Selfie

Selfie
15. piyama


__ADS_3

Selfie sedang bersiap untuk pergi ke rumah kak jesh. ia tak perlu lagi membawa baju karna pakaiannya sudah di siapkan jesh untuk selfie menginap, begitu juga nancy yang meninggalkan bajunya di sana. Jadi selfie hanya membawa tas sekolah agar besoknya tinggal langsung pergi.


sebelum meninggalkan kamarnya pandangan gadis itu tertuju pada sebuah benda kesayangannya di atas meja. perlahan ia melangkah mendekat dan berdiri seraya memandang benda itu,


" apa gue bawa aja ya? " . tanganya mengangkat satu botol kecil itu dan menatapnya dalam.


" gue bawa yang ini aja deh ". segera ia memasukan benda itu ke dalam tas lalu kembali memakainya.


Setelah memastikan penampilan dan tasnya. ia melangkah turun dan menghampiri ibunya yang sedang duduk bersama ayahnya . " ma aku pergi dulu ya ke rumah kak jesh ".


Sarah mengangguk dan terseyum, " pergilah sayang hati hati ya ".


" gak usah pulang juga gak papa " . timpal ayahnya meliriknya sinis.


selfie menghentikan langkahnya " wouu amazing " . batin gadis itu


Selfie tidak bisa berkata-kata lagi setelah mendengar perkataan ayahnya , jujur cukup sakit jika keberadaan mu tidak di inginkan di rumah.


Selfie berbalik dan terseyum, " aku pergi ya ma bye " .


sarah masih senantiasa Melihatnya yang berlari kecil dan menghilang di balik pintu.


" saya gak suka anak itu memanggil saya ayah ". ujar josh dengan sinis sementara sarah hanya meliriknya sambil terseyum kecut.


ketika sampai di luar selfie menghela nafas panjang dan tersenyum hambar.


Walaupun sedikit sedih selfie tetap menyemangati dirinya agar tetap kuat. Gadis itu mengambil sepedanya dan menggayung menuju rumah violet


" memangnya siapa yang tidak tahan jika dirinya tidak di inginkan ". Lirih selfie Perlahan ia mulai menggayung dengan cepat karna tidak ingin membuat temanya menunggu


sementara Nancy dan violet tengah makan kacang di teras rumah violet sambil menunggu selfie yang belum datang sejak setengah jam lalu.


"selfie lama juga ya " .


" dia kan carrot, jadi lama keluar ". Sahut Nancy sambil memasukan banyak kacang ke dalam mulutnya.


Violet tertawa dan melanjutkan acara makanya.


" gue mau tanya sesuatu nanc ". Ujar violet tiba-tiba membuat nancy menghentikan aktifitasnya


" tanya apa? ".


" ini tentang selfie ".


Violet mengehal nafas. " waktu selfie memarahiku , matanya memancar kesedihan dan amarah ". Violet menggantung ucapannya


" gue bisa lihat bahwa amarahnya bukan di tujukan untuk gue , dan ketika menatapku gue bisa lihat kehancuran di matanya ".


Violet beralih melihat ke arah nancy, " sebenarnya apa yang membuatnya marah dan sedih? Gue berpikir bukan gue lah yang menjadi alasan kemarahanya saat itu ".


Ucapan violet membuat namcy terdiam dan menatap lurus ke depan.


" kalau lo gak mau jawab gak papa kok " . Ujar violet yang merasa tidak enak.


" sebenarnya selfie memarahi dirinya sendiri dan menangis karna melukai lo ". sahut nancy membuat violet mengkerutkan keningnya


" lo tau selfie sangat membenci dirinya melebihi siapapun, dia akan merasa sangat terluka jika melukai lo vi ". perlahan nancy menoleh ke arahnya dan tersenyum.


" kenapa dia merasa terluka? ".


Nancy menghela nafas berat, " lo mirip denganya, selfie selalu berpikir dia muncul dengan versi berbeda melalui diri lo ".


" lo tau semua tentang diri lo adalah kenalikan dari dirinya ". lanjutnya


" dia siapa? ".


" dia adalah-".


" woiii ayo jalan! Jangan asik makan dong ". Ucapan nancy terpotong karna selfie datang dan menyela pembicaraannya.


" kak jesh pasti sudah menunggu ! Dasar lambat kalian ".


" lo yang lambat ******! ". balas nancy kesal sedangkan selfie terkekeh.


" selfie tangkap ini! ". Ujar violet seraya melempar minuman kaleng, ia tau selfie pasti lelah dan haus.


" tengkyuu beb ". gadis itu segera membuka dan langsung meminumnya.


" wah padahal kita gak ada janjian loh tapi kita serentak pakai topi ". ujar selfie


" ehh iya tapi topi lo dan nancy sama cuman beda warna kalau gue dan lo sama warnanya " . lanjut violet


" udah biasa sih vi gue dan dia itu banyak samanya " timpal nancy.


kali ini selfie menggunakan topi biru dengan rambut terurai dan mengenakan baju lengan panjang berwarna pink .



sementara Nancy memakai topi kuning dengan rambut terurai dan juga menggunakan baju lengan panjang.



sedangkan violet sama halnya memakai topi biru, rambut terurai dan baju lengan panjang.



" eh btw itu mutiara asli ya? " . tanya selfie ketika melihat kalung yang di gunakan Nancy.


" ya kagak lah. ini itu manik-manik doang ya kali gue makai yang asli ".


" kan bisa aja secara lo kan kaya " .


" ortu gue gak ijinin " . ketus Nancy


Nancy menoleh pada violet yang berdiri di sampingnya.


" lo gak bawa tas sekolah vi? " .

__ADS_1


violet menepuk jidatnya " oh iya lupa, gue ambil dulu ke dalam ". gadis itu berlari kecil


" dia imut loh ". ujar selfie yang memperhatikan


" emang ".


" eh waktu itu gue ketemu leo dan raka . mereka kayak habis di babak belur gitu ". ucap Nancy yang teringat beberapa hari yang lalu ketika ia melihat dia lelaki itu datang ke sekolah dengan wajah babak belur.


" oh itu karna gue hajar mereka ".


" kok bisa? "


" karna mereka mau kasih surat fian ke lo- opss ". selfie menutup mulutnya ketika sadar dengan perkataannya.


" surat fian ke gue? surat apaan? ".


" umm surat ... surat ujian lalu ". jawabnya gegelapan sementara Nancy memicingkan matanya.


" ohhh ".


selfie bernafas lega . bisa gawat jika Nancy tau fian suka padanya karna fian adalah cowok yang culun dan Nancy benci itu.


" tapi surat cintanya boleh juga mesra gitu ". gumam selfie.


tak berlangsung lama datanglah violet kemudian gadis itu mengambil sepedanya dan menghampiri selfie dan Nancy yang sudah siap di atas sepeda mereka.


" ayo jalan nantu keburu gelap ". ujar violet


Mereka memutuskan untuk berlomba menuju rumah kak jesh dan tentu saja selfie lah pemenangnya.


Nafas violet terengah-engah " cepat banget kalian gue ketinggalan nih ".


Nancy tertawa, " sesekali olahraga kan vi lo kan jarang tuh olahraga " .


Violet terseyum hambar memang iya sih dia sangat jarang olahraga makanya itu ayahnya memaksanya untuk masuk club petualang.


Jesh keluar dan berjalan ke arah mereka bertiga.


" wouu kalian bawa member baru ya, apalagi membernya violet sangat di luar dugaan ".


" jangan berantem di sini ya ".


" tidak akan!! " . ucap violet dan selfie bersama


" kak jesh lama amat buka pintu memang ngapain aja ? ". tanya Nancy


Jess menatap Nancy , " oh itu kakak lagi baca berita tentang sena itu loh ".


" masuk aja yuk! Gak usah bahas perempuan itu nanti mood gue jadi rusak ". Kesal selfie membuka pintu dan mendorongnya kuat


" pintunya jangan di rusakin sayang!! ". Protes jesh


" gue penasaran kenapa selfie tidak suka sama sena ? ". violet sedikit berbisik pada Nancy tetapi nancy malah tertawa.


" gunakan otak lo untuk mencerna vi ".


" tapi lucu kan, selfie gak jelas dalam membenci orang " .


setelah sampai Violet meneliti kamar selfie yang berada disini , kamar ini begitu nyaman dengan cat dinding berwarna ungu muda.


" jadi kalian sering menginap di sini? ".


Nancy mengangguk ," iya sering banget ".


" tapi sepi cuman dua orang sekarang karna ada lo pasti lebih seru " . timpal selfie


" eh pe'a lo lupa ingatan atau apa , kita berdua aja udah ribut sampai buat kak jesh pusing apalagi sekarang bertiga ". Ujar nancy menyenggol lengan selfie namun selfie hanya memutar bola matanya dan membuka tasnya.


Violet memperhatikan selfie yang mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya. Sebuah botol kaca kecil dengan bunga di dalamnya.


" apaan tu sel? " . Tanyanya


Pertanyaan violet sontak membuat nancy mengikuti arah pandangnya.


" oh ini barang berharga gue ". Jelas selfie , violet ingin bertanya lagi tapi suara jesh menghentikannya. jesh memanggil mereka turun untuk makan malam dan para gadis itu turun ke bawah.


Mereka bertiga tercengang melihat makan malamnya. Ayam rica-rica, rendang, dendeng, sayur gulai, dan makanan padang lainya, oh ya ada juga sup kerang dan kepiting yang sangat menggoda.


" gilaa! Warung padang mana yang kakak rampok ni ". Gurau selfie sambil duduk.


Jesh menatapnya tajam, " kakak beli lah gak mungkin kakak kasih kamu makanan rampok".


jesh mulai mengaduk sup kerangnya dan siap menuangkannya pada mangkok mereka. " ok siapa yang mau ".


" aku! ".


" aku! ".


" aku! ". Ucap mereka bertiga bersamaan sambil mengangkat mangkok ke arah jesh.


Karna nancy yang paling dekat denganya jadi jesh menuangkannya pertama, kedua violet lalu setelah itu selfie.


selfie melebarkan matanya ketika jesh memberikan Nancy dan violet kepiting yang besar dan juga kerang yang besar.


" mana untukku kak masa mereka besar amat ". protes selfie


" masih banyak kok ". ucap jesh dan segera menuangkannya tetapi yang selfie dapat hanya kepiting kecil dan kerang yang kecil.


" makan aja ". ujar jesh yang melihat wajah protes selfie


" hmm enak banget ". Seru violet setelah memakan satu suap supnya.


melihatnya Selfie juga ikut memakannya dan ia terseyum lebar sata merasakan rasa yang sangat enak di mulutnya.


" ini pasti buatan kak jesh kan? ". Tanya nancy


Jesh tersipu malu, " iya itu buatan kakak, di puji gini membuat kakak senang ". wanita itu mulai mengambil lauknya

__ADS_1


" habis ini main ps ya ". Ajak selfie sambil mengunyah makananya . setelah makan sup mereka langsung mengambil nasi dan lauk.


" kita main empat orang ya... Kemarin kan kak jesh gak ada pasanganya sekarang pas ni berempat " . Lanjut selfie


Jesh mengangguk bersama Nancy dan violet. Selesai makan mereka menuju ruang game. sementara nancy dan violet mengambil minuman dan cemilan dan membawanya ke atas


" yahh kalah, kak jesh payah sih ". Kesal selfie yang satu tim bersama jesh.


" akhirnya gue bisa kalahkan selfie walau hanya di dunia game ". Pekik violet senang


" selfie kan bodoh ". Imbuh nancy membuat selfie menatapnya tajam


Mereka bermain ps selama sejam, di mulai dari game perang, balapan, dan gta.


Saat ini mereka berempat berada di taman belakang dengan jesh yang menceritakan cerita horror membuat violet terus bersembunyi di belakang selfie.


" saat kakak tidur ada yang berjalan di depan pintu kakak, dia mondar-mandir awalnya kakak kira itu selfie tapi kemudian kakak sadar kalau selfie tidak menginap saat itu " . Jelas jesh menceritakan kejadian horror yang di alaminya, dengan senter yang ia arahkan ke wajahnya membuat violet ketakutan.


Selfie berdecih. " cih gak ada seramnya gue dan nancy gak takut setan ".


Nancy mengangguk, " kakak kayak orang bodoh sekarang tau ".


" gak seram apanya, tu violet gemetar ketakutan ". Tunjuknya pada violet yang Bersembunyi di belakang selfie.


" ihh seram tau ". Sahut violet.


Violet semakin mengeratkan pelukanya pada selfie karna suasana yang semakin gelap dan horor baginya.


" lo takut apa nafsu !! ". Geram selfie yang sedikit menjauhkan kepala violet dari keteknya.


" gue takut sel " . Violet semakin memasukkan kepalanya di bawah ketek selfie dan memeluknya erat.


" awas bau karna gue belum pakai dedoran satu hari ini ".


Violet menggeleng , " wangi kok ".


Nancy yang melihat violet hanya memutar bola mata malas dan beralih menatap jesh


" gak takut kami ".


Jess memicingkan matanya ," oh kalian gak takut ya , oh it's okay bro ". Jesh membuka laptonya .


" coba deh cari perbedaan dari gambar ini ". Jesh memperlihatkan gambar sebuah pantai.


Selfie dan nancy mendekatkan wajah mereka pada laptop dan fokus mencari perbedaan hingga beberapa detik mereka berdua tidak menemukan perbedaan apapun.


Selfie menjauhkan wajahnya ," gak ada ap- Akkhhhh" . sedetik kemudian muncul pocong dengan wajah yang sangat seram dalam gambar itu.


Nancy dan selfie berteriak kaget sementara violet yang juga ikut memperhatikan laptop dari tadi ikut berteriak dan memeluk jesh kuat hingga wanita tersungkur ke belakang.


Jess tertawa " hahaha katanya gak takut setan kok teriak takut? ".


" gue kaget doang bukan takut ". Elak nancy


" ck! gue sering nonton boboiboy kenapa gak curiga dari awal ya kalau itu juga ada di adegan boboyboy " . sewot selfie


Violet tertawa " yeeee selfie suka nonton BoBoiBoy ".


" wlekk biarin " .


Jesh perlahan berdiri dan berjalan masuk. " ayo tidur nanti telat lagi ke sekolah ".


karna di tinggal para gadis itu langsung berlari masuk meninggalkan halaman belakang yang gelap karna jesh sengaja mematikan lampu belakang.


Bukannya tidur mereka bertiga malah bernyanyi sambil melompat dan melempar bantal satu sama lain.


Di pesta piyama kita ๐ŸŽผ


Semua haruslah senang ๐ŸŽผ


Di pesta piyama kita ๐ŸŽผ


Semua haruslah pantas ๐ŸŽผ


Di pesta piyama kita ๐ŸŽผ


Jagan mendengkur dan bersendawa ๐ŸŽผ . Nancy bernyanyi sambil melirik selfie yang langsung di balas wajah sinis olehnya .


Melompat lompat di atas kasur ๐ŸŽผ


Memakai selusin pinus di kepala๐ŸŽผ


Cobalah kau mengerti mungkin saja itu menyenangkan ๐ŸŽผ.


Kali ini selfie yang bernyanyi sambil melompat di atas kasur, violet juga ikut melompat tentu dia tau itu lagu apa kalau bukan sofia the first.


" Woiii!! Tidur anak setan kakak gak bisa tidur ni suara kalian jelek! " . protes jesh dari kamarnya yang berada di sebelah mereka.


Selfie berhenti dari lompat nya dan duduk di kasur.


" capek gue, guet tidur dulu ya ".


" sama gue juga dah ngantuk " . timpal nancy yang menguap


" sama gue juga " . lanjut violet lalu ia mematikan lampu.


Mereka tidur dengan posisi selfie di tengah dan violet di dekat dinding sedangkan nancy di pinggiran


Saat tengah malam selfie meracau gelisah, ia penuh dengan keringat karna bermimpi buruk bahkan selfie menangis dalam tidutnya. begitu menyeramkan kah mimipinya? nancy terbangun dan berusaha menenangkanya .


" Maaf-kan aku " . Lirih selfie terisak dalam tidrunya


Nancy duduk dan mendekatkan kepalanya di kepala selfie sambil memeluk dan mengelus nya. " tenang sel itu hanya mimpi tidurlah sel ...ada gue disini jangan takut lagi " .


Wajah selfie yang tadinya bersedih sekarang kembali normal dan kembali mendengkur.


nancy menghela nafas lega. selfie memang sering bermimpi buruk tentang masa lalu gadis itu, dan ketika menginap seperti ini Nancy selalu menenangkannya . bagaimana jika gadis itu di rumah apakah ada yang menenangkanya? Pikir nancy selama ini.

__ADS_1


Karna merasa selfie sudah membaik nancy kembali berbaring dan mengahadap ke arah selfie. Nancy memperhatikan selfie yang tidur dengan mulut sedikit terbuka dan mendengkur keras.


Nancy terseyum sambil mengelus dahi gadis itu yang berkeringat. " tidurlah yang nyenyak sel, gue akan selalu ada untuk lo ".


__ADS_2