
Ikhsan dan Dani jalan jalan ke mall Bareng Rena dan Reni, Ikhsan ingin membeli sepatu sedangkan Dani cuman mau tebar pesona sedangkan Rena dan Reni. ingin belanja kebutuhan masak mereka, saat lagi jalan santai Dani dan Ikhsan melotot engga sengaja ketemu sama Susi dan Ratna yang mau kesalon. Reni yang sudah tahu Susi berusaha nyapa sedangkan Rena yang baru ketemu memilih diam tanpa ekspresi apapun.
" Dia kan pacar Dani kan?" Tanya Reni melihat Susi dan Ratna jalan menghampiri Dani dan Ikhsan
" Bukan Ren, cuman teman biasa kok. saya masih jomblo sama seperti Ikhsan." Ucap Dani cuek
" Mana berani kita jalan sama perempuan lain, kalo punya pacar Reni." Ucap Ikhsan cuek, Ikhsan tahu Ratna mencintainya dan Ikhsan enggak peduli akan hal itu, selama Ratna mau kebebasan tanpa harus melibatkan perasaan sama sekali.
" Teganya kamu Dani" Batin Susi kesel mendengar ucapan Dani
" Iyah kita temen biasa saja kok, kebetulan sekali ketemu sama kalian disini." Ucap Ratna berusaha santai engga menunjukkan rasa cemburunya, bagaimana enggak cemburu hidup bersama tapi selalu enggak dianggap
" Yah sudah kita duluan" Ucap Ikhsan cuek dan langsung jalan
Rena yang melihat obrolan tadi berusaha enggak peduli, Acara belanja pun berlanjut, Susi yang melihat Dani pergi begitu saja demi perempuan langsung emosi melihatnya. dengan tega membatalkan janji demi perempuan yang baru dikenalnya.
__ADS_1
" Kita cuman bisa sabar dengan sikap mereka, kita cuman dianggap pelayanan nafsong saja membuat mereka selalu seenaknya, jangan pakai hati. kita sama sama untung kan Si" Ucap Ratna berusaha tegar, sejujurnya hatinya Ratna juga sakit, mau meninggalkan Iksan sama saja meninggalkan mesin ATM berjalan
" Dua tahun dianggap seperti itu ternyata sakit yah." Ucap Susi tanpa disadari air matanya keluar
" Mau bagaimana lagi, awal ketemu karena nafsong yah dianggap seperti itu pelayan nafsong enggak lebih, yah sudah yuk lanjut foya foya lagi." Lanjut Ratna berusaha menikmati waktu jalan jalan nya.
Susi ikutin kemana pun Ratna ngajak, Ratna berusaha enggak peduli sama apa yang dilakukan Dani dan Ikhsan diluar rumah. walaupun hatinya selalu sakit.
Dilain sisi, pertama kalinya Rena dan Reni belanja di mall, untuk kebutuhan masak dan makan enak selalu bisa dinikmati, Ikhsan selalu ingin menikmati masakannya Reni meminta Reni beli daging, aneka seafood, dan ayam. ada beberapa cemilan selalu setiap malam Reni merasa lapar tapi setelah makan minum jamu diet setiap hari diminumnya.
" Banyak makan tapi badan ideal seperti ini, salut sih cantik cantik enggak takut gemuk." Puji Ikhsan melihat Reni
" Yah dong, jangan karena berat badan membuat saya enggak bisa menikmati banyak makan, sebelum tidur minum jamu buat diet, makan banyak enggak jadi masalah." Ucap Reni cuek
Reni membayar belanjanya, tapi dilarang Dani karena Dani ingin membayar semua belanjaan punya Rena dan Reni. membuat Reni merasa enggan enak.
__ADS_1
" Sudah santai saja, setelah ini mau kemana yah enaknya?" Tanya Dani bingung
" Makan yuk sudah lapar" Ucap Rena yang perutnya sudah minta diisi
" Hayo" Ucap Reni Santai
Rena dan Reni langsung jalan ke restoran yang diinginkan Dani, baru pertama kali makan bareng Dani diluar bersyukur Ikhsan sudah mengajarkan makan yang enak diliat. Dani mengajak makan malam di restoran Korean.
" Makanan disini enak enak, kalian wajib coba pasti doyan." Ucap Dani percaya diri
" Boleh juga" Ucap Rena berusaha santai
Rena dan Reni ikut saja makanan yang dipesen sama Dani, Ikhsan yang tahu si kembar pertama kali makan seperti ini langsung senyum bahagia. karena Rena dan Reni makan dengan benar menggunakan garpu,sendok, dan pisau.
Nulis makan malam, pas lagi waktunya makan malam. sambil menikmati makan malam kalian sambil baca episode ini, boleh dong hadiah dan vote nya supaya semakin semakin semangat nulisnya, selamat makan malam pembaca setia. 😘😘😘
__ADS_1