Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya

Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya
Engga terima


__ADS_3

Rena dan Reni yang tahu banyaknya client diajak kerjasama menolak tawarannya, karena ulahnya Dani dan Ikhsan membuat Rena enggak menyangka Dani setega ini.


" Kita sekarang ke kantornya Dani, apa apaan dia mempengaruhi client untuk menolak tawaran kerjasama kita" Ucap Rena kesal


" Hayo ka, kita sudah cape cape bekerja masa gagal karena orang lain." Ucap Reni penuh amarah


Reni merapihkan meja kerjanya, ikut sama Rena ke kantornya Dani menanyakan maksud pembatalan kerjasama semua client nya.


Dilain sisi, Dani tersenyum bangga dan puas, karena berhasil mempengaruhi client yang pernah dikasih ke Rena selama ini.


' Kerja yang bagus Ikhsan, sebentar lagi mereka akan kembali hidup susah. enak saja disaat hidup susah kita yang angkat ekonomi mereka, dan disaat sukses kita dilupakan hah, mana bisa Dani dilawan." Ucap Dani merasa bangga sama apa yang dilakukannya.


" Saya yakin sekali, mereka bakal kesini menanyakan apa yang terjadi, biar mereka menyesal sama keputusan mereka sendiri." Ucap Ikhsan yang sudah enggak peduli sama perasaan Rena dan Reni.


Dilain sisi, Tian dan Reno janjian untuk ketemuan disalah satu cafe, untuk membahas perusahaannya Rena dan Reni yang client nya tiba tiba membatalkan kerjasamanya.


" Dani bener bener sial, dia pamrih sekali memberikan pekerjaan ke Rena dimasa lalu. jahatnya sekarang mau menghancurkan Rena." Bentak Tian merasa enggak tega membiarkan Rena bangkrut


" Kita lihat dulu saja apa yang dilakukan Rena, baru kita bantu perusahaannya Rena. jangan langsung dibantu, kemarin Reni nelefon sampai nangis kesel saat tahu Ikhsan dengan teganya menarik semua client yang susah payah Reni dapatkan." Ucap Reno kesal karena enggak menyangka Ikhsan membantu Reni untuk mendapatkan banyak client tapi Ikhsan juga yang menghancurkan Reni

__ADS_1


Dilain sisi, Ratna melihat anak kandungnya dengan tatapan sendu, beruntungnya ART dirumahnya Ikhsan memaklumi statusnya Ratna membuat ART nya Ikhsan masih memperlakukan Ratna sebagai majikannya.


" Nyonya, jangan banyak nangis, dan stres stres bakal mempengaruhi ke ASI nyonya kasihan si kecil nyonya." Ucap Mbok sum


" Iyah mbok, saya cuman sedih saja sampai sekarang Ikhsan masih seenaknya mbok, kurang sabar dan perhatian apa saya sama Ikhsan mbok. mau bercerai selalu ditolak sama Ikhsan mbok" Ucap Ratna sedih, pernikahannya seolah olah dipermainkan sama Ikhsan


" Bertahan demi anak yah nyonya, insya Allah akan selalu kuat nyonya menjalankan kehidupan pahit ini." Lanjut bik Sum, Bik Sum meluk Ratna sebagai seorang perempuan sangat memahami perasaan Ratna saat ini pasti sangat hancur bertahan tapi untuk disakiti terus menerus


" Tian dan Reno menatap Dani dan Ikhsan penuh amarah, Tian enggak terima kalo Rena dibikin susah sama Dani.


" Cara anda enggak bijaksana sekali, punya kesalahan bukannya menyesal justru membuat masalah buat mantan, pantas saja Rena enggak mau kembali ke anda. karena anda memang enggak pantas untuk dipertahankan hubungannya." Bentak Tian, Tian sudah mengantongi kelemahan Ikhsan dan Dani


" Client yang kita kasih, mau kita ambil kembali. karena kamu enggak pantas mendapatkannya dan investor di perusahaan kamu, akan kita kembalikan ke perusahaan saya. kamu enggak akan bisa sukses tanpa bantuan sama sekali Rena" Bentak Dani meremehkan Rena


Bugh


Satu tonjokan mendarat di perutnya Dani, Tian bener bener murka sama ucapan Dani yang sombong dan merendahkan seolah perempuan enggak bisa sukses tanpa bantuan laki laki


" Heh, kamu bisa seperti ini juga karena bantuan orang lain, sempat pinjam kemana mana untuk membuka perusahaan ini. kamu saja dari keluarga orang sederhana, jadi jangan merendahkan orang lain seolah kamu lebih baik." Bentak Tian penuh amarah

__ADS_1


" Dan mereka bekerja karena tenaga sendiri, usaha sendiri enggak minta begitu saja sama kamu. jadi enggak pantas kamu menjatuhkan dan merendahkan mereka, bahkan sekarang mereka jalan sendiri karena kemampuan mereka." Bentak Reno kesal


" Jangan ganggu ketenangan kehidupan kita berdua lagi, kita bukan siapa siapa kalian lagi, jadi pergi jauh jauh karena saya dan Rena sangat jijik dan muak sama kalian berdua, jangan harap menjadi pacar apa lagi suami untuk kita. jangan bermimpi" Bentak Reni penuh amarah dan semakin kecewa sama Ikhsan.


" Tapi hubungan kita kan baik baik saja, kalian putus cuman karena manusia manusia sampah, kita hampir menikah loh Reni, masa mau melupakan kenangan manis kita, kita selama pacaran enggak pernah berantem dan saya selalu menghargai kamu enggak melakukan kontak fisik sama sekali." Ucap Ikhsan lirih, Ikhsan enggak rela putus cuman karena ucapan Ratna


" Ini terakhir kalinya saya tegas kekalian berdua, saya dan Reni enggak Sudi punya pasangan hidup seperti kalian, disaat kita sudah memberikan kesempatan untuk kalian berubah justru kalian diabaikan begitu saja bahkan kalian dengan teganya siksa orang lain karena kegagalan membujuk saya untuk kembali ke kamu Dani, apa kamu fikir saya bahagia mendengar cerita seperti itu hah, apa lagi Joko sampai meninggal dunia saat disiksa kamu karena Susi gagal membujuk saya untuk kembali ke kamu hah. dimana otak dan hati kamu Dani." Bentak Rena panjang kali lebar, akhirnya Rena mengeluarkan isi hatinya selama ini


" Kita bukan cewek bodoh Dani dan Ikhsan, ka Rena sampai menyelidiki apa kamu bener bener berubah sebelum kita ketemu sama orang tua saya, tapi kenyataannya Ikhsan sama sekali enggak bisa berubah, bahkan aktif panjat pinang bareng Susi dan Dani. apa kamu fikir saya enggak jijik mendengar cerita itu dari ka Rena hah, apa kamu fikir saya mau menerima bekas orang yang masih aktif melakukan perbuatan menjijikan seperti itu hah. kalo kalian fikir bikin kita bangkrut dan berharap kembali ke kalian, jangan mimpi Dani dan Ikhsan, lebih baik miskin tapi enggak kembali sama kalian, dan kita bukan wanita bodoh yang enggak bisa bangkit dari keterpurukannya hidup kita." Bentak Reni penuh amarah, Reni bener bener kesal sama kelakukan Ikhsan semakin lama semakin keterlaluan


" Maafkan saya" Lanjut Ikhsan lirih, Ikhsan Bener bener enggak bisa bicara sama sekali setelah mendengar curahan hatinya Reni


" Intinya jangan ganggu kehidupan Rena dan Reni lagi, dan jangan ganggu hubungan saya sama Reni dan hubungan Tian ke Rena, mereka berhak sukses karena kemampuan mereka dan mereka berhak bahagia dengan pilihan mereka. makannya jangan jadi laki laki seenaknya dan egois sudah kehilangan cuman ada penyesalan dan kenangan yang tersisa. ingat saya enggak akan tinggal diam sampai tahu kalian ganggu ketenangan kehidupan mereka lagi." Tegas Reno menatap Dani dan Ikhsan penuh amarah, Reno ajak Reni pergi dari rumahnya Ikhsan


" Bersyukurlah kamu Ikhsan, mendapatkan istri sebaik Ratna, jangan terus menerus sakiti Ratna karena mendapatkan istri seperti Ratna sangat lah sulit, istri yang super sabar dan mau ngurus suami walaupun beribu ribu kali disakiti. Ratna walaupun perempuan liar dimasa lalu tapi mau berubah dan bukan perempuan matre. jangan lagi jadi orang egois dan jahat Ikhsan." Tegas Rena menatap kesal ke Ikhsan yang mengepalkan tangannya.


Rena ajak Tian keluar rumahnya Ikhsan penuh amarah, Rena bersyukur mendapatkan pacar jauh lebih baik dari Dani dan sama sama pembisnis muda yang sukses.


Dani dan Ikhsan sama sekali enggak bisa berkata apa apa dan membiarkan Rena dan Reni pergi begitu saja dengan pacar barunya, hancur sudah harapan mendapatkan pendamping hidup perempuan baik baik. yang selama ini dijaga baik baik sirna karena kesalahan pribadinya.

__ADS_1


********************TAMAT****************


__ADS_2