Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya

Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya
Kunjungan kerja ke Tegal


__ADS_3

Dani memijit pelipisnya saat membaca agenda dua Minggu lagi, Dani sungguh bingung antara Rena yang pergi atau dirinya yang pergi, sedangkan pekerjaan lagi banyak banyak nya.


" Astaga, bisa ketahuan ini, Rena selama seminggu di Tegal sama saja membuka luka lama bisa bisa ngambek deh Rena astaga" Batin Dani bingung dan menyesal ada proyek di kota Tegal.


" Pak Dani, saya dapat telefon dari Tegal, katanya kapan bapak mau kunjungan kerja ke sana pak?" Tanya Rena melihat Dani yang kebingungan


" Saya yang kesana Rena, selama seminggu saya yang melihat langsung pembangunan perusahaan baru di sana." Ucap Dani, Dani pasrah harus seminggu ketemu sama Susi selama kunjungan kerja dari pada Rena yang harus jalan


" Aneh, bukannya katanya selalu saya yah hemmm" Batin Rena curiga


" Biarin saya saja ya pak yang pergi, anda bukannya masih banyak agenda rapat dan kunjungan kerja lainnya?" Tanya Rena dengan tegas, Rena mau tahu dimana Susi mantannya Dani tinggal.


" Tapi Rena" Lanjut Dani bingung


" Nanti ketemu sama Danu ah, mau tahu alamat mantannya Dani tinggal selama ini." Batin Rena penuh harap


" Sudah santai saja pak, saya akan siap siap ke sana, beli tiket pesawat dan hotel pak." Lanjut Rena tegas


" Baik lah, silahkan saja kamu yang kesana" Lanjut Dani pasrah, Dani enggak mungkin maksa dari pada Rena semakin ngambek


" Nah begitu dong pak" Lanjut Rena penuh kemenangan


Dilain sisi, Burhan, Ratna, dan Susi satu mobil sama dua waria, waria yang ditugaskan Dani untuk takut takuti Burhan supaya enggak kabur lagi apa lagi seenaknya bawa kabur Ratna.


" Ganteng, bikin masalah dong, biar ekey bisa main main lagi sama ganteng uuuu" Goda waria centil


" Jijik, mending main main sama Susi dan Ratna lah lebih luar biasa, dari pada pisang makan pisang menjijikan" Bentak Burhan kesal


" Burhan calon suami saya, saya enggak akan biarkan Burhan bikin masalah lagi, dan yang ngajak main main yah saya sebagai calon istrinya." Tegas Ratna, Ratna enggak suka Burhan di Goda sama waria lagi.


" Ih begitu deh, sesama perempuan yah harus berbagi kenapa sih. ekey kan juga mau sama laki kamu." Goda waria genit, waria enggak peduli apapun yang diucapkan sama Ratna

__ADS_1


"Dasar cowok gila" Ledek Susi kesel


" Biarin gila, yang penting enggak pernah disiksa sama tuan Dani dan tuan Ikhsan, normal tapi berkali kali disiksa untuk apa juga. hahahaha" Ledek Waria ketawa puas


" Sial laki laki gila" Ledek Burhan kesel, Burhan dengan sengaja tangannya m3r3m45 gunung kembar yang terjangkau sama tangannya membuat Waria kesal melihat aksi nakalnya Burhan


Dilain sisi, Reni dan Ikhsan memantau proyek pembangunan sekolahan, Reni jadi rindu kampung halaman dan masa masa sekolah dulu.


" Aku ingin Minggu depan jemput bapak dan emak kesini, dan lihat sekolahan aku sayang, bikin proyek ini jadi kangen kampung" Ucap Reni yang mendadak kangen kampung halaman


" Kita saja yang kesana atau ajak Dani dan Rena, karena Minggu depan salah satu dari mereka baru pulang kunjungan kerja di kota Tegal sayang." Ucap Ikhsan, Ikhsan penasaran siapa yang bakal berangkat karena itu proyek nya Rena.


" Semoga saja ka Rena yang pergi, biar habis kunjungan kerja bisa nyusul kita" Lanjut Reni penuh harap


" Amin sayang" Lanjut Ikhsan kwartir dan penasaran


Dilain sisi, Burhan meluk pinggangnya Ratna jalan pelan pelan masuk kedalam supermaket, sedangkan dua waria jalan dibelakang bareng Susi, Susi enggak akan membiarkan laki laki gila itu pegang pegang Burhan di tempat umum.


" Iyah sayang, aku tahu kok. oh yah mau beli apa saja?" Tanya Ratna melihat Burhan dan Susi


" Bahan masakan dan cemilan" Ucapan Susi dari belakang


" Sama Susu ibu hamil dan cemilannya juga jangan lupa, lumayan belanja banyak ada yang bantuin bawain" Lanjut Burhan, Burhan bakal ngerjain waria


" Bener juga sayang, untung dua perempuan cantik yang bakal bantuin bawain belanjaan kita, kita beliin mereka sekalian saja kali yah." Ledek Ratna, Ratna tahu maksud Burhan


" Boleh juga tuh, kasihan kan mereka itu belanja tanpa beli apapun." Ledek Susi senyum sinis melihat dua laki laki gila disebelahnya


" Sial, kalian yah kalo enggak melakukan kesalahan bisa Ledek kita, tapi pas bikin kesalahan wajah ketakutan yang kalian tunjukan hahaha" Ledek waria yang enggak mau kalah


" Biarin hahahaha" Ledek Burhan, Ratna, dan Susi. sambil ketawa puas

__ADS_1


Dua waria yang merasa diledek cuman bisa nahan protesnya, dalam fikiran mereka andai sekarang mereka dihukum sama Dani dan Ikhsan sudah mereka balas habis habisan.


Dilain sisi, Rena diam diam ketemu sama Danu dan Eka, Rena menyayangkan orang sebaik Danu harus curang dalam pekerjaannya. Rena senyum melihat Danu jalan ke ruang tunggu bareng Eka.


" Apa kabar" Ucap Rena berusaha tenang


" Alhamdulillah baik, ada apa kesini?" Tanya Danu penasaran


" Apa kalian tahu tempat tinggal istri istrinya Dani dan Ikhsan? saya mau kesana dan Reni balikan sama Ikhsan mau tahu kebenaran keberadaan mereka, dan hubungan mereka" Lanjut Reni terus terang


" Kata orang orang kita sih, mereka masih tinggal ditempat yang sama, Joko selingkuhnya Susi meninggal dunia karena melawan saat disiksa sama Dani dan Ikhsan." Ucap Eka, Eka enggak menyangka Dani bener bener sejahat itu sama orang yang cari masalah sama Dani dan Ikhsan


" Astaga seriusan?" Tanya Rena enggak percaya


" Untuk apa bohong sama kamu Rena, boleh saya kasih tahu, sini kertas dan pulpen kamu, kamu jangan mau balikan sama Dani enggak pernah tobat sama kebebasan ranjang sampai sekarang, Dani enggak pantas menjadi suami kamu" Lanjut Danu terus terang


" Ini pulpen dan kertasnya" Lanjut Rena, Rena sengaja bawa kertas dan pulpen


" Sama Ikhsan juga, jangan biarkan adik kamu dibohongin lebih jauh lagi" Lanjut Danu, Danu nulis alamat villa nya Dani


" Kamu kesana hati hati, karena Dani bisa suruh anak buahnya ikutin kamu kesana." Lanjut Eka, Eka enggak ingin Rena dan Reni terus terusan disakiti


" Oke beres, kalian tenang saja " Lanjut Rena optimis


Rena memberikan oleh oleh yang dibawa dan kasih ke Danu, setelah itu langsung pergi setelah mendapatkan alamat tempat tinggalnya Susi dan Ratna selama ini.


Dilain sisi, Burhan. bener bener membuktikan ucapannya, suruh waria waria gila bawain barang belanjaannya selama jalan ke mobil.


" Ih kesel deh ekey dikerjain seperti ini" Ucap Waria kesel dan nyesel


" Mereka bisa bertingkah awas saja pas bikin ulah Ucap waria yang satuny lagi.

__ADS_1


__ADS_2