
" dunia memang tidak adil dan aku
Berusaha membiasakan diri " .
~ Selfie ~ 🍃
Pagi ini suasana hati selfie tidak baik. Semalam ia tidak dapat tidur dengan nyenyak lantaran bermimpi buru. nyeri di punggung nya juga belum sepenuhnya mereda ,karina benar-benar menendangnya seperti bola kemarin.
gadis itu menghela nafas panjang ketika melihat pantulan dirinya di cermin.
" apa sebuah kesalahan besar gue kembali ke sini? ".
" seharusnya gue mendengarkan kata kakek yang mengcegahku ke sini dulu ". gadis itu mulai membelai pipi bekas tamparan semalam.
" harus akan kasih sayang membuatku dengan pasrah menerima semua ini " .
" dua belas tahun loh gue menahan rasa haus ini ". ucap gadis itu sambil tersenyum hambar.
perlahan ia menyibak rambutnya ke belakang dan terlihatlah alat pendengar yang senantiasa menemaninya setiap saat.
" bukan salahku jika gue tuli ".
gadis itu melangkah keluar dari kamar mandi dan segera bersiap ke sekolah. saat membereskan buku bukunya ia melihat sebuah benda kesayangannya terletak di atas meja.
" karna gue lagi down mood gue bawa aja lo ke sekolah buat nemanin gue ". ujarnya sembari terseyum lembut.
Selfie turun ke bawah dan melihat ibunya sedang membuat bekal . dia bisa menebak jika bekal itu untuk karina. tapi sedetik kemudian ibunya berjalan mendekat padanya.
" ini untuk kamu sayang...Kamu jarang sarapan ibu takut kamu sakit " . Ujar sarah memberikan bekal berisi nasi goreng dengan telur dan beberapa nugget. tidak seperti biasanya, apa ibunya kerasukan?.
Tentu saja selfie menerimanya .selama tinggal di sini sarah tidak pernah memberinya bekal dan ini kali pertama selfie mendapatkannya. karna Josh meminta sarah untuk tidak memberi selfie bekal dan selfie pasrah aja selama ini walau di hatinya sangat menginginkan itu.
" beneran? ". tanyanya tidak percaya
sarah terseyum dan mengangguk membuat senyum di wajah selfie mengembang.
" Wah terima kasih ma ". Sahutnya sambil memeluk ibunya.
" iya sayang masa sih mama bohong ". Balas sarah sambil membalas pelukan selfie dan mengecup kepalanya.
ia melepaskan pelukanya dan menatap selfie yang terseyum lebar sambil melihat kotak bekalnya.
" gemes mama sama kamu sayang kamu imut banget " . Ujarnya sambil mencubit pipi selfie dan mencimnya beberapa kali.
" njir baru sadar dia kalau gue imut ". batin selfie sambil terkekeh
" hehe selfie gitu dong pasti imut.... Sebentar lagi masuk aku pergi dulu " . ia berlalu sementara sarah melihatnya dengan tatapan teduh.
Selfie keluar dari rumah dengan senyuman lebar. Perlahan ia mengangkat kotak bekalnya dan mencium aromanya. " tumben sekali mama mau buatkannya untukku? ".
" hmm selama setahun gue gak pernah dapat karna ayah gak ijinin ".
" ahh masa bodoh yang penting gue dapat ". ia berjalan menuju bagasi dan mengeluarkan sepedanya.
Sesudah berpikir dengan kenyataan yang baru terjadi. Selfie menggayungkan sepedanya menuju sekolah.
Tibanya di sekokah Selfie berjalan di lorong menuju kelas . Gadis itu bersenandung ceria karna merasa sangat bahagia. Walaupun simpel tetapi ini sangat berharga bagi selfie.
Violet yang berjalan di belakang selfie terseyum miring dan perlahan mendekati gadis itu.
bughhh..
violet memukul punggung selfie lumayan kuat hingga gadis itu memekik sakit.
" lebay amat sih gitu doang sakit cemen lo " . Ucapnya dengan nada sinis sementara selfie masih menahan sakit yang menjalar
" hii violet " . walaupun sakit selfie tetap menyapa gadis itu. Suatu kebiasaan bagi selfie yang selalu menyapa violet walau gadis itu tidak pernah membalasnya.
" gak usah sapa!! dan gue minta berhenti bicara dan sok akrab sama gue .... Gue gak selevel sama lo" . tegas Violet lalu pergi sambil menyenggol bahu selfie.
" gue selalu ingin berteman dengan lo ". batin selfie memandang violet dengan sendu.
saat sedang asik dengan pikirannya tiba tiba selfie terhenyak ketika ada yang menepui pundaknya.
" haii... ngapain? ". tanya seorang lelaki yang tak lain adalah zayn.
selfie menoleh lalu terseyum lembut padanya " kagak, berdiri doang gue ".
zayn juga terseyum namun pandanganya beralih menatap pipi selfie yang sedikit lebam dan bibir yang sedikit lecet. " kenapa ini? ". tangan lelaki itu terangkat dan menyentuh pipinya.
selfie terhenyak dan mundur selangkah kebelakang sambil tersenyum kaku. " ngak kenapa kok gue jatuh doang semalam ".
hening. zayn masih menatapnya dengan tatapan penuh tanda tanya
__ADS_1
karna merasa suasana menjadi canggung selfie buru buru pamit. " emmm gue masuk dulu byee... ". gadis itu berlari menjauh dari zayn.
" lo menyembunyikan sesuatu dari gue ". gumam zayn
Selfie masuk ke dalam kelas dengan perasaan yang berdebar debar. kemudian ia melihat kalau sahabatnya sudah duduk di bangku mereka sambil bermain game.
selfie menghirup nafas panjang dan mulai berjalan menuju bangkunya.
Nancy yang merasa ada seseorang di sampingnya langsung mendongak. " hai sel, sorry ya gue duluan tadi ".
Selfie mengangguk. " no problem ". ia duduk dan mengeluarkan buku belajarnya
Selfie mengeluarkan sebuah botol kecil berisi bunga dan surat kecil . Gadis itu memandang benda itu dengan tatapan yang tak bisa di artikan.
Ia memegang dua benda yang sama di kedua tanganya. Salah satu bunga yang membedakan keduanya ialah biru dan pink .
Nancy yang sedang asik bermain game sesekali melirik selfie kemudian nancy memutuskan untuk menyudahi bermainya dan menghadap ke gadis itu.
" kenapa ? ".
Selfie menoleh. " gak kenapa kok ".
" gue tau sel kalau lo udah lihat benda itu lama banget pasti ada sesuatu kan? ".
" dan lo tau ketika lo nanya kenapa gue pasti selalu ingin menangis nanc ". lirih gadis itu
nancy melihatnya dengan sendu. bisa ia lihat sahabatnya pasti tidak baik baik saja di lihat dari pipinya yang sedikit lebam itu.
tangan nancy terangkat dan mengusap pipi gadis itu dengan lembut membuat selfie menatapnya tepat di mata teduh gadis itu.
" ada apa sel? ". tanyanya dengan lembut
" ummm hanya pertikaian biasa " . jawab selfie
" mau gue bantu menyudahi pertikaian itu? ".
selfie menggeleng cepat " gak... gak usah hehe ".
pembicaraan mereka terhenti ketika guru masuk dan segera memulai pelajaran.
Selama jam pelajaran di mulai violet tak henti-hentinya mengganggu selfie . ia mencoret buku yang selfie gunakan untuk membuat tugas. tiga kali ia melakukan itu namun selfie hanya diam dan tidak berkutik.
Ketika selfie maju ke depan untuk menyerahkan tugasnya violet dengan sengaja mengganjal kakinya hingga kepala selfie terbentur di meja. Sakit memang tetapi selfie tetap diam dan berusaha untuk baik-baik saja berbeda dengn nancy yang sudah terbakar dari tadi.
" sel udah istirahat nih ayo ke kantin " . ajak nancy yang sudah berdiri dari duduknya.
" lo aja gue bawa bekal dari mama ni ". jawab selfie seraya menunjukan bekalnya.
" wihhhh tumbe tu perempuan kasih lo, ada angin apa coba " .
" hahah gue juga binggung ".
" dia kasian kali " .
" nancy kantin bareng yuk! ". ajak teman mereka yang lain membuat nancy menoleh pada mereka.
" okee!! ". Nancy kembali menunduk menatap selfie.
" gue ke kantin ya ". setelah selfie mengangguk barulah nancy bergabung bersama yang lain.
Selfie membuka kotak bekalnya . makanan itu mengeluarkan aroma yang begitu wangi membuatnya perutnya keroncongan. gadis itu terlihat sangat bersemangat.
Ketika selfie mau memasukan satu suapan pertama ke dalam mulutnya tiba tiba violet dengan sengaja mendorong sendok itu hingga terjatuh ke lantai .
" upss sorry ". Gadis itu tersenyum miring melihat selfie yang terkejut
" gak usah sedih begitu ini kan makanan basi, sini gue bantu buang ". Violet mengambil paksa bekal selfie dan membuangnya di tempat sampah dalam kelas.
Selfie yang melihatnya menutup mulutnya dan menjadi sedih, matanya berkaca kaca. bekal pertamanya telah di buang oleh violet .
Melihat selfie yang akan menangis membuat violet tertawa senang.
" bekal mama ". Lirihnya ,kemudian ia menatap violet yang sedang tertawa. selfie mengepalkan tanganya dengan wajah memerah menahan marah. rahang gadis itu mulai mengeras
Violet sangat senang melihat wajah marah selfie karna akhirnya dia bisa membuat gadis itu marah. Tapi tunggu ekspresi selfie sangat berbeda, selfie terlihat begitu marah dan menatap nya tajam membuat violet merasa sedikit takut.
" VIOLET.. !!! " . Teriak selfie dan berjalan menghampiri violet lalu memukul wajahnya kuat . siswa yang masih berada di kelaspun sontak terkejut
" ANJING LO VIOLET ITU BEKAL PERTAMA GUE LO TAU TIDAK!! " . selfie mencengkram pipi violet kuat membiarkan kukunya menancap di pipinya membuat gadis itu merintih kesakitan.
" lo pikir gue diam selama ini karna gue takut sama lo ha!? ...Gue diam supaya lo lelah dan gak ganggu gue lagi tapi lo makin kurang ajar ya! ". selfie menarik rambut violet ke belakang dengan sangat kuat .
" akkhh...!! ".
" sel berhenti kasian dia " . Cegah fira yang melihat violet kesakitan dan mencoba menghampiri selfie namun ia berhenti ketika selfie menatapnya tajam.
__ADS_1
" DIAM KALIAN..!! KALAU ADA YANG BERANI MELINDUNGINYA KALIAN JUGA AKAN KU HAJAR!!" .
Hening. Tidak ada jawaban para siswa itu tidak ada yang berani mencegah selfie karna mereka tau selfie juga ahli dalam seni bela diri.
" panggil nancy cepat! ". Bisik fira pada leo dan tanpa berlama-lama lagi leo langsung berlari mencari nancy.
"Sa... Kit .... Lepaskan... Aku ".
" sakit ya? Trus yang lo lakuin ke gue gak sakit apa ?" . Balas selfie dan kemudian ia menampar violet kuat.
" JAWAB! KENAPA DIAM ? MANA MULUT BiADAP LO ITU! " . violet tak dapat menjawab karna bibirnya sobek akibat tamparan selfie . violet tak berani menatap selfie. Dia memang menginginkan kemarahan selfie tapi bukan seperti ini yang di inginkannya.
Selfie mendekatkan kepalanya di samping telinga violet . bisa selfie rasakan tubuh gadis itu bergetar hebat lantaran menangis dan takut.
" gue capek vi, lo tau gue bisa saja balas lo hingga mental lo rusak " . Selfie memundurkan kepalanya dan menatap violet. Di elusnya pipi violet yang sudah lebam itu.
" tapi gue gak bisa ngelakuin itu ". Lirihnya
Violet bisa melihat selfie menangis ketika menatapnya . mata gadis itu memancar kesedihan dan penyesalan.
Nancy datang dengan tergesa-gesa. Kemudian gadis sangat terkejut melihat wajah violet yang lebam dan penuh ketakutan. Nancy segera mendekat pada selfie.
" selfie tenang jika lo lanjutin anak orang bisa mati nanti!! ". nancy menahan selfie dan menarik gadis itu dari hadapan violet. Ketika menyentuh selfie nancy bisa merasakan kalau gadis itu bergetar dan menangis dalam diam.
Selfie berdiri lalu menatap violet teduh. " oh ya lo minta gue gak usah bicara dan menyapa lo lagi kan? Ok fine gue gak akan berbicara atau menyapa lo lagi violet " .
selfie mengambil tasnya dan pergi keluar tidak peduli akan di marahi karna bolos.
Nancy yang melihat selfie keluar dari kelas perlahan menarik pandangan nya turun melihat violet.
" puas lo!? ini yang lo mau kan membuat selfie marah...sekarang rasakan akibatnya udah gue peringati jangan mencari masalah ".
Ucap nancy penuh penekan lalu ia lekas mengambil tasnya dan ikut keluar menyusul selfie.
violet terduduk dan terdiam menatap pintu kelas. fira dan yang lain membantu dan mencoba menenangkannya . Violet menatap lurus kedepan dengan tatapan kosong dan memikirkan apa yang baru saja ia lakukan. Memang benar selama setahun ini violet selalu mengganggu bahkan tak segan segan melukai selfie walau selfie tidak pernah membalas melukainya. Tapi kali ini selfie benar-benar marah
🌿
Selfie menggayung sepedanya dengan sangat cepat. Ia terus memikirkan kejadian yang barusan terjadi . tangannya masih terkepal menyimpan marah ,air matanya lolos terbawa angin . Nancy dari tadi memanggilnya dari belakang namun selfie tidak mendengarkannya.
Karna selfie tidak berhenti juga Nancy mencoba menghalaunya dari depan.
Reflek selfie menghentikan sepedanya dan melihat nancy dengan wajah sendunya.
" mau ke danau? ". Tawar Nancy
Nancy dan selfie sekarang berada di danau dan Keduanya berdiri di tepian. suasana danau begitu sepi dan sunyi tidak ada satupun orang di sana kecuali mereka.
" lampiaskan lah..!!! " . Mendengar perkataan nancy membuat selfie menatap lurus kedepan dan menarik nafas dalam.
" ARGGHHH SIAL!! SIALAN LO SEMUA GUE BENCI KALIAN SEMUA ANJING! ".
" SEMUANYA JAHAT, ORANG TUA JAHAT KALIAN SEMUA JAHAT...!!" . selfie mengambil batu dan melemparkan nya ke air .
" lo juga selfie kenapa harus tuli segala sih?
Lo biangnya di sini dasar perempuan sial, gak usah lahir aja lo!! ". Ucapnya bertumpu tangan pada lutut sambil menunduk membiarkan air mata itu membasahi tanah.
" capek gue Nancy.... Mereka jahat, mereka memukul , menendang , menghina bahkan membiarkan gue kelaparan, gue kayak hewan bagi mereka ". selfie menatap nancy dengan wajah berderai air mata.
Nancy hanya diam sambil menatap danau dan perlahan ia menoleh pada selfie.
" gue-gue tau ini karma buat gue, tapi bukankah ini terlalu kejam? " .
" hiksss....Nancy Gue telah ingkar janji sama dahlia ". suara selfie bergetar ketika mengatakan itu .
Nancy ikut bersedih melihat sahabatnya menderita seperti ini. Ia mendekat dan membawa selfie pada dekapannya.
" dahlia akan paham sel Jangan terlalu di pikirkan nanti lo sedih ". Balas nancy sambil mengelus kepala selfie.
" gue telah menyakiti violet dan itu membuatku merasa bersalah nancy ".
" hanya karna violet mirip denganya bukan berati lo telah menyakitinya sel ". Karna tubuh selfie yang terus bergetar dan menangis membuat nancy membawanya duduk di tanah.
Selfie mendongak . " hatiku selalu sakit mengingatnya ". wajah gadis itu penuh dengan air mata
" jangan terlalu di ingat, apa lo tau gue senang lo baik- baik saja " . Sahut nancy memaksakan senyumanya.
" tapi Nancy.... gue melihat dahlia...." . Selfie menggantung ucapnya dan menatap danau lurus ke depan membiarkan air matanya terus membasahi pipinya.
" terbunuh di depan mataku sendiri ".
benda kesayangan selfie
__ADS_1