
Dokter Danu masuk kedalam kamar perawatannya Rena, Danu memeriksa keadaannya Rena dan memberikan obat baru untuk Rena, Danu melihat desain rumah buatan Rena ada rasa bangga melihat bakatnya Rena.
" Desainnya bagus sekali Rena" Puji Danu melihat kertas yang dipegang Rena
" Iyah dok, kata Reni pekerjaan saya desain interior dok, tapi saya enggak inget sama sekali, tapi hasil gambar saya seolah sudah terbiasa" Ucap Rena sambil melihat Danu
" Dibawah alam sadar kamu yang menuntun kebiasaan kamu, apa kamu enggak ingat sama sekali?" Tanya Danu penasaran
Rena diam mendengar ucapan Danu, Rena mendadak sakit kepala bayangan bayangan yang masih samar samar muncul lagi diingatan Rena. Rena pegang kepalanya menahan sakit, Danu yang melihatnya merasa bersalah memaksa pasiennya untuk mengingat.
" Maafkan saya, sudah istirahat yah jangan gambar lagi, nanti saya kesini lagi." Ucap Danu lirih, Danu membantu Rena rebahan
" Iyah dokter, enggak masalah kok dok, terimakasih sudah temani sayang ngobrol." Ucap Rena pelan
" Sama sama Rena, yah sudah permisi dulu." Lanjut Danu, Danu senyum manis melihat Rena
Danu membiarkan Rena untuk istirahat dan langsung keluar kamarnya Rena, Rena merasa bingung ngobrol seperti tadi kenapa kepalanya lagi lagi sakit sekali tapi Rena berusaha untuk melupakan dan berusaha untuk tidur kembali
Dilain sisi, Reni masuk kedalam ruangannya Ikhsan, Reni melihat kardus paket yang diterima Ikhsan. saat ingin dibuka Ikhsan muncul dari dalam ruangan khususnya.
__ADS_1
" Sayang, ini paketnya siapa?" Tanya Reni kepo
" I, itu punya Dani sayang, minta aku bawakan. yah sudah yuk makan siang." Ucap Ikhsan gugup
" Oh punya Dani, yah sudah yuk sayang" Lanjut Reni santai
Ikhsan langsung ajak Reni makan siang bareng didepan kantor, Ikhsan hampir saja ketauan membelikan pompa asi untuk Ratna.
Dilain sisi Burhan mengajak Ratna berenang didebelakang villa, begitu juga dengan Joko ngajak Susi berenang. dengan hati hati pegangin tangannya Susi suspaya enggak jatuh kepeleset
" Sayang, aku sudah lama sekali enggak main air seperti iini, apa lagi sensasi gulet didalam air sayang." Goda Susi, Susi mencium Joko
" Bisa ya bumil merayu aku, mau lanjut berenang atau selesai?" Tanya Joko, Joko mencium wajahnya Susi
Joko membantu Susi naik keatas dan keluar dari kolam renang, Susi dan Joko bilasan dan susul Ratna dan Burhan diruang keluarga.
" Bagaimana gulet didalam kolam renangnya?" Tanya Burhan menatap Susi
" Seru Han, kalian harus cobain deh. sensasinya luar biasa." Ucap Susi, Susi duduk disampingnya Ratna.
__ADS_1
" Enggak ah takut masuk angin." Tolak Ratna, enggak mau coba coba ditempat terbuka
" Tapi sayang, aku penasaran?" Tanya Burhan melihat Ratna penuh harap
" Sudah sana Ratna, kalo sudah dilakukan akan tahu sensasinya" Bujuk Joko
" Dasar kalian kompor, terus maunya kapan sayang?" Lanjut Ratna dengan terpaksa
" Sekarang hayo" Lanjut Burhan,Burhan pegang tangannya Ratna
" Have fun kalian berdua" Teriak Susi girang
Ratna dengan pasrah turutin keinginan Burhan buat olahraga panas didalam air, Burhan ambilkan baju ganti buat Ratna sebelum nyusul Ratna didepan kolam renang
" Sudah siap sayang?" Goda Burhan, tangannya Burhan meluk Ratna dari belakang
" Siap sayang, hati hati yah aku takut kepeleset." Ucap Ratna, Ratna membalikan badannya
" Aku akan melindungi kamu sayang, nikmati saja yah olahraga airnya sayang." Lanjut Burhan
__ADS_1
Burhan membantu Ratna untuk masuk kolam renang, Burhan menjalankan aksinya dengan pemanasan, Ratna menikmati olahraga air yang diinginkan Burhan.
Jangan lupa like, hadiah, dan votenya.