
Rena yang mendapatkan kabar buruk dari bodyguardnya sungguh enggak menyangka sama kebiasaan buruk Dani dan Ikhsan, Yaang enggak berubah juga.
" Langkah awal lebih baik ketemu langsung sama mereka, dan merencanakan melindungi mereka jangan sampai Susi, Ratna, dan Burhan. jadi sasaran kekecewaan Dani dan Ikhsan terus menerus" Ucap Rena, Rena merapihkan barang bawaannya kedalam lemari
Dilain sisi, Reni yang yang merasa sedih sendirian di rumah, minta Ikhsan ART nya untuk tinggal di rumahnya menemani selama Rena kunjungan kerja.
" Apapun yang kamu inginkan jangan sungkan untuk minta sama ART aku yah" Ucap Ikhsan
" Iyah sayang, aku jadi deh jemput bapak dan emak untuk tinggal disini, supaya kalo aku atau Rena yang kunjungan kerja enggak merasa sendirian di rumah." Ucap Reni, Reni enggak mau merepotkan Ikhsan terus menerus
" Aku temani yah, atau mau sekalian ajak Rena juga? Tanya Ikhsan, Ikhsan ingin tahu Rena nginep dimana selama kunjungan kerja
" Boleh sayang, aku seneng kamu ikut supaya orang tua aku tahu kalo aku sudah punya pacar sehebat kamu." Puji Reni
" Pasti bangga sama aku" Lanjut Ikhsan
__ADS_1
" Iyah lah pasti, aku akan ambil cuti seminggu untuk jemput orang tua aku kesini, mengurus surat pindah mereka, aku, dan Rena. supaya bisa ganti domisili disini." Lanjut Reni
" Yah sudah aku bantu cuti kamu sayang, perginya mau kapan?" Tanya Ikhsan semakin penasaran ingin sekali ketemu sama calon mertuanya
' Dua hari lagi sayang, aku juga bakal telefon Rena buat ajak dia." Lanjut Reni keceplosan
" Bagiamana kalo sekarang saja nelefonnya?" Tanya Ikhsan sedikit memaksa
" Maaf nanti saja saat aku bersantai di rumah, yah sudah, pulang yuk sayang sudah sore." Lanjut Reni, Reni enggak ingin Ikhsan tahu Kaka nya tinggal dimana selama di Tegal, karena Rena sendiri yang melarang Ikhsan untuk tahu tempat tinggalnya.
Dilain sisi, dari kejauhan Rena bisa melihat aktifitas sore, Susi, Burhan, dan Ratna. di halaman villa, jarak villa tempat tinggal Susi dan tempat tinggal Rena cukup dekat.
' Kalian berdua pastikan besok saya aman ketemu sama mereka bertiga, masalah ini harus secepatnya selesai, sebelum Reni ketemu sama orang tua kita diajak kesini." Perintah Rena, Rena enggak ingin kedua orang tuanya tahu kebiasaan buruk calon menantunya yang pasti akan menjadi aib keluarga mereka.
" Beres nona, besok sore setelah pulang kantor? kita akan cari cara supaya dua waria itu pergi, tapi butuh biaya nona?' Tanya bodyguard melihat Rena
__ADS_1
" Akan saya berikan besok, pastikan mereka enggak curiga, karena saya enggak ingin memiliki adik ipar yang enggak bisa menahan nafsongnya sama sekali seperti Ikhsan." Tegas Rena penuh amarah dan kekecewaan
" Dengan senang hati nona, pokoknya aman nona." Lanjut bodyguard dengan percaya diri
Rena enggak mau nama baiknya tercoreng karena kebiasan buruknya Ikhsan, Rena rela kehilangan Dani demi nama baik keluarga dan kebahagian dirinya sendiri. Rena enggak ingin Reni merasakan sakit hati tanpa dia sadari
Dilain sisi, Susi, Ratna, dan Burhan. membersihkan halaman villa bersamaan, Burhan sudah melarang Ratna enggak membantu nya tapi Ratna maksa dengan alasan bosan berdiam diri didalam villa
" Boleh sayang, tapi kalo sudah merasa lelah apa lagi sakit harus berhenti yah, aku enggak mau kamu kesakitan sayang" Ucap Burhan
" Iyah sayang, aku janji akan nurutin apapun keinginan calon suami aku." Ucap Ratna manja
" Yah sudah yuk siram pohon dan sapu halamannya, mumpung dua waria gila itu lagi ke salon pasti lama seperti biasanya." Ucap Susi, Susi mulai semprot tanamannya.
Ratna dan Burhan langsung bantuin Susi siram tanaman milik Dani
__ADS_1