Selfie

Selfie
20. memutuskan hubungan


__ADS_3

" Aku terperangkap di sarang burung dengan rasa haus yang membara di hatiku. Aku begitu menyedihkan seperti anak burung yang di tinggal induknya. Mau ku terbang bebas tapi aku tidak bisa membuka sangkar ini kecuali pemilik kuncilah yang membukanya ".


~ selfie ~ 🍃


Minggu ini selfie akan bermain full di rumah nancy bersama violet . kemarin mereka sudah janjian untuk menghabiskan waktu di rumah nancy. Tapi pagi ini sepertinya ada hambatan karna nenek, kakek ,om dan sepupunya datang berkunjung. sepertinya mereka akan menghabiskan minggu bersama dalam pikiran selfie.


Selfie menuruni tangga hendak menuju ke rumah nancy namun ia melihat kakek dan neneknya duduk bersama ibu dan ayahnya di sofa . melihat kehadiran mereka membuat selfie sangat senang dan kembali ke atas untuk menaruh kembali barangnya.


" nenek dan kakek datang! Gue harap bisa dekat dengan mereka ". seru selfie sambil membuang barangnya di kasur dan lari kebawah.


" nenek kakek !! ". Teriak selfie sembari menuruni tangga dan langsung memeluk sang nenek dengan erat. tetapi neneknya malah mendorongnya kuat.


" enyahlah kau dari sini!! " . tegas neneknya menatap selfie sinis.


Selfie terseyum lembut walau sedikit sakit hatinya. ia beralih menatap cookies yang terpampang di atas meja. Selfie tau kalau neneknya sangat suka membuat cookies untuk karina. dan selfie dari dulu sangat ingin memakanya tapi sang nenek tidak pernah memberikan untuknya .


" ini bukan untuk mu !! ini khusus untuk karina". cegah neneknya seraya menahan tangan selfie yang hendak mengambil satu cookies.


Karina menahan tawa melihat itu. ia tau selfie sangat ingin memakan cookies buatan nenek mereka dari dulu tapi tidak pernah terwujud


Selfie menunduduk seraya menarik kembali tanganya. Ia menatap karina yang menghabiskan semua cookies itu serta sang nenek yang sedang mengelus rambutnya dengan penuh sayang .


Sarah yang duduk di samping josh menatap selfie nanar, entahlah bagaimana perasaan gadis itu. karna selfie hanya menunjukkan wajah tersenyum.


Pintu depan terbuka menampakan pamanya james bersama istri dan sepupunya lia . mereka masuk seraya tersenyum namun senyuman mereka pudar ketika melihat selfie yang juga berada di sana.


" ibu ayah apa kabar ". Sapa james lalu ikut duduk bersama mereka


" dia ikut mingguan bersama kita? " . tanya lani istrinya james dengan ketus.


Selfie ingin mengatakan iya ,tapi ayahnya duluan menjawab dan tidak ingin dia bergabung bersama mereka. ayahnya selalu mengatakan tidak ingin tertimpa kesialan di dekat selfie.


Lia dan karina tertawa . " hahaha mampus lo! ini bukan tempat orang cacat kayak lo, ini hanya tempat untuk orang normal " . Ejek lia sambil tersenyum miring


" benar dia gak selevel sama kita, kita kan pintar dia pasti bodoh apalagi cacat " . timpal karina tertawa terbahak-bahak


Karina melihat selfie dengan tatapan remeh.


" lo tau kan kita punya mobil mewah, kartu kredit sendiri, dan perhiasan mewah. Dan lo miskin gak ada apa-apa ".


" oops tunggu rin lihat di jarinya itu kan ada cincin ,pasti murahan " .


" oh ya? lihat nih cincin kita berlian asli ,lo punya pasti mainan kan " . lia dan karina menunjukkan cincin mewah yang terpasang di jari mereka.


Selfie hanya menatap mereka nanar . mereka berdua tidak pernah melepaskan kesempatan untuk menghinanya .


" cincin ini lebih berharga dari berlian kalian " . batinya


Tak lama datang tante jeny bersama suami dan anaknya rara. sama seperti james tadi mereka melihat selfie dengan sinis kecuali rara yang memang menyukai selfie sejak dulu.


Bagi rara orang yang yang bersikap baik padanya dia juga akan bersikap baik pada orang tersebut. Selfie sangat baik pada rara, dan rara sangat menyukainya karna selfie orang sangat menyenangkan. tapi orang tuanya menjaga batasan untuknya dan selfie.


" wah kakak selfie ikut juga ya ,aku senang sekali nanti kita duduk bareng ya ". Pekik rara senang membuat selfie mengangguk.


" ayah tidak ijinkan kamu dekat denganya! ". titah ayahnya membuat rara tertunduk takut dan pasrah.


Mereka saling mengobrol dan mengabaikan selfie yang masih berdiri di dekat tangga. Gadis itu hanya memainkan jarinya dan sesekali melirik mereka yang tertawa lepas dan gembira. Wajah sarah terseyum penuh gembira seperti yang lainnya tetapi tidak ada yang tau kalau tanganya sedang terkepal di bawah.


Ketika mereka asik mengobrol jesh datang dengan wajah yang di ketuk. sejujurnya ia malas sekali ikut mingguan seperti ini karna pasti dia akan emosi melihat keluarganya yang memperlakukan selfie berbeda. tapi karna permintaan orang tuanya makanya dia terpaksa ikut.


wajah jesh yang tadinya datar menjadi terseyum ketika melihat selfie. " Hai sayang apa kabar? " . jesh memeluk selfie di depan semua orang tanpa mempedulikan mereka yang melihatnya dengan tatapan jijik.


Selfie mendongak ." sangat baik kakak ".


Jesh tersenyum lembut kemudian mengelus pipi selfie.


" gak usah lihat saya begitu ". sewotnya ketika menoleh pada keluarganya.


" kemari sayang! ". Pinta ibunya Jane membuat jesh mendekat dan duduk di sampingnya.


" bagaimana kabar mu nak? ".


" baik ". Jawabnya ketus


" jaga sikap kamu pada ibu!! ". bentak josh dengan tatapan tajam


" jaga sikap kamu pada putrimu!!". Balas jesh sedikit meninggi dan tak kalah tajam tatapanya.


" owhh adik ipar ini sangat garang.. Duduk dan tenang kan dirimu ". Timpal lani sementara jesh menatapnya tidak suka.


selfie yang melihat itu menjadi merasa bersalah karna gara gara dirinyalah jesh membenci keluarganya.


Mereka semua mulai memasak BBQ di halaman belakang . Sedangkan selfie tidak boleh bergabung dan hanya melihat semua itu dari balik jendela dapur.

__ADS_1


gadis itu melihat keseruan mereka dengan tatapan ingin. ia tersenyum dan sedikit sedih melihat Ketidak beruntunganya.


Josh masuk ke dapur untuk mengambil minum. melihat kehadiran ayahnya sefiepun tersenyum dan mencoba mendekat.


" ayah apa aku bisa gabung? " . lirih selfie kecil yang masih bisa di dengar josh.


Josh hanya diam tidak mengubris perkataanselfie.


" ayah aku janji tidak akan ikut memakan BBQ, aku hanya ingin gabung saja bersama kalian ". Lanjut selfie


Josh menatapnya kesal. " tidak usah! saya tidak butuh kamu dan juga berhentilah berkata ayah ,ayah saya muak!! kamu tau itu! ". Ucapnya seraya menunjuk wajah selfie.


Josh pergi dengan perasaan kesal sementara selfie menatapnya dengan wajah sendu. ia kembali ke jendela dan melihat suasana luar


Selfie melihat ayahnya kembali dan bergabung bersama yang lain. ayahnya tampak senang sekali ketika bersama mereka berbeda ketika bersamanya .


Selfie menatap mereka dengan hati yang bergetar. ingin sekali rasanya ia berlari ke sana dan bergabung.


Karina dan lia masuk dan berjalan ke arah selfie yang masih menatap keluar


" lo mau gabung gak? ". ucap karina tiba-tiba mengalihkan perhatian selfie.


Selfie terseyum sumringah. " benarkah? " . Tanyanya tidak percaya


Lia mengangguk, " benar tapi ada syaratnya ".


" apa syaratnya? ".


Lia dan karina saling pandang. " beliin kami boba di depan jalan ". jawab karina


Tentu saja selfie setuju kemudian ia meminta uang pada karina dan segera pergi menggunakan sepeda.


Ketika selfie pergi karina dan lia tertawa terbahak-bahak . " lihat aja selfie apa yang akan terjadi ".


" lo yakin ini berhasil rin? ".


" pastinya dong sekarang kita haya perlu kepulangannya ". karina terseyum smirk lalu menarik tangan lia.


🌿


" sefie lama sekali ". Ujar violet yang sudah menunggu selfie selama sejam bersama nancy.


Nancy mendadak cemas, tadi selfie berkata akan segera datang sejam yang lalu. tapi gadis itu belum menampakkan batang hidungnya hingga detik ini.


" dia mungkin mingguan sama keluarganya ". Tebak violet seraya memandang nancy


" gak mungkin gimana? ".


nancy menoleh dan mengela nafas berat.


" mau dengar tentang keluarga selfie? ". Tanya Nancy membuat violet mengkerutkan kening tapi tetap mengangguk.


Hampir sekitar 15 menit selfie pergi dan saat ini ia mengayungkan sepedanya menuju rumah dengan hati yang gembira karna sebentar lagi ia akan bergabung bersama yang lain . ketika memasuki halaman depan rumah tiba- tiba saja karina muncul di depannya. karna tidak siap selfiepun menabrak karinan tapi untungnya tabrakannya tidak terlalu kuat.


Selfie terkejut dan langsung turun dari sepedanya


" karina lo gak papa? " .


Bukannya menjawab Karina malah menangis dengan kuat sehingga semua orang yang berada di halaman belakang mendengarnya dan datang ke depan. mereka semua terkejut melihat karina sudah terduduk di tanah dengan merintih sakit.


" ada apa ini? ". tanya Josh


" hiks...ayah selfie menabrak aku ". rintih karina


Selfie menggeleng . " itu benar tapi aku tidak sengaja lagi pula itu hanya kecelakaan kecil ".


" dia bohong!! dia sengaja menabraknya, aku lihat dia melajukan sepedanya ke arah karina dengan cepat ". timpal lia membuat josh mengepalkan tanganya.


Plakk...


Tamparan yang begitu keras membuat selfie memegang pipinya yang terasa panas dan perih. Josh menarik tangan selfie masuk ke dalam membuat semuanya ikut masuk terlebih jesh yang sangat terkejut dan marah saat ini.


sesampainya di dalam Josh menghempaskan selfie lalu membuka ikat pingganya dan mencambuk gadis itu tepat di depan semua orang.


" ayah maafkan aku , aku tidak sengaja !! Mereka mengerjaiku ". Rintih selfie


" CUKUP! ... dasar tidak berguna kenapa kau melukai anaku ha!? ". Josh kembali membabi buta mencambuk selfie dengan begitu kuat . Suara cambukannya menggema di ruangan itu .


air mata yang sekuat tenaga selfie tahan lolos begitu saja ke pipinya. Ya, selama ini ketika di siksa selfie tidak pernah menangis di depan mereka dan kali inilah gadis itu menangis untuk pertama kalinya.


melihat itu Jesh menumpahkan air mata dan mengepalkan tanganya." JOSHHH BIADAP BERHENTI !! KAU BISA MEMBUNUHNYA!!". teriak jesh yang hendak mendekat dan membawa selfie pergi tapi ia malah di tahan oleh james kakaknya.


Genggaman kakaknya begitu kuat membuat jesh pasrah dan hanya melihat selfie yang merintih dan sangat kesakitan.

__ADS_1


" josh kumohon!! Dia itu anakmu jangan sakiti dia! ".


suara jesh terdengar parau


Jesh melihat satu persatu orang yang menyaksikan itu hanya terseyum senang dan mendadak tuli ketika jesh meminta bantuan. bahkan sarah hanya diam tidak bereaksi menyaksikan anaknya di siksa.


" ayah berhenti ini...ini sakit sekali ". mata gadis itu terus memanas dan menumpahkan air mata sehingga pipinya banjir di penuhi air mata . Josh tidak hanya mencambuknya tapi juga memukul dan menendang.


" AYAH! AYAH! AYAH! JANGAN PANGGIL SAYA AYAH SAYA MUAK !! ". Josh menendang selfie hingga gadis itu terpental. Selfie berusaha duduk dan menunduk menahan sakitnya.


Josh mendekat dan mencengkram pipinya kuat membuat selfie meringis.


" kau begitu menjadi-jadi ya...Mulai saat ini saya memutuskan hubungan denganmu ".


" sekarang kau tidak ada hak memanggil ku dengan sebutan ayah ".


deg...


Bagai tersambar petir selfie terkejut dengan perkataan ayahnya. hatinya berdenyut menahan sakit. tangisanya kali ini pecah. ia menggeleng hingga air mata itu berceceran


"ku mohon jangan memberiku hukuman ini hiks... Ayah bisa memukul dan menendangku tapi jangan yang satu ini ". selfie berlutut dan memeluk kaki josh sementara Jesh yang melihatnya langsung menutup mata tidak sanggup untuk melihat . gadis itu nampak begitu hancur saat ini.


Josh semakin marah dan menendang selfie ke belakang hingga gadis itu terduduk dan menutup mulutnya menahan isakan.


" aku mohon jangan ". rintih sefie tidak ingin kehilangan ayahnya. Josh semakin geram dan kembali menamparnya kuat. Sarah yang melihatnya hendak mencegah tapi di hentikan oleh ibu mertuanya.


Plakk..


Plakk..


Sungguh tamparan yang begitu kuat membuat selfie pusing dan menahan rasa pedih yang teramat sangat.


" Terima hukuman ku cepat ! ". Ucap josh seraya mencengkram pipi selfie yang sudah merah kebiruan.


Selfie hanya diam sembari melihat ayahnya, sungguh ia tidak ingin menerima perkataan ayahnya.


" Terima cepat !! " . Paksa Josh semakin kuat mencengkram pipinya


Jika selfie menolak sudah di pastikan ia akan hancur hari ini juga. Selfie tidak punya pilihan selain mengangguk .


" bagus sekarang katakan siapa aku ? " . Tanya josh terseyum miring


" tu - tuan Josh" . jawab selfie bergetar dan air mata yang tumpah semakin deras.


" bagus... Dengar semua sekarang saya bukan ayah dia lagi dan dia juga tidak punya hak lagi memanggilku ayah ". Josh sempat melirik selfie yang menangis dengan tangan yang menutup mulutnya.


Tanpa rasa iba josh meninggalkan tempat itu menyisakan yang lainnya yang hanya menatap selfie remeh . Mereka terseyum puas melihat kejadian yang baru saja terjadi.


Sarah tidak dapat mendekat karna di tahan mertuanya sedangkan jesg sudah terduduk lemas di lantai sembari menangis.


Mata selfie menatap ibunya. " mama tolong aku ". rintih selfie pelan


Sarah hanya diam melihat selfie dengan nanar tanpa berusaha mendekatinya.


Selfie menangis dalam diam menahan sesak di dadanya . air mata yang selama ini dia tahan terus mengalir tanpa henti. Ayahnya telah memutuskan hubungan denganya membuat Fisiknya terluka bahkan hatinya hancur .


" aku benci kalian semua! ". Lirih jesh yang di tarik paksa oleh kakaknya meninggalkan selfie sendiri. Sementara ibunya pasrah saja di ajak mertuanya keluar.


Selfie menyeka air matanya sembari mundur dan bersandar di dinding. Ia menutup wajahnya yang basah itu. kemudian ia menangis tersedu sedu menumpahkan rasa sakit di hatinya


" Akhhhh sakitttttt!! ". teriaknya


" selfie sendiri sekarang.... Semua ninggalin aku hikss sakit ayah... Badanku hancur hatiku hancur " . ia semakin terisak kemudian melihat kaki dan lenganya yang memar bahkan selfie bisa merasakan wajahnya sedikit bengkak .


Ia menatap atap, tenggorokannya terasa kering .


" aku bu...Tuh pelukan ". suaranya terdengar pasrah, Di saat seperti ini harusnya ada orang yang memeluknya dan mendukungnya bukan justru meninggalkannya.


" aku rindu.... Aku merindukan mu dahlia aku egois bisa kah kau kembali ? " . sambungnya lagi menggigit bibir menahan sakit.


" berapa banyak lagi penderitaan yang akan ku alami? .... Aku lelah sangat lelah , dahlia mereka menyiksa me - mereka kejam " .


selfie sangat ingin berteriak tapi ia tidak ingin melakukan hal itu di sini . Di ingin bertemu dengan nancy hanya dia yang bisa menenangkan nya tapi ia tidak ingin nancy melihatnya seperti ini.


Tatapannya kosong ia tertunduk dan menyembunyikan wajahnya di antara kedua lututnya. setelah beberapa menit sebisa mungkin selfie mencoba berdiri dan kembali ke kamarnya walaupun terasa sakit namun ia tetap memaksakanya.


selfie berjalan menuju jendela melihat mereka kembali dengan pesta BBQ dengan canda tawa. tapi selfie tidak melihat keberadaan kak jesh di sana sepertinya wanita itu sudah pulang . Selfie terseyum melihat mereka semua yang bersenang-senang . ia tidak marah mungkin ini lah hukuman karna telah menabarak adiknya dan juga..... Karma.


hal yang selalu selfie pikirkan jika mendapatkan penderitaan di sini karna karma tentang dirinya dulu.


sebuah alasan yang hanya nancy dan kak jesh saja yang mengetahuinya.


Selfie melangkah ke kaca dan melihat pantulan dirinya yang terlihat sangat kacau dengan wajah dan tubuhnya yang penuh lebam dan memar. Ia terseyum simpul melihat alat pendengarnya yang terus terpasang di telinganya .

__ADS_1


" inikah yang membuat kalian benci? Kalau aku tidak tuli apakah kalian akan berubah? ".


" sungguh aku membenci diriku sendiri , jika kalian ingin mengetahui kenapa aku membencinya tunggu lah hingga kesabaranku habis ". ia tersenyum hambar


__ADS_2