Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya

Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya
Malam ini aku temani kamu dan anak kamu


__ADS_3

Burhan bawa bingkisan ke rumahnya Dani, Burhan tahu ibu hamil membutuhkan banyak makanan dan susu ibu hamil. Ratna melihat Burhan datang membuatnya bahagia, Ratna semakin yakin untuk komitmen bareng Burhan.


" Sayang" Ucap Burhan, Burhna mencium keningnya Ratna


" Bawa apa sayang, hayo ke kamar. kita makan di kamar yah." Ucap Ratna manja, Ratna mencium wajahnya Burhan


" Bawa makanan untuk calon anak aku" Lanjut Burhan, Burhan mencium perutnya Ratna yang semakin membesar


" Asik, dibawakan makan sama calon papah." Lanjut Ratna bahagia.


" Kamu sudah yakin sayang?" Tanya Burhan bahagia dan enggak menyangka Ratna bisa bilang calon papah.


" Hayo kita ke kamar" Lanjut Ratna bahagia, Ratna pegang tangannya Burhan dan ngajak jalan ke kamarnya.


Burhan bener bener bahagia mendengar ucapan Ratna barusan, Burhan menggandeng Ratna untuk jalan ke kamarnya.


Dilain sisi, Joko membantu Susi untuk potong buah dan siapin cemilan untuk ke kamarnya, Susi merasa bahagia sekali malam ini enggak merasa kesepian di malam hari.


" Sayang, kita bergadang yuk, besok kan hari Sabtu mau makan." Bujuk Susi melihat Joko


" Tentu mau sayang, suami kamu enggak akan berani kesini sayang, suami kamu lemah menghadapi Danu. dia kesini Danu bakal deketin Rena sayang" Ucap Joko percaya diri


" Kalian bener bener hebat, bikin Dani dan Ikhsan engga berkutik, mereka ke sini otomatis Danu mendekati Rena dan Reni. Dani dan Ikhsan ke tempat si kembar otomatis aku dan Burhan akan kesini, jadi Dani dan Ikhsan enggak akan bisa bersikap seenaknya lagi. apa lagi sama kalian lagi." Puji Susi, Susi peluk pinggangnya Joko


" Yah dong sayang, memang ini rencana kita berempat sayang. kamu enggak akan merasa kesepian lagi mulai sekarang sayang, kita lihat siapa yang mereka pertahankan. aku akan sering kesini selama pembangunan rumah Danu." Lanjut Joko meyakinkan Susi


" Terimakasih sayang, kamu masih memperjuangan kan aku sampai sejauh ini. aku sangat bahagia." Lanjut Susi, Susi meluk Joko

__ADS_1


" Iyah sayang, sabar yah sayang, pembangunan rumah lagi berjalan sayang, setelah selesai dan Danu mengisi isi rumah barunya baru kita pindah ke sana sayang, dan Danu mau membiayai pernikahan kita walaupun sederhana yang pending sah di mata negara dan agama sayang." Lanjut Joko, Joko mencium keningnya Susi


" Subhanllah pak Danu sebaik itu sayang, kita harus bekerja dengan baik di rumahnya sayang, jangan mengecewakan orang sebaik pak Danu." Lanjut Susi, sejujurnya Susi enggak mau jadi ART tapi kalo takdir seperti itu Susi rela dari pada jadi majikan tapi enggak merasakan sedikitpun kebahagian.


Dilain sisi, Dani ngajak Rena dan Reni jalan jalan malam, awalnya Ikhsan ingin beda mobil tapi Rena ingin satu mobil berempat. akhirnya dituruti sama Rena dan Dani.


" Mau jalan jalan kemana nih kita?" Tanya Dani, Dani melihat Rena, Ikhsan, dan Reni.


" Taman kota yuk, aku kangen ke taman itu" Ucap Rena, Rena lupa dulu disana Rena pernah menjadi badut cantik selama beberapa hari disana.


" Astaga taman kota, ka Rena lupa apa dia astaga bahaya." Batin Reni panik


" Kita jalan yang lain saja tempatnya. enakan di mana sayang?". Tanya Reni melihat Ikhsan


" Taman kota katanya tempat Rena dan Reni, pernah ngamen disana bisa bahaya kalo ketahuan." Batin Ikhsan, Ikhsan enggak ingin keisengan di masa lalu nya ketahuan.


" Yah sudah boleh hayo" Lanjut Dani nurut. Dani sengaja nulis status dan upload foto di story nya lagi bareng Rena.


Dilain sisi, Danu yang lagi santai, lihat lihat story rekan kerjanya, Danu menatap story nya Dani dan Ikhsan, membuat Danu menahan amarahnya. bisa bisanya Dani membuat story lagi jalan jalan sama Rena dan Ikhsan sama Reni.


" Sial, mereka pamer, awas kalian. kalian akan saya balas." Protes Danu kesel


Danu merasa iri melihat kebahagian dan kebersamaan mereka, Danu enggak ingin kebahagian saat ini enggak akan bertahan lama di rasakan Rena saat tahu Dani dan Ikhsan sudah punya istri


Dilain sisi, Burhan dengan telaten suapin Ratna dan temani Ratna makan lagi, Burhan baca whatshapp dari Danu dan langsung ngajak Ratna foto bareng dan dikirim ke Ikhsan atas perintah Danu.


" Sayang, nama anak kamu sudah dapat?" Tanya Burhan lembut, Burhan ngelus lembut perutnya Ratna

__ADS_1


" Belum sayang, aku bingung mau kasih nama apa, jenis kelaminnya saja belum tahu apa kan, paling bulan depan saat aku habis cek kandungan baru tahu kasih nama apa sih" Ucap Ratna, Ratna pegang tangannya Burhan


" Yah sudah sayang, kalo butuh nama aku siap kasih sayang. aku pengen secepatnya di panggil bapak sama anak ini sayang." Lanjut Burhan terus terang


" Secapatnya sayang, semuanya terbongkar supaya secepatnya kita menikah dan membesarkan anak ini bersama." Lanjut Ratna, Ratna meluk Burhan penuh cinta


" Iyah sayang, aku juga pengen secepatnya sayang, tapi rumah kita belum siap sayang, seperti ini dulu yah sayang, kamu kan masih dalam ikatan pernikahan sirih, kalo mau resmi tetep enggak bisa seenaknya sayang.sabar yah sayang" Bujuk Burhan, Burhan faham apa yang difikirkan Ratna. Burhan meluk Ratna dan mencium wajahnya Ratna penuh cinta.


Dilain sisi, Dani menikamati kuliner malamnya, Dani yang enggak pernah makan di pinggir jalan menjadi kaku dan gugup.


" Kenapa sayang, apa enggak enak makan nya?" Tanya Rena penasaran


" Enakan sayang, aku pertama mencobanya sayang, ternyata kuliner malam malam di pinggir jalan seperti ini enak juga yah sayang." Ucap Dani, Dani baru pertama kali makan didepan Monas seperti ini.


" Makan di pinggir jalan enggak kalah sama makan di restoran sayang, sama sama enak dan bikin kenyang sayang." Lanjut Rena, Rena menikmati sate Padang


" Harganya lebih ekonomis sayang, kapan kapan kita makan disini lagi yah sayang." Ajak Dani, Dani suapin Rena sate Padang


" Iyah sayang" Lanjut Rena bahagia


Dilain sisi, Ikhsan memberikan bunga untuk Reni, Ikhsan mengajak Reni keliling Monas sambil menikmati minuman yang dibelinya


" Terimakasih yah sayang, memberikan ide kesini, untungnya aku ingat taman kota dimana aku jadi Nobita sayang." Ucap Reni, Reni pegang bunga yang diambil sama Ikhsan


" Sama sama sayang, kalo Dani ingat dia dikerjain badut Doraemon dan Nobita. bisa ngamuk dia sayang, ide aku ngerjain Dani waktu itu." Ucap Ikhsan, Ikhsan enggak bayangin balasan bagaimana yang diberikan Dani saat tahu pernah di kerjain


" Bener sayang, bisa ngamuk lama bos kita hahahaha." Ledek Reni, Reni males mendapatkan balasan dari Dani.

__ADS_1


__ADS_2