Selfie

Selfie
52. itu namanya tolol!!


__ADS_3

di hari minggu ini selfie berencana akan menghabiskan waktu di rumah kak jesh. semalam ia sudah memberitahu para sahabatnya agar langsung ke rumah jesh pada paginya. namun trysta dan fira menolak lantaran mereka sudah memiliki janji menghabiskan hari minggu bersama keluarga masing masing.


selfie keluar dari kamar mandi dengan rambut yang masih basah dan bercucuran ke lantai. gadis itu hanya memakai handuk yang menutupi tubuhnya, bahunya yang basah dan putih mulus itu terpampang dengan sangat jelas.


ia berjalan menuju meja riasnya , mengambil hairdryer dan mulai mengeringkan rambutnya. setelah selesai dengan urusan rambut kini selfie beralih pada body lotion dan mengusapkanya ke seluruh tubuh. jari jemarinya yang lentik itu sesekali memijit kaki dan tangan agar mendapatkan hasil yang memuaskan.


hari ini selfie memutuskan untuk memakai poni yang ia beli beberapa hari yang lalu . sebenarnya ia tidak ingin membelinya , tetapi violet lah yang memaksa selfie memakai poni agar terlihat lebih imut dan cantik. selfie sih setuju aja karna menurutnya violet yang lebih memahami kecantikan dari mereka berlima.


" duh tuh poni di mana ya?! " geramnya seraya membongkar laci dan meja.


" ada juga nih "


" sebenarnya gue malas sih makai barang ini tapi karna violet pakainya imut gue juga mau ". ujarnya sambil memasang poni tersebut di depan cermin.


" cermin katakan siapa wanita tercantik? ."


hening


" yup betul sekali wanita itu selfieeee." ia terkekeh memuji diri sendiri.



setelah memakai riasan yang tipis dan memakai wewangian kakinya mulai melangkah keluar dari kamar.


namun kaki jenjangnya terhenti di anak tangga pertama , pandangan selfie tertuju kebawah melihat josh yang sedang mengepel lantai dengan kain lap .


tetapi ada yang aneh dengan itu, jika bisanya josh bertugas dengan perasaan kesal dan wajah yang jutek, namun kali ini yang selfie lihat hanyalah wajah pasrah dan keputusasaan.


selfie memilih tidak peduli dan mulai berjalan turun melewati ayahnya begitu saja . tetapi belum sempat lagi ia membuka pintu tiba tiba saja josh mengatakan sesuatu yang membuat langkahnya terhenti.


" ucapkan salam ku padanya , ya ."


selfie yang lagi membelakangi josh perlahan berbalik ke arah pria itu, ia sedikit tersentak saat melihat josh sedang tersenyum lembut padanya . tidak, senyuman ini sangat berbeda dengan senyuman sebelumnya, selfie bisa melihat ketulusan di dalamnya.


tidak ingin perasaannya menjadi campur aduk disni, selfie memutuskan untuk segera keluar mengabaikan ucapan ayahnya . ia berjalan menuju sepeda kesayangannya.


" apa ini? ," selfie merogoh sakunya ketika merasakan getaran notifikasi dari ponselnya. kedua alisnya berkerut melihat reyno lah yang mengirimnya pesan.




tidak ingin pusing dengan permintaan reyno selfie memilih berlari masuk ke dalam rumah tepatnya ke kamar karina. ia ingin meminta penjelasan atas hubungan gadis itu dengan leo. ya bukan tanpa alasan selfie kepo, hanya saja ia heran kenapa karina bisa berkenalan dengan leo? secara mereka kan beda sekolah.


setelah menghabiskan waktu menginterogasi lebih dari lima belas menit selfie akhirnya tau tentang hubungan adiknya itu. info yang ia dapat adalah karina dan leo pacaran setelah sepupu leo alias teman karina memperkenalkan keduanya.


" dunia sempit ya ,"gumamnya terkekeh


selfie membelakan matanya saat melihat jam sudah menunjukkan hampir pukul sembilan pagi. dengan tergesa-gesa ia menaiki sepeda dan membawanya dengan kecepatan penuh. ia pasti akan di omelin habis habisan oleh nancy, karna semalam selfie memaksa nancy dan violet untuk datang tidak lebih dari jam delapan pagi .


dan benar saja ketika baru sampai selfie melihat nancy yang sudah menunggunya di depan pintu dengan bertolak pinggang. di dalam wajah gadis itu tidak terdapat senyuman sama sekali kecuali tatapan datar dan menusuk.


dengan senyuman yang di paksakan selfie melangkah mendekati nancy.


" hehe , " kekehnya mencairkan suasana


" hehe hehe ." cibir nancy kemudian tanganya memukul perut selfie lumayan keras.


selfie yang di pukul secara mendadak tentu saja terkejut dan meringkuk sakit. " jangan pukul gue, gue ini nona muda , jaga sikap dong ".


" ck! kenapa gue harus mengubah sikap hanya karna lo orang penting? lo tetap selfie tolol di depan mata gue." ucapnya menekan kata tolol


ingin rasanya selfie memukul wajah sombong itu dan mencakarnya , tetapi perutnya mendadak sakit luar biasa. bukan sakit karna pukulan nancy tetapi sakit karna mules.


" sel lo kenapa? ," tanya nancy panik


" gue rasa berak! ". ia menyingkirkan nancy dari jalannya dan berlari menuju toilet.


tibanya di sana ia di buat mati kutu melihat toilet tersebut terkunci dari dalam dan mendengar suara germicik air. itu artinya ada seseorang yang sedang menggunakan kamar mandi.


" kak jesh cepat!! "


" ini bukan kak jesh " sahut orang dari dalam


" loh violet ngapain mandi di sini? ."


" gue gak sempat mandi tadi sel ."


selfie reflek memegang perut saat merasakan mules yang tak tertahankan datang lagi . sangat mules , dan sialnya toilet di rumah jesh hanya ada satu. cih orang kaya tapi toilet satu, maklum mungkin beginilah rumah orang jomblo.


" violet cepat keluar!! "


" gue lagi mandi ,"


" GUE MAU BERAK ANJIR!! "


" berak aja "


" tapi toiletnya nyambung sama kamar mandi! makanya lo keluar! ." ia mengedor pintu dan sesekali memegang perut.


" gue belum pakai baju ."


" pakai handuk cepat ahhkk! ."


" iya deh iya ."


ingin rasanya selfie menangis karna beberapa saat di tunggu pun violet belum juga keluar. selfie tidak ingin berteriak lagi karna itu akan membuat perutnya semakin sakit, jadi ia hanya bisa bersandar di tembok sambil mengutuk violet dalam hati.


setelah beberapa menit akhirnya pintu kamar mandi terbuka , dan keluar lah violet yang memakai handuk dengan bahu yang di penuhi sabun. sepertinya gadis itu belum selesai dengan urusan mandinya.


dengan cepat selfie masuk dan menutup pintu dengan kasar sehingga violet terlonjak kaget.


" santai aja kali sel "


" BACOT LO! "


violet memutar bola matanya malas kemudian beralih pada meja dekat toilet dan mengambil ponselnya. jari jemari gadis itu dengan lihai mengetik dan tersenyum entah kepada siapa. bahkan saking fokusnya ia tidak sadar kalau nancy sedang memperhatikanya dengan intens dari tadi.


nancy bersandar di dinding tanpa melepaskan pandangan dari violet , ia sejujurnya penasaran dengan senyuman dan tingkah laku violet yang aneh.


" lo punya sugar daddy? "


violet yang mendengar itu reflek melongo dan menggeleng. " mana ada gue kek gitu ,"


" lalu , lo bergaya seksi kek gini trus chatan sambil tesenyum itu untuk apa hmm?." nancy berjalan mendekati gadis itu.


" itu gara gara selfie berak ," elaknya gak masuk akal


" apaan? ," tanya selfie yang baru saja keluar.


bukannya menjawab violet malah kembali masuk kekamar mandi meninggalkan selfi dan nancy yang melihatnya penuh curiga. dan kecurigaan mereka semakin besar ketika violet seharian ini terkurung di dalam kamar tanpa mau di ajak main . padahal gadis itu akan selalu ngambek jika selfie dan nancy mengabaikannya, tetapi hari ini?.


hari sudah sore namun violet tak juga menunjukkan batang hidungnya.


karna tak tahan sekaligus penasaran yang sudah membendung di hati , akhirnya selfie dan nancy memberanikan diri untuk bertanya langsung . jika violet tidak menjawab, mereka sudah sepakat akan membuang gadis itu dari lantai dua kamar ini.


" ada yang lo mau sampaikan? ".


violet menarik nafas panjang dan menghembuskannya. " gue udah pacar ".


hening. selfie dan nancy masih mencerna ucapan yang keluar dari mulut violet.


" ohh syukur deh kalau lo mau terima raka ," ujar nancy sambil mencomot satu cookie.


violet menggeleng " bukan raka "

__ADS_1


mendengar itu selfie dan nancy menatap violet tak mengerti. well, kalau bukan raka siapa? gak mungkin ricko kan? secara lelaki itu cinta mati pada nancy.


" namanya zico ," ungkap violet sembari tersenyum malu.


" zico siapa? ". tanya selfie


" itu tetangga gue " lagi dan lagi selfie dan nancy hanya saling pandang tidak mengerti.


melihat kedua gadis itu yang tidak paham , violet pun membuka ponselnya dan menunjukkan seorang pria yang ia sebut pacar tadi.


" nah ini ". tunjuknya, sehingga selfie dan nancy mendekatkan wajah ke ponsel violet.


satu detik...... dua detik..... dan.....


" ihh apa itu?!! " desis selfie sembari menutup mulutnya menahan muntah.


" vi yang betul saja," ucap nancy masih tak percaya


violet mengangguk " iya benar ".


selfie yang masih menutup mulutnya langsung memegang kedua pundak violet dan mengguncangkannya dengan kuat. " vi kalau begini mending raka! ".


" iya, dia jelek amat vi. hitam , jelek, pakaian lusuh trus mau mendapatkan lo yang mulus begini? " sambung nancy


" tapi kan bagus kopi susu gitu ". jawab violet tak mau kalah.


selfie menggeleng dan semakin menggoyangkan bahu violet . " kalau lo mau yang kopi gue bisa kenalin sama teman gue dari amerika latin ".


violet melepaskan tangan selfie dan balik memegang kedua pundak selfie. " sel katanya dia mau membeli dunia dan mencintai ku dengan tulus ".


" BULSHIT!! ". sembur kedua gadis itu


" yaudah gue mau video Call dulu dengannya sambil main ukulele ". ucapnya sembari mengambil ukulele dan tangan satunya mengambil laptop.


" hai beb ". sapa violet setelah pangggilannya di angkat.


" hallo juga beb ".


selfie yang mendengar itu seketika pengen muntah di wajah nancy , tetapi untungnya nancy menjauhkan kepalanya karna merasakan hawa tidak sedap saat berada di samping selfie .


" beb aku kangen ".


" sama, nyanyiin dong "


" ok beb ".


violet mulai bernyanyi dengan ukulelenya seraya tersenyum manis ke arah laptop. dia bahkan melupakan kedua sahabatnya yang melihatnya dengan greget plus jijik.



" udah ahh stop ". nancy menarik violet dan menghempaskannya begitu saja.


" ehh lo jauhin si lumut ini atau kalau kita ketemu lo habis gue buat!! ". ancam nancy kemudian mematikan video call tersebut tanpa menunggu sahutan dari seberang.


" nancy lo kok? ". protes violet


nancy menoleh ke arah violet dan tersenyum penuh mengejek. " itu namanya tolol vi! ".


" ishh "


pembicaraan mereka terhenti saat jesh datang dan menyuruh para gadis itu membeli ikan di pasar. tentu saja selfie menolak karna itu sangat membosankan baginya, lagi pula siapa yang mau membeli ikan di pasar sore sore begini? . tetapi ketika jesh mengatakan ia akan membuat makanan yang lezat akhirnya selfie pun setuju.


" ikan apa ini kak? "


" ikan apa saja sel "


" tapi kalau aku beli yang gak enak gimana? "


jesh memutar bola matanya ," suka suka mu aja deh sel capek kakak."


" ehh nancy lo bawa mobil kek, capek gue naik sepeda ke pasar ," keluh violet


" lebih capek lagi bawa mobil ke pasar "


violet mendengus ," tapi malas bawa sepeda ."


" yang bilng bawa sepeda siapa? kita ke sana itu jalan kaki biar lebih enak ," sahutnya seraya memakai kacamata.



" idih si cantik," goda selfie


" bawel ahh, ayo "


suasana pasar yang sangat ramai menjadi keanehan tersendiri bagi violet. ya, karna tidak biasanya ia ke pasar. dan hanya bisa di hitung dengan jari saja beberapa kali ia menginjakkan kaki di sini. dan lebih herannya lagi walaupun sore pasar tetap saja ramai.


untuk anak manja seperti violet ia pasti lebih memilih mall di bandingkan pasar. sama seperti sekarang ini ia lebih banyak mengeluh karna terhimpit orang dan terkena genangan air. ia terus menggandeng tangan selfie erat dengan alasan takut kesasar, sementara selfie sesekali menjitak kening violet saat gadis itu tidak sengaja menggenggam tangannya terlalu kuat.


" kita beli di sini aja , kalau lebih masuk nanti tu anak nangis lagi ". sindir nancy melirik violet


" permisi bund-"


tuk


" duh lo kenapa sih?" sungut violet menatap nancy tajam.


" berhenti dengan kelakuan bodoh mu itu ". bisik nancy penuh penekanan.


" ck! serah gue ". ia kembali menoleh ke penjual ikan tersebut.


" permisi bunda "


" ehh iya bun " sahut penjual tersebut tersenyum


" mau nyari apa? "lanjutnya


" saya mau nyari masalah buk " penjual itu menatap heran kepada gadis di depannya ini.


" oh maaf saya gak jual masalah yang ada ikan ". jawabnya menekan kata ikan.


violet mengangguk " ada ikan paus buk? "


" adanya megalodon ".


violet reflek menoleh ke selfie. " ohh boleh tuh , kayaknya megalodon asam manis enak deh ".


selfie mengangguk " iya di campur sedikit sambal makin enak ". kedua gadis itu cekikikan mengabaikan nancy yang menahan malu.


" mana ada megalodon " geram si penjual


" yaudah deh buk saya pesan ikan paus aja ".


" gak ada ikan paus " .


nancy menggeser tubuh violet sedikit menjauh dan mulai memilih ikan apa yang akan ia beli. sesekali ia meminta maaf atas kelakuan bodoh temannya ini.


selesai dari sana ia menarik tangan selfie dan violet keluar dari tempat ikan dan beralih pada penjual sayur .


" sel lo pilih cabainya ya ". perintah nancy tanpa menoleh ke arah gadis itu karna fokus memilih tomat dan bawang.


" MAU BELIII!! ". teriak selfie , dan reflek membuat nancy mengangkat wajah ke arahnya.


mendengar suara selfie yang nyaring penjual tersebut pun terlonjak kaget. " ampunilah segala kesalahan hamba. gak usah teriak teriak dek, saya lihat saya dengar ".


" hehe maaf bunda, soalnya saya terlalu semangat hari ini "

__ADS_1


" kenapa dek? menang lotre? dapat giveaway? ".


selfie menggeleng dan menatap mbak itu penuh semangat . " saya baru tau, baru sadar saya. ternyata saya adalah pusat pembicaraan ibuk - ibuk kompleks, oh my god happy bangeet ".


" sel cepatan beli cabai!! ". bisik nancy sembari mencubit pelan lengan selfie.


selfie mengusap lengannya kasar dan menyipitkan matanya ke nancy , kemudian ia kembali menoleh ke arah mbak penjual sayur.


" buk itu cabai sekarung berapa? ".


" banyak kali sel " . potong violet


" gue mau buat acara syukuran biar ibuk ibuk kompleks itu tau kalau gue bisa masak ". ingin rasanya nancy pergi meninggalkan kedua gadis itu yang dari tadi tingkahnya hanya bermain saja.


dan yang lebih nancy herankan ialah , kok setiap orang yang mereka ajak bercanda selalu nyambung gitu? . alih alih mengusir ,mereka malah menyahuti pembicaraan bodoh selfie dan violet.


berbeda dengannya yang ketika mengajak seseorang bercanda mereka hanya tersenyum kaku dan main pergi begitu saja.


" dek ingatlah kata pepatah, air susu di balas air ketuban " . ucap mbak sayur


" air tuba buk bukan air ketuban. ya gak nyambung juga, mereka kasih saya susu? gak kan-".


" sel, dosen pembimbing gue pernah bilang-".


" violet sejak kapan lo punya dosen pembimbing? lo aja masih sekolah! ".


" aduh udah deh , ini jadi pesan satu karung cabainya? ". sela mbak tersebut yang semakin jengah karna para gadis di depannya tidak waras, ya kecuali dengan satu gadis yang berdiri membelakangi kedua gadis itu.


" lah banyak kali sekarung, sekilo aja buk ".


" tadi katanya sekarung! seperti kata pepatah tong kosong bunyinya besar sekali seperti bunyi.....mmm....tro-toar .... motor kawasaki.... "


hening.....


" apaan sih buk gak nyambung, ibuk mending diam deh gak usah kasih pepatah - pepatah ".


nancy yang sedari tadi berdiri membelakangi selfie berbalik menatap gadis itu dengan senyuman yang di paksakan. ia menoleh ke arah penjual tersebut dan mengambil alih membeli cabai, karna jika menunggu selfie dengan dramanya belanjaan mereka pasti tidak akan selesai.


...🌿...


selesai juga dengan urusan pasar dan drama tidak masuk akal itu. nancy baru saja memberi kedua gadis itu hukuman yaitu tidak memberi mereka jatah minum , sedangkan ia minum dengan nikmat di hadapan selfie dan violet.


mereka memilih pulang melewati jalan pintas, nancy lah yang mengajak mereka melewati jalan ini padahal selfie sudah susah payah melarangnya karna jalan ini adalah jalan yang sangat anti ia lewati.


bukan tanpa alasan selfie takut lewat jalan sini, hanya saja di tempat ini ada anjing penjaga galak yang suka mengejar orang.


" nancy bagi dong dikit! ". pintanya memelas


nancy yang melihat wajah memohon itu pun menjadi tak tega dan memberikannya pada selfie, tak lupa ia juga memberikannya pada violet.


" nanc kita balik aja jangan lewat sini ". ucap selfie menahan tangan nancy agar tidak berjalan lagi.


" ini dekat loh ".


selfie menggeleng kemudian mendekatkan tubuhnya pada nancy. " gue takut nanc ".


sontak violet yang mendengar itu reflek memeluk selfie dengan erat. " takut apa sel? jangan katakan hantu ya, gue takut banget soalnya ".


bukannya mendengarkan selfie nancy malah berjalan maju beberapa langkah dan berbalik menatap kedua gadis itu. " ayo ".


belum sempat lagi kaki selfie melangkah tiba tiba saja ia terhenti ketika mendengar suara semak bergoyang dari arah belakang.


dengan jantung yang berdegup kencang mereka memperhatikan semak itu dengan was-was termasuk nancy yang mulai penasaran. hingga beberapa detik mereka bertiga tercengang saat melihat anjing besar keluar dari semak .


" ja-jangan bergerak secara mendadak ". bisik violet sembari menelan kasar salivanya.


" KABURRRR!!! ".


violet reflek berbalik dan terkejut bukan main melihat selfie dan nancy sudah berlari dengan kencang meninggalkannya. ia perlahan menoleh ke arah anjing dan tersenyum pasrah.


" tunggu!! "


GUK GUK


violet yang biasanya menjadi anak dengan fisik terlemah di kelas mendadak memiliki kekuatan full dan berlari melewati kedua gadis itu .


melihat itu selfie dan nancy pun membelakan matanya dan serentak menoleh ke belakang, alangkah terkejutnya mereka melihat anjing besar itu berada dengan jarak yang sangat dekat dengan mereka.


guk guk....


" AHHKK JANGAN KEJAR GUE, KEJAR NANCY AJA DIA KUCING!! ". teriak selfie melengking , namun hal itu malah membuat nancy memukul kepalanya.


" sialan lo sel, mending kejar lo aja ". nancy terus berlari bahkan lebih kencang dari selfie.


" naik pohon!! ". perintah nancy ,dan tanpa banyak bacot lagi mereka naik ke atas pohon mangga yang cukup tinggi . saat di atas jantung selfie dan lainnya masih berdetak tak karuan seperti mau copot. apalagi melihat anjing tersebut yang melompat dengan ganas.


GUK GUK


" sel lindungin gue, gue sahabat lo ". bisik violet penuh ketakutan.


" gak, disini gak ada sahabat sahabatan, lindungi nyawa masing-masing ". jawab selfie masih melihat ke arah anjing.


nancy yang lagi ketakutan reflek ketawa melihat selfie dan violet yang saling memeluk. bahkan kedua gadis itu tidak sadar lagi duduk di ranting yang kecil.


" hahah lucu kalian, geser sini nanti jatuh! ". ia mengulurkan tangan menarik selfie dan violet agar lebih dekat dengannya.


hampir sepuluh menit mereka menunggu namun anjing itu tak kunjung pergi dan sialnya malah tidur di bawah.


hingga mereka termangu ketika seorang lelaki datang dan mengusir anjing tersebut.


tunggu siapa lelaki ini? selfie dan nancy menyipitkan penglihatan ke arah pria itu......dan......


" haaa!! itu dia". ucap mereka bersamaan saling memandang.


" beb!! ". girang violet kemudian meloncat turun di susul oleh nancy.


" makasih! ". ia ingin menghambur memeluk lelaki itu tetapi nancy menarik tanganya.


" diam lo " ia membawa violet ke belakang punggungnya.


" eh lo " nancy menunjuk pria itu, " lo guna- guna sahabat gue kan? ".


" enggak kok " .


selfie yang baru turun menghampiri violet dan menyentuh kedua pipinya. " violet flora fauna, lo cinta gak sama dia? ".


" gak usah tambah fauna kali ". sewotnya


" gue gak cinta sel, dia hanya bilang akan jaga gue seumur hidup , gitu ". ia menyentuh tangan selfie di wajahnya.


" ok fix masalah selesai, sekarang kalian putus jika tidak pertemanan kita end! ". ancam selfie mampu membuat violet melongo. ia melihat sekilas ke arah pria itu dan sahabatnya secara bergilir.


" gue milih kalian ". sebuah kata yang membuat selfie dan nancy tersenyum lega, kecuali si lelaki itu . ia ingin protes tetapi ketika melihat tatapan nancy ia pun mengurungkan niatnya.


" bagus vi, lo kalau mau gue bisa kenalin sama kakak sepupu gue yang tampan ". ucap selfie merangkul violet sembari berjalan .


" emang ada? ".


" iya ada dua, dan rencananya gue mau jodohin lo dengan nancy biar kita jadi kerabat ". ia tersenyum manis melirik nancy yang juga sedang tersenyum padanya.


karna cukup lelah mereka memutuskan untuk duduk di bangku bawah pohon sambil menikmati senja, setelah merasa cukup barulah ketiga gadis itu berjalan pulang.



__ADS_1


__ADS_2