatan selfie dengan sang ibu . ia berjalan menghampiri mereka kemudian melepas genggaman tangan selfie dan juga sarah.


" mau kemana ma? Bukanya kita udah janjian ya , mama mau bantu aku buatin pr kan?". Karina bergeliat manja pada tubuh sarah.


" karina kamu udah dapat waktu setiap hari, mumpung gak ada ayah aku mau minta waktu itu sedikit saja" .mohon selfie pada saudaranya itu, karina selalu marah ketika dia mendekati sarah padahal sarah adalah ibu kandungnya.


Karina mengunyingkan senyum miring pada selfie .


" ini mamaku dan aku berhak atasnya, lagi pula mama sudah janji " . ia melihat ke arah sarah yang sedang tersenyum padanya


" iya sayang.... Ayo kita lihat pr mu hari ini, selfie sayang maaf ya mama sudah janji pada karina " .


" tapi ma aku juga ada pr mama bisa bantu aku juga kan? " . Ucap selfie


Sarah menghela nafas, " mama ingin kamu yang membuatnya agar kamu bisa pintar ".


Selfie hanya mengangguk pelan. Sarah selalu menyuruhnya membuat pr sendiri dan mengatakan kalau selfie tidak pintar. Tanpa dia ketahui selfie adalah murid paling pintar di sekolahnya dan sudah sering memenangkan Olimpiade. Itu karna sarah tidak pernah datang ke sekolah selfie dengan alasan mengurus karina.


" iya..... Aku paham lagi pula mama kan sudah janji, pergi sana cepat " . walaupun dia kecewa ia gak pernah sekalipun menunjukan wajah sedihnya jadi siapapun pasti tidak akan tau. lagi pula ia tidak pernah marah pada karina walau gadis itu lebih banyak menghabiskan waktu bersama orang tuannya, dia tetap menyayangi adiknya itu.


Selalu seperti ini baru beberapa menit bersama ibu karina pasti datang entah dari mana, dan ibu selalu menurutinya . sarah selalu berkata pada selfie .


" karina telah kehilangan sosok ibu dari bayi, jadi biarkan mama menjadi ibu yang terbaik untuknya". lantas bagaimana dengan dirinya yang tidak mendapatkan kasih sayang itu bertahun-tahun, bukankah karina sudah puas dengan 12 tahun ini ? . oh ya karina adalah anak dari istri pertama ayahnya. ayahnya menikahi sarah karna istri pertamanya tidak kunjung memberi anak kemudian ayahnya menikahi sarah dan lahrilah selfie. setahun kemudian ibunya karina hamil dan meninggal setelah melahirkan.


selfie melihat kepergian mereka dengan nanar bisa di lihat ibunya tertawa senang bersama karina, jika tidak memiliki janji dengan seseorang selfie pasti akan menunjukan pada mereka bahwa dia marah, sedih dan terluka tapi janji itu membuatnya untuk tidak menunjukannya kecuali disaat terdesak.


Selfie naik ke atas menuju kamarnya, tepat melewati kamar karina ia mengintip dan melihat ibunya dan karina sedang bermain bersama bukan membuat pr.


Gadis itu duduk di kursi balkon yang berada di kamarnya. Pandangannya terus melihat indahnya langit dan awan. Sejenak perasaannya menjadi tenang.


Saku celana selfie bergetar dan ketika di lihat ia terseyum ketika Nancy lah yang meneleponya.


" gak tau di untung main pulang aja ,gue kira lo nungguin gue! " .


Selfie menjauhkan hp dari telinganya karna nancy sedikit berteriak, " lo lama sih buktinya aja sekarang baru selesai kan? " .


Terdengar hembusan nafas dari sana " iya udah, tapi kan gue sendiri ".


" btw lo udah makan? " .


" udah nancy " . Jawab selfie terseyum.


" awas kalau belum makan jika belum lo bisa kerumah gue ".


Selfie tertawa, " alah bilang aja biar gue kesana dan temani lo pulang kan? " .


" hehe tau aja lo... Yaudah sel gue pulang dulu ya keburu sore ni ".


" hati - hati nyet awas jatuh " . Ujarnya cekikikan.


" lo kira gue violet yang lemah haa.... Oh ya btw tentang violet tadi dia pura-pura pingsan untuk lari dari tugas fisika " . Jelas nancy sambil tertawa mengingat tingkah violet.


" oh ya, masa sih? " .


" haha iya dia pingsan dan awalnya semua percaya tapi pas gue bilang selfie datang dia langsung bangun dan jadi malu " .


" hahaha tu anak ya lucu tau tapi sayangnya gak mau temanan sama kita sih ".


" percaya aja deh pasti dia sendiri yang datang pada kita ".

__ADS_1


" ehh kok malah semakin panjang pembicaraannya... Ok byee ".


Tutt.... Tutt...


Selfie kembali ceria setelah berbicara dengan nancy, nancy seolah tau kalau selfie sedang membutuhkannya seseorang sekarang. ia masuk ke dalam dan tidur siang sejenak


Selfie!! ". Selfie terbangun dari tidurnya lantaran mendengar seseorang memanggil namanya. Dengan wajah yang masih mengantuk selfie berjalan ke balkon kamarnya.


" apa? ". Sahutnya dengan suara khas bangun tidur.


" lari sore yuk! ". Ajak nancy yang berteriak dari bawah.


Selfie melebarkan matanya, " ok tunggu! ". Ia masuk ke dalam dan mulai bersiap.


Nancy hanya tersenyum melihatnya . kemudian setelah beberapa menit wajahnya menjadi jutek ketika karina keluar dari rumah.


" apaan sih teriak teriak gak jelas " cibir karina


" masalah buat lo? "


" minggir lo! Gue mau lewat ". Karina mendorong sedikit tubuh nancy.


" ehh jalan masih banyak ya ". Nancy menarik rambut karina kebelakang membuat gadis itu memekik sakit.


" wouuu wouuu kenapa nih? ". Selfie melepaskan tarikan nancy dari rambut karina


" untung lo datang sel kalau gak tuh anak gue buat jadi botak ". Ujarnya yang masih menatap tajam karina.


" ayo kita pergi! ". Selfie segera menarik tangan nancy menjauh dari karina sementara karina masih merasa kesakitan dan takut dengan nancy.


" sesekali lo harus buat saudara lo kayak gue tadi supaya dia gak ngelunjak ". Ujar nancy di sela-sela larinya.


" maunya sih gitu tapi lo taukan gue gak tega lagipun gue sayang dia ".


Nancy memutar bola mata malas mendengar perkataan selfie . Mereka singgah di taman sambil membeli somay dan duduk di bangku.


" gue punya teka teki nih ". Ujar selfie


" apaan? ".


" apa perbedaan kacang panjang sama celana panjang? ". Selfie menaikan turun alisnya


" bedanya kacang panjang sayuran kalau celana panjang pakaian ".


" salah ".


" loh kok? ".


Selfie tersenyum " bedanya kalau celana panjang di potong jadi celana pendek tapi kalau kacang panjang dipotong tetap kacang panjang ". Nancy melebarkan matanya mendengar jawaban selfie.


" hehe kan gak mungkin sayur namanya kacang pendek ".


" lo bisa aja sel ".


" eh btw kok kembalian gue segini? Emang lo beli harga berapa? ". Tanya nancy yang baru sadar kembalian uangnya hanya 25 ribu


" hehe gue beli harga lima belas ". Jawab selfie cecengesan.


" gila lo ya gue minta lo beli harga sepuluh ribu dua pe'a ". Nancy menjitak kepala selfie


" habis gue lapar banget nanc ". Sahutnya dengan wajah yang di buat sendu sambil memegang perut


Nancy menghela nafas " uhh lo tau kan gue gak akan kuat sama muka kasihan lo itu ".


" tengkyuu ". Serunya sambil memeluk nancy dari samping.

__ADS_1


__ADS_2