
Dani walaupun ditolak cintanya sama Rena tetap mau bersikap baik sama Rena, membantu pindahan rumah karena rumah barunya Rena dan Reni sudah siap huni. Ikhsan membantu membawakan koper milik Reni selama pacaran Ikhsan bener bener melakukan pacaran yang biasa saja tanpa melibatkan kontak fisik sama sekali. Dani membawa mobilnya Rena sedangkan Reni Bareng Ikhsan pakai mobilnya Ikhsan untuk ke rumah barunya.
" Akhirnya impian saya dan Rena terwujud dengan cepat, subhanallah sekali ini semua berkat bantuan kamu dan Dani. terimakasih yah sayang kalo engga ketemu sama kamu enggak tahu sampai kapan aku dan Rena jadi badut cantik terus menerus sambil menunggu lamaran pekerjaan diterima" Ucap Reni bahagia melihat Ikhsan
" Sama sama sayang, aku juga enggak menyangka kecerobohan aku, membuat aku mendapatkan pacar yang spesial seperti kamu." Puji Ikhsan, Ikhsan mencium tangannya Reni penuh cinta.
Reni mengajak Iksan ngobrol santai selama perjalanan ke rumah barunya, Ikhsan bener bener bersyukur pacaran sama Reni enggak ada kontak fisik yang berlebihan.
Dilain sisi, Dani ngobrol santai bareng Rena, sejujurnya ada sedikit kecanggihan diantara mereka, tapi Dani berusaha membuat Rena nyaman didekatnya.
" Proyek sekolahan dan panti jompo, di kota Palembang sudah tahap pembangunan, kita bertiga akan kesana bagaimana? saya, kamu dan Reni. kita akan kesana selama seminggu, karena itu proyek pembangunan yang kamu buat waktu itu." Ucap Dani melihat Rena
__ADS_1
" Nanti saya bahas sama Reni yah, tapi memangnya engga masalah saya dan Reni yang ikut juga?" Tanya Rena penasaran
" Kalo yang bikin laki laki yah enggak masalah, ini kan yang bikin perempuan desainnya. memangnya mau pergi berdua sama saya melihat proyek disana?" Tanya Dani melihat Rena yang terlihat semakin cantik
" Enggak masalah sih, kan ada dua kamar hotel kan. saya akan berusaha profesional pertama kali pergi sama laki laki." Lanjut Rena berusaha santai, Rena enggak enak bicara seenaknya apa lagi Dani atasannya jadi hal wajar dalam pekerjaan pergi bareng atasan untuk perjalanan kantor
" Yakin mau berdua? saya sih enggak masalah pergi sendiri atau berdua selama seminggu?" Tanya Dani pura pura bingung padahal senengnya luar biasa bisa pergi bareng Rena berdua
" Oke, nanti saya minta Ikhsan untuk memesan kan kamar hotel untuk kita berdua dan kamar kita bersebelahan yah." Lanjut Dani bahagia
" Boleh Dani." Lanjut Rena melihat Dani
__ADS_1
Dani yang rencanya berhasil langsung tersenyum bahagia, perjalanan dinas pertama yang dilakukan Dani tanpa ada rayuan, pegangan tangan, bahkan kontak fisik berlebihan Dani bener bener menikmati pertemanan biasa bareng Rena dan Reni.
Dilain sisi, Reni langsung memasuki kamarnya yang baru, cat tembok berwarna biru langit, wallpaper dindingnya beberapa sudut gambar Doraemon dan gambar bintang, Ikhsan melihat isi kulkas di kamarnya Reni cukup banyak isi makanan dan minumam. Reni yang memang selalu lapar dimalam hari sengaja membeli kulkas untuk dikamarnya.
" Kamarnya bagus sekali sayang, kamar cewek banget sayang" Puji Ikhsan melihat susunan perabotan dan beberapa hiasan khusus perempuan
" Iyah dong sayang, kamar impian aku dari dulu seperti ini, aku dan Rena sering bikin gambar kamar impian waktu kecil sayang. dan Alhamdulillah sudah bisa diwujudkan yah sudah direalisasikan deh." Ucap Rena bahagia karena semua impiannya tercapai
" Wow keren sayang" Puji Ikhsan, Ikhsan bener bener menjaga matanya untuk enggak nafsong melihat gunung kembarnya Reni yang sedikit terlihat karena Ikhsan ingin berpacaran karena cinta dan kenyamanan bukan karena nafsong saja.
Jangan lupa like, komentar, hadiah,dan votenya.
__ADS_1