Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya

Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya
Serapih apapun suatu saat akan ketahuan


__ADS_3

Ratna senyum bahagia melihat mobilnya Dani datang ke Villa, Ratna langsung menghampiri mobilnya Dani, Ikhsan dan Dani langsung turun dari mobilnya.


" Selamat malam anak ayah" Ucap Ikhsan, Ikhsan ngelus lembut perutnya Ratna


" Selamat malam juga ayah, hayo masuk kedalam Villa." Ucap Ratna bahagia, Ratna gandeng tangannya Ikhsan dengan mesra


" Huff, pengen juga punya anak lagi." Ucap Dani lemes karena sedih Susi keguguran


" Yah sudah, coba lagi lah sama Susi, mumpung enggak ada pengganggu sama sekali kan Dani." Ucap Ikhsan, tangannya Ikhsan merangkul pinggangnya Ratna


" Yah sudah deh, setiap malam kesini supaya bisa punya ke keturunan lagi bareng Susi dan suatu saat Samma Rena. enggak bayangin punya banyak anak dari dua istri, yang satu istri halal yang satu istri simpanan." Lanjut Dani antusias


" Yah sudah sana, have fun yah." Lanjut Ikhsan, Ikhsan ngajak Ratna masuk kedalam Villa.


Dilain sisi, Rena dan Reni nyusun perabotan untuk kamar kedua orang tuanya, dan baju baju baru. kamar mandi baru dibangun supaya orang tuanya betah berlama lama didalam kamar berdua.


" Subhanallah, Alhamdulillah akhirnya punya kamar juga yah buat orang tua kita." Ucap Rena bahagia dan bangga


" Iyah ka, kamar impian sekali ini, ada AC lagi adem, ada kulkas, sofa, dan televisi lagi. duh nyaman dan so sweet buat emak dan bapak nanti." Ucap Reni enggak sabar orang tuanya dijemput


" Alhamdulillah, kita bisa memberikan kemewahan buat mereka pasti suka, enggak sabar jemput mereka kesini. apa lagi baju baju barunya bagus bagus lagi. dan ada perhiasan biat emak, hanphone baru buat emak dan bapak, kaca mata, dan jam tangan. bikin bapak bakal terlihat keren sama penampilan barunya.' Lanjut Rena, Rena merasa bahagia sekali selalu mendapatkan bonus dari proyek yang dikerjakan dan selama ini berusaha untuk berhemat.


" Kita jemput sama pacar pacar kita yang tajirnya tiada Tara, emak dan bapak enggak akan nolak calon menantu yang ganteng, baik, dan kaya raya pula." Lanjut Reni, Reni merasa bersyukur sekali punya pacar sesempurna Ikhsan


Dilain sisi, Burhan ngasih tahu Danu jadwal kontrol kandungannya Ratna, membuat Danu mempunyai rencana untuk bisa ketemu sama Dani. Danu mendengar suara hanphone berbunyi langsung mengangkatnya.


" Ada apa?" Tanya Danu cuek

__ADS_1


" Dani dan Ikhsan, merencanakan memindahkan Susi dan Ratna dari villa tuan, malam ini mereka dipindahkan dan rumah sakit biasa Ratna kontrol kandungan juga akan dipindahkan." Ucap mata matanya Danu, diseberang telefon


" Apa? segitu takutnya mereka, kebongkar kebusukannya sama pacar mereka, ikutin terus kemana pun mereka bawa istri istri mereka." Perintah Danu kesel, Danu enggak menyangka Dani selicik itu sama rahasia besar nya.


" Baik tuan" Lanjut mata matanya Danu. mata matanya Danu mematikan teleponnya


" Ada apa tuan?" Tanya Burhan penasaran


" Dani dan Ikhsan malam ini memindahkan Ratna dan Susi, sepertinya mereka takut kalo kamu dan Joko kasih tahu keberadaan istri mereka." Ucap Danu melihat Burhan


" Mereka terlalu egois, diceraikan enggak, dikasih kasih sayang dan perhatian enggak, dan terlalu disakiti dan dicuekin.tapi enggak mau kehilangan Susi dan Ratna untuk kebebasan mereka, selama pacaran sama Rena kan mereka dengan rapih bisa menahan nafsong mereka, mana berani macem macem" Ucap Burhan, Burhan mengepalkan tangannya, Burhan Bener bener benci sama keegoisan Dani dan Ikhsan.


" Kamu tenang saja, saya yakin sekali, Ratna dan Susi akan meninggalkan mereka begitu juga dengan si kembar. saya enggak akan biarkan mereka sampai nikah, di madu dengan cara enggak baik. saya enggak rela Rena disakiti sama Casanova seperti mereka." Lanjut Danu penuh amarah


Dilain sisi, Ratna dan Susi kaget melihat semua barang barangnya dibawa ke ruang tamu, Termasuk isi kulkas, dan barang barang ART pun sudah siap dibawa.


" Apa? kok bisa mereka kerja di tempatnya dokter Danu?" Tanya Susi penasaran, ada rasa lega dan bahagia mendengar Joko dan Burhan kerja dan pasti kondisinya sudah kembali membaik


" Bukan urusan kalian, sekarang masuk mobil, malam ini kita pergi. karena besok Ratna kontrol kandungan, aku takut Burhan nekat ke rumah sakit." Tegas Dani penuh amarah


" Serapih apapun suatu saat akan ketahuan juga, lepaskan kami, biarkan kami bahagia, kami capek hidup seperti ini enggak bahagia tapi selalu ikutin keinginan kalian terus menerus." Ucap Ratna yang bener bener muak, muak menghadapi keegoisan Dani dan Ikhsan


" Enggak akan dilepaskan, apa lagi kamu mengandung anak aku, kehidupan kamu yah aku yang ngatur karena kebutuhan kamu sepenuhnya aku yang tanggung. jangan bikin aku marah sayang." Tegas Ikhsan, Ikhsan kesel mendengar ucapan Ratna barusan


" Kalian mau bawa kita kemana? aku cuman enggak tega suatu saat kalian kehilangan diantara kita atau bahkan kehilangan semuanya. sebelum terlambat lepaskan kami saja. biar kan kami bahagia, dan kalian juga bahagia sama perempuan yang kalian cintai sebelum semuanya terlambat." Tegas Susi, Susi sudah enggak takut lagi sama Dani


Plak

__ADS_1


Plak


Pipi mulusnya Susi kini terasa panas karena tamparan Dani barusan, Susi merasa kesel melihat Dani begitu mudah menyakiti fisiknya.


" Sebanyak apapun siksaan kalian, kenyataan enggak akan rubah selama kalian egois seperti ini." Tegas Susi, Susi berusaha engga sakit dan pegang kedua pipinya yang terasa perih


" Hayo cepat jalan" Bentak Dani, Dani pegang tangannya Susi dengan keras, membuat Susi menahan sakit tangannya terlalu keras di tekan dan diseret begitu saja.


" Kamu mau seperti Susi?" Bentak Ikhsan menatap sinis Ratna


" Kalo kamu mau kehilangan anak ini yah silahkan saja" Bentak Ratna kesel, Ratna senyum sinis melihat Ikhsan yang semakin sombong.


" Aaareggghhhh, perempuan liar sialan kamu" Bentak Ikhsan frustasi, Ikhsan pegang tangannya Ratna pelan pelan nuntun Ratna untuk jalan kedepn rumah


Ratna senyum penuh kemenangan, mampu melemahkan keegoisan Ikhsan membawa anaknya. Ikhsan bener bener ingin sekali memiliki anak


Dilain sisi, Danu memerintah kan bodyguard untuk mengawasi kemana pun Dani membawa istrinya, Dani bergerak cepat sebelum ketahuan rahasianya. Danu berhasil mendapatkan tempat tinggalnya Ratna dan Susi yang baru.


" Kasihannya mereka, hidup mereka terus menerus dipermainkan sama Dani dan Ikhsan


" Ucap Joko sedih


" Mereka diikat sama keegoisan Dani dan Ikhsan, enggak tega Ratna dan Susi enggak merasakan kebahagian yang sesungguhnya selama nikah sirih." Ucap Burhan sedih


" Kalian masih mencintai Susi dan Ratna?" Tanya Eka dengan serius


" Masih mencintai Ratna, walaupun jauh seperti ini selalu memikirkan nasibnya Ratna, berharap saya bisa memiliki Ratna membahagiakan dia walaupun dia punya anak dari Ikhsan. saya rela menyayanginya dan menganggap anak sendiri." Lanjut Burhan, Burhan tulus mencintai Ratna

__ADS_1


" Kita sama sama merebut perempuan yang disakiti sama Dani dan Ikhsan, dua orang itu enggak pantas bahagia, cowok playboy berhak menderita karena beraninya menyakiti hati seorang perempuan


__ADS_2